SDGs #17 Kemitraan

Tingkatkan Kualitas Riset Global, FEB UNY Gelar Pelatihan Publikasi Jurnal Internasional Bersama Diaspora UK

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) sukses menyelenggarakan kegiatan "Pelatihan Publikasi Artikel Ilmiah pada Jurnal Bereputasi Internasional" guna mendongkrak produktivitas serta kualitas riset civitas akademika di kancah global. Acara intensif yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 11-13 Mei 2026 ini bertempat di Ruang Teater Gedung PMD FEB UNY. Pelatihan berskala besar ini menghadirkan pembicara utama Dr. Vogy Gautama Buanaputra, M.Sc., Ph.D., seorang akademisi asal Indonesia yang kini aktif mengajar di Cardiff Business School, Cardiff University, Inggris. Dipandu oleh Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., CA. CFP selaku moderator, jalannya acara disambut antusiasme luar biasa dari lebih dari 400 mahasiswa dan dosen FEB UNY yang memadati lokasi sejak hari pertama pelaksanaan.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY menyampaikan harapan besar agar para peserta menyerap ilmu dan strategi penulisan sebanyak-banyaknya dari pelatihan ini. Kehadiran Dr. Vogy diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk mengikuti jejak suksesnya sebagai diaspora Indonesia yang berkarier di institusi bergengsi luar negeri. Mengawali sesi, Dr. Vogy menekankan pentingnya meluruskan pola pikir mengenai esensi riset ilmiah. Beliau memaparkan bahwa riset sejati harus bergerak secara terencana dan sistematis menggunakan data empiris, bukan sekadar bersandar pada common sense atau logika umum yang cenderung subjektif dan bias. Karya ilmiah yang berkualitas menuntut proses terukur, mulai dari pembatasan fokus area hingga formulasi pertanyaan penelitian yang matang dan dapat diuji.

Memasuki pembahasan tinjauan pustaka (literature review), Dr. Vogy menggarisbawahi kesalahan umum penulis yang sering kali terjebak dalam gaya penulisan yang terlalu deskriptif. Beliau mengingatkan peserta untuk menghindari metode "dumping", yaitu sekadar merangkum dokumen atau menyebutkan daftar penulis secara kronologis tanpa adanya seleksi relevansi yang ketat. Sebaliknya, telaah literatur wajib dilakukan secara kritis dengan menghubungkan, membandingkan, dan mengontraskan argumen antarpenulis demi mengidentifikasi research gap. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjustifikasi konteks lokasi riset; alasan klise seperti "belum ada penelitian di sini" dianggap tidak cukup kuat tanpa adanya keterkaitan nyata dengan krisis kebijakan atau perkembangan ekonomi. Untuk menjamin reputasi hasil publikasi, peneliti juga diarahkan untuk menggunakan basis data kredibel serta mencermati ranking jurnal internasional terpercaya seperti indeks ABS/AJG, Scopus, dan ABDC.

Pada hari kedua pelatihan, fokus materi beralih ke aspek teorisasi dan metodologi penelitian ilmiah. Dr. Vogy menjelaskan bahwa teori memegang peran krusial sebagai lensa persepsi untuk menyusun pengalaman sensorik peneliti serta menjustifikasi fenomena "mengapa" suatu hipotesis atau peristiwa terjadi. Di bidang metodologi, beliau memberikan panduan agar rancangan metode ditulis sejelas mungkin secara bertahap (step-by-step) agar memberikan gambaran detail yang memungkinkan penelitian tersebut untuk direplikasi oleh peneliti lain. Prinsip utama yang tidak boleh ditinggalkan dalam penyusunan metode adalah melakukan triangulasi data serta menjaga etika penelitian secara ketat, termasuk komitmen menjaga anonimitas para responden.

Sesi akhir pelatihan membedah teknik penyajian temuan dan diskusi, yang dinilai sebagai bagian paling krusial, khususnya dalam penelitian kualitatif. Dr. Vogy mengingatkan agar bagian diskusi tidak sekadar menjadi ajang konfirmasi teori ilmiah, melainkan harus mampu mengeksplorasi temuan empiris secara mendalam melebihi penjelasan deskriptif belaka. Sebagai tips taktis penulisan, beliau membagikan "Analogi Tangga", di mana setiap paragraf atau bagian penelitian harus disusun berkesinambungan layaknya anak tangga yang mengarahkan pembaca menuju kesimpulan akhir. Peneliti juga diwanti-wanti untuk berhati-hati dalam membuat klaim agar tidak melampaui bukti yang diperoleh, serta menutup manuskrip dengan kalimat positif mengenai kontribusi yang berhasil dicapai oleh riset tersebut.

