Yudisium Periode 30 Mei 2013: Ini Baru Puncak Awal

Dekan Memberikan Pengarahan

Di sela-sela rangkaian acara Dies Natalis keduanya, Fakultas Ekonomi kembali meluluskan 55 orang melalui rangkaian upacara Yudisium periode Mei 2013 Kamis (30/5) lalu. Bertempat di Ruang Auditorium FE, upacara yudisium berlangsung penuh khidmat. Turut hadir dalam acara tersebut, Segenap jajaran Dekanat FE, para kajur dan kaprodi, serta Kabag TU, dan Kasubbag Pendidikan dan Kemahasiswaan. Peraih IPK Tertinggi pada periode ini adalah Wisnu Aditya Pramoda dan Meiry Andini Hartahati dengan nilai IPK 3,79. Keduanya merupakan lulusan dari Program Studi D3 Pemasaran Jurusan Manajemen.

Dalam laporannya, Wakil Dekan I Prof. Moerdiyanto menyatakan bahwa dalam periode Yudisium kali ini terdapat 55 lulusan, yang terdiri dari 13 program S1 Kependidikan, 22 program S1 Non Kependidikan, dan 20 lulusan program Diploma yang memenuhi syarat administratif kelulusan. Sebanyak 24 di antara lulusan mendapat predikat cum laude ada 45,28 % atau hampir separuh. Indeks prestasi rata-rata lulusan periode Yudisium Mei 2013 mencapai 3,43.

“Bagi lulusan D3 yang meraih predikat cum laude, maka berdasarkan SK Rektor bisa otomatis mengikuti transfer program S1 tanpa seleksi,” jelasnya.

Dalam pengarahannya, Dekan FE, Dr. Sugiharsono menjelaskan, “ini baru puncak awal. Silakan istirahat sejenak di puncak ini, memandangi empat tahun perjalanan Anda yang lalu. Tapi jangan terlena, masih banyak tantangan di depan.”

“Jangan lupa, berterima kasihlah kepada keluarga dan kerabat, sungkemlah kepada mereka atas pengorbanan mereka selama ini, serta kepada mereka para pengajar dan tenaga administratif di fakultas ini. Dan tentu, jangan lupa bersyukur dan berterima kasih kepada Yang Maha Kuasa,” pesannya kepada para lulusan.

“Jagalah nama baik, berperilakulah yang mulia untuk menjaga nama almamater, dan jangan lupa mendaftar IKA UNY,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu peraih IPK tertinggi Wisnu mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur mampu membuktikan bahwa aktif di organisasi tak menghalangi mendapatkan IPK yang baik. Mahasiswa Berprestasi Terbaik Kedua 2013 ini aktif di berbagai organisasi semasa kuliah, seperti HIMA (Himpunan Mahasiswa), UKKI (Unit Kegiatan Kerohanian Islam Al Mujaddid, BEM KM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FE, dan FOSMA (Forum Silaturrahmi Mahasiswa) ESQ. Pemuda kelahiran Kuningan Jawa Barat ini juga pernah lolos pendanaan Dikti untuk Program Kreativitas Mahasiswa – Gagasan Tertulis (PKM-GT) tahun 2011 lalu. (fadhli)

Islamic Fest Al Fatih UNY: Eratkan Ukhuwah Islami

Islamic Fest

UKMF Al Fatih FE UNY kembali menggelar event akbar bertajuk Islamic Fest “Berkompetisi, Meraih Prestasi, Eratkan Ukhuwah Islami”. Serangkaian acara digelar dalam nuansa festival islami yang berlangsung selama dua hari yaitu Kamis dan Jumat, 23-24 April 2013. Festival ini berlangsung di area FE, tepatnya di halaman barat gedung dekanat FE UNY. Acara Islamic Fest ini terdiri dari serangkaian agenda, seperti lomba poster, Islamic Speech Contest, bazaar, diskusi, sarasehan SKI, dan sebagainya. Acara lomba semakin semarak dengan antusiasme para peserta lomba posterisasi dan Islamic Speech Contest (ISC). Lomba tersebut diikuti oleh mahasiswa se-Yogyakarta seperti dari UGM, STEI Hamfara, Poltekes DIY. Muhammad Iqbal Abdul Aziz, mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNY akhirnya keluar sebagai juara 1 lomba ISC dan juara 1 posterisasi diraih oleh Eka Fitriyanto, mahasiswa Pendidikan Ekonomi UNY.

