SDGs #8 Pembangunan Ekonomi

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor lewat Riset Pengembangan Website Manajemen Sport Venue

Dr. Rr. Indah Mustikawati, S.E., M.Si., Ak., CA, dosen Departemen Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), resmi menyandang gelar Doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul "Pengembangan Website Venuraga untuk E-Booking dan Manajemen Sport Venue dalam Mengoptimalkan Income Generating Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)" dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi S-3 Ilmu Keolahragaan. Sidang berlangsung Kamis, 9 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB, di Ruang Sidang Utama Lantai 3 Gedung Pascasarjana Lantai Atas (GPLA), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY, dan dihadiri keluarga promovenda, jajaran dekanat FEB UNY, serta dosen dan perwakilan tenaga kependidikan FEB UNY.

Ujian terbuka ini diuji oleh tim penguji yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan FIKK UNY Nomor 376/DST/UN34.16/T/HK.00.04/2026, terdiri atas Dr. Hedi Ardiyanto Hermawan, S.Pd., M.Or. selaku Ketua Penguji sekaligus Dekan FIKK UNY; Prof. Dr. Sumaryanti, M.S. sebagai Sekretaris Penguji; Dr. Sri Haryono, S.Pd., M.Or. selaku Penguji 1; Prof. Dr. Sigit Nugroho, M.Or. selaku Penguji 2; Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes. sebagai Promotor; serta Prof. Dr. Cerika Rismayanthi, M.Or. sebagai Kopromotor.

Dalam disertasinya, Indah mengembangkan sebuah sistem bernama Website Venuraga yang dirancang sebagai platform e-booking sekaligus manajemen keuangan sport venue di lingkungan FIKK UNY. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan, menguji kepraktisan, sekaligus mengevaluasi efektivitas Website Venuraga sebagai upaya mendukung optimalisasi income generating UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), yang dilaksanakan di tiga sport venue FIKK UNY, yaitu kolam renang, lapangan basket, dan lapangan voli, dengan melibatkan pengguna internal maupun eksternal. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket — termasuk angket validasi ahli, angket kelayakan pengguna, dan kuesioner Technology Acceptance Model (TAM) yang mengukur konstruk perceived usefulness, perceived ease of use, perceived enjoyment, customer satisfaction, dan behavioral intention. Analisis data dilakukan secara deskriptif, melalui content validity index, serta analisis struktural dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).

Hasil penelitian menunjukkan Website Venuraga berhasil dikembangkan, dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli dan uji kelayakan pengguna terbatas, praktis digunakan sebagai sistem e-booking dan manajemen keuangan sport venue, serta terbukti efektif — ditandai oleh pengaruh signifikan perceived usefulness, perceived ease of use, dan perceived enjoyment terhadap customer satisfaction dan behavioral intention, baik secara langsung maupun melalui mediasi kepuasan pengguna. Studi ini merekomendasikan perluasan implementasi sistem serta pengembangan fitur lanjutan guna mendukung transformasi digital layanan sport venue di UNY.

Ditinjau dari kontribusinya, riset ini relevan dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan tata kelola dan layanan di perguruan tinggi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sistem digital berbasis teknologi informasi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui upaya optimalisasi income generating institusi. (fdhl)

FEB UNY Gandeng OJK Institute Gelar Riset Vaganza, Bahas Sertifikasi Finfluencer hingga Pinjaman Daring

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) bekerja sama dengan OJK Institute dan Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk "Riset Vaganza: Melek Finansial di Era Digital" pada Kamis, 2 Juli 2026. Acara yang digelar di Ruang Teater PMD FEB UNY ini menghadirkan sejumlah peneliti OJK Institute untuk memaparkan dua hasil riset terbaru, yakni mengenai penggunaan jasa financial influencer (finfluencer) di industri jasa keuangan serta perilaku masyarakat dalam menggunakan pinjaman daring dan pay later. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sekaligus memperkenalkan lebih dekat peran OJK Institute sebagai lembaga riset di bawah Otoritas Jasa Keuangan.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan di kalangan sivitas akademika di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Menurutnya, kemampuan memahami informasi keuangan secara kritis menjadi bekal penting agar masyarakat, khususnya mahasiswa, tidak mudah terjebak pada praktik investasi maupun layanan keuangan ilegal. “Semoga dengan seminar ini, para mahasiswa dan juga sivitas akademika terhindar dari praktik-praktik finansial yang bodong dan merugikan,” ujarnya.

