Herry Zudianto : Kepercayaan Landasan Utama dalam Berbisnis

Dalam memulai usaha kita bisa mencoba untuk melihat permasalahan orang terlebih dahulu dengan begitu kita dapat memberikan solusi dengan membaca peluang usaha yang bisa kita ciptakan untuk membantu memecahkan permasalahannya. Sebagai contoh sekarang ini di internet ada biro jasa pembuatan nama bayi karena setiap anak itu berhak mendapatkan nama bagus, bermakna dan penuh doa. Mungkin hal ini tidak pernah terpikirkan oleh kita semua bahwa peluang usaha bisa muncul setelah kita pelajari permasalahan yang ada di masyarakat, demikian disampaikan Herry Zudianto, SE, Akt., MM Owner Batik Margaria sekaligus Walikota Yogyakarta.

Pada Seminar Nasional Entrepreneurship #4 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) pada Kamis (15/12) di Auditorium UNY yang diikuti sekitar 320 peserta. Hadir pembicara lainnya; Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM Wakil Dekan I FE UNY sekaligus pengusaha, Jody Brotosuseno Owner Waroeng Steak and Shake, Thierry Detournay Owner Coklat Monggo dan Joseph Theodorus W Owner Joger Pabrik Kata-Kata. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UNY Sutrisna Wibawa, M.Pd dan dihadiri pula Dekan, Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen FE UNY.

Lanjut Herry, Kepercayaan merupakan landasan utama dalam berbisnis. Jangan sekali-kali kita mengecewakan konsumen. Tidak hanya itu kita harus bisa menjaga kepercayaan berbagai pihak baik itu supplier, Bank dan relasi kita. Dengan begitu bisnis kita akan lancar. Persaingan bisnis saat ini sangat luar biasa apalagi saat ini sedang merambah bisnis revolusi teknologi digital. Sehingga kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan sebuah produk. Kita cukup memasarkan produk kita lewat internet saja pelanggan kita di berbagai negara bisa mengaksesnya sehingga dunia ini terasa semakin sempit.

“Mulailah dari sekarang kesuksesan bisa kita raih melalui langkah pertama. Pelajarilah kegagalan untuk direcoveri untuk ke depannya agar bisa lebih baik lagi. Kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan kreativitas, logika berpikir rasional dan kreatif untuk menuju era perubahan”, tegasnya.

Sedangkan Jody Brotosuseno Owner Waroeng Steak and Shake mengatakan, jangan dianggap sesuatu yang sulit untuk memulai sebuah usaha. Jatuh bangun dalam berwirausaha adalah hal yang biasa tapi itu semua bisa kita jadikan pelajaran untuk ke depannya. Seperti halnya saya sudah mulai berbisnis sejak usia 23 tahun mulai dari membuka usaha susu segar kali lima di Solo, Bebaqaran, penjualan kaos partai hingga saat ini bisa membuka 53 cabang Woroeng Steak and Shake dengan 1000 karyawan. Hal ini tidak pernah terbayang dalam pikiran saya tapi semua itu harus dimulai dari nol.

Lain halnya dengan Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM akademisi sekaligus pelaku bisnis menyampaikan bahwa kiat-kiat usaha itu “SARIM” yaitu Suka, Ambisi, Relasi, Inovasi dan Menjual. Sedangkan strategi mulai usaha itu “ATM” yaitu Amati, Tiru dan Modifikasi. (Isti)

Ikuti Seminar Nasional Entrepreneurship #4 “Be A Smart Entrepreneur” 15 Desember 2011

Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (Hima Manajemen FE UNY) akan mengelar Seminar Nasional Entrepreneurship dengan tema “Be A Smart Entrepreneur” pada Kamis, 15 Desember 2011 pukul 08.00-16.00 WIB di Auditorium UNY. Menghadirkan narasumber diantaranya; H. Heri Zudianto Owner Batik Margaria, Jody Brotosuseno Owner Waroeng Steak & Shake, Thierry Detournay Owner Coklat Monggo dan Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM Pengusaha, konsultan dan Akademisi.

Adapun pendaftaran dimulai pada 1-14 Desember 2011 dengan cara kirim SMS Ketik : SE [spasi] Nama [spasi] pelajar/S1 (UNY/Non)/S2/Umum kirim ke 085655664352; 085725967766 atau 081903712230. Bisa juga langsung datang mendaftar di Lobby Fakultas Ekonomi UNY. HTM untuk mahasiswa Manajemen UNY Rp. 60.000, S1 UNY Rp. 75.000, S1 Non UNY Rp. 90.000, S2 dan Umum Rp. 100.000 dan On the spot Rp. 120.000. Fasilitas yang berikan; snack, lunch, sertifikat, seminar kit dan door prize.

