SDGs #8 Pembangunan Ekonomi

Mahasiswa Penerima Beasiswa Bintang Mandiri Gelar Proyek Sosial Konservasi Mangrove di Baros Bantul

Sejumlah mahasiswa penerima Beasiswa Bintang Mandiri Angkatan 5 dari Bank Mandiri menggelar proyek sosial bertajuk Green Coast Baros di kawasan Hutan Mangrove Baros yang berlokasi di Tirtohargo, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (14/03) lalu. Kegiatan ini dipimpin oleh Melisa Sekarlina Putri Dayani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Proyek sosial ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan mangrove, pemerintah daerah, serta pelaku UMKM lokal.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari lima awardee dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Melisa Sekarlina Putri Dayani (Pendidikan Biologi), A. Soffi (Manajemen), dan Annisa Nur Rahma (Teknologi Pendidikan) dari Universitas Negeri Yogyakarta, Arip Fathurahman dari Universitas Mataram, serta Ikhwanul Huda dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Melisa Sekarlina Putri Dayani, menjelaskan bahwa proyek Green Coast Baros tidak hanya berfokus pada kegiatan konservasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai gerakan kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, pengelola kawasan mangrove, serta pemerintah daerah. Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Melisa.

Salah satu kegiatan utama dalam proyek ini adalah penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Baros sebagai upaya mendukung rehabilitasi ekosistem mangrove yang berfungsi menjaga stabilitas garis pantai, mengurangi abrasi, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir.

A. Soffi, mahasiswa Manajemen yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menambahkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat potensi ekonomi lokal melalui kerja sama dengan pelaku UMKM di kawasan Baros.

“Kami melihat potensi ekonomi lokal yang cukup besar di kawasan ini. Karena itu, kami berkolaborasi dengan UMKM setempat melalui pelatihan pembuatan telur asin agar masyarakat memiliki tambahan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif,” kata Soffi.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan pesisir. Edukasi tersebut mencakup fungsi ekologis mangrove serta pemanfaatan limbah kayu laut yang sering ditemukan di kawasan pantai.

Annisa Nur Rahma, mahasiswa Teknologi Pendidikan yang turut terlibat dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam program tersebut agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konservasi lingkungan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada aksi penanaman, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan. Melalui edukasi yang kami lakukan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga mangrove serta memanfaatkan potensi pesisir secara berkelanjutan,” ujar Annisa.

Kegiatan Green Coast Baros juga terlaksana melalui kolaborasi dengan pengelola kawasan mangrove Baros serta dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul yang turut mendorong pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata.

Perwakilan pengelola kawasan mangrove Baros menyambut baik inisiatif para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan mangrove sekaligus meningkatkan potensi wisata dan ekonomi lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan mangrove Baros sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan wisata berbasis lingkungan,” ujar perwakilan pengelola mangrove Baros.

Melalui integrasi kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, proyek sosial Green Coast Baros diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan pesisir sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat di kawasan Baros, Bantul. (sff)

Akselerasi Data Presma: FEB UNY Pastikan Mahasiswa Siap Hadapi Yudisium dan Dunia Kerja

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar Workshop Akselerasi Data Presma pada Jumat (20/2) bertempat di Auditorium FEB UNY. Agenda ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendataan prestasi dan aktivitas mahasiswa guna menghindari hambatan administratif saat kelulusan. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300 mahasiswa, baik secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) FEB UNY, Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., menyoroti pentingnya pemenuhan poin Penghargaan Ekstrakurikuler Mahasiswa (PEM). Saat ini, mahasiswa diwajibkan mengumpulkan minimal 80 poin PEM sebagai syarat mengikuti yudisium. Poin tersebut dapat diperoleh melalui keikutsertaan dalam organisasi, perlombaan, maupun kepanitiaan. Beliau menegaskan bahwa workshop ini menjadi solusi atas potensi kendala komunikasi antara mahasiswa dan fakultas terkait klaim poin yang masih tergolong banyak belum terdata.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa pendataan yang akurat dalam sistem Presma bukan sekadar pemenuhan syarat kelulusan, melainkan investasi masa depan. Data prestasi yang terunggah nantinya akan muncul dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dokumen ini menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi alumni saat memasuki pasar kerja untuk membuktikan kompetensi di luar bidang akademik.