Direktur Riset OJK Institute, Dr. Bayu Bandono, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan FEB UNY dalam penyelenggaraan seminar tersebut. Ia berharap semakin banyak mahasiswa mengenal peran OJK dan OJK Institute sebagai pusat riset di sektor jasa keuangan. Bayu juga mengajak mahasiswa yang memiliki minat dalam penelitian, penulisan ilmiah, maupun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk menjajaki peluang berkarier bersama OJK Institute. Sementara itu, Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Yunianto, turut menegaskan komitmen OJK dalam memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat melalui sinergi dengan perguruan tinggi. Sesi pemaparan kemudian dipandu oleh moderator Prof. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., CA., CFP, yang antara lain mengangkat pertanyaan mengenai langkah OJK dalam merespons fenomena semakin banyaknya influencer yang menjalin kerja sama dengan pelaku jasa keuangan untuk mempromosikan berbagai produk dan layanan.

Pertanyaan tersebut dijawab melalui paparan riset yang disampaikan oleh narasumber Endang Nuryadin, Sulistyoningsih, dan Widya Ningsih. Riset mengenai finfluencer menemukan bahwa penggunaan finfluencer memiliki potensi memperluas jangkauan edukasi dan pemasaran produk keuangan, namun juga menyimpan risiko apabila informasi yang disampaikan tidak akurat atau tidak disertai pemahaman yang memadai. Selain itu, penggunaan jasa influencer terverifikasi dan populer justru berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah pengaduan dan ekspektasi kerugian konsumen, sehingga diperlukan penguatan regulasi serta edukasi kompetensi bagi finfluencer. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi keuangan, pengawasan, serta regulasi yang mampu melindungi konsumen di era digital.

Adapun riset mengenai pinjaman daring dan pay later mengungkap bahwa keputusan masyarakat menggunakan layanan tersebut secara berulang banyak dipengaruhi oleh kesalahpahaman terhadap limit kredit (credit limit misconception) serta rendahnya literasi keuangan, dengan pengguna pinjaman online ilegal menunjukkan kondisi keuangan yang lebih rentan memburuk dibandingkan pengguna layanan berizin OJK. Di penghujung acara, OJK Institute turut memperkenalkan dua jurnal ilmiah yang dikelolanya, yaitu International Journal of Financial Systems (IJFS) dan International Journal of Islamic Financial System (IJIFS), serta layanan perpustakaan OJK yang dapat diakses masyarakat dan pegawai OJK.

Kegiatan Riset Vaganza ini sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi keuangan digital bagi mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan praktik bisnis jasa keuangan yang bertanggung jawab, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan regulasi dan perlindungan konsumen dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online tanpa izin. Selain itu, upaya mendorong inklusi dan pemahaman risiko keuangan digital yang lebih merata juga berkontribusi pada semangat SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), khususnya dalam melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dari jerat utang dan misinformasi finansial. (fdhl)

Sambutan Dekan OJK InstituteSambutan Eko YuniantoProf Ratna Candra Sari OJK Institute

Teliti Kesiapan Usaha Hadapi Transformasi Digital dan Keberlanjutan UMKM, Dosen FEB UNY Raih Doktor Ilmu Akuntansi

Afrida Putritama, S.E., M.Sc., Ak., dosen Departemen Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), sukses melangkah menuju gelar doktor pada Selasa (30/6/2026) usai mempertahankan disertasinya dalam Ujian Tertutup Program Doktor Ilmu Akuntansi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Dr. Afrida berhasil menyelesaikan masa studi dalam waktu 3 tahun 10 bulan dan lulus dengan IPK 3,8 (Predikat Cumlaude).

Jalannya ujian tertutup ini dihadiri dan dinilai oleh Dewan Penguji yang terdiri atas Prof. Sony Warsono, MIS, Ak., CA., Ph.D., Prof. Syaiful Ali, Ak, CA, Ph.D., Dr. Wuri Handayani, Ak., CA., Prof. Jogiyanto Hartono, Ak., CA., Ph.D., Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA (Aust), Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc., CMA., Ak., CA., dan Fitri Amalia, S.E., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Dwi Ratmono, S.E., Akt., M.Si. dari Universitas Diponegoro (UNDIP) selaku penguji eksternal.

Disertasi yang dipertahankan dalam ujian ini berjudul "Pengaruh Technology-Organization-Environment Framework dan Kapabilitas Dinamis Organisasi Terhadap Transformasi Digital, Keberlanjutan Ekonomi, Keberlanjutan Sosial, dan Keberlanjutan Lingkungan UMKM". Penelitian strategis ini mengaji bagaimana kesiapan teknologi, organisasi, dan lingkungan (TOE) yang diimbangi dengan kapabilitas dinamis mampu mengakselerasi transformasi digital, sekaligus memastikan keberlanjutan UMKM secara komprehensif, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga dampak lingkungan.