Pelatihan publikasi jurnal internasional ini memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini berkontribusi langsung pada SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kapasitas akademik serta mutu riset civitas akademika menuju standar global. Selain itu, dorongan terhadap inovasi berbasis riset ilmiah yang solutif selaras dengan pemenuhan SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Terakhir, kerjasama aktif antara FEB UNY dengan Dr. Vogy sebagai perwakilan akademisi dari Cardiff University mencerminkan implementasi nyata dari SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang memperkuat jejaring kemitraan internasional antara FEB UNY dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. (fdh)

Sambutan DekanFoto bersama Vogy Gautama BuanaputraProf. Dr. Ratna Candra Sari

FEB UNY Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran Berbasis Ekonomi Hijau di Pacarejo

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Optimalisasi Nilai Ekonomi Lahan Pertanian melalui Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran Berbasis Ekonomi Hijau di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul” pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha pertanian secara lebih terencana, efisien, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebagian besar masyarakat Pacarejo masih menghadapi kendala pada aspek manajemen usaha dan pemasaran, sehingga potensi lahan pertanian belum mampu menghasilkan nilai ekonomi yang optimal.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen FEB UNY yang terdiri atas Dr. Endra Murti Sagoro, M.Sc. sebagai ketua tim, dengan anggota tim Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd., Annisa Ratna Sari, M.S.Ed., Ph.D., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Vera Astuti, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan lima mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang terintegrasi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Lurah Pacarejo, Bapak Suhadi, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari tim pengabdi dengan bidang keahlian yang saling melengkapi. Narasumber pertama, Dr. Endra Murti Sagoro, M.Sc., menyampaikan materi tentang konsep ekonomi hijau dan pentingnya manajemen usaha dalam meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian. Ia menekankan bahwa pertanian tidak hanya dipandang sebagai aktivitas produksi, tetapi juga sebagai usaha ekonomi yang harus dikelola secara sistematis dan berorientasi pasar. 

Selanjutnya, Annisa Ratna Sari, M.S.Ed., Ph.D. memberikan materi mengenai digital marketing. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman tentang strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, serta cara memperluas jangkauan pasar melalui platform digital secara sederhana dan aplikatif. Sementara itu, Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. memandu sesi praktik penerapan teknologi untuk manajemen usaha. Peserta diajak secara langsung untuk memahami bagaimana teknologi sederhana dapat digunakan untuk membantu pencatatan usaha, pengelolaan data produksi dan penjualan, serta mendukung pengambilan keputusan usaha yang lebih efektif dan terukur.

Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta, yang terdiri atas pelaku usaha pertanian dan masyarakat umum di Kalurahan Pacarejo. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan masyarakat mampu mengelola usaha pertanian secara lebih profesional serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk. Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian bersama peserta membentuk grup WhatsApp sebagai media komunikasi dan pendampingan berkelanjutan. Grup ini akan dimanfaatkan untuk berbagi informasi, konsultasi, serta monitoring implementasi manajemen usaha dan pemasaran digital yang telah dipelajari selama kegiatan.

FEB UNY berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui pendekatan ekonomi hijau, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah perdesaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. FEB UNY juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya guna memperluas dampak program serta memastikan keberlanjutan hasil yang telah dicapai. (edr)

FEB UNY Gelar PKM Institusional dan Sosialisasi Bersama LLDIKTI Wilayah V dan PTS se-DIY

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan PKM Institusional dan Sosialisasi dan Promosi bersama LLDIKTI Wilayah V serta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater FEB UNY dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyambut hangat kehadiran para peserta dan berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kelembagaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru serta semangat untuk terus meningkatkan kualitas, termasuk dalam upaya meraih akreditasi maksimal hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan FEB UNY menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu institusi. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi dan peningkatan daya saing pendidikan tinggi.

Sementara itu, perwakilan dari LLDIKTI Wilayah V dalam sambutannya menyampaikan bahwa masih terdapat banyak peluang perbaikan dalam pengelolaan program studi. Disebutkan bahwa LLDIKTI Wilayah V saat ini mengelola sekitar 860 program studi, namun lebih dari 70 persen di antaranya masih belum mencapai kategori unggul. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola institusi.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, Ph.D., serta Ketua Departemen Pendidikan Administrasi FEB UNY, Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd. Kehadiran kedua narasumber diharapkan mampu memberikan perspektif strategis dalam pengembangan institusi dan peningkatan mutu program studi di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara FEB UNY, LLDIKTI Wilayah V, dan PTS se-DIY dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan program studi dan pencapaian akreditasi unggul. (ist)

Kepala LLDIKTI V Prof. Setyabudi Indartono, Ph.D.Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd.