Tidak hanya lomba, festival ini turut dimeriahkan dengan berbagai bazaar, di antaranya bazaar buku, bazaar aksesoris jilbab, mukena, bazaar hasil rajutan, dan sebagainya. Pada hari Jumat pagi, terdapat pentas drama yang dipertunjukkan oleh kawan-kawan dari Fakultas Bahasa dan Seni yang bertemakan pengabdian seorang guru. Pentas drama komedi namun sarat akan makna tersebut mendapat banyak tepuk tangan dari penonton di akhir pementasan. Selain itu juga diadakan sarasehan bersama SKI-SKI lain dan UKKI di mana di dalam sarasehan tersebut tiap-tiap SKI membahas mengenai ukhuwah, terutama ukhuwah kepada mahasiswa baru. Dan diskusi ini mengundang cukup banyak antusias dari para mahasiswa yang berkunjung ke Islamic Fest. Departemen Muslimah Learning Center (MLC) Al Fatih pun mengisi acara festival ini dengan pelatihan softskill kemuslimahan untuk para akhwat. Tabligh akbar sendiri dilaksanakan di hari terakhir oleh ustadz kembar, Awan Abdullah dan Adi Abdillah dengan tema remaja islami. Dan yang tak kalah menarik, ada suguhan nasyid Refresh Nasyid Akustik sebagai hiburannya.

SMA N 1 Sleman Juara “The Best Performance” dan “The Best Student Company”

Enam perusahaan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta berlomba dalam “Yogyakarta Student Company Competition 2013” yang diselenggarakan kerjasama Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Yogyakarta (LPPM UNY), Prestasi Junior Indonesia dan GE Lighting pada Kamis (23/5) di LPPM UNY. Kompetisi ini guna meraih predikat Perusahaan Siswa Terbaik wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berdasarkan keterampilan dan Inovasi Bisnis. Lomba kali ini mencakup presentasi rencana bisnis, lomba gelar produk hasil karya Siswa SMA dan SMK dan kreatifitas seni dari perusahaan siswa. Para peserta juga berkesempatan untuk memamerkan dan menjual produk atau jasa mereka kepada khalayak umum sekaligus berinteraksi dengan masyarakat luas dan mempresentasikan rencana bisnis mereka. Acara dihadiri pula oleh Ketua LPPM UNY Prof. Dr. Anik Gufron, Direktur Eksekutif PJI Robert Gardiner, Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si., Ketua PPK LPPM UNY Dr. Endang Mulyani, M.Si serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Pada kesempatan kali ini SMA N 1 Sleman berhasil meraih juara “The Best Performance” dan “The Best Student Company”.

Kepala LPPM UNY Prof. Dr. Anik Gufron mengemukakan, program itu sebagai program penunjang yang bertujuan untuk memberikan bekal bagi para siswa setingkat SMK atau SMA. Pemberian bekal yang ada dalam program itu menjadi bekal yang berbentuk keterampilan serta semangat untuk dapat memiliki mental kemandirian. Sehingga kelak akan berhasil menjadi seorang wirausaha yang profesional. Pihaknya akan selalu bergandengan tangan dengan pihak lain selaku mitra dalam upaya meningkatkan kualitas dan peran UNY bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Sementara Dekan Fakultas Ekonomi UNY Dr. Sugiharsono mengemukakan, kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi berbagai sekolah untuk dapat lebih mengembangkan bidang kewirausahaan di sekkolah masing-masing serta menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah untuk lebih mempersiapkan siswa didik hingga mendapat kemampuan dan keterampilan maksimal dalam kewirausahaan.

