SDGs #17 Kemitraan

Estafet Kepemimpinan: FEB UNY Resmi Lantik 112 Pengurus Ormawa Baru Periode 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi memulai babak baru kepengurusan organisasi mahasiswa melalui prosesi pelantikan yang khidmat. Bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY pada Jumat (20/2), acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, Kepala Departemen, hingga Dosen Pembimbing Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Sebanyak 112 mahasiswa terpilih mengikrarkan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dekan, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan pengurus lama (demisioner) dan pengurus baru. Momentum ini menandai penyerahan tanggung jawab sekaligus apresiasi atas dedikasi pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi bagi dinamika kemahasiswaan di lingkungan FEB UNY.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru dilantik. Beliau menekankan bahwa pengalaman berorganisasi adalah laboratorium nyata yang akan membedakan kualitas lulusan di masa depan. Menurutnya, berorganisasi melatih mahasiswa untuk terbiasa dengan manajemen tugas, seperti penyusunan proposal hingga eksekusi kegiatan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.

Lebih lanjut, Dr. Sutirman mengingatkan bahwa Ormawa merupakan subsistem dari FEB UNY yang harus bergerak dalam koridor aturan lembaga. Beliau menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta izin resmi fakultas dalam setiap aktivitas yang dijalankan. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sembari tetap menjadi individu yang kreatif, unggul, dan berkelanjutan, termasuk didorong untuk berpartisipasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang akan datang.

Prosesi pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan koordinasi perdana antara pengurus baru dengan dosen pembimbing masing-masing. Suasana optimisme terpancar dari para mahasiswa yang siap membawa inovasi baru bagi ormawa di tingkat departemen maupun fakultas, dengan harapan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa FEB UNY baik di level nasional maupun internasional.

Kegiatan pelantikan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills kepemimpinan dan manajerial, fakultas turut berkontribusi dalam membangun institusi yang kuat dan inklusif demi mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten. (ist/fdhl)

Perkuat Sinergi, IAEI DIY Gelar Rapat Kerja dan Jalin Kerja Sama dengan FEB UNY

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPW IAEI DIY guna merumuskan arah kebijakan dan program strategis organisasi untuk periode mendatang.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPW DIY IAEI, Ahmad Akbar Susamto, Ph.D., yang menekankan pentingnya konsolidasi program kerja yang berdampak nyata. Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Penasihat DPW IAEI DIY, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam arahannya memberikan pandangan mengenai penguatan peran akademisi dan praktisi dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Yogyakarta.

Agenda utama rapat kerja ini dibagi menjadi dua sesi, yakni rapat kerja per bidang dan sidang pleno. Dalam sesi per bidang, para pengurus merancang program-program spesifik yang berkaitan dengan riset, edukasi, serta pendampingan ekonomi masyarakat. Hasil rumusan dari tiap bidang kemudian dipaparkan dalam sidang pleno untuk disepakati sebagai agenda kerja kolektif organisasi selama satu tahun ke depan.

Bersamaan dengan agenda tersebut, dilaksanakan pula seremoni penandatanganan kerja sama (MoA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) dengan IAEI DIY. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berbasis ekonomi Islam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi pendidikan dengan asosiasi profesi.

Dekan FEB UNY dalam sambutannya menyatakan bahwa ekonomi syariah kini semakin menjadi kebutuhan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan kajian-kajian baru yang mampu memberikan solusi serta pencerahan bagi publik. "Kami sangat berharap akan muncul kajian-kajian baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan solusi pencerahan sehingga masyarakat tidak terjerumus dalam berbagai transaksi yang tidak semestinya," tegasnya.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kolaborasi lintas institusi ini mencerminkan poin SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain itu, upaya pengembangan ekonomi Islam melalui riset dan edukasi berkontribusi pada SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sistem keuangan yang inklusif dan transparan. (fdhl)

Ahmad Akbar SusamtoProf. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.,

Penguatan Mutu Pendidikan Tinggi, Tiga Dosen FEB UNY Jadi Asesor LAMEMBA

Tiga dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi ditetapkan sebagai Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk periode 2025–2027. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Eksekutif Perkumpulan LAMEMBA Nomor: 024/DE/A.6/KS.3/XII/2025.