FEB UNY Terima Kunjungan Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon, Perkuat Sinergi Antar Institusi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan dari Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ramah Tamah FEB UNY ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerja sama antar institusi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU) FEB UNY, Dr. Denies Priantinah, M.Si., Akt., CA., menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan UCIC. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi sarana berbagi wawasan dan pengalaman. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pertukaran pengetahuan, baik akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FEB UCIC, Marsani Asfi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FEB UNY. Ia menjelaskan bahwa Universitas Catur Insan Cendekia berdiri sejak tahun 2019 sebagai hasil penggabungan dua institusi, dan saat ini memiliki tiga fakultas dengan sejumlah program studi yang terus berkembang. “Pada tahun ini kami membuka program studi baru Bisnis Digital dan berencana membuka program Magister Manajemen. Kami berharap kunjungan ini dapat membangun sinergi positif dengan FEB UNY,” ujarnya.

Kegiatan kunjungan ini juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara FEB UNY dan FEB UCIC sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sesi benchmarking yang bertujuan untuk saling bertukar informasi dan praktik baik dalam pengelolaan institusi, pengembangan program studi, serta peningkatan kualitas akademik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara FEB UNY dan Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon, serta mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. (ist)

Dr. Agatha Saputri, M.Pd.Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak. CAUniversitas Catur Insan Cendekia CirebonKunjungan UCIC Cirebon

Estafet Kepemimpinan: FEB UNY Resmi Lantik 112 Pengurus Ormawa Baru Periode 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi memulai babak baru kepengurusan organisasi mahasiswa melalui prosesi pelantikan yang khidmat. Bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY pada Jumat (20/2), acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, Kepala Departemen, hingga Dosen Pembimbing Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Sebanyak 112 mahasiswa terpilih mengikrarkan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dekan, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan pengurus lama (demisioner) dan pengurus baru. Momentum ini menandai penyerahan tanggung jawab sekaligus apresiasi atas dedikasi pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi bagi dinamika kemahasiswaan di lingkungan FEB UNY.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru dilantik. Beliau menekankan bahwa pengalaman berorganisasi adalah laboratorium nyata yang akan membedakan kualitas lulusan di masa depan. Menurutnya, berorganisasi melatih mahasiswa untuk terbiasa dengan manajemen tugas, seperti penyusunan proposal hingga eksekusi kegiatan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.

Lebih lanjut, Dr. Sutirman mengingatkan bahwa Ormawa merupakan subsistem dari FEB UNY yang harus bergerak dalam koridor aturan lembaga. Beliau menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta izin resmi fakultas dalam setiap aktivitas yang dijalankan. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sembari tetap menjadi individu yang kreatif, unggul, dan berkelanjutan, termasuk didorong untuk berpartisipasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang akan datang.

Prosesi pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan koordinasi perdana antara pengurus baru dengan dosen pembimbing masing-masing. Suasana optimisme terpancar dari para mahasiswa yang siap membawa inovasi baru bagi ormawa di tingkat departemen maupun fakultas, dengan harapan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa FEB UNY baik di level nasional maupun internasional.

Kegiatan pelantikan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills kepemimpinan dan manajerial, fakultas turut berkontribusi dalam membangun institusi yang kuat dan inklusif demi mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten. (ist/fdhl)

Perkuat Sinergi, IAEI DIY Gelar Rapat Kerja dan Jalin Kerja Sama dengan FEB UNY

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPW IAEI DIY guna merumuskan arah kebijakan dan program strategis organisasi untuk periode mendatang.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPW DIY IAEI, Ahmad Akbar Susamto, Ph.D., yang menekankan pentingnya konsolidasi program kerja yang berdampak nyata. Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Penasihat DPW IAEI DIY, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam arahannya memberikan pandangan mengenai penguatan peran akademisi dan praktisi dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Yogyakarta.

Agenda utama rapat kerja ini dibagi menjadi dua sesi, yakni rapat kerja per bidang dan sidang pleno. Dalam sesi per bidang, para pengurus merancang program-program spesifik yang berkaitan dengan riset, edukasi, serta pendampingan ekonomi masyarakat. Hasil rumusan dari tiap bidang kemudian dipaparkan dalam sidang pleno untuk disepakati sebagai agenda kerja kolektif organisasi selama satu tahun ke depan.

Bersamaan dengan agenda tersebut, dilaksanakan pula seremoni penandatanganan kerja sama (MoA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) dengan IAEI DIY. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berbasis ekonomi Islam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi pendidikan dengan asosiasi profesi.