Menurut Ketua Panitia Agus Dwi Prasetyo, hampir semua orang ingin atau bermimpi untuk menjadi pengusaha. Namun mereka tidak segera mengambil keputusan untuk menjadi pengusaha. Banyak orang memakai alasan-alasan yang sebenarnya “tidak realistis” sehingga sulit untuk memulai dan memutuskan menjadi seorang entrepreneur.

Lanjutnya, belum cukup kiranya hanya menjadi entrepreneur, namun kita seharusnya berusaha untuk menjadi smart entrepreneur. Untuk itu kami berusaha menyuguhkan sesuatu yang realistis di dunia ini untuk menjadi wirausaha yang tidak hanya membutuhkan faktor keberuntungan semata, namun diperlukan pengetahuan tentang kewirausahaan serta pengetahuan akan cara mengenali potensi diri dan membaca peluang yang ada. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka pemikiran untuk menumbuhkan jiwa Entrepreneur sejati sebagai bekal menjadi wirausaha yang cerdas. (Isti)

Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Berpesan Pada Panitia Diklat Pengembangan Wirausaha Baru Bidang Fashion Di FE UNY

Kusnadi Heryanto dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Jakarta seusai meninjau pelaksanaan Diklat Pengembangan Wirausaha Baru Bidang Fashion di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) belum lama ini menyarankan wujud tindak lanjut diklat diantaranya perintisan pemasaran hasil karya para Mantan TKI yang mengikuti diklat tersebut perlu dilakukan disamping adanya manajemen usaha. Selain itu juga diperlukan pendampingan permodalan melalui bapak angkat.

“Pengembangan kawasan industri kecil dan menengah sangat diperlukan untuk memudahkan monitoring perkembangan usaha dan menjaga kelangsungan usaha kecil. Untuk itu, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) perlu dibentuk dengan koordinasi bersama pemda setempat. Serta pembinaan berkelanjutan dari FE UNY dalam bentuk Program Pengabdian Masyarakat (PPM) dan dimasukkan dalam program FE UNY sangat diperlukan”, tegasnya.

Lanjut Kusnadi, pelaksanaan Diklat di FE UNY berjalan sangat bagus dan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian. Adapun hal-hal yang mendukung diantaranya; fasilitas yang memadai, instruktur yang profesional, motivasi peserta yang tinggi, ada program tindak lanjut dengan kegiatan PPM pada FE UNY.

Sedangkan menurut Wakil Dekan I FE UNY Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM menyampaikan terima kasih pada Kementerian Perindustrian yang telah mempercayakan kegiatan ini dikelola FE UNY dan minta dukungan keberlanjutan program ini pada tahun-tahun yang akan datang. FE UNY siap melaksanaan program-program pemberdayaan program pengentasan kemiskinan oleh Kemenperind. (Isti)

Mahasiswa FE UNY Raih Juara II Lomba Karya Tulis Kepemimpinan Pemuda Tingkat Nasional Tahun 2011 Kategori Pemuda Umum

Kuntari Dasih Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) berhasil meraih juara II Lomba Karya Tulis Kepemimpinan Pemuda Tingkat Nasional Tahun 2011 dengan kategori Pemuda Umum dengan judul “Mencangkok Entrepreneur Muda Melalui Formulasi Tiga Kendali Mutu Berbasis Monitoring Sebagai Katalis Peningkat Daya Saing” yang diadakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda pada kegiatan Pekan Pengembangan Kreativitas Pemuda Tingkat Nasional pada bulan Oktober 2011.

Namun pemberitaan baru saat ini dikarenakan lembar identitas Kuntari hilang sehingga tidak dapat dihubungi oleh pihak panitia lalu dengan tiba-tiba Kuntari mendapatkan kiriman berita piagam penghargaan dan Piala yang menyatakan bahwa telah meraih juara. Hal ini membuat Kuntari kaget dan terharu saat membuka kiriman tersebut.

Menurut Kuntari dalam karya yang ditulisnya mengatakan bahwa, “Pemuda Indonesia sedang berada dalam floating position di kancah persaingan global. Banyak dari pemuda yang mengalami distorsi peran sebagai akibat dari ketidaksiapan diri. Hal ini pulalah yang memaksa pemuda menjadi urban class di tengah hakekatnya sebagai calon pemimpin negeri. Pemuda yang terbagi dalam tiga golongan yaitu terdidik, terampil dan bukan keduanya pun akhirnya mendapatkan tempat yang sama sebagai pecundang karena tidak mampu bertahan. Konsekuensi logis yang ditimbulkan adalah menurunnya citra daya saing pemuda dalam kapasitasnya sebagai tonggak pergerakan bangsa.

