SDGs #4 Pendidikan

FEB UNY Lepas 300 Lulusan dalam Yudisium Periode Juli 2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi meluluskan 300 mahasiswa dalam upacara yudisium periode Juli 2026 yang digelar di Ruang Teater Gedung Program Magister dan Doktor FEB UNY, Jumat (31/7/2026). Para peserta yang dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar akademik tersebut berasal dari berbagai program studi jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, koordinator program studi, serta Kepala Bagian dan Sekretaris Bagian Tata Usaha FEB UNY.

Momen pengukuhan ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya seorang mahasiswa asing asal Kenya yang berhasil menyelesaikan studi S2 Pendidikan Ekonomi. Keberadaan lulusan internasional tersebut menjadi bukti komitmen FEB UNY dalam menyelenggarakan pendidikan bertaraf global. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti ruangan saat para peserta secara sah mengakhiri masa studi mereka dan bersiap melangkah ke jenjang berikutnya sebagai alumni.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah resmi menjadi alumni. Beliau mengingatkan agar proses perjuangan meraih gelar ini menjadi pelajaran berharga, khususnya mengenai pentingnya kedisiplinan. Menurutnya, kebiasaan menunda pekerjaan adalah hal yang kurang baik dan harus ditinggalkan ketika mengarungi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Dr. Sutirman menegaskan bahwa integritas moral dan tata susila memegang peranan jauh lebih penting dibandingkan sekadar angka Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Beliau berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, tetap rendah hati ibarat padi yang semakin berisi semakin menunduk, serta mengedepankan kerja sama dan rasa saling menghargai. Di sela-sela arahannya, ia juga berseloroh selaras dengan perkembangan zaman dengan mengingatkan mahasiswa untuk bersyukur dan berterima kasih kepada teknologi seperti ChatGPT yang turut mendampingi proses belajar mereka.

Menutup prosesi yudisium, Dekan FEB UNY mengingatkan bahwa tantangan nyata di dunia kerja sudah menanti di depan mata. Bagi lulusan yang ingin terus mengasah keilmuan, pihak fakultas terbuka lebar untuk menyambut mereka kembali di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. FEB UNY mengundang para alumni S1 untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, serta meloloskan alumni S2 untuk menempuh program Doktor (S3). (ist)

FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia Perkuat Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kolaborasi Literasi Keuangan Digital Berkelanjutan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak, Kampus Tapah, Malaysia pada 17 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kampus UiTM Tapah tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat antara kedua institusi. Kerja sama ini sekaligus mendukung pengembangan program internasional yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan sosial melalui pendekatan multidisiplin.

Delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dipimpin oleh Dr. Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D bersama Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, pihak Faculty of Accountancy UiTM diwakili oleh Dr. Enny Nurdin Sutan Maruhun, yang saat ini menjabat sebagai Head of Centre of Studies, Faculty of Accountancy, UiTM Perak Branch, Kampus Tapah. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Coordinator Program Diploma in Accountancy dan merupakan dosen senior dengan bidang keahlian Enterprise Risk Management, Financial Accounting, Financial Reporting, serta Corporate Governance.  

Kolaborasi ini mengusung tema "Strengthening the Financial Resilience of Indonesian Migrant Workers", yang dilaksanakan melalui sinergi antara Universitas Negeri Yogyakarta, DESAMIND, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) dalam pengembangan Sustainable Digital Financial Literacy. Program tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan finansial pekerja migran Indonesia melalui penguatan literasi keuangan digital yang berkelanjutan sehingga mampu mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja migran.

Melalui kerja sama ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program bersama yang mencakup pertukaran akademik, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum, serta penyelenggaraan seminar dan kegiatan ilmiah lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Penandatanganan dokumen kerja sama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk terus mempererat hubungan kemitraan internasional.

Kerja sama antara FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi global yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat. (ans)

FEB UNY Berikan Literasi Keuangan Digital bagi Keluarga Pekerja Migran Indonesia melalui Kolaborasi dengan Desamind dan Universiti Teknologi MARA

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar program penguatan ketahanan finansial bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sanggar Belajar Kepong, Malaysia, pada 16 Juli 2026. Mengusung fokus literasi keuangan digital berkelanjutan, kegiatan kolaboratif ini dirancang untuk membekali generasi muda PMI dengan pemahaman manajemen keuangan modern sejak dini demi menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka di masa depan.