Yogyakarta Student Company Competition 2013 adalah puncak kompetisi bagi siswa-siswi perwakilan dari 6 sekolah SMA dan SMK di wilayah DIY dan menjadi langkah awal menuju kompetisi nasional serupa yang akan diadakan di Jakarta pada 21-22 Juni 2013 mendatang. Enam perusahaan siswa tersebut yaitu SMA N 1 Sleman, SMK N 2 Depok, SMK N 1 Godean, SMK N 1 Seyegan, SMK N 1 Depok dan SMK N 7 Yogyakarta.

Program Student Company ini didanai oleh GE Foundation, sebuah yayasan dari perusahaan GE Indonesia (General Electric Indonesia), ini merupakan program pendidikan dan pelatihan di bidang kewirausahaan bagi para siswa tingkat SMA dan SMK dimana mereka akan terjun langsung ke dalam dunia usaha sebagai pengelola sebuah perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Program Student Company dan berbagai kegiatan penunjangnya bertujuan untuk memberikan bekal bagi para mereka siap dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global di masa yang akan datang, demikian disampaikan Robert Gardiner Direktur Operasional Prestasi Junior Indonesia.

Lanjut Robert, diharapkan siswa-siswi yang berpartisipasi dalam program perusahaan siswa menyadari untuk mempersiapkan diri demi masa depan yang lebih baik. kompetisi ini sangatlah penting bagi mereka untuk kesempatan menunjukkan usaha mereka dalam lingkungan kompetitif. Ini adalah langkah kelanjutan dari pendidikan kewirausahaan yang diterima siswa di sekolah. (Isti)

Dua Tim UKMF KRISTAL Borong Dua Piala di LKTI Nasional UNYSEF 2013

Dua Tim Dua Piala

Prestasi, prestasi dan prestasi, itulah hal yang selalu ditanamkan pada semua kader Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) KRISTAL Fakultas Ekonomi UNY. Sebagai lembaga yang baru berdiri selama 2 tahun ini, sudah banyak prestasi yang diraih UKMF KRISTAL baik tingkat regional maupun tingkat nasional. Kali ini UKMF KRISTAL kembali menorehkan prestasinya dalam ajang bergengsi LKTI NASIONAL UNYSEF 2013 yang diadakan oleh UKM Penelitian UNY dalam rangka memperingati DIES NATALIES UNY ke-49. Final LKTI Nasional UNYSEF 2013 dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2013 mengangkat tema “Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Pencerahan dan Kemandirian Bangsa”.  Karya yang masuk ke panitia sebanyak 257 karya dari PTN dan PTS se-Indonesia, kemudian diambil 12 karya terbaik yang berhak untuk mengikuti final.

Adapun finalis tersebut antara lain: Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Negeri Yogyakarta (sebanyak 4 tim). UKMF KRISTAL yang mendelegasikan 2 tim di ajang ini, semua timnya berhasil memborong piala sebagai Juara 1 (Tim dari: Dicky Pradana, Siti Rokhimah dan Tri Lestari) dan Juara Harapan 1 (Tim dari: Dian Friantoro, Sariyatul Ilyana, dan Anggrahini Dwi P).

Kemenangan ini tidak terlepas dari bantuan dan bimbingan oleh banyak pihak terutama dosen pembimbing Annisa Ratna Sari, M.S.Ed. dan Adeng Pustikaningsih, M.Si serta pihak kemahasiswaan FE UNY yang selalu mendukung penuh kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Di masa mendatang, semoga UKMF KRISTAL bisa memborong piala kemenangan yang lebih banyak lagi, menjadi inspirasi dan teladan bagi mahasiswa serta bisa mengubah mindset para mahasiswa bahwa menulis itu menyenangkan.

