Program Lomba Kebersihan Kelas: Upaya Mahasiswa Praktik Kependidikan Wujudkan Ruang Belajar Sehat dan Nyaman sebagai Implementasi SDGs 11
Submitted by feb on Tue, 29/09/2026 - 11:10
Sejumlah mahasiswa Praktik Kependidikan yang berada di SMA Negeri 7 Yogyakarta menginisiasi Program Lomba Kebersihan Kelas yang berlangsung rutin sejak Agustus hingga September 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa di setiap kelas sebagai objek pengamatan dan penilaian, dengan mahasiswa praktik kependidikan berperan mengamati serta menilai kondisi kebersihan, kelengkapan, dan penataan tata letak ruang kelas, sementara pihak sekolah turut mendukung penuh berjalannya program ini. Program ini merupakan bentuk konkret implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-11, yaitu Sustainable Cities and Communities, yang menekankan pentingnya mewujudkan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, yang terwujud pada skala terkecil melalui ruang kelas.
Program Lomba Kebersihan Kelas ini diinisiasi dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif, serta menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan rasa tanggung jawab siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Pelaksanaan program berbentuk pengamatan dan penilaian berkala terhadap tiga aspek utama, yaitu kebersihan ruang kelas, kelengkapan sarana prasarana, serta penataan tata letak kelas. Penilaian dilakukan oleh 6 mahasiswa Praktik kependidikan tanpa intervensi langsung terhadap aktivitas kebersihan siswa, sehingga kondisi kelas sepenuhnya menjadi inisiatif dan tanggung jawab siswa sendiri. Hasil penilaian diumumkan dan diberikan apresiasi kepada kelas dengan capaian terbaik pada setiap pelaksanaan upacara bendera, sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi seluruh kelas untuk terus menjaga kebersihan dan kerapian ruang belajarnya. Program ini melibatkan tiga pihak, yaitu mahasiswa praktik kependidikan sebagai pengamat dan penilai, siswa di setiap kelas sebagai pihak yang menjaga kondisi kelasnya, serta sekolah yang memberikan dukungan dan ruang bagi keberlangsungan program, termasuk momentum apresiasi pada saat upacara.
Hasil yang terlihat dari pelaksanaan program ini yaitu terwujudnya ruang kelas yang lebih nyaman untuk pembelajaran, yang turut memberikan manfaat pada lingkungan sekitar yang lebih bersih dan terjaga dari kotoran. Program ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, dan kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan belajar, sekaligus mendorong terbentuknya budaya menjaga lingkungan sekolah secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan membentuk kebiasaan dan karakter siswa yang terbawa hingga ke luar lingkungan sekolah, sehingga nilai kepedulian terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan yang ditanamkan sejak di bangku sekolah dapat menjadi bekal sikap yang melekat pada diri siswa di kemudian hari. Capaian ini sejalan dengan SDGs 11, di mana lomba kebersihan kelas menjadi upaya nyata mewujudkan ruang kelas sebagai cerminan mini dari prinsip pengelolaan ruang yang layak dan berkelanjutan.
Program Lomba Kebersihan Kelas diharapkan dapat terus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, meskipun masa penugasan mahasiswa Praktik Kependidikan di SMA Negeri 7 Yogyakarta pada akhirnya akan berakhir. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk turut menerapkan langkah serupa, sehingga semangat menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya berhenti pada siswa saja, melainkan menyebar dan tumbuh menjadi budaya bersama di seluruh lingkungan sekolah demi terciptanya ruang belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan secara menyeluruh. Terakhir, melalui program ini dapat menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga, baik bagi siswa dalam membangun kebiasaan positif, maupun bagi mahasiswa Praktik Kependidikan dalam merancang kegiatan yang berdampak nyata bagi lingkungan sekolah selama masa penugasan mereka.
