Pihak fakultas juga mengidentifikasi adanya kendala teknis, di mana banyak mahasiswa telah mengunggah data namun belum melengkapinya dengan dokumen pendukung atau sertifikat yang valid. Menanggapi hal tersebut, Dr. Sutirman menginstruksikan mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas fakultas secara maksimal. Mahasiswa yang terkendala perangkat dapat menggunakan laboratorium komputer serta fasilitas pemindaian (scan) yang tersedia di lingkungan FEB UNY untuk mempercepat proses verifikasi data.

Sesi inti workshop diisi dengan pemaparan materi teknis mengenai manajemen database mahasiswa yang disampaikan oleh Dr. Eka Ary Wibawa, M.Pd. dan Tri Hidayat, S.Tr.Ab. Keduanya membimbing mahasiswa dalam menavigasi sistem Presma agar input data berjalan akurat dan efisien. Para mahasiswa tampak aktif bertanya dan mencoba langsung upaya perbaikan data dengan didampingi oleh pemateri.

Sejalan dengan agenda global, kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan FEB UNY terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui tertib administrasi prestasi dan penguatan SKPI, fakultas berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompetitif dan memiliki kesiapan kerja yang tinggi di era profesional. (ist/fdhl)

/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8969.JPG/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8972.JPG/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8978.JPG

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor: Soroti Inklusi Keuangan sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Dr. Muniya Alteza, M.Si., dosen Departemen Manajemen FEB UNY, resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka yang diselenggarakan di Ruang Konimex FEB Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (13/2). Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga memperkuat pilar akademik dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan FEB UNY dalam menjawab tantangan ekonomi nasional.

Disertasi yang dipertahankan Dr. Muniya Alteza berjudul "Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi: Analisis Regional Provinsi di Indonesia". Riset ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan sektor keuangan sebagai penyedia dana utama bagi perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui studinya, Muniya menyoroti bahwa meskipun inklusi keuangan telah menjadi fokus strategi nasional, optimalisasi aksesibilitas dan penggunaan layanan keuangan formal masih menjadi kunci utama dalam mendorong kinerja ekonomi, terutama di tingkat regional.

Menggunakan data panel dari 33 provinsi di Indonesia sepanjang periode 2012-2024, penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa indeks inklusi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Analisis yang dilakukan menunjukkan konsistensi hasil baik di wilayah Indonesia Barat maupun Timur. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan akses terhadap lembaga keuangan formal secara langsung berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di berbagai provinsi.

Kebaruan utama dalam riset ini terletak pada pengujian peran modal manusia (human capital) sebagai variabel moderasi. Dr. Muniya menemukan bahwa kualitas sumber daya manusia, yang diukur melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) tingkat SMA, terbukti memperkuat dampak positif inklusi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan yang lebih baik memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan secara lebih produktif dan efisien.

Jalannya prosesi ujian terbuka ini dipimpin oleh Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Penguji dan Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA sebagai Sekretaris. Selama menempuh studi doktoralnya, Dr. Muniya berada di bawah bimbingan tim promotor yang terdiri dari Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. QCRO sebagai Promotor, serta Aldy Fariz Achsanta, S.E., M. Rech., Ph.D dan Arum Setyowati, S.E., M.M., Ph.D. selaku Co-Promotor. Kelayakan riset tersebut diuji secara kritis oleh dewan penguji yang beranggotakan Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D, Budi Wahyono, S.Pd., M.Pd., Ph.D, Dr. Hidajat Hendarsjah, SSi, MM, serta penguji eksternal Dr. Sylviana Maya Damayanti, S.T., M.B.A. dari Institut Teknologi Bandung.

Suasana khidmat di ruang ujian tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB UNY, rekan-rekan dosen departemen Manajemen, perwakilan tenaga kependidikan, serta keluarga besar yang memberikan dukungan penuh. Kehadiran pimpinan dan kolega ini menegaskan solidaritas serta komitmen fakultas dalam merayakan setiap pencapaian akademik yang diraih oleh civitas akademikanya. Dr. Muniya kini kembali ke pangkuan FEB UNY dengan membawa ilmu dan kompetensi baru yang siap dibagikan kepada para mahasiswa.