Studium General FE UNY bersama Hatta Rajasa, Tak Kalah dengan Sidang DPR

Keynote Speaker

Tiba di Auditorium UNY pukul 09.30 WIB lebih, Ir. H. M. Hatta Rajasa disambut lebih dari 1000 peserta Studium Generale MP3EI yang mayoritas adalah mahasiswa dengan tepuk tangan. Sabtu (18/5) pagi itu, Menko Perekonomian Republik Indonesia, Hatta Rajasa memenuhi janjinya menghadiri dan memberikan keynote speech dalam acara Studium Generale (SG) yang dihelat mahasiswa. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM Fakultas Ekonomi UNY menggelar SG tersebut dengan balutan judul Ekonomi Kerakyatan dalam Payung MP3EI. SG ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan  pemahaman tentang ekonomi kerakyatan dan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia kepada masyarakat terutama mahasiswa yang notabene adalah penerus estafet kepemimpinan bangsa.

Selain Menko Perekonomian RI sebagai pemateri kunci, Studium Generale itu menghadirkan pula Prof. Dr. Mudrajat Kuncoro,Ph.D., seorang ahli ekonomi dari UGM, H. Totok Daryanto, S.E. dari Komisi VII DPR RI, dan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, M.Si.

Dalam sambutannya, Ikmal Nur Muflih selaku ketua DPM KM FE UNY menyatakan SG ini sebagai upaya memahamkan mahasiswa lebih jauh lagi terhadap MP3EI dan juga Ekonomi Kerakyatan. Senada dengan itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. juga menyatakan SG ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

“Untuk menghadapi perkembangan zaman, perkuliahan biasa jelas tidak cukup. Oleh karena itu, saya bisa memahami bahwa mahasiswa ekonomi perlu mendatangkan para pakar dan praktisi, terutama dalam ekonomi kerakyatan,” jelasnya. Di samping itu, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd. juga mengapresiasi acara ini di mana even DPM KM FE UNY ini ikut meramaikan program tahunan UNY, yaitu Dies Natalis ke-49.

Dalam paparannya, Hatta Rajasa menjelaskan bahwa di masa mendatang, dunia akan makin terintegrasi. “Akhir-akhir ini, Center of Gravity mulai beralih ke Asia Pasifik, sedangkan Eropa dan Amerika mulai melamban,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menarik potensi investasi yang sangat besar pada empat tahun ke depan pihaknya telah menetapkan  22 kegiatan ekonomi utama sebagai keunggulan pembangunan ke depan. Selain itu pihaknya, kata Hatta juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Indonesia.

Pasalnya SDM merupakan tonggak terpenting dalam pembangunan di Indonesia. Namun sayangnya saat ini kata Hatta baru 8 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang mengenyam perguruan tinggi. Ke depan aksesibilitas PT tersebut akan ditingkatkan. Pihaknya mentargetkan akan membangun 100-200 politeknik di seluruh Indonesia hingga 2020 mendatang.

Pada sesi tanya jawab yang begitu antusias direspon para peserta, Hatta Rajasa mengapresiasi pertanyaan-pertanyaan yang tertuju padanya. “Tidak kalah dengan pertanyaan di Sidang DPR,” tuturnya yang disambut tepuk tangan. (fadhli)

Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa: Jangan Kecewakan Kami

Suasana Seminar

Sejumlah duapuluh tiga kelompok mahasiswa menghadiri acara Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa di Ruang Aula Fakultas Ekonomi UNY, Jumat (17/5) lalu. Keduapuluhtiga tim tersebut terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori Penelitian sebanyak 15 tim, dan kategori Kewirausahaan sebanyak 8 tim. Dalam acara ini, seluruh tim akan mencoba mempresentasikan proposal mereka di depan para dosen pembimbing. Selain itu, seluruh tim kategori Kewirausahaan akan melaksanakan penandatanganan kontrak perjanjian. Selain keduapuluhtiga tim, hadir pula dalam acara tersebut Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Siswanto, M.Pd., Kasubbag Pendidikan dan Kemahasiswaan Istiyani Nuryati, S.Pd., dan 8 dosen pembimbing.

