Dondong Digital Movement: Mahasiswa KKN UNY Perkuat Kapasitas UMKM Melalui Promosi Digital Dan Pembuatan QRIS di Padukuhan Dondong, Bendungan, Wates
Submitted by feb on Fri, 25/09/2026 - 21:37
Kulon Progo, DIY - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan program kerja individu “Dondong Digital Movement: Penguatan Kapasitas UMKM melalui Promosi Digital dan Pembuatan QRIS” di Padukuhan Dondong, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2026, Program ini dilaksanakan sebagai upaya membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usaha. Kegiatan diawali dengan edukasi dan penawaran QRIS secara door to door kepada pelaku UMKM. Mahasiswa menjelaskan mengenai pengertian, manfaat, serta kemudahan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran digital. Setelah itu, mahasiswa melakukan pendataan terhadap UMKM yang berminat mendapatkan pendampingan dan membantu proses pembuatan QRIS hingga dapat digunakan.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 5 UMKM di Padukuhan Dondong berhasil didampingi dalam pembuatan QRIS. QRIS yang telah dibuat kemudian diberikan kepada masing-masing pelaku UMKM dalam bentuk print yang telah dilaminasi, sehingga dapat ditempatkan di lokasi usaha dan digunakan oleh pelanggan. Selain pendampingan QRIS, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi untuk membantu memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat secara lebih luas.
Program Dondong Digital Movement mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM serta pemanfaatan teknologi dalam kegiatan ekonomi. Program ini juga sejalan dengan SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya melalui pengenalan inovasi pembayaran digital berupa QRIS dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kegiatan usaha. Pelaksanaan kegiatan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Adanya pendampingan secara langsung membuat pelaku UMKM memperoleh pengetahuan baru mengenai penggunaan QRIS dan pemanfaatan media digital untuk mendukung usaha. Ibu Dukuh Dondong turut menyampaikan rasa senangnya atas pelaksanaan program karena kegiatan tersebut dinilai dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan pengetahuan baru.
“Saya senang dengan adanya program ini karena masyarakat menjadi terbantu dan jadi tahu mengenai QRIS serta pemanfaatan teknologi digital untuk usaha,” ujar Ibu Dukuh Dondong. Sebagai bentuk keberlanjutan, QRIS yang telah dibuat dapat terus digunakan oleh 5 UMKM dalam kegiatan transaksi sehari-hari. Pengetahuan mengenai promosi digital juga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNY turut berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di kalangan UMKM sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan pencapaian SDGs 8 dan SDGs 9 di Padukuhan Dondong.