Pencapaian Dr. Muniya Alteza ini relevan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Poin 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan. Melalui temuan bahwa inklusi keuangan yang didukung oleh kualitas modal manusia dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi regional, riset ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengambil kebijakan untuk mengurangi ketimpangan antarprovinsi di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata akademisi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (fdhl)

Dr. Muniya Alteza dan dewan Penguji

Perkuat Pakar Manajemen Keuangan, Dosen FEB UNY Dr. Lina Nur Hidayati Bedah Strategi Ekonomi Hijau

Lina Nur Hidayati, M.M., dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), resmi menyandang gelar doktor pada Senin (9/2/2026). Gelar tertinggi akademik tersebut diraih setelah ia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Program Studi S3 Ilmu Ekonomi Minat Manajemen di Ruang Konimex, Gedung FEB Universitas Sebelas Maret (UNS).

Disertasi yang dipertahankan berjudul "Adopsi Energi Terbarukan dan Kinerja Keuangan Perusahaan: Peran Moderasi Keragaman Direksi dan Komite Keberlanjutan". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana transisi energi bersih berkontribusi terhadap penciptaan nilai ekonomi perusahaan publik di Asia. Dr. Lina menelaah peran tata kelola perusahaan, khususnya keragaman direksi dan keberadaan komite keberlanjutan, sebagai variabel yang berpotensi memoderasi hubungan tersebut.

Dalam metodologinya, riset ini menggunakan data panel dari 798 perusahaan publik di kawasan Asia selama periode 2017–2024 dengan total 1.878 unit observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi fixed effects robust serta System Generalized Method of Moments (System GMM) untuk mengukur profitabilitas melalui return on assets (ROA) dan return on equity (ROE). Pendekatan ini digunakan guna menangkap dinamika kinerja keuangan serta mengatasi potensi endogenitas dalam model penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi energi terbarukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan energi terbarukan pada periode sebelumnya mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan pada periode berjalan. Namun, hasil pengujian menunjukkan bahwa keragaman direksi dan komite keberlanjutan tidak memperkuat pengaruh tersebut secara signifikan dalam konteks perusahaan publik di Asia yang diteliti.

Ujian terbuka ini dipimpin oleh Dekan FEB UNS dengan tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Anton Agus Setyawan (penguji eksternal), Aldy Fariz Achsanta, Ph.D., Dr. Bambang Hadinugroho, dan Dr. Hidajat Hendarsjah. Proses bimbingan riset dilakukan oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Agung Nur Probohudono, Ph.D., Dr. Atmaji, M.M., dan Arum Setyowati, M.M., Ph.D. Agenda ini turut dihadiri oleh pimpinan FEB UNY, Ketua LLDIKTI Wilayah V, serta rekan sejawat dan keluarga promovenda.

Capaian akademik ini memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penelitian Dr. Lina secara langsung mendukung pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kajian adopsi energi terbarukan. Selain itu, temuan mengenai nilai ekonomi perusahaan bersinergi dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sementara pembahasan mengenai tata kelola dewan direksi berkontribusi pada poin SDG 5 (Kesetaraan Gender) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). (fdhl)

Dr. Lina dan Dewan Penguji

Dosen FEB UNY Arum Darmawati Raih Gelar Doktor, Kaji Kesejahteraan Psikologis Guru Pendamping Khusus

Arum Darmawati, M.M., dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin (9/2/2026). Gelar tersebut diraih setelah ia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Program Studi S3 Ilmu Ekonomi Minat Manajemen yang berlangsung di Ruang Konimex, Gedung FEB UNS.

Dalam riset doktoralnya, Dr. Arum mengangkat judul disertasi "Anteseden dan Konsekwensi Emotional Labor: Studi Pada Guru Pendamping Khusus di Indonesia". Penelitian ini memfokuskan pada tuntutan regulasi emosi yang dihadapi oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam konteks pendidikan inklusif. Melalui pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 483 GPK di seluruh Indonesia, riset ini menganalisis bagaimana ketidaksesuaian emosional (emotional dissonance) dapat memicu kelelahan kerja (burnout) yang berdampak pada kepuasan kerja guru.

Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi, baik surface acting maupun deep acting, berpengaruh positif terhadap risiko burnout. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa burnout berperan sebagai mediator yang menurunkan kepuasan kerja guru. Namun, penelitian ini menemukan bahwa sumber daya personal, seperti modal psikologis (psychological capital), mampu menjadi moderator yang membantu individu dalam mengelola emosi ketika menghadapi tantangan di lingkungan kerja.