Dalam sambutannya, Siswanto, M.Pd. menegaskan bahwa para mahasiswa yang hadir adalah mahasiswa pilihan. “Anda sudah melewati seleksi proposal. Oleh karena itu, jangan kecewakan kami,” tegasnya. Selain itu, dengan penelitian ini, “harapannya Anda akan makin mudah mengerjakan skripsi, dan dengan demikian akan lebih mempercepat studi Anda,” ujarnya.

Setelah dibuka, acara segera berlanjut ke acara inti. Tim-tim dalam kategori Kewirausahaan tetap berada di Aula FE untuk penjelasan tentang dan penandatanganan kontrak yang dipandu Mustofa, M.Sc. Sementara untuk presentasi proposal kategori Penelitian dibagi di 3 ruang kelas di bawah arahan para dosen pembimbing. (fadhli)

 

Praktik Kunjungan Lapangan Universitas Sriwijaya di FE UNY

Yulia Djahir dan Dewi Pratita dari Unsri

Mahasiswa perlu dikenalkan dengan dunia nyata yang sesungguhnya, agar mereka mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh. Hal ini perlu agar mereka makin memahami ilmu pengetahuan, serta memiliki kemampuan yang memadai ketika berada di kehidupan yang sesungguhnya. Untuk tujuan itulah, sebanyak lebih dari 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (Unsri), Indralaya, Palembang, berkunjung ke Fakultas Ekonomi UNY Selasa (14/5) lalu. “Kami sering berkunjung ke sini dan sangat menyukai UNY,” ungkap Dra. Yulia Djahir, MM., Ph.D., selaku ketua rombongan dalam sambutannya.

Sementara itu, Abdullah Taman, S.E. Akt., M.Si. yang menyambut tamu mewakili Jurusan Pendidikan Akuntansi FE UNY mengucapkan terima kasih kepada segenap rombongan, dan berharap agar kunjungan ini makin mempererat silaturrahmi di antara kedua belah pihak, serta memperkenalkan beberapa dosen yang hadir di Ruangan Auditorium tersebut.

Dalam paparannya, Dra. Yulia Djahir, MM., Ph.D. memperkenalkan program studinya. Di Unsri, Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi tergabung dalam Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial bersama dengan 2 program studi lainnya, yaitu Pendidikan Sejarah, dan Pendidikan PKn. Selain itu, terdapat pula kelas ekstensi untuk ketiga program studi tersebut.

“Tujuan kami ke FE UNY ini adalah untuk mengetahui laboratorium-laboratorium di Fakultas Ekonomi, dan juga mengenai praktik dan sistem Akuntansi yang diajarkan di sini,” jelasnya. “Setelah ini, kami masih melanjutkan perjalanan ke Bandung dan Jakarta untuk memperlihatkan berbagai industri dan pasar kepada para mahasiswa kami,” lanjut lulusan S3 Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia ini.

“Meskipun kami sering bertandang ke sini, tetapi tentu mahasiswanya selalu berbeda. Oleh karena itu, kami berharap para mahasiswa kami bisa mendapatkan berbagai hal baru dalam Praktik Kunjungan Lapangan kali ini,” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan profil jurusan oleh Kaprodi Akuntansi, Dhyah Setyorini, M.Si. Ak. dan bertukar kenang-kenangan. (fadhli)

Konferensi Pers Menjelang Studium Generale DPM KM FE UNY

Suasana Konferensi Pers

Bertempat di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Ekonomi UNY, sebanyak lebih dari 20 wartawan media massa mengikuti Konferensi Pers menjelang diadakannya Studium Generale “Ekonomi Kerakyatan dalam Payung MP3EI” oleh Fakultas Ekonomi UNY. Dalam kesempatan tersebut, hadir Dekan FE UNY, Dr. Sugiharsono, M.Si., Wakil Dekan I, Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM., Wakil Dekan III, Siswanto, M.Pd., dan Kepala Humas UNY Dr. Anwar Efendi. Selain itu, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa KM UNY, Ikmal Nur Muflih dan Ketua Panitia Studium Generale Kholifatun Azizah turut hadir untuk memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan terkait acara pada Sabtu 18 Mei tersebut.