Inisiatif lintas negara ini dipimpin oleh Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D., bersama anggota tim dosen FEB UNY yang terdiri dari Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Program ini semakin solid berkat sinergi strategis bersama organisasi sosial Desamind serta akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Dr. Masetah Ahmad Tarmizi, yang turut mengawal penyampaian materi agar adaptif dengan dinamika lokal.

Sebanyak 50 anak PMI yang menimba ilmu di Sanggar Belajar Kepong mengikuti rangkaian pelatihan edukatif ini dengan penuh antusias. Melalui simulasi interaktif dan pengenalan instrumen keuangan digital secara aman, para peserta diajak memahami konsep dasar perencanaan anggaran, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan teknologi finansial secara bijak. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong anak-anak menjadi agen perubahan dalam mendampingi orang tua mereka mengelola remitansi hasil kerja keras di perantauan.

Ketua Tim PKM Internasional FEB UNY, Ani Widayati, menegaskan bahwa pemahaman finansial yang kuat pada anak-anak pekerja migran merupakan fondasi penting untuk memutus rantai kerentanan ekonomi keluarga. Kolaborasi akademik dan komunitas ini bukan sekadar memberikan pengetahuan teknis, melainkan juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang agar hasil jerih payah PMI dapat teralokasikan secara produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian internasional ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan edukasi finansial nonformal yang inklusif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) lewat pemberdayaan ketahanan ekonomi keluarga pekerja migran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis lintas batas antara perguruan tinggi UNY, UiTM, dan lembaga masyarakat Desamind. (agt)

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor di Taiwan, Salurkan Riset Transformasi Perhotelan Hijau Indonesia-Taiwan

Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), Rullyana Puspitaningrum Mamengko, S.Pd., M.M., Ph.D., resmi meraih gelar Doktor (Doctor of Philosophy) pada ujian sidang yang digelar di National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Rullyana berhasil menyelesaikan studinya pada Program Studi Ph.D. in Business Intelligence setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul "Green Hospitality Transformation: A Comparative Qualitative Study of Sustainability Transformation in Indonesian and Taiwanese Green Hotels". Pencapaian akademik ini semakin memperkuat barisan tenaga pendidik berkualitas internasional di lingkungan FEB UNY dalam mengarungi tantangan pendidikan global.

Prosesi kelulusan dan ujian disertasi tersebut berjalan dengan khidmat di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para pakar ternama lintas perguruan tinggi di Taiwan. Tim pembimbing akademik dipimpin oleh Dr. Lee (李力昌) sebagai Advisor utama dan Prof. Chen (陳光華) sebagai Co-Advisor dari NKUST. Selain itu, dewan penguji juga diperkuat oleh pakar hospitality dan bisnis terkemuka, yaitu Prof. Liu (劉修祥) dari Tainan University of Science and Technology, Prof. Huang (黃靖淑) dari National Pingtung University of Science and Technology, Prof. Lin (林宜親) dari National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, serta Prof. He (何秉燦) dari NKUST.

Riset disertasi Rullyana menggunakan pendekatan kualitatif komparatif studi kasus mendalam untuk memetakan evolusi kapabilitas keberlanjutan dalam konteks kelembagaan dan budaya yang berbeda antara Indonesia dan Taiwan. Penelitian ini melibatkan 36 praktisi industri dan pemangku kepentingan kunci, mencakup manajemen hotel berpredikat hijau (green hotels), akomodasi yang berkomitmen pada prinsip kelestarian lingkungan, hingga asosiasi perhotelan di kedua negara. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews), observasi lapangan, analisis dokumen organisasi, serta bukti visual, yang kemudian dianalisis secara induktif menggunakan perangkat lunak NVivo 14 dengan struktur pengkodean hierarkis.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Modal Intelektual Hijau (Green Intellectual Capital) dan Modal Struktural Hijau (Green Structural Capital) menjadi pilar utama dalam menata sistem tata kelola dan rutinitas organisasi berbasis keberlanjutan. Studi ini menemukan dua jalur transformasi yang unik: Indonesia menonjol melalui Nusantara Green Hospitality Transformation Model (NGHTM) yang dijiwai oleh kearifan lokal (indigenous sustainability wisdom) dan inovasi kreatif, sementara Taiwan menerapkan Integrated Green Hospitality Transformation Model (IGHTM) yang berorientasi pada integrasi kapabilitas tata kelola terstruktur. Kedua model menunjukkan bahwa penerapan prinsip Triple Bottom Line mampu mendorong kolaborasi nilai (value co-creation), partisipasi aktif tamu, serta ketahanan organisasi jangka panjang.