Melalui fokus riset tersebut, hasil penelitian ini dinilai berkontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan ketahanan ekonomi UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) terkait akselerasi transformasi dan adopsi teknologi digital, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) yang selaras dengan komitmen menjaga keberlanjutan sosial dan kelestarian lingkungan di sektor usaha. (fdhl)

#FEBright #FEBUNY #KampusBerdampak

Tim PKM FEB UNY Berikan Pelatihan Literasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga Pelaku UMKM di Padukuhan Kenteng

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Keuangan Keluarga bagi ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Padukuhan Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, pada 20 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) FEB UNY dengan tema "Penguatan Tata Kelola Keuangan Keluarga melalui Literasi Keuangan Sederhana".

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat kemampuan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih terencana, disiplin, dan berkelanjutan. Selain berperan sebagai pengelola keuangan rumah tangga, sebagian besar peserta juga menjalankan berbagai usaha mikro, seperti usaha kuliner, perdagangan, dan kerajinan, sehingga pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menjadi sangat penting untuk mendukung keberlangsungan usaha maupun kesejahteraan keluarga.

Kegiatan diikuti oleh puluhan anggota PKK dan ibu rumah tangga di Padukuhan Kenteng. Selama pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab mengenai berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan keluarga dan usaha.

Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. R. Andro Zylio Nugraha, M.Acc., yang mengulas konsep dasar literasi keuangan sederhana sebagai fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran rumah tangga, mengelola dana darurat, membangun kebiasaan menabung, serta melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Penyampaian materi dikemas dengan bahasa yang sederhana disertai contoh-contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh peserta.

Salah satu materi yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Narasumber menjelaskan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang mencampurkan kedua jenis keuangan tersebut sehingga sulit mengetahui keuntungan usaha yang sebenarnya. Melalui pencatatan keuangan yang sederhana namun dilakukan secara konsisten, pelaku UMKM dapat memantau arus kas, menghitung laba usaha secara lebih akurat, serta mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun pencatatan keuangan menggunakan buku kas keluarga sederhana. Melalui praktik tersebut, peserta belajar mencatat pemasukan, pengeluaran, dan saldo keuangan secara sistematis sehingga dapat mengetahui kondisi keuangan keluarga setiap bulan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi penyusunan anggaran rumah tangga dan pengendalian pengeluaran berdasarkan skala prioritas kebutuhan.

Ketua Tim PKM, Dr. Abdullah Taman, S.E., M.Si., Ak., menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan hidup yang sangat penting dimiliki oleh setiap keluarga. Menurutnya, keluarga yang mampu mengelola keuangan secara baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi, memiliki kemampuan merencanakan kebutuhan masa depan, serta lebih tangguh dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM FEB UNY berharap peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan baru dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha secara lebih tertib dan berkelanjutan. Penerapan pencatatan keuangan, penyusunan anggaran, serta pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan UMKM sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi atas permasalahan nyata di masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan literasi keuangan masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendorong terciptanya keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (nhd)

Delegasi FEB UNY Berpartisipasi dalam Sustainable International Community Service (SICS) 2026 di Desa Wisata Penglipuran Bali Dukung Pencapaian SDGs

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui partisipasi dalam Sustainable International Community Service (SICS) 2026 yang diselenggarakan pada 29 Juni-2 Juli 2026 di Bali. Pada kegiatan ini, Umar Yeni Suyanto, dosen FEB UNY, menjadi salah satu delegasi yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Program ini mengusung tema "Advancing Sustainable Communities Through Global Academic Collaboration" sebagai upaya memperkuat kolaborasi akademik internasional dalam mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. 

SICS 2026 mempertemukan akademisi, mahasiswa, dan mitra internasional dari berbagai perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi. Di Desa Wisata Penglipuran, peserta melaksanakan International Community Service (ICS) melalui observasi lapangan, diskusi, dan pendampingan pada berbagai sektor, seperti pengembangan UMKM bambu, pengelolaan homestay dan pariwisata, pendidikan dasar, serta penguatan produk lokal Loh-Loh Cencem sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan praktik baik dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. 

Sebagai delegasi FEB UNY, Umar Yeni Suyanto aktif mengikuti rangkaian kegiatan bersama masyarakat dan mitra internasional. "Kegiatan SICS 2026 merupakan wujud komitmen FEB UNY dalam berkontribusi aktif kepada masyarakat melalui kolaborasi internasional. Program ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi dunia, tetapi juga selaras dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta sebagai universitas yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kontribusi perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," ujar Umar Yeni Suyanto.