Proses pengujian dalam sidang terbuka ini dilakukan oleh tim penguji yang terdiri atas Prof. Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., Prof. Agung Nur Probohudono, Ph.D., Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si., Prof. Dr. Salamah Wahyuni, S.U., dan Dr. Sinto Sunaryo, M.Si. Sementara itu, tim promotor yang membimbing penelitian ini adalah Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si., Dr. Hidajat Hendarsjah, M.M., serta Dr. Mugi Harsono, M.Si., C.CCM, CCLM.

Agenda akademik ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB UNY, Ketua LLDIKTI Wilayah V, serta para kolega dosen dan tenaga kependidikan dari Departemen Manajemen FEB UNY. Kehadiran keluarga dan kerabat turut melengkapi suasana sidang yang menjadi tonggak pencapaian kualifikasi sumber daya manusia di lingkungan fakultas. Secara praktis, riset ini memberikan rekomendasi bagi instansi pendidikan untuk memperkuat dukungan organisasi guna meningkatkan kesejahteraan psikologis para pendidik inklusif.

Capaian ini selaras dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penelitian mengenai Guru Pendamping Khusus mendukung poin SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan merata. Selain itu, kajian mengenai regulasi emosi dan kepuasan kerja berkontribusi pada poin SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) terkait kesejahteraan pekerja, serta poin SDGs Nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik bagi anak berkebutuhan khusus. (fdhl)

Perkuat Sinergi, IAEI DIY Gelar Rapat Kerja dan Jalin Kerja Sama dengan FEB UNY

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPW IAEI DIY guna merumuskan arah kebijakan dan program strategis organisasi untuk periode mendatang.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPW DIY IAEI, Ahmad Akbar Susamto, Ph.D., yang menekankan pentingnya konsolidasi program kerja yang berdampak nyata. Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Penasihat DPW IAEI DIY, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam arahannya memberikan pandangan mengenai penguatan peran akademisi dan praktisi dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Yogyakarta.

Agenda utama rapat kerja ini dibagi menjadi dua sesi, yakni rapat kerja per bidang dan sidang pleno. Dalam sesi per bidang, para pengurus merancang program-program spesifik yang berkaitan dengan riset, edukasi, serta pendampingan ekonomi masyarakat. Hasil rumusan dari tiap bidang kemudian dipaparkan dalam sidang pleno untuk disepakati sebagai agenda kerja kolektif organisasi selama satu tahun ke depan.

Bersamaan dengan agenda tersebut, dilaksanakan pula seremoni penandatanganan kerja sama (MoA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) dengan IAEI DIY. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berbasis ekonomi Islam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi pendidikan dengan asosiasi profesi.

Dekan FEB UNY dalam sambutannya menyatakan bahwa ekonomi syariah kini semakin menjadi kebutuhan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan kajian-kajian baru yang mampu memberikan solusi serta pencerahan bagi publik. "Kami sangat berharap akan muncul kajian-kajian baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan solusi pencerahan sehingga masyarakat tidak terjerumus dalam berbagai transaksi yang tidak semestinya," tegasnya.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kolaborasi lintas institusi ini mencerminkan poin SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain itu, upaya pengembangan ekonomi Islam melalui riset dan edukasi berkontribusi pada SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sistem keuangan yang inklusif dan transparan. (fdhl)

Ahmad Akbar SusamtoProf. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.,

Dharma Wanita Persatuan FEB UNY Susun Program Kerja Tahun 2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Program Kerja Tahun 2026 pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Bale Ayu Jombor, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 15 pengurus DWP FEB UNY dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD) FEB UNY.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua DWP FEB UNY, Indah Haryani Sutirman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa agenda penyusunan program kerja bertujuan untuk menyelaraskan rencana kegiatan tahun 2026 agar dapat dilaksanakan secara terstruktur. Program yang disusun juga diarahkan untuk tetap terhubung dengan kegiatan Dharma Wanita Persatuan di tingkat universitas dan pusat, serta mendorong partisipasi aktif anggota dalam kegiatan rutin bulanan.

Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD) FEB UNY, Dr. Mustofa, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan informasi terkait kondisi dan perencanaan fakultas. Ia menjelaskan bahwa anggaran triwulan pertama tahun 2026 mencapai Rp4,2 miliar, dengan prioritas utama pada penyelesaian pembangunan fisik FEB UNY. Ia juga menyampaikan bahwa Gedung Serbaguna FEB UNY yang direncanakan selesai sebelum Idulfitri 2026 dapat dimanfaatkan oleh DWP untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk bidang olahraga dan kewirausahaan.

Agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan laporan kegiatan tahun 2025 dan rencana program kerja tahun 2026 dari masing-masing bidang. Bidang Pendidikan melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025, antara lain kegiatan Lukis Hijab pada 12 September 2025, Seminar Pendidikan pada 19 Desember 2025, serta dukungan terhadap pertemuan rutin bulanan DWP. Untuk tahun 2026, Bidang Pendidikan merencanakan seminar bertema Warisan Budaya Batik dan Lurik serta kegiatan fashion show.

Bidang Ekonomi dan Usaha menyampaikan laporan kegiatan tahun 2025 yang meliputi pembukaan lapak arisan DWP, pengelolaan Snack-e DW, dan operasional Counter DWP FEB di EEC. Sementara itu, program kerja tahun 2026 difokuskan pada optimalisasi penjualan rutin dengan penggunaan QRIS, peningkatan kualitas Snack-e DW, optimalisasi Counter DWP Kantin EEC, serta pembukaan Counter DWP di EEC dengan sistem titip jual dan bagi hasil bagi anggota DWP.

Selain itu, Bidang Sosial Budaya DWP FEB UNY juga merancang sejumlah program untuk tahun 2026, di antaranya kegiatan keakraban pengurus dan anggota, bakti sosial dalam rangka Dies Natalis FEB UNY, pengelolaan kotak sosial, penguatan media sosial DWP FEB UNY, serta keberlanjutan kegiatan tahsin. Secara keseluruhan, penyusunan program kerja ini mencerminkan upaya DWP FEB UNY dalam memperkuat peran organisasi sebagai pendukung kesejahteraan keluarga sivitas akademika, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, serta kepedulian sosial. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan edukatif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha produktif, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan. (ist/fdh)

FEB UNY Lecturer Earns Doctoral Degree with Research on Sustainable Sports Facility Management

The Open Doctoral Promotion Examination of Dr. Citra Purwita, a lecturer at the Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), was held on Thursday, 11 December 2025, at the Faculty of Sports Science and Health (FIKK) UNY. Through this examination, Dr. Citra Purwita was officially awarded a Doctoral degree after successfully defending her dissertation before the examination board.

The examination was chaired by Dr. Nawan Primasoni, M.Or. as Head Examiner, with Prof. Dr. Sigit Nugroho, M.Or. serving as Secretary. The promotion committee was led by Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. as Promoter I and Prof. Dr. Sumarjo, M.Kes. as Promoter II. The board of examiners included Prof. Dr. Nasuka, M.Kes. as an external examiner from Universitas Negeri Semarang (Unnes) and Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed.

The dissertation, entitled “An Evaluation Study of Sports Facilities and Infrastructure Management as an Income-Generating Instrument of the Faculty of Vocational Studies at Universitas Negeri Yogyakarta,” examines the strategic management of sports facilities as sustainable revenue-generating assets within a PTN-BH (Legal Entity State University) framework.

Employing the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product), the study assessed needs, resource adequacy, management processes, and outcomes of sports facility utilization at the Gunungkidul Campus. The findings revealed differences in perceptions among facility managers, students, and the surrounding community, which form the basis for strategic improvement recommendations.

The study highlights the importance of integrated promotion strategies, digitalization of reservation services, competitive pricing adjustments, and community collaboration to enhance the effectiveness and productivity of sports facility management, thereby strengthening institutional income-generating capacity.

This academic achievement aligns with the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4 (Quality Education) through improved management of educational facilities, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) by optimizing institutional assets for sustainable revenue, and SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) through effective and sustainable infrastructure management. (fdhl)

Dr. Citra Purwita Tuntaskan Studi Doktor dengan Kajian Income Generating Perguruan Tinggi

Sidang Terbuka Promosi Doktor atas nama Dr. Citra Purwita, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), diselenggarakan pada Kamis, 11 Desember 2025 bertempat di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY. Melalui sidang tersebut, Dr. Citra Purwita resmi meraih gelar Doktor setelah mempertahankan disertasinya di hadapan tim promotor dan penguji.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Dr. Nawan Primasoni, M.Or. selaku Ketua Penguji dan Prof. Dr. Sigit Nugroho, M.Or. sebagai Sekretaris Penguji. Bertindak sebagai Promotor I adalah Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. dan Promotor II Prof. Dr. Sumarjo, M.Kes. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Nasuka, M.Kes. sebagai penguji eksternal dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) serta Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed.