Pencapaian doktor ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang sangat signifikan bagi pengembangan industri pariwisata dan perhotelan berkelanjutan, baik di negara berkembang maupun negara maju. Kerangka kerja komparatif yang dirumuskan Rullyana menawarkan panduan strategis bagi para manajer hotel, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang regulasi serta operasional bisnis ramah lingkungan. Keberhasilan riset ini sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu menghasilkan karya ilmiah berkelas dunia yang menjawab tantangan global di sektor industri jasa hospitality.

Pencapaian akademik dan substansi riset ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs) PBB. Peristiwa ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas SDM pengajar perguruan tinggi yang berdaya saing global, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan pariwisata berkelanjutan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan operasional perhotelan hijau, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam upaya mitigasi jejak karbon industri pariwisata, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang tercermin dari kolaborasi riset internasional lintas negara antara Indonesia dan Taiwan. (fdhl)

FEB UNY Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026 di Surabaya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) berpartisipasi aktif dalam Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS (One Lecture One Scopus) 2026 yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Mövenpick Surabaya City. Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (AFE-LPTK) Indonesia dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai tuan rumah ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, serta memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kehadiran FEB UNY pada kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

Delegasi FEB UNY dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU), Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., serta Wakil Dekan Bidang Akademik (AKA), Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., bersama rombongan dosen peserta OLOS dari FEB UNY. Kegiatan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari Kongres AFE-LPTK Indonesia, workshop dan coaching clinic One Lecture One Scopus (OLOS), hingga seremoni penandatanganan kerja sama konsorsium berdampak antara AFE-LPTK dan PT Gaya Makmur Mobil. Selain itu, peserta memperoleh penguatan kapasitas publikasi internasional melalui paparan narasumber nasional maupun internasional, di antaranya Prof. Dr. Muhammad Hasan, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar dan Assoc. Prof. Ferry Jie dari Edith Cowan University, Australia. 

Keikutsertaan FEB UNY dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk terus meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring kemitraan, serta memperkuat kontribusi dosen dalam menghasilkan publikasi bereputasi internasional. Momentum penandatanganan kerja sama konsorsium juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK dengan dunia usaha dan industri dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan FEB UNY bersama para dosen peserta OLOS menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik sivitas, khususnya melalui penguatan budaya publikasi ilmiah bereputasi internasional dan pengembangan kolaborasi strategis lintas institusi.

Melalui partisipasi aktif pada Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026, FEB UNY menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif. Sinergi antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK, dunia industri, serta berbagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta dalam mewujudkan perguruan tinggi yang bereputasi internasional melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan kemitraan berkelanjutan. (umy)

Tags: SDGs 4 (Quality Education), SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDGs 17 (Partnerships for the Goals).

 

Tim PKM FEB UNY Berikan Pendampingan Pengurusan Legalitas Usaha UMKM di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Optimalisasi Legalitas Usaha UMKM melalui Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo." Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (22/7) ini diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. dengan anggota tim Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M., Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si., dan Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh empat mahasiswa FEB UNY yang turut berpartisipasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tim PKM, Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Menurutnya, legalitas usaha merupakan fondasi penting bagi UMKM untuk berkembang secara lebih profesional, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses terhadap berbagai peluang usaha, pembiayaan, dan program pemerintah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P. Beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKM FEB UNY yang telah memilih Kalurahan Pacarejo sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama antara FEB UNY dan Pemerintah Kalurahan Pacarejo dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, tidak hanya dalam pengembangan UMKM, tetapi juga pada bidang-bidang lain yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tim akademisi dari FEB UNY, tetapi juga mengundang Ilham Agus Prasetyo sebagai narasumber sekaligus praktisi yang berpengalaman dalam proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Dalam sesi pemaparannya, Ilham Agus Prasetyo menjelaskan pentingnya legalitas usaha bagi UMKM, persyaratan administrasi, tahapan pengajuan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh pelaku usaha agar proses pengurusan NIB dan sertifikasi halal dapat dilakukan dengan lebih mudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai salah satu faktor pendukung keberlanjutan bisnis. Tim PKM bersama narasumber juga menjelaskan manfaat kepemilikan NIB sebagai identitas resmi pelaku usaha serta pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan memiliki legalitas usaha yang memadai, pelaku UMKM diharapkan semakin mudah memperoleh akses terhadap pembiayaan, pendampingan, kemitraan usaha, hingga peluang untuk memperluas pasar.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan awal terkait proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Melalui sesi konsultasi dan diskusi, peserta dapat mengidentifikasi dokumen yang harus dipersiapkan, memahami alur pendaftaran, serta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses legalisasi usaha. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku UMKM untuk segera mengurus legalitas usahanya sehingga mampu meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus membuka akses terhadap berbagai program pemberdayaan dan pengembangan usaha.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Sesi diskusi dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala yang dihadapi dalam proses pengurusan legalitas usaha. Ilham Agus Prasetyo memberikan penjelasan berdasarkan pengalaman praktik di lapangan sekaligus memberikan pendampingan mengenai prosedur pengajuan NIB dan sertifikasi halal, sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai proses legalisasi usaha.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, FEB UNY berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Legalitas usaha diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing UMKM sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kalurahan Pacarejo.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas pelaku UMKM, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan usaha mikro yang produktif dan berdaya saing, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan legalitas sebagai fondasi pengembangan usaha yang berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, praktisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif. (ndy)

