Peningkatan Motivasi Prestasi Mahasiswa FEB UNY Dorong Lonjakan Peringkat di Tingkat Universitas

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Motivasi Prestasi Mahasiswa pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY. Kegiatan ini diinisiasi oleh bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) sebagai upaya strategis dalam mendorong semangat berprestasi mahasiswa sekaligus mempertahankan capaian yang telah diraih.Dr. Eka Ary Wibawa, M.Pd.

Ketua panitia, Dr. Eka Ary Wibawa, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa FEB UNY yang telah mengharumkan nama fakultas. Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada peringkat FEB UNY di tingkat universitas, yakni dari peringkat 8 menjadi peringkat 5. “Ini merupakan hasil kerja bersama yang patut kita syukuri dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sebanyak 354 mahasiswa diundang dalam kegiatan ini dan hadir secara penuh. Pada kesempatan tersebut juga diberikan sertifikat penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, meskipun terdapat 10 mahasiswa yang belum menerima sertifikat karena proses pencetakan dilakukan secara terpusat. Panitia juga mengimbau mahasiswa untuk aktif melaporkan setiap capaian prestasi serta memanfaatkan layanan Subbag Akademik untuk pengurusan surat tugas.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa berprestasi. “Saya sangat gembira dapat bertemu dengan mahasiswa FEB UNY yang penuh semangat dan prestasi. Atas nama pimpinan fakultas, saya mengucapkan selamat dan sukses atas capaian yang diraih,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap prestasi mahasiswa akan dipublikasikan melalui media resmi FEB UNY serta mendapatkan pengakuan dalam bentuk Sertifikat Penghargaan, yang bernilai hingga 80 poin dalam Penilaian Ekstrakurikuler Mahasiswa (PEM) serta tercantum dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FEB UNY, Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., dengan tema Strategi Peningkatan Prestasi Mahasiswa FEB UNY. Dalam paparannya, disampaikan bahwa prestasi mahasiswa terbagi menjadi dua kategori, yaitu prestasi akademik dan non-akademik. Prestasi akademik memiliki urgensi penting, antara lain sebagai bentuk kebanggaan bagi orang tua, penghargaan bagi diri sendiri, syarat administrasi dalam dunia kerja, indikator kemampuan intelektual, akses terhadap beasiswa, serta peluang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini, FEB UNY berharap dapat terus menumbuhkan budaya positif dan kompetitif di kalangan mahasiswa, serta mendorong peningkatan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. (ist)

Ani Widayati, M.Pd., Ed.D.

FEB UNY Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran Berbasis Ekonomi Hijau di Pacarejo

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Optimalisasi Nilai Ekonomi Lahan Pertanian melalui Penguatan Manajemen Usaha dan Pemasaran Berbasis Ekonomi Hijau di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul” pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha pertanian secara lebih terencana, efisien, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebagian besar masyarakat Pacarejo masih menghadapi kendala pada aspek manajemen usaha dan pemasaran, sehingga potensi lahan pertanian belum mampu menghasilkan nilai ekonomi yang optimal.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen FEB UNY yang terdiri atas Dr. Endra Murti Sagoro, M.Sc. sebagai ketua tim, dengan anggota tim Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd., Annisa Ratna Sari, M.S.Ed., Ph.D., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Vera Astuti, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan lima mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang terintegrasi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Lurah Pacarejo, Bapak Suhadi, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari tim pengabdi dengan bidang keahlian yang saling melengkapi. Narasumber pertama, Dr. Endra Murti Sagoro, M.Sc., menyampaikan materi tentang konsep ekonomi hijau dan pentingnya manajemen usaha dalam meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian. Ia menekankan bahwa pertanian tidak hanya dipandang sebagai aktivitas produksi, tetapi juga sebagai usaha ekonomi yang harus dikelola secara sistematis dan berorientasi pasar. 

Selanjutnya, Annisa Ratna Sari, M.S.Ed., Ph.D. memberikan materi mengenai digital marketing. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman tentang strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, serta cara memperluas jangkauan pasar melalui platform digital secara sederhana dan aplikatif. Sementara itu, Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd. memandu sesi praktik penerapan teknologi untuk manajemen usaha. Peserta diajak secara langsung untuk memahami bagaimana teknologi sederhana dapat digunakan untuk membantu pencatatan usaha, pengelolaan data produksi dan penjualan, serta mendukung pengambilan keputusan usaha yang lebih efektif dan terukur.

Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta, yang terdiri atas pelaku usaha pertanian dan masyarakat umum di Kalurahan Pacarejo. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan masyarakat mampu mengelola usaha pertanian secara lebih profesional serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk. Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian bersama peserta membentuk grup WhatsApp sebagai media komunikasi dan pendampingan berkelanjutan. Grup ini akan dimanfaatkan untuk berbagi informasi, konsultasi, serta monitoring implementasi manajemen usaha dan pemasaran digital yang telah dipelajari selama kegiatan.

FEB UNY berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui pendekatan ekonomi hijau, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah perdesaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. FEB UNY juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya guna memperluas dampak program serta memastikan keberlanjutan hasil yang telah dicapai. (edr)

FEB UNY Gelar PKM Institusional dan Sosialisasi Bersama LLDIKTI Wilayah V dan PTS se-DIY

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan PKM Institusional dan Sosialisasi dan Promosi bersama LLDIKTI Wilayah V serta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater FEB UNY dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyambut hangat kehadiran para peserta dan berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kelembagaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru serta semangat untuk terus meningkatkan kualitas, termasuk dalam upaya meraih akreditasi maksimal hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan FEB UNY menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu institusi. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi dan peningkatan daya saing pendidikan tinggi.

Sementara itu, perwakilan dari LLDIKTI Wilayah V dalam sambutannya menyampaikan bahwa masih terdapat banyak peluang perbaikan dalam pengelolaan program studi. Disebutkan bahwa LLDIKTI Wilayah V saat ini mengelola sekitar 860 program studi, namun lebih dari 70 persen di antaranya masih belum mencapai kategori unggul. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola institusi.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, Ph.D., serta Ketua Departemen Pendidikan Administrasi FEB UNY, Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd. Kehadiran kedua narasumber diharapkan mampu memberikan perspektif strategis dalam pengembangan institusi dan peningkatan mutu program studi di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara FEB UNY, LLDIKTI Wilayah V, dan PTS se-DIY dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan program studi dan pencapaian akreditasi unggul. (ist)

Kepala LLDIKTI V Prof. Setyabudi Indartono, Ph.D.Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd.

FEB UNY Terima Kunjungan Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon, Perkuat Sinergi Antar Institusi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan dari Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ramah Tamah FEB UNY ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerja sama antar institusi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU) FEB UNY, Dr. Denies Priantinah, M.Si., Akt., CA., menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan UCIC. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi sarana berbagi wawasan dan pengalaman. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pertukaran pengetahuan, baik akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FEB UCIC, Marsani Asfi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FEB UNY. Ia menjelaskan bahwa Universitas Catur Insan Cendekia berdiri sejak tahun 2019 sebagai hasil penggabungan dua institusi, dan saat ini memiliki tiga fakultas dengan sejumlah program studi yang terus berkembang. “Pada tahun ini kami membuka program studi baru Bisnis Digital dan berencana membuka program Magister Manajemen. Kami berharap kunjungan ini dapat membangun sinergi positif dengan FEB UNY,” ujarnya.

Kegiatan kunjungan ini juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara FEB UNY dan FEB UCIC sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sesi benchmarking yang bertujuan untuk saling bertukar informasi dan praktik baik dalam pengelolaan institusi, pengembangan program studi, serta peningkatan kualitas akademik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara FEB UNY dan Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon, serta mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. (ist)

Dr. Agatha Saputri, M.Pd.Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak. CAUniversitas Catur Insan Cendekia CirebonKunjungan UCIC Cirebon

Sinergi Akademisi dan Birokrasi, FEB UNY Gelar Kuliah Lapangan di Kabupaten Klaten

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten melalui kegiatan Halal Bihalal dan Kuliah Lapangan yang melibatkan 28 mahasiswa Program Studi Magister Manajemen. Acara ini dihadiri oleh jajaran Dekanat FEB UNY, para ketua serta sekretaris departemen, dan disambut langsung oleh Bupati Klaten beserta jajarannya. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjembatani teori akademik dengan praktik tata kelola pemerintahan dan pengembangan potensi daerah secara nyata.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., dalam sambutannya menekankan pentingnya posisi strategis Kabupaten Klaten yang berada di antara kota besar Yogyakarta dan Solo. Beliau menegaskan bahwa keberadaan beberapa pintu keluar tol di wilayah Klaten menjadi peluang besar bagi peningkatan pendapatan daerah, namun hal tersebut memerlukan manajemen pengelolaan dan kerja sama yang solid dengan berbagai pihak. Hamenang berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan kontribusi pemikiran dari para mahasiswa bagi kemajuan Kabupaten Klaten.

