SDGs #4 Pendidikan

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor di Taiwan, Salurkan Riset Transformasi Perhotelan Hijau Indonesia-Taiwan

Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), Rullyana Puspitaningrum Mamengko, S.Pd., M.M., Ph.D., resmi meraih gelar Doktor (Doctor of Philosophy) pada ujian sidang yang digelar di National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Rullyana berhasil menyelesaikan studinya pada Program Studi Ph.D. in Business Intelligence setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul "Green Hospitality Transformation: A Comparative Qualitative Study of Sustainability Transformation in Indonesian and Taiwanese Green Hotels". Pencapaian akademik ini semakin memperkuat barisan tenaga pendidik berkualitas internasional di lingkungan FEB UNY dalam mengarungi tantangan pendidikan global.

Prosesi kelulusan dan ujian disertasi tersebut berjalan dengan khidmat di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para pakar ternama lintas perguruan tinggi di Taiwan. Tim pembimbing akademik dipimpin oleh Dr. Lee (李力昌) sebagai Advisor utama dan Prof. Chen (陳光華) sebagai Co-Advisor dari NKUST. Selain itu, dewan penguji juga diperkuat oleh pakar hospitality dan bisnis terkemuka, yaitu Prof. Liu (劉修祥) dari Tainan University of Science and Technology, Prof. Huang (黃靖淑) dari National Pingtung University of Science and Technology, Prof. Lin (林宜親) dari National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, serta Prof. He (何秉燦) dari NKUST.

Riset disertasi Rullyana menggunakan pendekatan kualitatif komparatif studi kasus mendalam untuk memetakan evolusi kapabilitas keberlanjutan dalam konteks kelembagaan dan budaya yang berbeda antara Indonesia dan Taiwan. Penelitian ini melibatkan 36 praktisi industri dan pemangku kepentingan kunci, mencakup manajemen hotel berpredikat hijau (green hotels), akomodasi yang berkomitmen pada prinsip kelestarian lingkungan, hingga asosiasi perhotelan di kedua negara. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews), observasi lapangan, analisis dokumen organisasi, serta bukti visual, yang kemudian dianalisis secara induktif menggunakan perangkat lunak NVivo 14 dengan struktur pengkodean hierarkis.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Modal Intelektual Hijau (Green Intellectual Capital) dan Modal Struktural Hijau (Green Structural Capital) menjadi pilar utama dalam menata sistem tata kelola dan rutinitas organisasi berbasis keberlanjutan. Studi ini menemukan dua jalur transformasi yang unik: Indonesia menonjol melalui Nusantara Green Hospitality Transformation Model (NGHTM) yang dijiwai oleh kearifan lokal (indigenous sustainability wisdom) dan inovasi kreatif, sementara Taiwan menerapkan Integrated Green Hospitality Transformation Model (IGHTM) yang berorientasi pada integrasi kapabilitas tata kelola terstruktur. Kedua model menunjukkan bahwa penerapan prinsip Triple Bottom Line mampu mendorong kolaborasi nilai (value co-creation), partisipasi aktif tamu, serta ketahanan organisasi jangka panjang.

Pencapaian doktor ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang sangat signifikan bagi pengembangan industri pariwisata dan perhotelan berkelanjutan, baik di negara berkembang maupun negara maju. Kerangka kerja komparatif yang dirumuskan Rullyana menawarkan panduan strategis bagi para manajer hotel, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang regulasi serta operasional bisnis ramah lingkungan. Keberhasilan riset ini sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu menghasilkan karya ilmiah berkelas dunia yang menjawab tantangan global di sektor industri jasa hospitality.

