SDGs #17 Kemitraan

Dekan FEB UNY Pimpin Rapat Kerja Perdana AFE-LPTK Periode 2026–2029

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Sutirman, M.Pd., resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Asosiasi Fakultas Ekonomi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan periode 2026–2029. Penetapan tersebut disahkan melalui Keputusan Kongres V AFE-LPTK yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya pada 23–24 Juli 2026. Kepemimpinan ini menegaskan peran aktif FEB UNY dalam mengawal penguatan tata kelola serta peningkatan mutu pendidikan tinggi ekonomi nasional.

Organisasi AFE-LPTK menaungi 12 fakultas ekonomi LPTK se-Indonesia sebagai wadah kolaborasi dalam menyelaraskan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kemahasiswaan.

Mengawali masa bakti kepengurusan, AFE-LPTK menyelenggarakan Rapat Kerja Penyusunan Program Kerja Tahun 2026 di Four Points by Sheraton Makassar pada 18–20 September 2026. Forum tersebut dihadiri oleh jajaran Dekan dan Wakil Dekan dari seluruh institusi anggota untuk membahas penyusunan program kerja, perubahan anggaran dasar, serta penetapan arah kebijakan asosiasi.

Dr. Sutirman menyampaikan bahwa penguatan sinergi antar-LPTK menjadi kunci utama dalam merespons dinamika pendidikan dan tantangan ekonomi global. Melalui perumusan program yang terintegrasi, AFE-LPTK berfokus pada peningkatkan mutu pengajaran, perluasan publikasi ilmiah bereputasi, serta optimalisasi kerja sama kelembagaan. Peningkatan capaian prestasi mahasiswa anggota AFE-LPTK menjadi perhatian utama.

Langkah strategis kepemimpinan FEB UNY dalam AFE-LPTK ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan poin 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi berkelanjutan antar-perguruan tinggi LPTK ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan mutu pendidikan tinggi ekonomi di seluruh Indonesia. (ist/fdh)

Pintu Pertama Pelayanan Sekolah: Implementasi Piket Lobi sebagai Bentuk Kelembagaan yang Tertib dan Akuntabel Mendukung SDGs 16 di SMA Negeri 1 Jetis

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan piket lobi di SMA Negeri 1 Jetis sebagai bentuk pelayanan administratif harian bagi warga sekolah. Kegiatan ini berlangsung mulai Selasa, 21 Juli 2026 hingga Jumat, 11 September 2026 yang dilaksanakan secara bergantian antar mahasiswa PK. Salah satu mahasiswa yang bertugas adalah Mariska Febrianasari dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh siswa, guru, orang tua, serta tamu dari luar sekolah yang memerlukan pelayanan di area lobi. Sebagai pintu pertama pelayanan sekolah, kegiatan piket lobi ini berkontribusi langsung dalam mendukung pencapaian tata kelola administrasi yang tertib dan akuntabel.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sistem pelayanan sekolah yang tertib, terdokumentasi, dan mudah dipertanggungjawabkan. Kegiatan piket dilaksanakan secara bergantian antar mahasiswa PK, dengan pembagian jam sesuai kebutuhan sekolah yaitu mulai pukul 07.00-15.00 WIB. Mariska biasanya mendapat jadwal piket pagi pukul 07.00-09.00 atau piket siang pukul 12.00-14.00 WIB. Pada sesi pagi, mahasiswa piket melakukan pencatatan dan menangani siswa yang terlambat masuk sekolah akibat berbagai alasan seperti terlambat bangun, terjebak kemacetan lalu lintas, maupun keperluan mendesak seperti mencetak tugas sebelum masuk kelas. Selain itu, mahasiswa piket juga bertugas menerima surat izin yang dititipkan langsung oleh orang tua siswa agar disampaikan ke kelas sebagai bagian dari komunikasi antara pihak keluarga dan sekolah. Pada sesi siang, mahasiswa piket menerima tamu dari luar sekolah, seperti pihak kepolisian dan pegawai Bank Mandiri, mengarahkan tamu yang mencari ruang aula, waka, atau ingin bertemu guru, serta melayani siswa yang izin meninggalkan pembelajaran karena sakit atau keperluan mencetak tugas maupun latihan lomba. Siswa yang sakit hanya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan surat keterangan dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Seluruh proses tersebut melibatkan mahasiswa PK, guru piket, guru mata pelajaran, serta petugas UKS, dan diwajibkan melalui mekanisme surat resmi yang dicatat dan diberi cap oleh petugas lobi.   