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan FEB UNY mengungkapkan bahwa Kuliah Lapangan ini merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mempelajari inovasi dan kebijakan publik yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menyerap ilmu secara teoretis di ruang kelas, tetapi juga mampu melihat dinamika lapangan sebagai bekal keilmuan dan pengembangan jejaring (networking). Setelah mengikuti sesi kelas selama satu pertemuan, para mahasiswa diajak melakukan observasi langsung ke beberapa titik strategis pengelolaan aset daerah.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para mahasiswa meninjau langsung manajemen Obyek Mata Air Cokro (OMAC) dan Candi Plaosan. OMAC yang awalnya hanya merupakan mata air alami kini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata air unggulan dengan berbagai fasilitas kolam untuk semua usia. Sementara itu, Candi Plaosan yang memiliki keunikan arsitektur perpaduan Hindu-Buddha dipelajari sebagai model pengelolaan cagar budaya yang mampu menarik wisatawan melalui lanskap alamnya yang estetis, sehingga sering menjadi lokasi favorit bagi para fotografer maupun sesi foto pernikahan.

Selain agenda lapangan bagi mahasiswa, dilakukan pula sesi audiensi strategis antara pimpinan fakultas dengan para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Sesi yang dikoordinir oleh Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha FEB UNY, Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., bersama para ketua departemen serta koordinator program studi S2 dan S3 ini, secara khusus membahas peluang bagi para staf pemerintahan untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah krusial dalam meningkatkan kompetensi manajerial ASN di Klaten agar lebih adaptif terhadap tantangan birokrasi modern.

Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) diwujudkan melalui metode pembelajaran lapangan yang memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa. Kedua, pembahasan mengenai potensi ekonomi daerah dan pengelolaan wisata berkaitan erat dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sektor pariwisata lokal. Terakhir, kunjungan ke Candi Plaosan mencerminkan dukungan terhadap SDG 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan), khususnya dalam upaya pelestarian warisan budaya dunia sebagai penggerak ekonomi kreatif masyarakat sekitar. (fdhl)

Bupati Klaten Hamenang Wajar IsmoyoDekan FEB UNY Dr. Sutirman di Gedung DPRD Kabupaten Klaten

Mahasiswa Penerima Beasiswa Bintang Mandiri Gelar Proyek Sosial Konservasi Mangrove di Baros Bantul

Sejumlah mahasiswa penerima Beasiswa Bintang Mandiri Angkatan 5 dari Bank Mandiri menggelar proyek sosial bertajuk Green Coast Baros di kawasan Hutan Mangrove Baros yang berlokasi di Tirtohargo, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (14/03) lalu. Kegiatan ini dipimpin oleh Melisa Sekarlina Putri Dayani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Proyek sosial ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan mangrove, pemerintah daerah, serta pelaku UMKM lokal.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari lima awardee dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Melisa Sekarlina Putri Dayani (Pendidikan Biologi), A. Soffi (Manajemen), dan Annisa Nur Rahma (Teknologi Pendidikan) dari Universitas Negeri Yogyakarta, Arip Fathurahman dari Universitas Mataram, serta Ikhwanul Huda dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Melisa Sekarlina Putri Dayani, menjelaskan bahwa proyek Green Coast Baros tidak hanya berfokus pada kegiatan konservasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai gerakan kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, pengelola kawasan mangrove, serta pemerintah daerah. Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Melisa.

Salah satu kegiatan utama dalam proyek ini adalah penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Baros sebagai upaya mendukung rehabilitasi ekosistem mangrove yang berfungsi menjaga stabilitas garis pantai, mengurangi abrasi, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir.

A. Soffi, mahasiswa Manajemen yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menambahkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat potensi ekonomi lokal melalui kerja sama dengan pelaku UMKM di kawasan Baros.

“Kami melihat potensi ekonomi lokal yang cukup besar di kawasan ini. Karena itu, kami berkolaborasi dengan UMKM setempat melalui pelatihan pembuatan telur asin agar masyarakat memiliki tambahan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif,” kata Soffi.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan pesisir. Edukasi tersebut mencakup fungsi ekologis mangrove serta pemanfaatan limbah kayu laut yang sering ditemukan di kawasan pantai.