 

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor lewat Riset Pengembangan Website Manajemen Sport Venue

Dr. Rr. Indah Mustikawati, S.E., M.Si., Ak., CA, dosen Departemen Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), resmi menyandang gelar Doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul "Pengembangan Website Venuraga untuk E-Booking dan Manajemen Sport Venue dalam Mengoptimalkan Income Generating Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)" dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi S-3 Ilmu Keolahragaan. Sidang berlangsung Kamis, 9 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB, di Ruang Sidang Utama Lantai 3 Gedung Pascasarjana Lantai Atas (GPLA), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY, dan dihadiri keluarga promovenda, jajaran dekanat FEB UNY, serta dosen dan perwakilan tenaga kependidikan FEB UNY.

Ujian terbuka ini diuji oleh tim penguji yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan FIKK UNY Nomor 376/DST/UN34.16/T/HK.00.04/2026, terdiri atas Dr. Hedi Ardiyanto Hermawan, S.Pd., M.Or. selaku Ketua Penguji sekaligus Dekan FIKK UNY; Prof. Dr. Sumaryanti, M.S. sebagai Sekretaris Penguji; Dr. Sri Haryono, S.Pd., M.Or. selaku Penguji 1; Prof. Dr. Sigit Nugroho, M.Or. selaku Penguji 2; Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes. sebagai Promotor; serta Prof. Dr. Cerika Rismayanthi, M.Or. sebagai Kopromotor.

Dalam disertasinya, Indah mengembangkan sebuah sistem bernama Website Venuraga yang dirancang sebagai platform e-booking sekaligus manajemen keuangan sport venue di lingkungan FIKK UNY. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan, menguji kepraktisan, sekaligus mengevaluasi efektivitas Website Venuraga sebagai upaya mendukung optimalisasi income generating UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), yang dilaksanakan di tiga sport venue FIKK UNY, yaitu kolam renang, lapangan basket, dan lapangan voli, dengan melibatkan pengguna internal maupun eksternal. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket — termasuk angket validasi ahli, angket kelayakan pengguna, dan kuesioner Technology Acceptance Model (TAM) yang mengukur konstruk perceived usefulness, perceived ease of use, perceived enjoyment, customer satisfaction, dan behavioral intention. Analisis data dilakukan secara deskriptif, melalui content validity index, serta analisis struktural dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).

Hasil penelitian menunjukkan Website Venuraga berhasil dikembangkan, dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli dan uji kelayakan pengguna terbatas, praktis digunakan sebagai sistem e-booking dan manajemen keuangan sport venue, serta terbukti efektif — ditandai oleh pengaruh signifikan perceived usefulness, perceived ease of use, dan perceived enjoyment terhadap customer satisfaction dan behavioral intention, baik secara langsung maupun melalui mediasi kepuasan pengguna. Studi ini merekomendasikan perluasan implementasi sistem serta pengembangan fitur lanjutan guna mendukung transformasi digital layanan sport venue di UNY.