Melalui pelaksanaan piket lobi, mahasiswa PK belajar menerapkan prinsip pelayanan publik yang tertib, transparan, dan akuntabel di lingkungan sekolah. Kegiatan ini mencakup pencatatan keterlambatan siswa, penerbitan surat izin, serta penerimaan dan pengarahan tamu sesuai prosedur yang berlaku. Pelaksanaan piket membantu menciptakan administrasi yang lebih rapi, terorganisir, dan mudah ditelurusi kembali sekaligus mengurangi potensi kesalahpahaman antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua. Selain itu, pelayanan yang dilakukan secara teratur turut menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi warga sekolah maupun tamu yang berkunjung. Bagi mahasiswa PK, kegiatan ini memberikan pengalaman secara langsung dalam menerapkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan. Pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan SDGs 16 yang mendorong terciptanya kelembagaan yang efektif, inklusif, transparan, dan akuntabel termasuk dalam lingkungan pendidikan.

Ke depannya, diharapkan sistem piket lobi ini dapat terus dijalankan secara konsisten oleh mahasiswa PK selanjutnya sebagai bagian dari budaya pelayanan sekolah yang tertib dan berkelanjutan. Mahasiswa PK juga berharap pengalaman ini dapat ditindaklanjuti dengan evaluasi berkala terhadap alur pelayanan lobi misalnya melalui penyusunan buku panduan piket, digitalisasi pencatatan surat izin dan kunjungan tamu, serta sosialisasi prosedur pelayanan kepada seluruh warga sekolah agar semakin dipahami dan dipatuhi bersama. Dengan demikian, pelayanan kepada siswa, guru, orang tua, dan tamu sekolah dapat terus ditingkatkan kualitasnya sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mewujudkan kelembagaan pendidikan yang tertib, akuntabel, dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs 16 di masa mendatang. (mrs)

Torehkan Prestasi Nasional, Guru Besar FEB UNY Raih penghargaan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor OJK Daerah Terbaik 2026 

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS berhasil memenangkan penghargaan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor OJK Daerah Terbaik yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat. Penghargaan ini diberikan atas keaktifan dan kepedulian Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS dalam menggerakkan eduukasi literasi keuangan untuk masyarakat dari berbagai kalangan baik pelajar, ibu rumah tangga dan masyarakat umum lainnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam puncak acara Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi pada Jumat, 28 Agustus 2026. Acara nasional bertema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” ini dihadiri lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa. Turut hadir pula sejumlah pejabat penting, seperti Ketua Dewan Komisioner OJK Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, S.E., M.P.M., Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, S.E., M.E., Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Dr. Herman Saheruddin, S.E., M.Sc., Anggota Dewan Komisioner LPS Ferdinand D. Purba, S.E., M.A., serta jajaran pimpinan daerah dan pelaku industri jasa keuangan lainnya.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS. dalam membimbing masyarakat agar lebih bijak mengelola keuangan. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan kepedulian nyata akademisi UNY terhadap peningkatan literasi finansial di Indonesia. Pencapaian ini diharapkan mampu menginspirasi banyak pihak untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Berkontribusi dalam Pelaksanaan PKM bagi Guru Akuntansi MGMP Kota dan Kabupaten Magelang

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut serta membantu tim dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi guru Akuntansi yang tergabung dalam MGMP Kota dan Kabupaten Magelang. Kegiatan berjudul "Pendampingan Penguatan Pemahaman Teori dan Praktik Penyusunan Laporan Arus Kas Berbasis Digital bagi Guru Akuntansi MGMP Kota dan Kabupaten Magelang" ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer Akuntansi SMK Negeri 2 Magelang pada Jumat (31/08/26) lalu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui penguatan pemahaman teori dan praktik berbasis digital sekaligus berkontribusi terhadap lima poin Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDGs 1, SDGs 4, SDGs 8, SDGs 9, dan SDGs 17.