Dekan FEB UNY dalam sambutannya menyatakan bahwa ekonomi syariah kini semakin menjadi kebutuhan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan kajian-kajian baru yang mampu memberikan solusi serta pencerahan bagi publik. "Kami sangat berharap akan muncul kajian-kajian baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan solusi pencerahan sehingga masyarakat tidak terjerumus dalam berbagai transaksi yang tidak semestinya," tegasnya.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kolaborasi lintas institusi ini mencerminkan poin SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain itu, upaya pengembangan ekonomi Islam melalui riset dan edukasi berkontribusi pada SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sistem keuangan yang inklusif dan transparan. (fdhl)

Ahmad Akbar SusamtoProf. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.,

Penguatan Mutu Pendidikan Tinggi, Tiga Dosen FEB UNY Jadi Asesor LAMEMBA

Tiga dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi ditetapkan sebagai Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk periode 2025–2027. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Eksekutif Perkumpulan LAMEMBA Nomor: 024/DE/A.6/KS.3/XII/2025.

Ketiga dosen yang ditetapkan sebagai asesor LAMEMBA tersebut adalah Prof. Dr. Tony Wijaya, M.M., Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., dan Dr. Agung Utama, M.Si. Ketiganya merupakan dosen Program Studi Manajemen FEB UNY. Saat ini, Dr. Penny Rahmawaty juga menjabat sebagai Ketua Departemen Manajemen, sedangkan Dr. Agung Utama sebagai Koordinator Program Studi S1 Manajemen.

Proses rekrutmen calon asesor LAMEMBA dilaksanakan secara nasional dan kompetitif. Tahapan seleksi dimulai pada awal Agustus 2025 hingga pengumuman hasil seleksi pada November 2025. Dari total 2.501 pendaftar, hanya 237 orang yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai asesor.

Penetapan dosen FEB UNY sebagai asesor LAMEMBA menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik, pengalaman, serta kontribusi dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi. Peran asesor LAMEMBA strategis dalam menjamin kualitas program studi melalui proses akreditasi yang objektif dan berstandar nasional.

Pengangkatan ini sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penjaminan mutu pendidikan tinggi, SDG 16 (Institusi yang Tangguh dan Akuntabel) melalui tata kelola akreditasi yang transparan dan profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga akreditasi nasional.

FEB UNY Terima Kunjungan Studi Banding FEB Universitas Mulawarman Bahas Implementasi OBE

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) pada Selasa, 23 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola program studi S1 serta implementasi Outcome-Based Education (OBE) di lingkungan FEB UNY. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua departemen, koordinator program studi, Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu), Sekretaris Divisi Penjamu, Kepala Divisi Humas dan UUIK FEB UNY, serta lima perwakilan dari FEB Universitas Mulawarman.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Pendidikan Administrasi FEB UNY, Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan FEB Universitas Mulawarman. Ia menegaskan bahwa kegiatan studi banding menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan akademik dan pengembangan kurikulum, khususnya dalam penerapan OBE di perguruan tinggi.

Perwakilan FEB Universitas Mulawarman, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Tetra Hidayati, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara lebih mendalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berbasis OBE, mulai dari proses perencanaan pembelajaran hingga sistem penilaian. Ia berharap kunjungan ini dapat membantu FEB Unmul dalam menyelaraskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan kebutuhan dunia kerja, serta membuka peluang kerja sama lanjutan yang saling memberikan manfaat.

Paparan utama disampaikan oleh Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu) FEB UNY, Dr. Riana Isti Muslikhah, M.Pd., yang menjelaskan konsep OBE sebagai paradigma pengembangan kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes). Ia menyampaikan bahwa FEB UNY juga masih terus melakukan penguatan implementasi OBE dengan belajar dari berbagai perguruan tinggi lain, serta mengembangkan sistem penjaminan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Dr. Riana menjelaskan bahwa UNY telah menyediakan panduan pengembangan kurikulum yang mengacu pada Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Dosen diwajibkan merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang memuat CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) sesuai panduan tersebut. Kegiatan studi banding ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran berbasis capaian, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi. (fdhl)

Tetra Hidayati

FEB UNY Sambut Kunjungan Studi 75 Siswa SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Timur

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi dari SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur pada Selasa, 17 Desember 2025, bertempat di Ruang Ramah Tamah FEB UNY. Kunjungan ini diikuti oleh 75 siswa bersama 6 guru pendamping sebagai bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi kepada peserta didik.