Ditinjau dari kontribusinya, riset ini relevan dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan tata kelola dan layanan di perguruan tinggi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sistem digital berbasis teknologi informasi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui upaya optimalisasi income generating institusi. (fdhl)

Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing di Kalurahan Pacarejo Kecamatan Semanu Gunungkidul

Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kalurahan Pacarejo Semanu Gunungkidul yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing”. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Juli 2026 di Balai Kalurahan Pacarejo diikuti sekitar 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai bidang usaha.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan motivasi berwirausaha, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan digital marketing sebagai strategi pengembangan usaha. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah ke platform digital. Tim PkM FEB terdiri dari Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., Dr. Arum Darmawati, MM, Dr. Lina Nur Hidayati, MM, Dr. Muniya Alteza, M.Si dan Nindya Nuriswati Laili, M.Sc

Kegiatan dibuka oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P., yang mengapresiasi terselenggaranya pelatihan bagi para pelaku UMKM di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis. Pelatihan diawali penyampaian materi membangun pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset), meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha, serta menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang disampaikan Dr. Penny Rahmawaty, M.Si

Materi digital marketing disampaikan oleh Dr. Arum Darmawati, S.E., M.M. bersama Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Dalam sesi ini peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital melalui media sosial, penyusunan konten promosi yang menarik, penguatan identitas merek (branding), hingga pemanfaatan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Peserta juga diajak memahami pentingnya membangun kedekatan dengan konsumen melalui komunikasi digital yang efektif.

Selanjutnya, Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si. dan Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M. menyampaikan materi literasi keuangan yang menekankan pentingnya pencatatan keuangan usaha secara sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas, serta perencanaan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Materi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, hingga pengelolaan keuangan. Diskusi tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing usaha.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara lebih optimal, menyusun pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usahanya. Dengan meningkatnya kapasitas pelaku UMKM, diharapkan produk-produk lokal Pacarejo semakin dikenal masyarakat luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Sebagai tindak lanjut, tim Pengabdian kepada Masyarakat FEB UNY berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kalurahan Pacarejo melalui berbagai program pendampingan dan penguatan kapasitas UMKM. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengimplementasikan materi yang telah diperoleh sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mewujudkan UMKM yang tangguh serta berkelanjutan. (ndy)

Tim Pengabdi FEB UNY Kembangkan Sistem Akuntansi Berbasis Web untuk Tingkatkan Pengelolaan Keuangan UMKM di Gunungkidul

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan bertajuk Peningkatan Kualitas Sistem Informasi Keuangan UMKM di Kapanewon Semanu Kabupaten Gunungkidul Sabtu (27/06/26) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Balai Padukuhan Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu ini diikuti oleh 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Dusun Kepuh dan Dusun Kenteng.

Kegiatan pengabdian diketuai oleh Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D., C.P.M., S.M.A.C., Ch.M.A. bersama tim dosen Departemen Pendidikan Akuntansi FEB UNY, yaitu Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd., Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc., dan Fitria Ningrum Sayekti, S.E., M.Acc., serta melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan UMKM, seperti pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual, belum tersusunnya laporan keuangan sesuai standar, serta masih terbatasnya pemanfaatan teknologi dalam administrasi usaha.

Sebagai solusi, tim pengabdi mengembangkan sistem akuntansi berbasis web yang diberi nama Sistem Akuntansi Keuangan Terintegrasi untuk UMKM (SAKTIKU). Sistem ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM melakukan pencatatan transaksi, mengelola data keuangan, serta menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP). Sebelum diimplementasikan kepada peserta, sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, dan penyempurnaan agar sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.

Selain memperkenalkan sistem yang telah dikembangkan, tim pengabdi juga menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan penggunaan SAKTIKU. Peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pengelolaan data usaha, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan menggunakan sistem berbasis web tersebut. Pendampingan dilakukan secara intensif agar peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri sesuai dengan karakteristik usahanya masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai diskusi berkembang mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan usaha serta pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas informasi keuangan. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman menggunakan sistem akuntansi berbasis web yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan UMKM, penerapan SAK Entitas Privat, serta keterampilan dalam memanfaatkan sistem akuntansi berbasis web. Peserta juga memberikan respons yang baik terhadap pelaksanaan pelatihan dan menyatakan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan menjadi lebih mudah, terstruktur, dan efisien.