Pencapaian akademik dan substansi riset ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs) PBB. Peristiwa ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas SDM pengajar perguruan tinggi yang berdaya saing global, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan pariwisata berkelanjutan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan operasional perhotelan hijau, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam upaya mitigasi jejak karbon industri pariwisata, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang tercermin dari kolaborasi riset internasional lintas negara antara Indonesia dan Taiwan. (fdhl)

FEB UNY Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026 di Surabaya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) berpartisipasi aktif dalam Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS (One Lecture One Scopus) 2026 yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Mövenpick Surabaya City. Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (AFE-LPTK) Indonesia dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai tuan rumah ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, serta memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kehadiran FEB UNY pada kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

Delegasi FEB UNY dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU), Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., serta Wakil Dekan Bidang Akademik (AKA), Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., bersama rombongan dosen peserta OLOS dari FEB UNY. Kegiatan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari Kongres AFE-LPTK Indonesia, workshop dan coaching clinic One Lecture One Scopus (OLOS), hingga seremoni penandatanganan kerja sama konsorsium berdampak antara AFE-LPTK dan PT Gaya Makmur Mobil. Selain itu, peserta memperoleh penguatan kapasitas publikasi internasional melalui paparan narasumber nasional maupun internasional, di antaranya Prof. Dr. Muhammad Hasan, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar dan Assoc. Prof. Ferry Jie dari Edith Cowan University, Australia. 

Keikutsertaan FEB UNY dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk terus meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring kemitraan, serta memperkuat kontribusi dosen dalam menghasilkan publikasi bereputasi internasional. Momentum penandatanganan kerja sama konsorsium juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK dengan dunia usaha dan industri dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan FEB UNY bersama para dosen peserta OLOS menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik sivitas, khususnya melalui penguatan budaya publikasi ilmiah bereputasi internasional dan pengembangan kolaborasi strategis lintas institusi.

Melalui partisipasi aktif pada Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026, FEB UNY menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif. Sinergi antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK, dunia industri, serta berbagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta dalam mewujudkan perguruan tinggi yang bereputasi internasional melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan kemitraan berkelanjutan. (umy)

Tags: SDGs 4 (Quality Education), SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDGs 17 (Partnerships for the Goals).

 

Tim PKM FEB UNY Berikan Pendampingan Pengurusan Legalitas Usaha UMKM di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Optimalisasi Legalitas Usaha UMKM melalui Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo." Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (22/7) ini diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. dengan anggota tim Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M., Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si., dan Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh empat mahasiswa FEB UNY yang turut berpartisipasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tim PKM, Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Menurutnya, legalitas usaha merupakan fondasi penting bagi UMKM untuk berkembang secara lebih profesional, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses terhadap berbagai peluang usaha, pembiayaan, dan program pemerintah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P. Beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKM FEB UNY yang telah memilih Kalurahan Pacarejo sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama antara FEB UNY dan Pemerintah Kalurahan Pacarejo dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, tidak hanya dalam pengembangan UMKM, tetapi juga pada bidang-bidang lain yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tim akademisi dari FEB UNY, tetapi juga mengundang Ilham Agus Prasetyo sebagai narasumber sekaligus praktisi yang berpengalaman dalam proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Dalam sesi pemaparannya, Ilham Agus Prasetyo menjelaskan pentingnya legalitas usaha bagi UMKM, persyaratan administrasi, tahapan pengajuan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh pelaku usaha agar proses pengurusan NIB dan sertifikasi halal dapat dilakukan dengan lebih mudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai salah satu faktor pendukung keberlanjutan bisnis. Tim PKM bersama narasumber juga menjelaskan manfaat kepemilikan NIB sebagai identitas resmi pelaku usaha serta pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan memiliki legalitas usaha yang memadai, pelaku UMKM diharapkan semakin mudah memperoleh akses terhadap pembiayaan, pendampingan, kemitraan usaha, hingga peluang untuk memperluas pasar.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan awal terkait proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Melalui sesi konsultasi dan diskusi, peserta dapat mengidentifikasi dokumen yang harus dipersiapkan, memahami alur pendaftaran, serta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses legalisasi usaha. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku UMKM untuk segera mengurus legalitas usahanya sehingga mampu meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus membuka akses terhadap berbagai program pemberdayaan dan pengembangan usaha.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Sesi diskusi dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala yang dihadapi dalam proses pengurusan legalitas usaha. Ilham Agus Prasetyo memberikan penjelasan berdasarkan pengalaman praktik di lapangan sekaligus memberikan pendampingan mengenai prosedur pengajuan NIB dan sertifikasi halal, sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai proses legalisasi usaha.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, FEB UNY berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Legalitas usaha diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing UMKM sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kalurahan Pacarejo.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas pelaku UMKM, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan usaha mikro yang produktif dan berdaya saing, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan legalitas sebagai fondasi pengembangan usaha yang berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, praktisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif. (ndy)