Rombongan sekolah disambut oleh Dekan FEB UNY Dr. Sutirman, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha Dr. Denies Priantinah, Kepala Divisi Humas dan UUIK Dr. Agatha Saputri, M.Pd., serta Sekretaris Divisi Humas dan UUIK Umar Yeni Suyanto, M.Pd. Kehadiran pimpinan dan pengelola fakultas menunjukkan komitmen FEB UNY dalam mendukung kegiatan edukatif bagi siswa sekolah menengah.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY menyampaikan apresiasi kepada SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur yang telah memilih FEB UNY sebagai salah satu tujuan kunjungan studi. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi dan mendorong siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, termasuk di Universitas Negeri Yogyakarta.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang RKSIU memberikan motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menjelaskan berbagai manfaat studi lanjut, termasuk pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik, perluasan wawasan, serta pengalaman kemandirian melalui proses merantau dan beradaptasi di lingkungan baru.

Pada sesi pemaparan informasi, Divisi Humas dan UUIK FEB UNY menyampaikan profil fakultas, daftar program studi yang tersedia, jalur dan mekanisme seleksi penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan dan prestasi yang telah diraih mahasiswa FEB UNY. Sesi ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para siswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar tips menjadi mahasiswa yang unggul dan strategi menghadapi tugas akhir di perguruan tinggi.

Kegiatan kunjungan studi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses informasi pendidikan tinggi bagi siswa sekolah menengah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mendukung transisi pendidikan yang berkelanjutan. (fdhl)

Sambutan DekanMotivasi WD RKSIU Dr. Denies PriantinahPemaparan Profil FEB UNY Dr. Agatha Saputri

OJK and FEB UNY Hold Public Lecture on Youth and Good Governance in the Financial Services Sector

The Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), in collaboration with the Financial Services Authority (OJK), held a public lecture titled “Young Generation and Good Governance: The Foundation of a Clean and Accountable Financial Services Sector” on Wednesday, 10 December 2025. The event took place in a hybrid format at the PMD FEB UNY Theater Room and was attended by more than 400 participants, including 200 on-site and 200 online from UNY and various universities across Indonesia.

The public lecture presented Sophia Wattimena, Chair of the Audit Board and Member of the OJK Board of Commissioners, as the keynote speaker. The sharing session featured Djonieri, Deputy Commissioner of Internal Audit, Risk Management, and Quality Control; Siswani Wisudati, Head of Integrity Enforcement and Special Audit Department; and Eko Yunianto, Head of OJK DIY. The session was moderated by Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., C.A., Professor of FEB UNY. The event was also attended by Hidayat Prabowo, Head of OJK Central Java Province; Dr. Sutirman, Dean of FEB UNY; and Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, UNY Vice Rector for Finance.

In her remarks, Sophia Wattimena emphasized OJK’s continuous efforts to strengthen good governance as a core value of integrity to support the stability of the financial services sector. She explained that the event was part of OJK’s activities commemorating the 2025 International Anti-Corruption Day (Hakordia). Sophia highlighted that fraud risks in the financial sector continue to grow in complexity alongside technological advancements.

To address these challenges, Sophia explained OJK’s measures in reinforcing internal defenses by implementing the ISO 37001 Anti-Bribery Management System (ABMS) and strengthening the anti-fraud strategy built on four pillars: Assessment, Prevention, Detection, and Response. She underlined that the broad mandate entrusted to OJK requires integrity to be upheld consistently, not only through administrative compliance but also through ethical conduct in daily responsibilities.

Sophia encouraged students to play an active role in promoting an anti-corruption culture by practicing integrity in campus life. She cited simple examples such as avoiding cheating, refraining from manipulating activity proposals, and reporting misconduct by utilizing OJK’s Whistleblowing System (WBS). According to her, youth participation is essential in building a cleaner and more accountable financial services ecosystem.

Meanwhile, UNY Vice Rector for Finance, Prof. Lantip Diat Prasojo, expressed his appreciation for OJK’s initiative to hold the public lecture at UNY. He stated that the session provided important insights for students about the role of OJK as a regulator and the significance of good governance in maintaining public trust in financial services. Lantip hoped that students would become more aware of risks associated with illegal financial products.

This collaboration between OJK and FEB UNY aligns with several Sustainable Development Goals (SDGs), including SDG 4 (Quality Education) through improved financial literacy, SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) through promoting governance and anti-corruption values, and SDG 17 (Partnerships for the Goals) through strengthening institutional cooperation to build a transparent and accountable financial services sector. (fdhl)

Eko YuniantoEko Yunianto, Djonieri, Siswani Wisudati, Ratna Candra SariSophia WattimenaWR Keuangan UNY Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo

Pages