Kegiatan ini mendukung implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pertukaran pengetahuan lintas negara, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM desa wisata, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah desa, dan mitra internasional. Sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung SDGs, partisipasi FEB UNY pada SICS 2026 diharapkan dapat memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kontribusi tridarma perguruan tinggi bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. (umr)

Tags: SDG 4 - Pendidikan Berkualitas; SDG 8 - Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; SDG 11 - Kota dan Komunitas Berkelanjutan; SDG 17 - Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor, Kembangkan Model Pembelajaran Adaptive Blended Learning untuk Siswa SMK

Dosen Departemen Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), Rizqi Ilyasa Aghni, resmi menyandang gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Pendidikan di Sekolah Pascasarjana UNY pada Selasa (23/6/2026). Sidang terbuka ini menandai pencapaian akademik tertinggi bagi Dr. Rizqi melalui riset inovatif yang berfokus pada transformasi digital dan peningkatan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ujian terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penguji, Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes., AIFO, didampingi oleh Prof. Dr. Sujarwo, M.Pd. selaku Sekretaris Dewan Penguji. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Budi Astuti, M.Si., serta Ir. Marsono, S.Pd.T., M.Pd., Ph.D. dari Universitas Negeri Malang yang bertindak sebagai penguji eksternal. Sementara itu, proses bimbingan riset yang mendalam dikawal oleh tim promotor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd. dan Ir. Muslikhin, S.Pd., M.Pd., Ph.D. selaku kopromotor. Agenda sakral ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB UNY, rekan sejawat, serta keluarga besar promovendus.

Dalam paparannya, Dr. Rizqi menjelaskan bahwa penelitiannya dilatarbelakangi oleh kondisi riil pembelajaran praktik Komputer Akuntansi di SMK yang saat ini dinilai masih didominasi oleh pendekatan berpusat pada guru (teacher-centered). Akibatnya, kemandirian belajar siswa belum berkembang secara optimal dan keterampilan praktik mereka cenderung belum konsisten. Di sisi lain, pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang ada saat ini belum berjalan secara adaptif, sehingga diperlukan sebuah model pembelajaran baru yang lebih fleksibel dan sesuai dengan karakteristik unik pendidikan vokasi.

Disertasi yang dipertahankan berjudul "Model Pembelajaran Adaptive Blended Learning dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Keterampilan Praktik Siswa SMK" ini menerapkan pendekatan Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi 10 langkah prosedur Borg & Gall. Model adaptive blended learning berbantu e-learning yang dikembangkan sukses menghasilkan sintaks pembelajaran, panduan model, perangkat pembelajaran, instrumen penilaian, serta integrasi LMS Moodle. Model ini mengombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring secara adaptif melalui enam tahapan utama: orientasi, eksplorasi, latihan terbimbing, latihan mandiri, umpan balik, dan refleksi guna memfasilitasi kebutuhan serta progres masing-masing siswa.

Berdasarkan uji coba yang dilakukan di tiga sekolah melalui rancangan pretest-posttest control group design, model ini terbukti sangat layak dan praktis untuk diterapkan di sekolah. Penilaian dari praktisi dan guru menunjukkan kategori "Sangat Baik" dengan rerata keterlaksanaan mencapai angka 3,6 hingga 4,0. Lebih lanjut, hasil analisis statistik menggunakan MANOVA membuktikan bahwa model adaptive blended learning ini secara signifikan jauh lebih efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar serta keterampilan praktik siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan model konvensional.

Keberhasilan pengembangan model pembelajaran ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Poin 4 (Pendidikan Berkualitas). Inovasi adaptif berbasis digital ini mampu memperluas akses pembelajaran yang inklusif, meningkatkan relevansi kurikulum vokasi, serta memastikan siswa memperoleh keterampilan teknis yang matang di era digital. Selain itu, riset ini juga berkontribusi pada SDG Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena peningkatan keterampilan praktik komputer akuntansi yang mumpuni akan melahirkan lulusan SMK yang kompeten, kompetitif, dan siap memenuhi kebutuhan industri modern. (fdh)

Mahasiswa UNY Dampingi Pengembangan Karakter, Literasi, dan Teknologi di Panti Asuhan Al-Muthi'in

Program PLK UNY Mengabdi Hadirkan Pendampingan Holistik untuk Meningkatkan Kesehatan Mental, Keterampilan, dan Minat Belajar Remaja Panti Asuhan Al Muthi’in

Bantul, 24 Mei 2026 | UNY Mengabdi | Tim PLK Al-Muthi'in



Tim Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY Mengabdi Universitas Negeri Yogyakarta berhasil melaksanakan program pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Al-Muthi'in, Banguntapan, Bantul. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 15 Februari hingga 24 Mei 2026, mengusung tema “Pemberdayaan Remaja Panti melalui Pendampingan Holistik dalam Penguatan Kesehatan Mental, Karakter, Literasi, Keterampilan, Teknologi, dan Minat Belajar di Panti Asuhan Al-Muthi'in.”