 

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor lewat Riset Pengembangan Website Manajemen Sport Venue

Dr. Rr. Indah Mustikawati, S.E., M.Si., Ak., CA, dosen Departemen Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), resmi menyandang gelar Doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul "Pengembangan Website Venuraga untuk E-Booking dan Manajemen Sport Venue dalam Mengoptimalkan Income Generating Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)" dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi S-3 Ilmu Keolahragaan. Sidang berlangsung Kamis, 9 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB, di Ruang Sidang Utama Lantai 3 Gedung Pascasarjana Lantai Atas (GPLA), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY, dan dihadiri keluarga promovenda, jajaran dekanat FEB UNY, serta dosen dan perwakilan tenaga kependidikan FEB UNY.

Ujian terbuka ini diuji oleh tim penguji yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan FIKK UNY Nomor 376/DST/UN34.16/T/HK.00.04/2026, terdiri atas Dr. Hedi Ardiyanto Hermawan, S.Pd., M.Or. selaku Ketua Penguji sekaligus Dekan FIKK UNY; Prof. Dr. Sumaryanti, M.S. sebagai Sekretaris Penguji; Dr. Sri Haryono, S.Pd., M.Or. selaku Penguji 1; Prof. Dr. Sigit Nugroho, M.Or. selaku Penguji 2; Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes. sebagai Promotor; serta Prof. Dr. Cerika Rismayanthi, M.Or. sebagai Kopromotor.

Dalam disertasinya, Indah mengembangkan sebuah sistem bernama Website Venuraga yang dirancang sebagai platform e-booking sekaligus manajemen keuangan sport venue di lingkungan FIKK UNY. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan, menguji kepraktisan, sekaligus mengevaluasi efektivitas Website Venuraga sebagai upaya mendukung optimalisasi income generating UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), yang dilaksanakan di tiga sport venue FIKK UNY, yaitu kolam renang, lapangan basket, dan lapangan voli, dengan melibatkan pengguna internal maupun eksternal. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket — termasuk angket validasi ahli, angket kelayakan pengguna, dan kuesioner Technology Acceptance Model (TAM) yang mengukur konstruk perceived usefulness, perceived ease of use, perceived enjoyment, customer satisfaction, dan behavioral intention. Analisis data dilakukan secara deskriptif, melalui content validity index, serta analisis struktural dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).

Hasil penelitian menunjukkan Website Venuraga berhasil dikembangkan, dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli dan uji kelayakan pengguna terbatas, praktis digunakan sebagai sistem e-booking dan manajemen keuangan sport venue, serta terbukti efektif — ditandai oleh pengaruh signifikan perceived usefulness, perceived ease of use, dan perceived enjoyment terhadap customer satisfaction dan behavioral intention, baik secara langsung maupun melalui mediasi kepuasan pengguna. Studi ini merekomendasikan perluasan implementasi sistem serta pengembangan fitur lanjutan guna mendukung transformasi digital layanan sport venue di UNY.

Ditinjau dari kontribusinya, riset ini relevan dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan tata kelola dan layanan di perguruan tinggi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sistem digital berbasis teknologi informasi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui upaya optimalisasi income generating institusi. (fdhl)

Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing di Kalurahan Pacarejo Kecamatan Semanu Gunungkidul

Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kalurahan Pacarejo Semanu Gunungkidul yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing”. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Juli 2026 di Balai Kalurahan Pacarejo diikuti sekitar 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai bidang usaha.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan motivasi berwirausaha, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan digital marketing sebagai strategi pengembangan usaha. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah ke platform digital. Tim PkM FEB terdiri dari Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., Dr. Arum Darmawati, MM, Dr. Lina Nur Hidayati, MM, Dr. Muniya Alteza, M.Si dan Nindya Nuriswati Laili, M.Sc

Kegiatan dibuka oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P., yang mengapresiasi terselenggaranya pelatihan bagi para pelaku UMKM di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis. Pelatihan diawali penyampaian materi membangun pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset), meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha, serta menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang disampaikan Dr. Penny Rahmawaty, M.Si

Materi digital marketing disampaikan oleh Dr. Arum Darmawati, S.E., M.M. bersama Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Dalam sesi ini peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital melalui media sosial, penyusunan konten promosi yang menarik, penguatan identitas merek (branding), hingga pemanfaatan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Peserta juga diajak memahami pentingnya membangun kedekatan dengan konsumen melalui komunikasi digital yang efektif.