Annisa Nur Rahma, mahasiswa Teknologi Pendidikan yang turut terlibat dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam program tersebut agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konservasi lingkungan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada aksi penanaman, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan. Melalui edukasi yang kami lakukan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga mangrove serta memanfaatkan potensi pesisir secara berkelanjutan,” ujar Annisa.

Kegiatan Green Coast Baros juga terlaksana melalui kolaborasi dengan pengelola kawasan mangrove Baros serta dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul yang turut mendorong pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata.

Perwakilan pengelola kawasan mangrove Baros menyambut baik inisiatif para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan mangrove sekaligus meningkatkan potensi wisata dan ekonomi lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan mangrove Baros sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan wisata berbasis lingkungan,” ujar perwakilan pengelola mangrove Baros.

Melalui integrasi kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, proyek sosial Green Coast Baros diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan pesisir sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat di kawasan Baros, Bantul. (sff)

DWP FEB UNY Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Bina Siwi Bantul

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Bina Siwi pada Minggu (8/3). Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta ini dihadiri oleh Dekan FEB UNY, para Wakil Dekan, serta Ketua dan anggota DWP FEB UNY.

Acara diawali dengan penampilan hiburan musik tradisional berupa gamelan, kulintang, dan angklung yang dimainkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus dari Panti Asuhan Bina Siwi. Penampilan tersebut menjadi bentuk ekspresi kreativitas sekaligus keterampilan yang dikembangkan oleh anak-anak di panti asuhan tersebut.

Dalam sambutannya, Pengelola Panti Asuhan Bina Siwi, Jumilah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari keluarga besar FEB UNY. Ia menjelaskan bahwa panti asuhan tersebut saat ini mengasuh 47 anak dengan dukungan 11 pengasuh. Sebagian besar anak merupakan penyandang disabilitas intelektual (tunagrahita), sehingga pendidikan yang diberikan lebih difokuskan pada pengembangan keterampilan dan kemandirian. Jumilah juga mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen anak di panti asuhan tersebut tidak memiliki orang tua.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan untuk berkunjung dan berbagi dengan keluarga besar Panti Asuhan Bina Siwi. Ia mengapresiasi kesabaran dan dedikasi para pengelola panti dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Pada kesempatan tersebut, DWP FEB UNY juga menyerahkan bantuan secara simbolis yang merupakan hasil partisipasi dosen dan tenaga kependidikan FEB UNY.

Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Melalui kegiatan ini, FEB UNY berupaya mendukung inklusi sosial serta meningkatkan perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. (fdhl)

Peringati Momen Nuzulul Quran, FEB UNY Gelar Pengajian dan Buka Bersama Ramadhan 1447 H

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan pengajian dan buka bersama Ramadhan 1447 H pada Jumat (6/3). Acara yang berlangsung di lingkungan FEB UNY ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber Daya, dan Hukum (USDH) UNY, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa dari UKMF Al Fatih FEB UNY, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) FEB UNY.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian dan buka bersama yang menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada penceramah, Dr. Agung Abdullah, M.M. dari UIN Raden Mas Said Surakarta, yang berkenan memberikan tausiah kepada sivitas akademika FEB UNY. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan ketakwaan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Dalam tausiah bertema “Merenungi Kembali Turunnya Wahyu Ilahi”, Dr. Agung Abdullah mengajak peserta untuk merefleksikan makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Ia mengutip QS. Al-Baqarah ayat 185 yang menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, penjelasan atas petunjuk, serta pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Selain itu, ia juga merujuk QS. Al-Ashr ayat 1–3 sebagai pengingat agar manusia tidak menjadi golongan yang merugi dengan senantiasa memperkuat iman, amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Lebih lanjut, Dr. Agung menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan melalui tiga tahapan, yaitu dari Allah SWT ke Lauhul Mahfuz, kemudian ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar, dan selanjutnya diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun melalui Malaikat Jibril. Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki berbagai fungsi, di antaranya sebagai hudā (petunjuk hidup), al-furqān (pembeda antara yang benar dan salah), syifā’ (penawar penyakit hati), serta sumber ilmu dan nasihat bagi umat manusia.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperbanyak tilawah, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengajian dan buka bersama ini juga sejalan dengan komitmen FEB UNY dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter, nilai spiritual, dan integritas sivitas akademika. (ist/fdhl)

Ust. Dr. Agung Abdullah

Tim Mahasiswa UNY Raih Silver Medal pada International Essay Competition ISS 2026 di Malaysia

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim kolaborasi yang terdiri dari dua mahasiswa FEB serta satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNY berhasil meraih Silver Medal dalam ajang International Essay Competition pada kegiatan 2nd International Student Summit (ISS) 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Universitas Sains Islam Malaysia.