Ketiga dosen yang ditetapkan sebagai asesor LAMEMBA tersebut adalah Prof. Dr. Tony Wijaya, M.M., Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., dan Dr. Agung Utama, M.Si. Ketiganya merupakan dosen Program Studi Manajemen FEB UNY. Saat ini, Dr. Penny Rahmawaty juga menjabat sebagai Ketua Departemen Manajemen, sedangkan Dr. Agung Utama sebagai Koordinator Program Studi S1 Manajemen.

Proses rekrutmen calon asesor LAMEMBA dilaksanakan secara nasional dan kompetitif. Tahapan seleksi dimulai pada awal Agustus 2025 hingga pengumuman hasil seleksi pada November 2025. Dari total 2.501 pendaftar, hanya 237 orang yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai asesor.

Penetapan dosen FEB UNY sebagai asesor LAMEMBA menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik, pengalaman, serta kontribusi dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi. Peran asesor LAMEMBA strategis dalam menjamin kualitas program studi melalui proses akreditasi yang objektif dan berstandar nasional.

Pengangkatan ini sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penjaminan mutu pendidikan tinggi, SDG 16 (Institusi yang Tangguh dan Akuntabel) melalui tata kelola akreditasi yang transparan dan profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga akreditasi nasional.

FEB UNY Terima Kunjungan Studi Banding FEB Universitas Mulawarman Bahas Implementasi OBE

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) pada Selasa, 23 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola program studi S1 serta implementasi Outcome-Based Education (OBE) di lingkungan FEB UNY. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua departemen, koordinator program studi, Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu), Sekretaris Divisi Penjamu, Kepala Divisi Humas dan UUIK FEB UNY, serta lima perwakilan dari FEB Universitas Mulawarman.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Pendidikan Administrasi FEB UNY, Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan FEB Universitas Mulawarman. Ia menegaskan bahwa kegiatan studi banding menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan akademik dan pengembangan kurikulum, khususnya dalam penerapan OBE di perguruan tinggi.

Perwakilan FEB Universitas Mulawarman, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Tetra Hidayati, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara lebih mendalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berbasis OBE, mulai dari proses perencanaan pembelajaran hingga sistem penilaian. Ia berharap kunjungan ini dapat membantu FEB Unmul dalam menyelaraskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan kebutuhan dunia kerja, serta membuka peluang kerja sama lanjutan yang saling memberikan manfaat.

Paparan utama disampaikan oleh Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu) FEB UNY, Dr. Riana Isti Muslikhah, M.Pd., yang menjelaskan konsep OBE sebagai paradigma pengembangan kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes). Ia menyampaikan bahwa FEB UNY juga masih terus melakukan penguatan implementasi OBE dengan belajar dari berbagai perguruan tinggi lain, serta mengembangkan sistem penjaminan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Dr. Riana menjelaskan bahwa UNY telah menyediakan panduan pengembangan kurikulum yang mengacu pada Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Dosen diwajibkan merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang memuat CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) sesuai panduan tersebut. Kegiatan studi banding ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran berbasis capaian, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi. (fdhl)

Tetra Hidayati

FEB UNY Sambut Kunjungan Studi 75 Siswa SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Timur

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi dari SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur pada Selasa, 17 Desember 2025, bertempat di Ruang Ramah Tamah FEB UNY. Kunjungan ini diikuti oleh 75 siswa bersama 6 guru pendamping sebagai bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi kepada peserta didik.

Rombongan sekolah disambut oleh Dekan FEB UNY Dr. Sutirman, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha Dr. Denies Priantinah, Kepala Divisi Humas dan UUIK Dr. Agatha Saputri, M.Pd., serta Sekretaris Divisi Humas dan UUIK Umar Yeni Suyanto, M.Pd. Kehadiran pimpinan dan pengelola fakultas menunjukkan komitmen FEB UNY dalam mendukung kegiatan edukatif bagi siswa sekolah menengah.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY menyampaikan apresiasi kepada SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur yang telah memilih FEB UNY sebagai salah satu tujuan kunjungan studi. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi dan mendorong siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, termasuk di Universitas Negeri Yogyakarta.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang RKSIU memberikan motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menjelaskan berbagai manfaat studi lanjut, termasuk pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik, perluasan wawasan, serta pengalaman kemandirian melalui proses merantau dan beradaptasi di lingkungan baru.