Tim PLK UNY Mengabdi Panti Asuhan Al-Muthi'in terdiri atas Shafa Nisrina (Program Studi Manajemen), Ayu Retno Pratiwi (Program Studi Manajemen), Rasendria Emilia Arsanti (Program Studi Manajemen), Salwa Anasti Rahayu (Program Studi Manajemen), Ali Fianur Dian Riaqi (Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika), Iqbaladi Syah Putra (Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika), Surya Tamba (Program Studi Kimia), Mutma' Innatul Hasanah (Program Studi Kimia), Arlinda Wulan Anggraini (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), dan Elisabeth Selvia Dewi Nugraheni (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Yeni Rakhmawati, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Program ini disusun berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan adanya kebutuhan pendampingan pada aspek kesehatan mental, pengelolaan emosi, motivasi belajar, pengembangan keterampilan, literasi, serta pemanfaatan teknologi bagi anak-anak panti asuhan. Melalui pendekatan holistik, mahasiswa menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan keterampilan hidup anak-anak.

Sebagai program utama, tim melaksanakan kegiatan “Ruang Tanpa Topeng: Menjadi Diri Sendiri dengan Mengenal, Menerima, dan Menguatkan Diri” yang bekerja sama dengan mahasiswa Laboratorium Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta. Program ini bertujuan membantu anak-anak mengenali diri, memahami kondisi emosional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola emosi dan membangun hubungan sosial yang lebih positif. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining sederhana, penyampaian materi kesehatan mental, refleksi diri, dan berbagai permainan interaktif yang dipandu oleh mahasiswa psikologi.

Selain itu, tim juga melaksanakan program hidroponik sebagai sarana pembelajaran keterampilan bercocok tanam modern sekaligus pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan panti. Anak-anak diajak secara langsung merakit instalasi hidroponik, melakukan penyemaian benih, hingga memahami proses perawatan tanaman. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan praktis sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sederhana.

Untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan kerja sama, tim menyelenggarakan kegiatan outbound bertajuk “Ruang Rangkul”. Melalui berbagai permainan edukatif dan tantangan kelompok, anak-anak dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Pada bidang literasi dan pendidikan, mahasiswa menghadirkan sejumlah program seperti Pojok Baca, Poster Kimia, dan Dinding Inspiratif (Mading). Program-program tersebut bertujuan menumbuhkan budaya membaca, memperluas wawasan, serta menyediakan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan hasil karya mereka. Kehadiran pojok baca yang lebih menarik dan edukatif diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang berkelanjutan bagi anak-anak panti.

Di bidang pengembangan diri dan kewirausahaan, tim melaksanakan program Self Development, Menabung Sejak Dini, Cipta Wiramuda, Creativity to Profit, dan Pencatatan Keuangan. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak memperoleh pengalaman belajar mengenai pengelolaan keuangan sederhana, budaya menabung, pemasaran produk, public speaking, hingga pengembangan kreativitas yang memiliki nilai ekonomi. Berbagai hasil karya seperti tote bag, gantungan kunci, gelang, dan phone strap berhasil dibuat dan dipasarkan sebagai bentuk praktik kewirausahaan sederhana.

Pada bidang sains dan lingkungan, mahasiswa melaksanakan program Ecoenzym yang mengenalkan pemanfaatan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan melalui proses fermentasi. Anak-anak diajak memahami konsep dasar kimia lingkungan sekaligus mempraktikkan pembuatan ecoenzym yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk organik cair.

Sementara itu, pada bidang seni dan kreativitas, dilaksanakan program Shibori yang memperkenalkan teknik pewarnaan kain asal Jepang. Anak-anak membuat berbagai motif unik pada taplak meja melalui teknik lipat, ikat, dan gulung sehingga menghasilkan karya kreatif yang bernilai estetis sekaligus berpotensi menjadi produk usaha.

Pada bidang teknologi, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika menghadirkan program Mechabot dan MechaCare. Program Mechabot memperkenalkan dasar-dasar robotika, logika pemrograman, penggunaan sensor, serta pengendalian robot berbasis mikrokontroler. Anak-anak belajar langsung bagaimana sebuah robot dapat diprogram untuk bergerak dan merespons kondisi lingkungan.

Sementara itu, melalui program MechaCare (Mechatronics Care), peserta diperkenalkan dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang menjadi salah satu teknologi penting pada era Revolusi Industri 4.0. Anak-anak mempelajari konsep dasar IoT, mengenal komponen seperti ESP32 dan sensor DHT11, serta menyaksikan demonstrasi sistem monitoring suhu berbasis internet menggunakan platform ThingSpeak. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana data dapat dikirim, dipantau, dan ditampilkan secara real-time melalui jaringan internet.

Sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan bagi mitra, tim juga mengembangkan website resmi Panti Asuhan Al-Muthi'in yang dapat diakses melalui alamat almuthiin.website. Website tersebut dirancang sebagai media informasi dan publikasi digital yang memuat profil lembaga, sejarah berdirinya panti, visi dan misi, layanan pengasuhan, data anak asuh, kegiatan sehari-hari, serta informasi donasi bagi masyarakat. Kehadiran website ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat hubungan antara panti asuhan dengan masyarakat dan para donatur.