Kompetisi Essay Internasional ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang digelar oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan International Student Association (INSAN), Universitas Sains Islam Malaysia, serta World Association of Young Scientists (WAYS). Kegiatan ini mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan inovatif dalam menjawab isu-isu global.

Tim yang terdiri dari Nurul An Nisa dan Syaza Dyah Kartikarini dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY, bersama satu anggota dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNY Muhammad Tohir Badrudin, berhasil mengharumkan nama institusi dengan meraih Silver Medal pada kategori lingkungan. Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif berjudul EcoCycle: Environmentally Friendly Bioplastic Packaging Made from Orange and Banana Peel Waste with QR Code-Based Digital Ecosystem Features.

Inovasi EcoCycle dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah yang sulit terurai serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, khususnya di Yogyakarta. Gagasan ini menawarkan solusi berupa kemasan ramah lingkungan berbasis limbah kulit buah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Secara teknis, inovasi ini memanfaatkan pati dari kulit pisang sebagai bahan dasar bioplastik serta pektin dari kulit jeruk sebagai penguat struktur alami kemasan, sehingga menghasilkan produk yang lebih mudah terurai dan ramah lingkungan.

Pendekatan yang diusung dalam inovasi ini bersifat multidisipliner. Dari sisi manajemen bisnis, EcoCycle dirancang tidak hanya sebagai produk ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi komersialisasi melalui model bisnis berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular. Dari perspektif pendidikan ekonomi, inovasi ini turut mendorong peningkatan literasi masyarakat terkait pemanfaatan limbah, efisiensi sumber daya, serta pentingnya perilaku konsumsi yang bertanggung jawab. Sementara itu, dari bidang ilmu komunikasi, integrasi teknologi QR Code dimanfaatkan sebagai media edukasi interaktif yang menyampaikan informasi mengenai pengelolaan sampah, dampak lingkungan, serta ajakan untuk berpartisipasi dalam aksi peduli lingkungan.

Melalui sinergi ketiga bidang tersebut, EcoCycle tidak hanya menawarkan solusi teknis terhadap permasalahan lingkungan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Capaian Silver Medal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui karya tulis ilmiah yang kreatif, solutif, dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan lingkungan global. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan. (syz)

Estafet Kepemimpinan: FEB UNY Resmi Lantik 112 Pengurus Ormawa Baru Periode 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi memulai babak baru kepengurusan organisasi mahasiswa melalui prosesi pelantikan yang khidmat. Bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY pada Jumat (20/2), acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, Kepala Departemen, hingga Dosen Pembimbing Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Sebanyak 112 mahasiswa terpilih mengikrarkan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dekan, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan pengurus lama (demisioner) dan pengurus baru. Momentum ini menandai penyerahan tanggung jawab sekaligus apresiasi atas dedikasi pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi bagi dinamika kemahasiswaan di lingkungan FEB UNY.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru dilantik. Beliau menekankan bahwa pengalaman berorganisasi adalah laboratorium nyata yang akan membedakan kualitas lulusan di masa depan. Menurutnya, berorganisasi melatih mahasiswa untuk terbiasa dengan manajemen tugas, seperti penyusunan proposal hingga eksekusi kegiatan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.

Lebih lanjut, Dr. Sutirman mengingatkan bahwa Ormawa merupakan subsistem dari FEB UNY yang harus bergerak dalam koridor aturan lembaga. Beliau menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta izin resmi fakultas dalam setiap aktivitas yang dijalankan. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sembari tetap menjadi individu yang kreatif, unggul, dan berkelanjutan, termasuk didorong untuk berpartisipasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang akan datang.

Prosesi pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan koordinasi perdana antara pengurus baru dengan dosen pembimbing masing-masing. Suasana optimisme terpancar dari para mahasiswa yang siap membawa inovasi baru bagi ormawa di tingkat departemen maupun fakultas, dengan harapan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa FEB UNY baik di level nasional maupun internasional.

Kegiatan pelantikan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills kepemimpinan dan manajerial, fakultas turut berkontribusi dalam membangun institusi yang kuat dan inklusif demi mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten. (ist/fdhl)

Pages