Pada sesi pemaparan informasi, Divisi Humas dan UUIK FEB UNY menyampaikan profil fakultas, daftar program studi yang tersedia, jalur dan mekanisme seleksi penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan dan prestasi yang telah diraih mahasiswa FEB UNY. Sesi ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para siswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar tips menjadi mahasiswa yang unggul dan strategi menghadapi tugas akhir di perguruan tinggi.

Kegiatan kunjungan studi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses informasi pendidikan tinggi bagi siswa sekolah menengah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mendukung transisi pendidikan yang berkelanjutan. (fdhl)

Sambutan DekanMotivasi WD RKSIU Dr. Denies PriantinahPemaparan Profil FEB UNY Dr. Agatha Saputri

OJK and FEB UNY Hold Public Lecture on Youth and Good Governance in the Financial Services Sector

The Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), in collaboration with the Financial Services Authority (OJK), held a public lecture titled “Young Generation and Good Governance: The Foundation of a Clean and Accountable Financial Services Sector” on Wednesday, 10 December 2025. The event took place in a hybrid format at the PMD FEB UNY Theater Room and was attended by more than 400 participants, including 200 on-site and 200 online from UNY and various universities across Indonesia.

The public lecture presented Sophia Wattimena, Chair of the Audit Board and Member of the OJK Board of Commissioners, as the keynote speaker. The sharing session featured Djonieri, Deputy Commissioner of Internal Audit, Risk Management, and Quality Control; Siswani Wisudati, Head of Integrity Enforcement and Special Audit Department; and Eko Yunianto, Head of OJK DIY. The session was moderated by Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., C.A., Professor of FEB UNY. The event was also attended by Hidayat Prabowo, Head of OJK Central Java Province; Dr. Sutirman, Dean of FEB UNY; and Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, UNY Vice Rector for Finance.

In her remarks, Sophia Wattimena emphasized OJK’s continuous efforts to strengthen good governance as a core value of integrity to support the stability of the financial services sector. She explained that the event was part of OJK’s activities commemorating the 2025 International Anti-Corruption Day (Hakordia). Sophia highlighted that fraud risks in the financial sector continue to grow in complexity alongside technological advancements.

To address these challenges, Sophia explained OJK’s measures in reinforcing internal defenses by implementing the ISO 37001 Anti-Bribery Management System (ABMS) and strengthening the anti-fraud strategy built on four pillars: Assessment, Prevention, Detection, and Response. She underlined that the broad mandate entrusted to OJK requires integrity to be upheld consistently, not only through administrative compliance but also through ethical conduct in daily responsibilities.

Sophia encouraged students to play an active role in promoting an anti-corruption culture by practicing integrity in campus life. She cited simple examples such as avoiding cheating, refraining from manipulating activity proposals, and reporting misconduct by utilizing OJK’s Whistleblowing System (WBS). According to her, youth participation is essential in building a cleaner and more accountable financial services ecosystem.

Meanwhile, UNY Vice Rector for Finance, Prof. Lantip Diat Prasojo, expressed his appreciation for OJK’s initiative to hold the public lecture at UNY. He stated that the session provided important insights for students about the role of OJK as a regulator and the significance of good governance in maintaining public trust in financial services. Lantip hoped that students would become more aware of risks associated with illegal financial products.

This collaboration between OJK and FEB UNY aligns with several Sustainable Development Goals (SDGs), including SDG 4 (Quality Education) through improved financial literacy, SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) through promoting governance and anti-corruption values, and SDG 17 (Partnerships for the Goals) through strengthening institutional cooperation to build a transparent and accountable financial services sector. (fdhl)

Eko YuniantoEko Yunianto, Djonieri, Siswani Wisudati, Ratna Candra SariSophia WattimenaWR Keuangan UNY Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo

OJK dan FEB UNY Selenggarakan Kuliah Umum tentang Peran Generasi Muda dalam Good Governance Sektor Jasa Keuangan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Generasi Muda dan Good Governance: Fondasi Sektor Jasa Keuangan yang Bersih dan Akuntabel” pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan berlangsung secara hybrid di Ruang Teater PMD FEB UNY dan diikuti lebih dari 400 peserta, terdiri dari 200 peserta luring serta 200 peserta daring dari UNY dan sejumlah perguruan tinggi lain.