Selain program-program yang telah direncanakan, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan insidental seperti pendampingan TKA, buka bersama Ramadan, perbaikan lantai aula, serta kegiatan syawalan bersama keluarga besar Panti Asuhan Al-Muthi'in. Keterlibatan ini menjadi bentuk dukungan nyata mahasiswa terhadap berbagai aktivitas sosial yang berlangsung di lingkungan panti.

Pimpinan Panti Asuhan Al-Muthi'in, Muhammad Dahlan, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dilaksanakan selama kegiatan PLK berlangsung. Menurutnya, program-program yang diberikan tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan anak-anak, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta bermanfaat bagi pengembangan karakter mereka.

Melalui program PLK UNY Mengabdi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Program ini menjadi bukti komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif melalui kegiatan pengabdian yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.



Narahubung: Tim PLK UNY Mengabdi Panti Asuhan Al-Muthi'in 2026

Lokasi: Panti Asuhan Al-Muthi'in, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Mengasah Kompetensi Pedagogik dan Keterampilan Mangajar melalui Penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Mini Micro Teaching sebagai bagian dari penugasan akhir Mata Kuliah Model Pembelajaran Akuntansi pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dan keterampilan mengajar mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari selama perkuliahan sebagai bekal menjadi calon pendidik profesional.

Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam program Mini Micro Teaching. RPP yang disusun memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, model pembelajaran, media pembelajaran, asesmen, serta langkah-langkah pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Melalui proses ini, mahasiswa dilatih untuk merancang pembelajaran yang sistematis, efektif, dan berpusat pada peserta didik. Kemampuan merencanakan pembelajaran menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon guru dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas.

Setelah menyelesaikan penyusunan RPP, mahasiswa melaksanakan Mini Micro Teaching sebagai bentuk implementasi dari perangkat pembelajaran yang telah dirancang. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai guru dan mempraktikkan proses pembelajaran di hadapan rekan mahasiswa. Berbagai model pembelajaran inovatif diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, pengelolaan kelas, pemanfaatan media pembelajaran, serta kemampuan mengambil keputusan dalam berbagai situasi pembelajaran.

Manfaat tersebut turut dirasakan oleh mahasiswa yang mengikuti kegiatan Mini Micro Teaching. Salah satu mahasiswa Pendidikan Akuntansi FEB UNY mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dalam mengaplikasikan teori pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan. “Kegiatan penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching memberikan kesempatan bagi kami untuk menerapkan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran. Melalui pengalaman ini, saya menjadi lebih memahami pentingnya perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif,” ungkapnya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menjalankan profesi sebagai pendidik di masa depan.

Kegiatan penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi pedagogik dan keterampilan mengajar calon guru, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan keterampilan profesional mahasiswa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan Program Studi Pendidikan Akuntansi dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan. (ayu, awalia, fibri)

Mahasiswa PLK UNY Edukasi Generasi Cerdas Finansial di SDN 1 Kejambon Lor

Mahasiswa Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sukses menyelenggarakan tiga program kerja edukatif secara kolaboratif di SDN 1 Kejambon Lor pada 24–27 April 2026. Bertajuk "Berkarya Nyata, Menabung Sejak Dini, dan Berpikir Bijak untuk Masa Depan", kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kesadaran finansial, serta kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas 1 hingga 4 melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga mahasiswa PLK UNY dari FEB, masing-masing membawa program kerja unggulan yang saling melengkapi, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Evi Nur Rochmah, M.Pd.: Yola Indri Rahayu dari Program Studi Pendidikan Akuntansi FEB UNY  mengusung program kerja "Berkarya Nyata"; Nur Hidayah Atiqoh dari Program Studi Pendidikan Ekonomi FEB UNY mengusung program kerja "Menabung Sejak Dini"; Nuri Afifah dari Program Studi Pendidikan Ekonomi FEB UNY  mengusung program kerja "Berpikir Bijak untuk Masa Depan". Kegiatan berlangsung pada 24–27 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan durasi 2–3 jam per sesi. Pelaksanaan dipusatkan di SDN 1 Kejambon Lor, Sindumartani, Ngemplak, Sleman dengan sasaran siswa kelas 1 sampai 4.

Program ini hadir atas kesadaran bahwa literasi finansial dan kreativitas adalah dua bekal penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Di era konsumtif seperti saat ini, anak-anak perlu dibekali pemahaman yang kuat tentang nilai uang, pentingnya menabung, dan cara berkreasi secara mandiri dan produktif. Dengan mengintegrasikan ketiga program kerja dalam satu rangkaian kegiatan, Tim PLK UNY berharap mampu memberikan dampak holistik yang berkesan bagi para siswa.

