Mahasiswa PK UNY Mendampingi Kegiatan untuk Menumbuhkan Karakter Religius Siswa melalui Pembiasaan Tadarus Al-Qur’an Setiap Jumat di SMA Negeri 1 Minggir

SMA Negeri 1 Minggir melaksanakan kegiatan pembiasaan keagamaan berupa pembacaan Asmaul Husna dan tadarus Al-Qur’an secara rutin setiap Jumat pagi pukul 07.00–07.20 WIB. Kegiatan yang berlangsung selama sekitar 20 menit ini diikuti oleh murid Muslim kelas X hingga XII di kelas masing-masing. Pelaksanaan kegiatan melibatkan anggota Rohis, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta wali kelas atau guru yang mengajar pada jam pertama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam menumbuhkan karakter religius murid. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang pendidikan bermutu terutama kualitas moral. Kegiatan ini diamati dan didokumentasikan oleh mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta selama melaksanakan praktik di SMA Negeri 1 Minggir.

Kegiatan dilaksanakan secara terpusat melalui sistem pengeras suara sekolah. Anggota Rohis secara bergantian bertugas membacakan Asmaul Husna dan ayat-ayat Al-Qur’an melalui mikrofon dengan didampingi Ibu Ulinatun Nadhifah, S.Pd. selaku Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang membimbing dan mengoreksi bacaan. Murid di setiap kelas mengikuti kegiatan dengan didampingi wali kelas atau guru yang mengajar pada jam pertama. Sementara itu, murid non-muslim mengikuti kegiatan keagamaan tersendiri di aula selama pelaksanaan tadarus yang dipimpin oleh Bapak Agung Widodo, S.S., M.Pd. selaku Guru Pendidikan Agama Katholik (PAK). Bacaan Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan, yaitu dilanjutkan dari ayat atau bagian terakhir yang dibaca pada pertemuan sebelumnya. Menurut Ibu Badriyah S.Pd. yang juga merupakan Guru PAI SMA Negeri 1 Minggir, kegiatan ini telah dilaksanakan sejak lama sebagai bagian dari pembiasaan dan literasi keagamaan agar murid terbiasa membaca Al-Qur’an.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin setiap minggu, murid memperoleh kesempatan untuk membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kelancaran dalam membaca dan mengingat bacaan. Pembiasaan ini juga diharapkan dapat mendukung kedisiplinan serta menanamkan nilai karakter religius yang berkaitan dengan pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam konteks SDG 4, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk praktik pendidikan yang tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga mendukung perkembangan karakter dan kebiasaan positif peserta didik.

Kegiatan Asmaul Husna dan tadarus Al-Qur’an diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin di SMA Negeri 1 Minggir. Melalui pembiasaan ini, murid diharapkan semakin disiplin, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Penulis: Tania Cahya Ayu (Pendidikan Ekonomi, UNY) dan Regina Tutik Padmaningrum

#SDGs 4 #PendidikanKarakter #TadarusAlQuran #PraktikKependidikan #PendidikanEkonomiUNY #UNY