Acara ini menghadirkan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, sebagai pembicara utama. Hadir pula sejumlah pejabat OJK, yaitu Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK Djonieri; Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK, Siswani Wisudati; serta Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, yang berbagi materi pada sesi sharing session yang dimoderatori Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., Ak., C.A., Guru Besar FEB UNY. Kegiatan turut dihadiri Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo, Dekan FEB UNY Dr. Sutirman, serta Wakil Rektor Bidang Keuangan UNY Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, M.Pd.

Dalam sambutannya, Sophia Wattimena menjelaskan bahwa OJK terus memperkuat tata kelola (good governance) sebagai nilai integritas yang menjadi dasar dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan OJK bersama berbagai institusi pendidikan. Sophia menekankan bahwa tantangan risiko kecurangan (fraud) di sektor keuangan semakin meningkat sejalan dengan perkembangan teknologi dan kompleksitas layanan keuangan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Sophia memaparkan langkah OJK dalam membangun sistem pertahanan internal melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001, serta strategi anti-fraud yang terdiri dari empat pilar: Asesmen, Pencegahan, Deteksi, dan Respons. Ia menegaskan bahwa besarnya kewenangan yang dimiliki OJK menjadikan integritas sebagai prinsip yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pegawai. Integritas, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan formal tetapi juga perilaku etis dalam melaksanakan tugas pengawasan.

Sophia juga mengajak mahasiswa untuk terlibat aktif dalam membangun budaya antikorupsi dengan menerapkan integritas sejak dari lingkungan kampus. Ia mencontohkan tindakan sederhana seperti tidak menyontek, tidak memanipulasi proposal kegiatan, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran melalui saluran Whistleblowing System (WBS) yang disediakan OJK. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang lebih bersih dan akuntabel.

Dalam sesi sambutan lainnya, Wakil Rektor Bidang Keuangan UNY, Prof. Lantip Diat Prasojo, menyampaikan apresiasi kepada OJK atas terselenggaranya kuliah umum ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman penting bagi mahasiswa mengenai peran OJK sebagai regulator dan pentingnya tata kelola dalam menjaga keamanan dan kepercayaan publik pada sektor jasa keuangan. Lantip berharap mahasiswa semakin bijak dalam mengenali risiko produk keuangan, khususnya yang ilegal atau tidak terdaftar di OJK.

Kegiatan kolaboratif antara OJK dan FEB UNY ini memiliki keselarasan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi keuangan dan tata kelola, SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui penguatan integritas serta upaya pencegahan korupsi, dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kerja sama strategis antara regulator dan institusi pendidikan dalam memperkuat ekosistem sektor keuangan yang transparan dan akuntabel. (fdhl)

Eko YuniantoEko Yunianto, Djonieri, Siswani Wisudati, Ratna Candra SariSophia WattimenaWR Keuangan UNY Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo

FEB UNY Hosts Guest Lecture with Visiting Professor from the University of Sheffield

The Faculty of Economics and Business, Yogyakarta State University (FEB UNY), welcomed an international academic atmosphere through a Guest Lecture delivered by Dr. Melanie Hassett, lecturer at the Management School, The University of Sheffield, United Kingdom. Held on Thursday, 13 November 2025, the event brought together more than 150 FEB UNY students at the FEB UNY Theater Room.

The session opened with remarks from Dr. Ponty Sya’banto Putra Hutama, M.Si., Ak., CA., Coordinator of the Undergraduate Accounting Program, who represented the Dean of FEB UNY. Dr. Ponty emphasized that this activity strengthens international exposure for students and supports FEB UNY’s commitment to global academic engagement. The event was also attended by FEB UNY lecturers and the Public Relations & International Partnership Division.