Pendampingan ini bertujuan memperkuat pemahaman guru mengenai teori sekaligus praktik menyusun laporan arus kas agar lebih relevan dengan pembelajaran dan dunia kerja. Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi, penyampaian materi, dan pendampingan praktik. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman laporan arus kas, perbedaan laba berbasis akrual dengan kas yang diterima atau dikeluarkan, pengelompokan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, serta metode langsung dan tidak langsung. Peserta kemudian mempraktikkan penyusunan laporan arus kas menggunakan spreadsheet mulai dari input transaksi, klasifikasi arus kas, perhitungan, hingga penyusunan laporan akhir. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) SMK Negeri 2 Magelang, salah satunya Yulia Nuraeni Suci (NIM 23080430034) Program Studi Pendidikan Akuntansi-S1 UNY, yang bertugas sebagai master of ceremony (MC) sekaligus membantu berbagai persiapan teknis seperti penataan ruangan, pencatatan kehadiran, distribusi konsumsi, dan pendampingan guru selama praktik berlangsung. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan tim dosen UNY berjumlah 5 dosen bersama sekitar 20 guru Akuntansi MGMP Kota dan Kabupaten Magelang.

Pendampingan ini memberikan dampak positif dan manfaat berupa peningkatan pemahaman konseptual dan praktik guru dalam menyusun laporan arus kas. Penggunaan spreadsheet sebagai media digital membantu guru memahami alur penyusunan laporan sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi peserta didik. Kontribusi kegiatan ini terhadap SDGs terlihat dari beberapa aspek yaitu mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru untuk pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) karena pembelajaran yang mendekati praktik dunia kerja membantu mempersiapkan siswa SMK dengan keterampilan relevan, SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan teknologi digital dalam pembelajaran, serta SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) karena peningkatan kualitas pendidikan turut mendukung kesiapan kerja yang meningkatkan ekonomi siswa. Kolaborasi antara UNY dan MGMP dalam kegiatan ini juga mencerminkan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Hasil pendampingan ini diharapkan bermanfaat oleh guru Akuntansi dalam pembelajaran di sekolah. Template laporan arus kas berbasis spreadsheet dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran praktik. Melalui forum MGMP, guru juga diharapkan dapat saling berbagi pengalaman serta terus mengembangkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Akuntansi sehingga kegiatan ini berdampak bagi peningkatan kompetensi guru, kualitas pembelajaran, dan kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja. (yns)

Perkuat Global Mindset dan Transformasi Digital, Mahasiswa MM UNY Ikuti 2026 "Zhi & Xing Guizhou" Silk Road Youth Exchange Program di Tiongkok

Dalam rangka memperluas wawasan internasional serta memahami implementasi teknologi modern dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) angkatan 2025, Regita Lestariyan Lainy, berpartisipasi dalam ajang 2026 "Zhi & Xing Guizhou" Silk Road Youth Exchange Program di Republik Rakyat Tiongkok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung integrasi Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam fungsi Learning and Development (L&D), otomatisasi industri, serta pengembangan strategi kepemimpinan lintas budaya (cross-cultural leadership) di era global.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama 9 hari, mulai tanggal 24 Juli hingga 1 Agustus 2026, dan berlokasi di beberapa kota strategis di Tiongkok, antara lain Beijing, Guiyang, Anshun, Duyun, Danzhai, dan Sandu.

Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda akademik, kunjungan industri, hingga eksplorasi budaya. Kegiatan diawali dengan kunjungan sejarah ke Great Wall serta Courtesy Call ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing untuk mempererat hubungan diplomatik dan jejaring pendidikan.

Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan industri ke perusahaan AI Chinese untuk mengamati demonstrasi platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan seperti Knowly sebagai sarana upskilling dan reskilling SDM modern. Di Provinsi Guizhou, delegasi mengikuti Welcome Ceremony dan kelas bahasa serta kaligrafi Mandarin di Guizhou Vocational College of Economics and Business.

Studi lapangan juga dilakukan di Anshun Tourism Group di Huangguoshu Waterfall untuk mengamati penerapan Smart Tourism, dilanjutkan dengan kunjungan ke Balinghe Bridge Museum, serta eksplorasi pengelolaan data makro di National Big Data Exhibition Center di Guiyang.

Selain agenda berbasis teknologi, peserta juga mendapatkan pengalaman pertukaran budaya melalui Workshop Miao Batik Intangible Cultural Heritage di Duyun dan studi kebudayaan etnis Shui di Sandu. Rangkaian program diakhiri dengan observasi penerapan IoT pada perkebunan teh modern di Duyun Maojian Tea Digital Demonstration Park serta penutupan resmi pada acara Graduation Ceremony.