Selanjutnya, Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si. dan Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M. menyampaikan materi literasi keuangan yang menekankan pentingnya pencatatan keuangan usaha secara sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas, serta perencanaan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Materi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, hingga pengelolaan keuangan. Diskusi tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing usaha.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara lebih optimal, menyusun pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usahanya. Dengan meningkatnya kapasitas pelaku UMKM, diharapkan produk-produk lokal Pacarejo semakin dikenal masyarakat luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Sebagai tindak lanjut, tim Pengabdian kepada Masyarakat FEB UNY berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kalurahan Pacarejo melalui berbagai program pendampingan dan penguatan kapasitas UMKM. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengimplementasikan materi yang telah diperoleh sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mewujudkan UMKM yang tangguh serta berkelanjutan. (ndy)

Tim Pengabdi FEB UNY Kembangkan Sistem Akuntansi Berbasis Web untuk Tingkatkan Pengelolaan Keuangan UMKM di Gunungkidul

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan bertajuk Peningkatan Kualitas Sistem Informasi Keuangan UMKM di Kapanewon Semanu Kabupaten Gunungkidul Sabtu (27/06/26) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Balai Padukuhan Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu ini diikuti oleh 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Dusun Kepuh dan Dusun Kenteng.

Kegiatan pengabdian diketuai oleh Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D., C.P.M., S.M.A.C., Ch.M.A. bersama tim dosen Departemen Pendidikan Akuntansi FEB UNY, yaitu Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd., Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc., dan Fitria Ningrum Sayekti, S.E., M.Acc., serta melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan UMKM, seperti pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual, belum tersusunnya laporan keuangan sesuai standar, serta masih terbatasnya pemanfaatan teknologi dalam administrasi usaha.

Sebagai solusi, tim pengabdi mengembangkan sistem akuntansi berbasis web yang diberi nama Sistem Akuntansi Keuangan Terintegrasi untuk UMKM (SAKTIKU). Sistem ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM melakukan pencatatan transaksi, mengelola data keuangan, serta menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP). Sebelum diimplementasikan kepada peserta, sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, dan penyempurnaan agar sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.

Selain memperkenalkan sistem yang telah dikembangkan, tim pengabdi juga menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan penggunaan SAKTIKU. Peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pengelolaan data usaha, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan menggunakan sistem berbasis web tersebut. Pendampingan dilakukan secara intensif agar peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri sesuai dengan karakteristik usahanya masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai diskusi berkembang mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan usaha serta pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas informasi keuangan. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman menggunakan sistem akuntansi berbasis web yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan UMKM, penerapan SAK Entitas Privat, serta keterampilan dalam memanfaatkan sistem akuntansi berbasis web. Peserta juga memberikan respons yang baik terhadap pelaksanaan pelatihan dan menyatakan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan menjadi lebih mudah, terstruktur, dan efisien.

Melalui kegiatan ini, FEB UNY terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Pengembangan dan implementasi SAKTIKU diharapkan dapat mendukung transformasi digital UMKM, meningkatkan kualitas tata kelola keuangan usaha, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Gunungkidul. (nhd)

FEB UNY Gandeng OJK Institute Gelar Riset Vaganza, Bahas Sertifikasi Finfluencer hingga Pinjaman Daring