Ikmal menjelaskan, mahasiswa perlu membantu mensukseskan program pemerintah MP3Ei karena merekalah yang nantinya menjadi penerus estafet bangsa. Oleh karena itu, dirasakan perlu untuk mengundang pembuat kebijakan langsung untuk mendapatkan kejelasan dan kepahaman yang menyeluruh terhadap program tersebut.

Dekan Sugiharsono menegaskan bahwa sesuai dengan visi dan misi Fakultas Ekonomi untuk bertolak pada prinsip Ekonomi Kerakyatan, penyelenggaraan Studium Generale ini akan membantu FE UNY dalam menata kurikulum perkuliahan. Di masa mendatang, FE UNY akan makin menggencarkan pendidikan Ekonomi Kerakyatan kepada seluruh mahasiswa. “Harapan kami, akan semakin banyak lulusan-lulusan ekonomi yang berpihak pada ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Pada acara tanggal 18 Mei tersebut, Studium Generale ini akan menghadirkan pula pembicara Prof. Dr. Mudrajat Kuncoro,Ph.D. yang merupakan seorang ahli ekonomi dari UGM, H. Totok Daryanto, S.E. dari Komisi VII DPR RI, dan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, M.Si. (fadhli)

Innovation Contest UKMF KRISTAL FE UNY

Para Pemenang ICON 2013

Innovation Contest (ICON) 2013 resmi dibuka, 11 Mei 2013 oleh Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta, Wardan Suyanto, Ed.D. Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) KRISTAL (Komunitas Riset dan Penalaran) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) ini juga dihadiri Dekan FE UNY, Dr. Sugiharsono, M.Si., Wakil Dekan III FE UNY Siswanto, M.Pd. dan Adeng Pustikaningsih, M.Si. selaku pembina UKMF KRISTAL. Sebanyak 15 tim dari 78 tim, berhasil lolos untuk mempresentasikan karyanya di Auditorium FE UNY hari Sabtu (11/5) dilanjutkan rangkaian acara berupa field trip ke tempat wisata di Yogyakarta, 12 Mei 2013.

Kelimabelas tim yang lolos berasal dari perguruan tinggi seluruh Indonesia, yakni satu tim dari Universitas Negeri Medan, 2 tim dari Universitas Negeri Semarang, 3 tim dari Universitas Negeri Yogyakarta, 2 tim dari Universitas Brawijaya, 2 tim dari Universitas Jember, dan masing-masing satu tim dari Universitas Negeri Malang, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Institut Pertanian Bogor, Universitas Tulungagung, dan Universitas Negeri Surabaya.

Mengusung tema “Pengembangan Produk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Menuju Persaingan Global”, kompetisi berlangsung seru dengan berbagai inovasi dan produk oleh para finalis melalui karya ilmiahnya sekaligus display produknya.

Apresiasi terhadap peserta dan kompetisi ini disampaikan Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta, Wardan Suyanto, Ed.D. “Semoga dapat menjadi wahana belajar bagi semua, bukan hanya menang atau kalah namun juga agar dapat dikembangkan secara nasional serta sebagai ajang komunikasi antar mahasiswa di seluruh Indonesia,” jelasnya. Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. juga sangat mengapresiasi para finalis dari seluruh Indonesia yang telah berjuang hingga di ICON 2013. “Selamat berkontribusi!” tutup beliau dalam sambutannya.