Melalui kegiatan ini, FEB UNY terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Pengembangan dan implementasi SAKTIKU diharapkan dapat mendukung transformasi digital UMKM, meningkatkan kualitas tata kelola keuangan usaha, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Gunungkidul. (nhd)

FEB UNY Gandeng OJK Institute Gelar Riset Vaganza, Bahas Sertifikasi Finfluencer hingga Pinjaman Daring

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) bekerja sama dengan OJK Institute dan Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk "Riset Vaganza: Melek Finansial di Era Digital" pada Kamis, 2 Juli 2026. Acara yang digelar di Ruang Teater PMD FEB UNY ini menghadirkan sejumlah peneliti OJK Institute untuk memaparkan dua hasil riset terbaru, yakni mengenai penggunaan jasa financial influencer (finfluencer) di industri jasa keuangan serta perilaku masyarakat dalam menggunakan pinjaman daring dan pay later. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sekaligus memperkenalkan lebih dekat peran OJK Institute sebagai lembaga riset di bawah Otoritas Jasa Keuangan.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan di kalangan sivitas akademika di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Menurutnya, kemampuan memahami informasi keuangan secara kritis menjadi bekal penting agar masyarakat, khususnya mahasiswa, tidak mudah terjebak pada praktik investasi maupun layanan keuangan ilegal. “Semoga dengan seminar ini, para mahasiswa dan juga sivitas akademika terhindar dari praktik-praktik finansial yang bodong dan merugikan,” ujarnya.

Direktur Riset OJK Institute, Dr. Bayu Bandono, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan FEB UNY dalam penyelenggaraan seminar tersebut. Ia berharap semakin banyak mahasiswa mengenal peran OJK dan OJK Institute sebagai pusat riset di sektor jasa keuangan. Bayu juga mengajak mahasiswa yang memiliki minat dalam penelitian, penulisan ilmiah, maupun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk menjajaki peluang berkarier bersama OJK Institute. Sementara itu, Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Yunianto, turut menegaskan komitmen OJK dalam memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat melalui sinergi dengan perguruan tinggi. Sesi pemaparan kemudian dipandu oleh moderator Prof. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., CA., CFP, yang antara lain mengangkat pertanyaan mengenai langkah OJK dalam merespons fenomena semakin banyaknya influencer yang menjalin kerja sama dengan pelaku jasa keuangan untuk mempromosikan berbagai produk dan layanan.

Pertanyaan tersebut dijawab melalui paparan riset yang disampaikan oleh narasumber Endang Nuryadin, Sulistyoningsih, dan Widya Ningsih. Riset mengenai finfluencer menemukan bahwa penggunaan finfluencer memiliki potensi memperluas jangkauan edukasi dan pemasaran produk keuangan, namun juga menyimpan risiko apabila informasi yang disampaikan tidak akurat atau tidak disertai pemahaman yang memadai. Selain itu, penggunaan jasa influencer terverifikasi dan populer justru berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah pengaduan dan ekspektasi kerugian konsumen, sehingga diperlukan penguatan regulasi serta edukasi kompetensi bagi finfluencer. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi keuangan, pengawasan, serta regulasi yang mampu melindungi konsumen di era digital.

Adapun riset mengenai pinjaman daring dan pay later mengungkap bahwa keputusan masyarakat menggunakan layanan tersebut secara berulang banyak dipengaruhi oleh kesalahpahaman terhadap limit kredit (credit limit misconception) serta rendahnya literasi keuangan, dengan pengguna pinjaman online ilegal menunjukkan kondisi keuangan yang lebih rentan memburuk dibandingkan pengguna layanan berizin OJK. Di penghujung acara, OJK Institute turut memperkenalkan dua jurnal ilmiah yang dikelolanya, yaitu International Journal of Financial Systems (IJFS) dan International Journal of Islamic Financial System (IJIFS), serta layanan perpustakaan OJK yang dapat diakses masyarakat dan pegawai OJK.

Kegiatan Riset Vaganza ini sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi keuangan digital bagi mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan praktik bisnis jasa keuangan yang bertanggung jawab, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan regulasi dan perlindungan konsumen dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online tanpa izin. Selain itu, upaya mendorong inklusi dan pemahaman risiko keuangan digital yang lebih merata juga berkontribusi pada semangat SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), khususnya dalam melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dari jerat utang dan misinformasi finansial. (fdhl)

Sambutan Dekan OJK InstituteSambutan Eko YuniantoProf Ratna Candra Sari OJK Institute

Pages