Melalui keikutsertaan dalam program ini, mahasiswa MM FEB UNY berhasil memperoleh pemahaman mendalam mengenai data-driven HRD, membangun jejaring kolaborasi internasional, serta meningkatkan keterampilan komunikasi interkultural. Hasil dan pengalaman ini diharapkan dapat menjadi best practices yang diadopsi dalam pengembangan kompetensi manajerial, riset akademis, maupun pengelolaan organisasi di Indonesia. (rgt)

FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia Perkuat Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kolaborasi Literasi Keuangan Digital Berkelanjutan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak, Kampus Tapah, Malaysia pada 17 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kampus UiTM Tapah tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat antara kedua institusi. Kerja sama ini sekaligus mendukung pengembangan program internasional yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan sosial melalui pendekatan multidisiplin.

Delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dipimpin oleh Dr. Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D bersama Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, pihak Faculty of Accountancy UiTM diwakili oleh Dr. Enny Nurdin Sutan Maruhun, yang saat ini menjabat sebagai Head of Centre of Studies, Faculty of Accountancy, UiTM Perak Branch, Kampus Tapah. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Coordinator Program Diploma in Accountancy dan merupakan dosen senior dengan bidang keahlian Enterprise Risk Management, Financial Accounting, Financial Reporting, serta Corporate Governance.  

Kolaborasi ini mengusung tema "Strengthening the Financial Resilience of Indonesian Migrant Workers", yang dilaksanakan melalui sinergi antara Universitas Negeri Yogyakarta, DESAMIND, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) dalam pengembangan Sustainable Digital Financial Literacy. Program tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan finansial pekerja migran Indonesia melalui penguatan literasi keuangan digital yang berkelanjutan sehingga mampu mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja migran.

Melalui kerja sama ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program bersama yang mencakup pertukaran akademik, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum, serta penyelenggaraan seminar dan kegiatan ilmiah lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Penandatanganan dokumen kerja sama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk terus mempererat hubungan kemitraan internasional.

Kerja sama antara FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi global yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat. (ans)

Kegiatan Tindak Lanjut FEB UNY - Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia

Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali mendampingi pengurus organisasi penyandang disabilitas OHANA Indonesia melalui kegiatan “Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia” di Kantor Unit Layanan Disabilitas Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelatihan sebelumnya. Pendampingan difokuskan pada penerapan pencatatan keuangan yang transparan dan akuntabel melalui pengerjaan studi kasus, diskusi kendala, serta pemeriksaan setiap tahapan penyusunan laporan bersama tim pengabdi.

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP. mendampingi peserta melakukan penjurnalan transaksi organisasi. Peserta belajar mengenali bukti transaksi, menentukan akun yang terpengaruh, memahami debit dan kredit, serta mencatat transaksi ke dalam jurnal umum dengan cara sederhana dan bertahap.

Latihan menggunakan studi kasus organisasi mencakup sumbangan dengan dan tanpa pembatasan, pendapatan kegiatan, biaya operasional, pembelian peralatan, dan penyusutan. Transaksi ditelusuri dari jurnal umum ke buku besar agar peserta memahami alur pencatatan secara utuh.

Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc. melanjutkan pendampingan penyusunan laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan laporan posisi keuangan. Latihan juga menekankan pemisahan sumber daya dengan dan tanpa pembatasan agar dana digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.

Melalui praktik tersebut, peserta melihat keterkaitan antara transaksi, jurnal, buku besar, dan laporan keuangan. Pendekatan ini menegaskan bahwa transparansi organisasi dibangun melalui pencatatan yang rutin, konsisten, dan didukung bukti transaksi yang memadai.

Kesan Supriyatno salah satu peserta tunanetra menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Grup WhatsApp diharapkan tetap aktif sebagai ruang konsultasi ketika peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan di organisasi masing-masing. Kegiatan yang interaktif juga memberi kesempatan kepada peserta untuk meminta penjelasan ulang, menguji pemahaman, dan mendiskusikan kebutuhan organisasinya.