Rochmad Nur Cahyo, S.S, M.A. dosen FBS UNY, Gunawan, S.Sos. dari Disperindakop, dan Widya Paramitha S.E., M.Sc. dari UGM yang didaulat menjadi dewan juri pada ICON 2013 akhirnya memutuskan 3 terbaik dalam kompetisi ini adalah tim dari Universitas Brawijaya dengan karya “KRENYEKK PUNTAL” sebagai juara pertama, Universitas Negeri Surabaya dengan judul produk "Shells Food" meraih juara kedua, dan Universitas Negeri Medan dengan judul produk "Abrasi" sebagai juara ketiga. Dewan juri berharap untuk seluruh peserta dapat mengembangkan produknya dan tidak berhenti ketika kompetisi selesai. (FE)

Kajian Dosen dan Karyawan FE UNY: Berlatih Ihsan dan Ikhlash

Ust Abdullah Sunono

Sabtu, 11 Mei 2013, telah terselenggarakan kajian dosen dan karyawan Fakultas Ekonomi. Pada kesempatan kali ini, kajian bertempat di kediaman Wakil Dekan II FE UNY yakni M. Djazari, M.Pd., di Pleret, Bantul. Dekan FE, Dr. Sugiharsono, M.Si. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah atas kesediaannya menyelenggarakan kajian dosen dan karyawan ini. Sugiharsono berharap bahwa ilmu yang didapatkan bisa menjadi bekal di akhirat. Kajian kali ini diisi oleh Ustadz Abdullah Sunono. Ustadz Abdullah Sunono yang bernama asli Endri Nugraha Laksana ini adalah seorang pengasuh dan pengajar di Pondok Mahasiswa Islamic Center di Seturan.

Materi kali ini diawali dengan sebuah hadits yang mengisahkan ketika suatu hari Rasulullah menunaikan sholat tahajud sampai kaki beliau bengkak dan pipi beliau dibanjiri air mata. Lalu istri Rasulullah, Aisyah r.a bertanya, ”Ya Rasul mengapa engkau masih sholat sampai bengkak, bukankah Allah telah menjamin surga bagimu?” Kemudian Rasul menjawab, ”Ini adalah tanda syukurku kepada Allah.”

Kemudian Abdullah Sunono memaparkan sebuah hadits panjang dari Imam Muslim yang menyatakan bahwa Allah mewajibkan bagi kita untuk berbuat ihsan dalam segala hal. Makna ihsan ada dua, yakni: (1) Merasa dibersamai Allah dan merasa diawasi oleh Allah. Sebagaimana dalam kisah ketika Rasulullah berhijrah bersama Abu Bakar, kemudian mereka bersembunyi di gua Tsur, dan di tengah persembunyian itu, kaki orang kafir Quraisy saat itu sudah terlihat. Saat itu Abu Bakar sangat cemas persembunyian mereka akan diketahui orang Quraisy. Maka Rasul berkata: “La tahzan, innallaha ma’anaa (jangan cemas, Allah bersama kita)”.

(2) Berbuat yang terbaik. Dalam menyembelih hewan pun, kita tetap harus berbuat yang terbaik. Pisau yang digunakan pun harus tajam dan menebas dengan sekali tebasan. Begitu pula dalam kehidupan kita, haruslah terus berbuat yang terbaik. Dalam berbuat pun kita haruslah ikhlash. Orang yang ikhlash adalah orang yang nantinya akan diberi kesempatan melihat wajah Allah. Ikhlash berarti meniatkan perbuatan, perjuangan hanya untuk Allah. Dan ikhlash tertinggi adalah perasaan rindu ingin berjumpa dengan Allah. Kelebihan ikhlash yaitu: tidak ada satu orang pun yang bisa menghentikan, dan ia selalu berorientasi kepada Allah, serta idealisasinya terjaga. Ketika ikhlash tidak ada, maka akan terjadi kerusakan yang berat. Maka, lakukan segala hal dengan ikhlash meskipun itu adalah hal kecil. Karena Allah akan menghitungnya meskipun seberat zarrah. (FE)

Pages