Program kerja pertama digagas oleh Yola yang mengajak siswa mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan keterampilan tangan yang bermakna. Setiap siswa mendapat kaleng bekas sebagai badan celengan, lalu menghiasnya secara bebas menggunakan stiker hias, kertas warna, spidol warna-warni, serta lem dan gunting. Proses berkarya dipandu langsung oleh Yola dengan pendampingan kelompok dan memastikan setiap siswa mendapat perhatian yang merata.

Melalui program ini, siswa tidak sekadar membuat sebuah benda, tetapi juga menuangkan imajinasi dan kepribadian ke dalam karya nyata yang dapat dibawa pulang. Rasa bangga atas hasil tangan sendiri menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan sikap mandiri dan produktif sejak dini. Keberhasilan program ini terlihat ketika setiap siswa mampu menceritakan makna di balik celengan yang mereka ciptakan.

Program kerja kedua menjadi inti dari edukasi finansial dalam rangkaian kegiatan ini. Atiqoh memulai sesi dengan pengenalan interaktif tentang apa itu uang dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari, menggunakan bahasa yang sederhana, cerita pendek, serta diskusi ringan yang mengajak siswa berpikir tentang cara mengelola uang saku mereka.

Sesi berlanjut ke simulasi praktis di mana siswa diajak langsung menyisihkan uang harian dan menuliskan target tabungan pribadi mereka, mulai dari menabung untuk membeli alat tulis, buku cerita, hingga keinginan lain yang mereka impikan. Kegiatan ini diperkuat dengan games edukatif seru berupa tebak nilai uang dan simulasi belanja sederhana yang berlangsung dengan penuh semangat. Di akhir sesi, setiap siswa memiliki selembar kertas target tabungan sebagai komitmen nyata untuk mulai menabung.

Program kerja ketiga dirancang oleh Nuri untuk membangun pola pikir bijak dalam pengambilan keputusan finansial sederhana. Nuri menyampaikan bahwa setiap pilihan keuangan memiliki konsekuensi dan tujuan jangka panjang yang dikemas secara ringan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Siswa diajak bermain peran (role play) sebagai seorang "pengelola keuangan" yang harus memilih antara membeli sesuatu sekarang atau menabung terlebih dahulu. Melalui simulasi ini, anak-anak secara alami mulai memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Diskusi kelompok kemudian dilakukan untuk merangsang kemampuan berpikir kritis mereka tentang keputusan keuangan sehari-hari, dan hasilnya para siswa antusias menyampaikan pendapat dengan kata-kata mereka sendiri.

Rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Siswa kelas 1 hingga 4 SDN 1 Kejambon Lor menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi sepanjang kegiatan, mulai dari menyimak materi dengan tekun, aktif dalam games edukatif, hingga berkreasi menghias celengan masing-masing dengan penuh percaya diri. Suasana kelas yang ceria dan interaktif mencerminkan keberhasilan pendekatan yang digunakan oleh ketiga mahasiswa PLK.

Kolaborasi antara program Berkarya Nyata, Menabung Sejak Dini, dan Berpikir Bijak untuk Masa Depan menciptakan pengalaman belajar yang komprehensif. Anak tidak hanya mendapat pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan praktis dan produk nyata berupa celengan karya tangan mereka sendiri yang siap digunakan untuk mulai menabung. 

Dari serangkaian kegiatan ini, dihasilkan beberapa output nyata yang menjadi bukti keberhasilan program, di antaranya celengan kreatif hasil karya masing-masing siswa yang siap digunakan, peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menabung, dan tumbuhnya pola pikir bijak dalam mengelola uang sejak dini.

Program kerja kolaboratif tiga mahasiswa PLK UNY di SDN 1 Kejambon Lor menjadi bukti nyata bahwa pendidikan ekonomi bisa hadir dengan cara yang menyenangkan, relevan, dan berdampak. Melalui sinergi antara Yola, Atiqoh, dan Nuri, para siswa tidak hanya mendapat pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman berkarya yang akan terus mereka kenang. Semoga benih kreativitas, kebiasaan menabung, dan pola pikir bijak yang ditanamkan melalui program ini menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi masa depan dengan lebih cerdas, hemat, dan mandiri. (Yola)

Mahasiswa PLK UNY Mengabdi Baswara Banaran Kembangkan Dashboard UMKM Banaran III Dukung Digitalisasi Usaha Warga

Mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam kelompok Baswara Banaran sukses melaksanakan program kerja berupa digitalisasi ekonomi melalui pengembangan Dashboard UMKM Banaran III di Dusun Banaran III, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2026 sebagai upaya mendukung digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. 