Melalui rangkaian pelatihan ini, pengurus OHANA Indonesia diharapkan semakin percaya diri menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel untuk mendukung pengambilan keputusan, menjaga kepercayaan anggota dan mitra, serta memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen FEB UNY terhadap pengabdian yang inklusif, aplikatif, dan berkelanjutan sekaligus mencerminkan semangat FEB UNY Berdampak dan Diktisaintek Berdampak.

Tim Pelaksana

Dosen: Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP.; Dian Juliani, S.E., M.Sc.; Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc.; dan Annisa Ratna Sari, S.Pd., M.S.Ed., Ph.D.

Mahasiswa: Mawadatun Kafidah; Angelia Intan Revalina; Dewi Cahyani Putri; Saufi Afriyandi; dan Hani Suciati.

Penulis: Dian Juliani

FEB UNY Berikan Literasi Keuangan Digital bagi Keluarga Pekerja Migran Indonesia melalui Kolaborasi dengan Desamind dan Universiti Teknologi MARA

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar program penguatan ketahanan finansial bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sanggar Belajar Kepong, Malaysia, pada 16 Juli 2026. Mengusung fokus literasi keuangan digital berkelanjutan, kegiatan kolaboratif ini dirancang untuk membekali generasi muda PMI dengan pemahaman manajemen keuangan modern sejak dini demi menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka di masa depan.

Inisiatif lintas negara ini dipimpin oleh Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D., bersama anggota tim dosen FEB UNY yang terdiri dari Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Program ini semakin solid berkat sinergi strategis bersama organisasi sosial Desamind serta akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Dr. Masetah Ahmad Tarmizi, yang turut mengawal penyampaian materi agar adaptif dengan dinamika lokal.

Sebanyak 50 anak PMI yang menimba ilmu di Sanggar Belajar Kepong mengikuti rangkaian pelatihan edukatif ini dengan penuh antusias. Melalui simulasi interaktif dan pengenalan instrumen keuangan digital secara aman, para peserta diajak memahami konsep dasar perencanaan anggaran, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan teknologi finansial secara bijak. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong anak-anak menjadi agen perubahan dalam mendampingi orang tua mereka mengelola remitansi hasil kerja keras di perantauan.

Ketua Tim PKM Internasional FEB UNY, Ani Widayati, menegaskan bahwa pemahaman finansial yang kuat pada anak-anak pekerja migran merupakan fondasi penting untuk memutus rantai kerentanan ekonomi keluarga. Kolaborasi akademik dan komunitas ini bukan sekadar memberikan pengetahuan teknis, melainkan juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang agar hasil jerih payah PMI dapat teralokasikan secara produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian internasional ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan edukasi finansial nonformal yang inklusif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) lewat pemberdayaan ketahanan ekonomi keluarga pekerja migran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis lintas batas antara perguruan tinggi UNY, UiTM, dan lembaga masyarakat Desamind. (agt)

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor di Taiwan, Salurkan Riset Transformasi Perhotelan Hijau Indonesia-Taiwan

Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), Rullyana Puspitaningrum Mamengko, S.Pd., M.M., Ph.D., resmi meraih gelar Doktor (Doctor of Philosophy) pada ujian sidang yang digelar di National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Rullyana berhasil menyelesaikan studinya pada Program Studi Ph.D. in Business Intelligence setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul "Green Hospitality Transformation: A Comparative Qualitative Study of Sustainability Transformation in Indonesian and Taiwanese Green Hotels". Pencapaian akademik ini semakin memperkuat barisan tenaga pendidik berkualitas internasional di lingkungan FEB UNY dalam mengarungi tantangan pendidikan global.

Prosesi kelulusan dan ujian disertasi tersebut berjalan dengan khidmat di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para pakar ternama lintas perguruan tinggi di Taiwan. Tim pembimbing akademik dipimpin oleh Dr. Lee (李力昌) sebagai Advisor utama dan Prof. Chen (陳光華) sebagai Co-Advisor dari NKUST. Selain itu, dewan penguji juga diperkuat oleh pakar hospitality dan bisnis terkemuka, yaitu Prof. Liu (劉修祥) dari Tainan University of Science and Technology, Prof. Huang (黃靖淑) dari National Pingtung University of Science and Technology, Prof. Lin (林宜親) dari National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, serta Prof. He (何秉燦) dari NKUST.

