Mahasiswa Penerima Beasiswa Bintang Mandiri Gelar Proyek Sosial Konservasi Mangrove di Baros Bantul

Sejumlah mahasiswa penerima Beasiswa Bintang Mandiri Angkatan 5 dari Bank Mandiri menggelar proyek sosial bertajuk Green Coast Baros di kawasan Hutan Mangrove Baros yang berlokasi di Tirtohargo, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (14/03) lalu. Kegiatan ini dipimpin oleh Melisa Sekarlina Putri Dayani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Proyek sosial ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan mangrove, pemerintah daerah, serta pelaku UMKM lokal.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari lima awardee dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Melisa Sekarlina Putri Dayani (Pendidikan Biologi), A. Soffi (Manajemen), dan Annisa Nur Rahma (Teknologi Pendidikan) dari Universitas Negeri Yogyakarta, Arip Fathurahman dari Universitas Mataram, serta Ikhwanul Huda dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Melisa Sekarlina Putri Dayani, menjelaskan bahwa proyek Green Coast Baros tidak hanya berfokus pada kegiatan konservasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai gerakan kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, pengelola kawasan mangrove, serta pemerintah daerah. Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Melisa.

Salah satu kegiatan utama dalam proyek ini adalah penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Baros sebagai upaya mendukung rehabilitasi ekosistem mangrove yang berfungsi menjaga stabilitas garis pantai, mengurangi abrasi, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir.

A. Soffi, mahasiswa Manajemen yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menambahkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat potensi ekonomi lokal melalui kerja sama dengan pelaku UMKM di kawasan Baros.

“Kami melihat potensi ekonomi lokal yang cukup besar di kawasan ini. Karena itu, kami berkolaborasi dengan UMKM setempat melalui pelatihan pembuatan telur asin agar masyarakat memiliki tambahan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif,” kata Soffi.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan pesisir. Edukasi tersebut mencakup fungsi ekologis mangrove serta pemanfaatan limbah kayu laut yang sering ditemukan di kawasan pantai.

Annisa Nur Rahma, mahasiswa Teknologi Pendidikan yang turut terlibat dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam program tersebut agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konservasi lingkungan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada aksi penanaman, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan. Melalui edukasi yang kami lakukan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga mangrove serta memanfaatkan potensi pesisir secara berkelanjutan,” ujar Annisa.

Kegiatan Green Coast Baros juga terlaksana melalui kolaborasi dengan pengelola kawasan mangrove Baros serta dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul yang turut mendorong pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata.

Perwakilan pengelola kawasan mangrove Baros menyambut baik inisiatif para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan mangrove sekaligus meningkatkan potensi wisata dan ekonomi lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan mangrove Baros sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan wisata berbasis lingkungan,” ujar perwakilan pengelola mangrove Baros.

Melalui integrasi kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, proyek sosial Green Coast Baros diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan pesisir sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat di kawasan Baros, Bantul. (sff)