Tim pelaksana terdiri dari sepuluh mahasiswa dari tiga fakultas yaitu Hanna Alisha Salama (S1 Pendidikan Ekonomi), Fera Meifa Nurfais (S1 Pendidikan Ekonomi), Siti Nurul Aini Wardanisa (S1 Pendidikan Akuntansi), Rani Putri Novita (S1 Pendidikan Akuntansi) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNY, Rizka Putri Purnama Sari (S1 Teknologi Informasi), Anindhita Pinasthika Utama (S1 Teknologi Informasi), Yurcelanggy Zahran Alzena Ardhaenu (S1 Pendidikan Teknik Mekatronika), Muhammad Edward Budiyono (S1 Pendidikan Teknik Mekatronika) dari Fakultas Teknik (FT) UNY, serta Agung Cahyadi (S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi), dan Adzani Zumara (S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi) dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY.

Inisiatif pengembangan Dashboard UMKM Banaran III dilatarbelakangi oleh kondisi sebagian besar pelaku UMKM setempat yang masih melakukan promosi dan pencatatan usaha secara konvensional. Selain itu, belum tersedianya pusat data yang memuat informasi UMKM secara terintegrasi menyebabkan potensi ekonomi masyarakat belum terdokumentasi dengan baik. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa PLK UNY Mengabdi Baswara Banaran berinisiatif mengembangkan sebuah platform digital yang dapat menjadi sarana promosi sekaligus pemetaan lokasi usaha warga.

Dashboard UMKM Banaran III

Kelompok PLK menjelaskan bahwa dashboard ini dirancang sebagai pusat informasi UMKM yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat. Melalui platform tersebut, pengguna dapat melihat katalog produk UMKM, mengetahui lokasi usaha melalui peta digital interaktif, serta menghubungi pelaku usaha secara langsung melalui fitur integrasi WhatsApp. Dengan adanya sistem ini, diharapkan jangkauan pemasaran produk UMKM Banaran III dapat semakin luas dan mudah dikenal oleh masyarakat di luar wilayah dusun.

Proses pengembangan Dashboard UMKM Banaran III dimulai dari analisis kebutuhan, pengumpulan data UMKM di tingkat dusun, hingga tahap coding. Tim membangun sistem berbasis web ini menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL. Selain itu, tim juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membantu proses desain antarmuka (User Interface) agar sistem lebih menarik dan mudah digunakan oleh warga. Setelah seluruh fitur selesai dikembangkan, tim melakukan pengujian sistem untuk memastikan seluruh fungsi berjalan dengan baik sebelum diperkenalkan kepada masyarakat.

Puncak dari program kerja ini adalah kegiatan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan dashboard yang diselenggarakan di kediaman Ibu Dukuh Banaran III pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat dusun, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Peserta kegiatan diberikan penjelasan mengenai cara mengakses website, mengelola data dan etalase produk, memperbarui informasi usaha, serta memanfaatkan fitur-fitur lainnya yang tersedia selama kegiatan berlangsung. Selain itu, tim juga menyusun buku panduan teknis penggunaan dashboard bagi pengguna, admin, maupun pelaku UMKM yang nantinya diserahkan kepada perangkat dusun sebagai pegangan agar sistem ini dapat digunakan secara mandiri setelah program pengabdian berakhir.

Kehadiran inovasi teknologi ini disambut positif oleh perangkat dusun setempat. Menurut perangkat Dusun Banaran III, kehadiran dashboard ini memberikan manfaat yang cukup besar karena membantu proses pendataan UMKM menjadi lebih terpusat dan terorganisir. Selain itu, masyarakat dapat lebih mudah mencari informasi mengenai produk lokal yang tersedia di wilayah Banaran III. Antusiasme warga juga terlihat dari partisipasi mereka dalam memberikan data usaha dan mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa PLK.

Meskipun dalam pelaksanaannya sempat menghadapi beberapa kendala, seperti perlunya penyesuaian kode hasil pemanfaatan AI dengan sistem Laravel serta perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan warga, program ini tetap berhasil diselesaikan dengan baik sesuai rencana. Dashboard UMKM Banaran III telah berhasil dibangun, diunggah secara daring, dan siap digunakan sebagai sarana pendukung promosi UMKM masyarakat di Dusun Banaran III.

Melalui program kerja ini, mahasiswa PLK UNY Mengabdi Baswara Banaran berharap Dashboard UMKM Banaran III dapat menjadi langkah awal transformasi digital di tingkat dusun. Keberlanjutan sistem ini diharapkan dapat dijaga melalui kerja sama antara perangkat dusun dan pelaku UMKM dalam memperbarui data usaha secara berkala sehingga dampak dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Banaran III maupun masyarakat luas.

Penulis: Rizka Putri Purnama Sari dan Anindhita Pinasthika Utama

Pages