Riset disertasi Rullyana menggunakan pendekatan kualitatif komparatif studi kasus mendalam untuk memetakan evolusi kapabilitas keberlanjutan dalam konteks kelembagaan dan budaya yang berbeda antara Indonesia dan Taiwan. Penelitian ini melibatkan 36 praktisi industri dan pemangku kepentingan kunci, mencakup manajemen hotel berpredikat hijau (green hotels), akomodasi yang berkomitmen pada prinsip kelestarian lingkungan, hingga asosiasi perhotelan di kedua negara. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews), observasi lapangan, analisis dokumen organisasi, serta bukti visual, yang kemudian dianalisis secara induktif menggunakan perangkat lunak NVivo 14 dengan struktur pengkodean hierarkis.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Modal Intelektual Hijau (Green Intellectual Capital) dan Modal Struktural Hijau (Green Structural Capital) menjadi pilar utama dalam menata sistem tata kelola dan rutinitas organisasi berbasis keberlanjutan. Studi ini menemukan dua jalur transformasi yang unik: Indonesia menonjol melalui Nusantara Green Hospitality Transformation Model (NGHTM) yang dijiwai oleh kearifan lokal (indigenous sustainability wisdom) dan inovasi kreatif, sementara Taiwan menerapkan Integrated Green Hospitality Transformation Model (IGHTM) yang berorientasi pada integrasi kapabilitas tata kelola terstruktur. Kedua model menunjukkan bahwa penerapan prinsip Triple Bottom Line mampu mendorong kolaborasi nilai (value co-creation), partisipasi aktif tamu, serta ketahanan organisasi jangka panjang.

Pencapaian doktor ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang sangat signifikan bagi pengembangan industri pariwisata dan perhotelan berkelanjutan, baik di negara berkembang maupun negara maju. Kerangka kerja komparatif yang dirumuskan Rullyana menawarkan panduan strategis bagi para manajer hotel, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang regulasi serta operasional bisnis ramah lingkungan. Keberhasilan riset ini sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu menghasilkan karya ilmiah berkelas dunia yang menjawab tantangan global di sektor industri jasa hospitality.

Pencapaian akademik dan substansi riset ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs) PBB. Peristiwa ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas SDM pengajar perguruan tinggi yang berdaya saing global, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan pariwisata berkelanjutan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan operasional perhotelan hijau, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam upaya mitigasi jejak karbon industri pariwisata, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang tercermin dari kolaborasi riset internasional lintas negara antara Indonesia dan Taiwan. (fdhl)

FEB UNY Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026 di Surabaya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) berpartisipasi aktif dalam Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS (One Lecture One Scopus) 2026 yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Mövenpick Surabaya City. Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (AFE-LPTK) Indonesia dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai tuan rumah ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, serta memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kehadiran FEB UNY pada kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

Delegasi FEB UNY dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU), Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., serta Wakil Dekan Bidang Akademik (AKA), Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., bersama rombongan dosen peserta OLOS dari FEB UNY. Kegiatan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari Kongres AFE-LPTK Indonesia, workshop dan coaching clinic One Lecture One Scopus (OLOS), hingga seremoni penandatanganan kerja sama konsorsium berdampak antara AFE-LPTK dan PT Gaya Makmur Mobil. Selain itu, peserta memperoleh penguatan kapasitas publikasi internasional melalui paparan narasumber nasional maupun internasional, di antaranya Prof. Dr. Muhammad Hasan, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar dan Assoc. Prof. Ferry Jie dari Edith Cowan University, Australia. 

Keikutsertaan FEB UNY dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk terus meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring kemitraan, serta memperkuat kontribusi dosen dalam menghasilkan publikasi bereputasi internasional. Momentum penandatanganan kerja sama konsorsium juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK dengan dunia usaha dan industri dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan FEB UNY bersama para dosen peserta OLOS menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik sivitas, khususnya melalui penguatan budaya publikasi ilmiah bereputasi internasional dan pengembangan kolaborasi strategis lintas institusi.

Melalui partisipasi aktif pada Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026, FEB UNY menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif. Sinergi antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK, dunia industri, serta berbagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta dalam mewujudkan perguruan tinggi yang bereputasi internasional melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan kemitraan berkelanjutan. (umy)

Tags: SDGs 4 (Quality Education), SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDGs 17 (Partnerships for the Goals).

 

Pages