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) bekerja sama dengan OJK Institute dan Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk "Riset Vaganza: Melek Finansial di Era Digital" pada Kamis, 2 Juli 2026. Acara yang digelar di Ruang Teater PMD FEB UNY ini menghadirkan sejumlah peneliti OJK Institute untuk memaparkan dua hasil riset terbaru, yakni mengenai penggunaan jasa financial influencer (finfluencer) di industri jasa keuangan serta perilaku masyarakat dalam menggunakan pinjaman daring dan pay later. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sekaligus memperkenalkan lebih dekat peran OJK Institute sebagai lembaga riset di bawah Otoritas Jasa Keuangan.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan di kalangan sivitas akademika di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Menurutnya, kemampuan memahami informasi keuangan secara kritis menjadi bekal penting agar masyarakat, khususnya mahasiswa, tidak mudah terjebak pada praktik investasi maupun layanan keuangan ilegal. “Semoga dengan seminar ini, para mahasiswa dan juga sivitas akademika terhindar dari praktik-praktik finansial yang bodong dan merugikan,” ujarnya.

Direktur Riset OJK Institute, Dr. Bayu Bandono, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan FEB UNY dalam penyelenggaraan seminar tersebut. Ia berharap semakin banyak mahasiswa mengenal peran OJK dan OJK Institute sebagai pusat riset di sektor jasa keuangan. Bayu juga mengajak mahasiswa yang memiliki minat dalam penelitian, penulisan ilmiah, maupun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk menjajaki peluang berkarier bersama OJK Institute. Sementara itu, Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Yunianto, turut menegaskan komitmen OJK dalam memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat melalui sinergi dengan perguruan tinggi. Sesi pemaparan kemudian dipandu oleh moderator Prof. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., CA., CFP, yang antara lain mengangkat pertanyaan mengenai langkah OJK dalam merespons fenomena semakin banyaknya influencer yang menjalin kerja sama dengan pelaku jasa keuangan untuk mempromosikan berbagai produk dan layanan.

Pertanyaan tersebut dijawab melalui paparan riset yang disampaikan oleh narasumber Endang Nuryadin, Sulistyoningsih, dan Widya Ningsih. Riset mengenai finfluencer menemukan bahwa penggunaan finfluencer memiliki potensi memperluas jangkauan edukasi dan pemasaran produk keuangan, namun juga menyimpan risiko apabila informasi yang disampaikan tidak akurat atau tidak disertai pemahaman yang memadai. Selain itu, penggunaan jasa influencer terverifikasi dan populer justru berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah pengaduan dan ekspektasi kerugian konsumen, sehingga diperlukan penguatan regulasi serta edukasi kompetensi bagi finfluencer. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi keuangan, pengawasan, serta regulasi yang mampu melindungi konsumen di era digital.

Adapun riset mengenai pinjaman daring dan pay later mengungkap bahwa keputusan masyarakat menggunakan layanan tersebut secara berulang banyak dipengaruhi oleh kesalahpahaman terhadap limit kredit (credit limit misconception) serta rendahnya literasi keuangan, dengan pengguna pinjaman online ilegal menunjukkan kondisi keuangan yang lebih rentan memburuk dibandingkan pengguna layanan berizin OJK. Di penghujung acara, OJK Institute turut memperkenalkan dua jurnal ilmiah yang dikelolanya, yaitu International Journal of Financial Systems (IJFS) dan International Journal of Islamic Financial System (IJIFS), serta layanan perpustakaan OJK yang dapat diakses masyarakat dan pegawai OJK.

Kegiatan Riset Vaganza ini sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi keuangan digital bagi mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan praktik bisnis jasa keuangan yang bertanggung jawab, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan regulasi dan perlindungan konsumen dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online tanpa izin. Selain itu, upaya mendorong inklusi dan pemahaman risiko keuangan digital yang lebih merata juga berkontribusi pada semangat SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), khususnya dalam melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dari jerat utang dan misinformasi finansial. (fdhl)

Sambutan Dekan OJK InstituteSambutan Eko YuniantoProf Ratna Candra Sari OJK Institute

FEB UNY Perkuat Kesiapan Karier Mahasiswa Indonesia di Taiwan melalui Program Pengabdian Internasional

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertaraf internasional. Bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan Cabang Chaoyang University of Technology (CYUT), tim pengabdian FEB UNY menyelenggarakan program bertajuk Empowering Career Development in Digital Era dengan tema Global Career Readiness for the Indonesian Student Association in Taiwan pada 15–16 Juni 2026 di Chaoyang University of Technology (CYUT), Taichung, Taiwan.

Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri, termasuk di Taiwan. Di tengah semakin terbukanya peluang karier global, muncul pula tantangan berupa fenomena brain drain, yaitu kecenderungan lulusan berkompetensi tinggi untuk membangun karier di luar negeri. Kondisi tersebut mendorong pentingnya pemberian wawasan mengenai perkembangan dunia kerja di Indonesia agar mahasiswa memiliki informasi yang komprehensif dalam merencanakan karier sekaligus mempertimbangkan kontribusi bagi pembangunan nasional.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim pengabdian FEB UNY yang diketuai oleh Dr. Penny Rahmawaty, S.E., M.Si. Sebanyak 45 mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPI Taiwan Cabang CYUT mengikuti kegiatan secara aktif selama dua hari. Dalam sambutannya, Dr. Penny Rahmawaty selaku ketua tim pengabdian FEB UNY menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri merupakan aset bangsa yang memiliki kompetensi, pengalaman internasional, serta jejaring global yang sangat berharga.

"Kami berharap mahasiswa Indonesia di Taiwan tidak hanya siap bersaing di tingkat global, tetapi juga mampu melihat besarnya peluang untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia. Pengalaman internasional yang dimiliki merupakan modal penting untuk membawa perubahan dan inovasi di tanah air," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop Landscape Karir Indonesia: Peluang untuk Talenta Global yang disampaikan oleh anggota tim pengabdian FEB UNY, yaitu Dr. Lina Nur Hidayati bersama Nindya Nuriswati Laili. Pada sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai perkembangan pasar kerja Indonesia, kebutuhan industri terhadap talenta global, serta berbagai sektor strategis yang menawarkan prospek karier bagi lulusan berpengalaman internasional.

Selanjutnya, narasumber yang memberikan materi Dr. Arum Darmawati bersama Dr. Endra Murti Sagoro menyampaikan materi Career Development Strategy. Melalui sesi ini, peserta dibekali strategi menyusun perencanaan karier, meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri, membangun personal branding, serta mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen di era digital. Materi juga diperkaya dengan sesi hands-on resume building dan mock interview, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan penyusunan curriculum vitae yang profesional serta memperoleh umpan balik dari narasumber.

Narasumber pada sesi berikutnya, Adin Gustina memperkenalkan Digital Career Resources Library, yaitu kumpulan berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mencari informasi lowongan kerja, mengikuti pelatihan profesional, memperoleh sertifikasi, serta membangun jejaring karier secara global.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi yang aktif, sesi tanya jawab, simulasi wawancara, hingga konsultasi pengembangan karier secara individual. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, mayoritas peserta menyatakan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai peluang karier di Indonesia serta strategi yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

Ketua PPI Taiwan Cabang CYUT Taichung, Sinfei Virsen Hamijaya, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan FEB UNY dan tim pengabdian FEB UNY. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa Indonesia di Taiwan mengenai perkembangan dunia kerja di tanah air sekaligus membantu mereka menyusun perencanaan karier yang lebih matang.

Melalui kegiatan ini, FEB UNY bersama tim pengabdian FEB UNY tidak hanya melaksanakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat jejaring internasional dengan komunitas mahasiswa Indonesia di luar negeri. Kolaborasi bersama PPI Taiwan diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa Indonesia sebagai talenta global yang siap memberikan kontribusi bagi bangsa.

Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi mahasiswa Indonesia di luar negeri. (nndy)

Tim PKM FEB UNY Berikan Pelatihan Literasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga Pelaku UMKM di Padukuhan Kenteng

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan Pelatihan Literasi dan Pengelolaan Keuangan Keluarga bagi ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Padukuhan Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, pada 20 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) FEB UNY dengan tema "Penguatan Tata Kelola Keuangan Keluarga melalui Literasi Keuangan Sederhana".

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat kemampuan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih terencana, disiplin, dan berkelanjutan. Selain berperan sebagai pengelola keuangan rumah tangga, sebagian besar peserta juga menjalankan berbagai usaha mikro, seperti usaha kuliner, perdagangan, dan kerajinan, sehingga pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menjadi sangat penting untuk mendukung keberlangsungan usaha maupun kesejahteraan keluarga.