Before delivering her main lecture, Dr. Melanie Hassett introduced the University of Sheffield and the city where she resides. She explained that Sheffield is a centrally located city in England with a population of more than 500,000, around 10% of whom are students. Known significantly as the “home of football,” Sheffield has a rich historical influence on the development of modern football. She also encouraged FEB UNY students to consider pursuing further studies at the University of Sheffield and highlighted opportunities for international academic collaboration.

In her lecture titled “The Dynamic Landscape of International Business: Trends, Drivers, and Sustainability,” Dr. Hassett presented the foundational concepts of International Business (IB) and the driving forces behind globalization. These included technological advancement, the liberalization of trade and investment, and the rising significance of multinational enterprises. She also discussed contemporary shifts in globalization, including supply chain regionalization and geopolitical fragmentation, illustrating the growing interplay between globalization and de-globalization trends.

Her presentation concluded with an in-depth discussion on sustainable international business, addressing how global firms incorporate Environmental, Social, and Governance (ESG) frameworks while supporting the UN Sustainable Development Goals (SDGs). Dr. Hassett emphasized that understanding sustainable strategy is essential for navigating an interconnected yet increasingly volatile global environment.

The question-and-answer session was lively, with students enthusiastically seeking insights about global career prospects, international strategy, risk management, and study opportunities in the UK. Their engagement reflected strong interest in global economic issues and the relevance of international exposure for future professional development.

This guest lecture directly supports several Sustainable Development Goals (SDGs)—particularly SDG 4 (Quality Education) through international learning enrichment; SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) through strengthening student readiness for globally competitive careers; and SDG 17 (Partnerships for the Goals) through fostering international academic collaboration between FEB UNY and the University of Sheffield. This initiative underscores FEB UNY’s commitment to developing globally competent, sustainability-oriented future leaders. (fdh)

Sambutan Dr. PontyModerator Dr. Agatha SaputriFoto bersama Melanie Hassett

UNY Students Introduce Eco-Enzyme Making to Empower Women in Waste Management

Ten students from Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) participating in the Independent Community Service Program (KKN Mandiri) at Blawong 1, Trimulyo, Jetis, Bantul, organized a workshop on eco-enzyme production with local PKK women. The initiative aimed to address the pressing issue of organic waste management in the area.

The KKN team, led by Eko Putro Tri Hartanto, an undergraduate student from Accounting Education, Faculty of Economics and Business (FEB UNY), consisted of Muhammad Ali Ghufron, Thoriq Ahmad Zaidan, Angger Rangga, Syalaisha Alifia, Chela Junita, Isma Salsabila, Friska Aulia, Raissa Dian, and Fikri Zahra. The event took place in the courtyard of the Blawong 1 hamlet head’s residence, attended by around 60 members of the PKK women’s group, and officially opened by Ms. Dwi Rahayu, the Head of Blawong 1 Hamlet.

In her opening remarks, Ms. Dwi Rahayu expressed appreciation for the students’ initiative, stating that the program helped raise community awareness about turning household waste into something useful. “We’re grateful for this activity—it provides real solutions for our waste problems and motivates residents to take part in environmental preservation,” she said.

The workshop featured Ms. Tsalis Siswanti, Chair of the Eco-Enzyme Community of Bantul and a member of Eco-Enzyme Nusantara, who provided a detailed explanation about the concept, benefits, ingredients, and fermentation process of eco-enzymes. She guided participants through the dos and don’ts of the process, answering practical questions such as how to proceed when only limited organic materials are available. “If you only have three types of fruit or vegetable peels, that’s fine—just don’t seal the container tightly until it meets the proper mixture. You can leave it open for up to one week,” she advised.

According to Eko Putro Tri Hartanto, the KKN group initially planned to create biopores, but limited open land and concrete-covered yards made it impractical. “We observed that organic waste is a major problem here, but most homes lack soil areas for biopores. That’s why we decided to introduce eco-enzymes as an alternative solution,” he explained. The participants, divided into six groups, enthusiastically followed the practical session, guided directly by Ms. Tsalis. Many captured photos and videos to document the activity and share them on social media.