Disertasi yang dipresentasikan berjudul “Studi Evaluasi Manajemen Prasarana dan Sarana Olahraga sebagai Instrumen Income Generating Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta.” Penelitian ini mengkaji pengelolaan fasilitas olahraga sebagai aset strategis dalam mendukung pendapatan berkelanjutan perguruan tinggi vokasi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Penelitian tersebut menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai kebutuhan, ketersediaan sumber daya, proses pengelolaan, serta hasil pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga di Kampus Gunungkidul. Hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan persepsi antara pengelola, mahasiswa, dan masyarakat terhadap pemanfaatan fasilitas olahraga, yang menjadi dasar penyusunan rekomendasi strategis pengelolaan.

Lebih lanjut, disertasi ini menekankan pentingnya penguatan promosi terintegrasi, digitalisasi layanan reservasi, penyesuaian tarif yang kompetitif, serta kolaborasi dengan masyarakat guna meningkatkan efektivitas pemanfaatan fasilitas olahraga dan memperkuat fungsi income generating fakultas. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan aset pendidikan yang produktif dan berkelanjutan.

Capaian akademik ini memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan tata kelola sarana pendidikan, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui optimalisasi aset sebagai sumber pendapatan institusi, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengelolaan infrastruktur olahraga yang efektif, produktif, dan berorientasi keberlanjutan. (fdhl)

Sholeh Hafidz Earns Doctoral Degree with Dissertation on Financial Training Management Model for PTNBH

The Faculty of Economics and Business of Yogyakarta State University (FEB UNY) held the Doctoral Promotion Session for Sholeh Hafidz, a lecturer from the Department of Management, on Thursday, 4 December 2025, at the Theater Room of FEB UNY. He successfully defended his dissertation entitled “Training Management Model for PTNBH Financial Administration Oriented Towards Growth Mindset.”

The dissertation was supervised by Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, M.Pd. (Vice Rector for Finance of UNY) as the promoter, and Dr. Sutirman, M.Pd. (Dean of FEB UNY) as the co-promoter. The examination panel consisted of Dr. Ani Widayati, Ed.D. as Chair of the Board of Examiners; Prof. Endang Mulyani, M.Pd. as Secretary; and Prof. Dr. E. Muhtar, M.Si., CFrA. and Prof. Dr. Tony Wijaya, M.M. as examiners.

During the session, the Chair of Examiners, Dr. Ani Widayati, officially announced that Sholeh Hafidz is the first doctoral graduate of the Doctoral Program in Economic and Business Education (PEB), Master and Doctoral Program (PMD) FEB UNY. He was also appointed as the ambassador of the study program, entrusted with contributing to academic development and strengthening the reputation of the program and the institution.

The dissertation addresses key challenges during the transition of UNY into a Legal Entity State University (PTNBH), particularly the need to enhance financial management competencies among administrative personnel. The study identified several issues, including uneven understanding of PTNBH financial principles, limited adaptation to updated regulations, coordination gaps, and the presence of fixed mindset tendencies. The absence of a structured training management system also became a major concern.

Using the Borg & Gall development model, the research produced the PROGREFI Model, a training management model designed to strengthen the financial administration capacity of PTNBH staff through the cultivation of a growth mindset. Validation results showed high expert agreement (Aiken’s V = 0.83–1.0), and field tests reported a significant increase in participants’ growth mindset scores from 3.6 to 4.5, with Wilcoxon test results indicating significance (p = 0.00001). The model was concluded to be feasible, effective, and practical for implementation.

The event was attended by faculty members from the Department of Management, the leadership of FEB UNY, representatives from the Academic Division of UNY, as well as family members. With the successful completion of the defense, Sholeh Hafidz officially earned his doctoral degree.

This research supports several Sustainable Development Goals (SDGs), including SDG 4 (Quality Education) through competency development, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) through improved institutional financial governance, and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) through strengthening accountability and management systems within PTNBH. (fdh)

Pages