Kegiatan diikuti oleh puluhan anggota PKK dan ibu rumah tangga di Padukuhan Kenteng. Selama pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab mengenai berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan keluarga dan usaha.

Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. R. Andro Zylio Nugraha, M.Acc., yang mengulas konsep dasar literasi keuangan sederhana sebagai fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran rumah tangga, mengelola dana darurat, membangun kebiasaan menabung, serta melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Penyampaian materi dikemas dengan bahasa yang sederhana disertai contoh-contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh peserta.

Salah satu materi yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Narasumber menjelaskan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang mencampurkan kedua jenis keuangan tersebut sehingga sulit mengetahui keuntungan usaha yang sebenarnya. Melalui pencatatan keuangan yang sederhana namun dilakukan secara konsisten, pelaku UMKM dapat memantau arus kas, menghitung laba usaha secara lebih akurat, serta mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun pencatatan keuangan menggunakan buku kas keluarga sederhana. Melalui praktik tersebut, peserta belajar mencatat pemasukan, pengeluaran, dan saldo keuangan secara sistematis sehingga dapat mengetahui kondisi keuangan keluarga setiap bulan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi penyusunan anggaran rumah tangga dan pengendalian pengeluaran berdasarkan skala prioritas kebutuhan.

Ketua Tim PKM, Dr. Abdullah Taman, S.E., M.Si., Ak., menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan hidup yang sangat penting dimiliki oleh setiap keluarga. Menurutnya, keluarga yang mampu mengelola keuangan secara baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi, memiliki kemampuan merencanakan kebutuhan masa depan, serta lebih tangguh dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM FEB UNY berharap peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan baru dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha secara lebih tertib dan berkelanjutan. Penerapan pencatatan keuangan, penyusunan anggaran, serta pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan UMKM sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi atas permasalahan nyata di masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan literasi keuangan masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendorong terciptanya keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (nhd)

Delegasi FEB UNY Berpartisipasi dalam Sustainable International Community Service (SICS) 2026 di Desa Wisata Penglipuran Bali Dukung Pencapaian SDGs

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui partisipasi dalam Sustainable International Community Service (SICS) 2026 yang diselenggarakan pada 29 Juni-2 Juli 2026 di Bali. Pada kegiatan ini, Umar Yeni Suyanto, dosen FEB UNY, menjadi salah satu delegasi yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Program ini mengusung tema "Advancing Sustainable Communities Through Global Academic Collaboration" sebagai upaya memperkuat kolaborasi akademik internasional dalam mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. 

SICS 2026 mempertemukan akademisi, mahasiswa, dan mitra internasional dari berbagai perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi. Di Desa Wisata Penglipuran, peserta melaksanakan International Community Service (ICS) melalui observasi lapangan, diskusi, dan pendampingan pada berbagai sektor, seperti pengembangan UMKM bambu, pengelolaan homestay dan pariwisata, pendidikan dasar, serta penguatan produk lokal Loh-Loh Cencem sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan praktik baik dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. 

Sebagai delegasi FEB UNY, Umar Yeni Suyanto aktif mengikuti rangkaian kegiatan bersama masyarakat dan mitra internasional. "Kegiatan SICS 2026 merupakan wujud komitmen FEB UNY dalam berkontribusi aktif kepada masyarakat melalui kolaborasi internasional. Program ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi dunia, tetapi juga selaras dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta sebagai universitas yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kontribusi perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," ujar Umar Yeni Suyanto.

Kegiatan ini mendukung implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pertukaran pengetahuan lintas negara, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM desa wisata, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah desa, dan mitra internasional. Sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung SDGs, partisipasi FEB UNY pada SICS 2026 diharapkan dapat memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kontribusi tridarma perguruan tinggi bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. (umr)

Tags: SDG 4 - Pendidikan Berkualitas; SDG 8 - Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; SDG 11 - Kota dan Komunitas Berkelanjutan; SDG 17 - Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pages