This collaboration between UNY students and the Blawong 1 community supports the local government’s “Bantul Waste-Free 2025” program, fostering environmental awareness through small yet impactful actions. The activity also contributes to several Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and SDG 17 (Partnerships for the Goals) by promoting responsible waste management, sustainable community engagement, and cross-sector collaboration for environmental sustainability.

-Syalaisha Alifia Jauhari

FEB UNY Selenggarakan Guest Lecture Berkolaborasi dengan University of Sheffield

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali membuka wawasan internasional bagi mahasiswanya melalui penyelenggaraan Guest Lecture bersama Dr. Melanie Hassett, dosen dari Management School, The University of Sheffield, United Kingdom. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 13 November 2025, dan menghadirkan lebih dari 150 mahasiswa dari berbagai program studi FEB UNY di Ruang Teater FEB UNY.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Ponty Sya’banto Putra Hutama, M.Si., Ak., CA., selaku Koordinator Program Studi S1 Akuntansi yang hadir mewakili Dekan FEB UNY. Dr. Ponty menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB UNY memperkuat atmosfer akademik internasional dan memfasilitasi mahasiswa agar memiliki wawasan global yang relevan dengan perkembangan dunia bisnis. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah dosen FEB UNY serta tim Divisi Humas dan UUIK, menandakan dukungan kelembagaan terhadap pengembangan kualitas akademik mahasiswa. Bertindak selaku moderator adalah Kepala Divisi Humas dan UUIK FEB UNY, Dr. Agatha Saputri, M.Pd.

Sebelum memasuki materi utama, Dr. Melanie Hassett memperkenalkan terlebih dahulu tentang University of Sheffield dan profil kota tempat ia tinggal. Ia menjelaskan bahwa Sheffield merupakan kota yang terletak di tengah daratan Inggris, berpenduduk lebih dari 500 ribu jiwa, dengan sekitar 10% di antaranya merupakan mahasiswa dari berbagai negara. Sheffield juga dikenal sebagai “home of football”, kota dengan sejarah panjang perkembangan olahraga sepak bola dunia. Ia mengundang para mahasiswa FEB UNY untuk mempertimbangkan studi lanjut di University of Sheffield, baik dalam program sarjana lanjutan maupun pascasarjana, sembari membuka peluang kolaborasi internasional di masa depan.

Dalam kuliah intinya berjudul “The Dynamic Landscape of International Business: Trends, Drivers, and Sustainability”, Dr. Hassett memaparkan fondasi konsep International Business (IB) dan dinamika globalisasi modern. Ia menjelaskan faktor-faktor utama yang mendorong globalisasi, termasuk kemajuan teknologi, liberalisasi perdagangan dan investasi, serta peran strategis perusahaan multinasional. Ia kemudian membahas tren terbaru globalisasi, seperti regionalisasi rantai pasok dan fragmentasi geopolitik yang memunculkan fenomena de-globalisasi.

Kuliah ditutup dengan pembahasan tentang pentingnya bisnis internasional yang berkelanjutan, dengan fokus pada bagaimana perusahaan-perusahaan global mengintegrasikan unsur Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi mereka serta mendukung pencapaian UN Sustainable Development Goals (SDGs). Materi ini memberikan kerangka analitis yang kuat bagi mahasiswa FEB UNY dalam memahami dinamika perdagangan global yang semakin kompleks dan menuntut praktik bisnis yang etis serta bertanggung jawab.

Sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat interaktif. Mahasiswa FEB UNY mengajukan berbagai pertanyaan seputar prospek karier internasional, strategi manajemen risiko global, hingga peluang studi lanjut di luar negeri. Antusiasme ini menunjukkan besarnya ketertarikan mahasiswa untuk memperluas pemahaman mereka mengenai isu-isu bisnis internasional dan peran mereka dalam ekosistem ekonomi global yang terus berubah.

Kegiatan guest lecture ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui pemenuhan akses pembelajaran internasional yang berkualitas; SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan literasi global mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja berdaya saing internasional; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring kolaborasi antara FEB UNY dan University of Sheffield. Dengan kegiatan ini, FEB UNY menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. (fdh)

Sambutan Dr. PontyModerator Dr. Agatha SaputriFoto bersama Melanie Hassett

Pages