Lanjutnya, Untuk itu dibutuhkan revitalisasi strategi yang bisa menghasilkan reaktor sinergis dalam rangka kaderisasi pemuda untuk menjadi leader yang memiliki quality control dan quality assurance yang kompeten. Langkah ini pun harus bisa membawa pemuda pada titik kulminasi positif yaitu dengan mengarahkan menjadi entrepreneur yang handal. Pembentukan karakter akan dilakukan lewat monitoring berkelanjutan dengan tujuan membentuk sistem kendali mutu berdasar classified agar dapat menjalankan perannya menuju sebuah kompilasi nyata yang strategis menyongsong sebuah negara dengan autonomous and comprehensive prosperity.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang ke-83. Adapun tema yang diusung pada lomba ini adalah “Peran Aktif dan Kemandirian Pemuda dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa” dengan lima kategori yaitu Pelajar, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan (OK), Pemuda Umum, dan Profesi Penulis. (Isti)

Pisah Sambut Pejabat Jajaran Pimpinan Fakultas dan Jurusan FIS dan FE UNY

Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengelar acara pisah sambut pejabat jajaran pimpinan Fakultas dan Jurusan FIS dan FE UNY pada Senin (5/12) di Rumah Makan Pelem Golek Yogyakarta. Acara dihadiri Dekan, Wakil Dekan I, II dan III, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan baik yang periode sekarang maupun yang lama, Kabag/Kasubag, Humas dan perwakilan staf administrasi FIS dan FE UNY.

Dekan FIS UNY Prof. Dr. Ajat Sudrajat, M.Ag. mengatakan dalam sambutannya, “Suasana malam yang begitu indah ini akan mengawali suasana baru dalam kebersamaan kita antara FIS dan FE UNY. Tali silaturrahmi antara FIS dan FE tetap terjalin dan terjaga. Kita sudah mulai beberapa hari yang lalu untuk menapaki suasana baru baik itu Wakil Dekan maupun Ketua dan Sekretaris Jurusan baik di FIS maupun di FE UNY. Semoga kompetisi ini diharapkan lebih kompetitif dan menghasilkan tekad yang bulat menuju arah dan tujuan yang dicapai untuk membangun kampus yang lebih baik dan maju”.

Sedangkan Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. menyampaikan, Mudah-mudahan kita sebagai pimpinan yang baru bisa mengemban amanah dan melaksanakan tugas yang telah dipercayakan kepada kita dengan sebaik-baiknya. Pesan petinggi kita di FE UNY diharapkan untuk memikirkan rakyat menengah ke bawah sehingga FE UNY diharapkan menjadi Fakultas yang lebih mengedepankan pada Ekonomi Kerakyatan.

Lanjutnya, selama kita mengemban amanah pada periode 2007-2011 masih banyak program-program kerja FISE UNY yang belum tuntas seperti renovasi ruang Dosen. Mohon untuk bisa dilanjutkan pada kepemimpinan periode 2011-2015. Semoga FIS dan FE UNY dapat berkembang bersama meraih prestasi yang gemilang dan bekerja lebih baik lagi. (Isti)

Pembukaan Diklat Pengembangan Wirausaha Baru Di Bidang Fashion di FE UNY

Sehubungan dengan keputusan Pemerintah tentang moratorium keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri, maka pemerintah berusaha untuk meminimalisir permasalahan tersebut dengan mengarahkan kegiatan pada penciptaan wirausaha baru dari kalangan mantan TKI maupun calon TKI yang terkena moratorium tersebut dengan mengadakan kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pengembangan Wirausaha Baru Di Bidang Fashion kerjasama antara Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian (Ditjen IKM Kemenperind) dengan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) serta Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta.

Diklat sebanyak 6 angkatan dan masing-masing angkatan berjumlah 30 peserta yang dilaksanakan di dua tempat yaitu 5 angkatan di Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta dan 1 angkatan di FE UNY. peserta pelatihan merupakan mantan maupun calon TKI dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berkerja di luar negeri, demikian disampaikan Lussy Anthonius Constanten Tolle, SH Ketua panitia penyelenggara pada acara Pembukaan Diklat Wirausaha Baru di Bidang Fashion pada Senin (5/12) bertempat di Auditorium FE UNY. Tampak hadir Direktur Jenderal (Dirjen) IKM Kemenperind, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Kepala BBKB, Dekan FE UNY, Wakil Dekan I, II dan III FE UNY.

Selanjutnya, Dra. Euis Saedah, M.Sc. Dirjen IKM Kemenperind saat memberikan pengarahan dan sekaligus membuka secara resmi diklat mengatakan bahwa pengangguran merupakan masalah pokok yang dihadapi bangsa Indonesia sehingga masalah tersebut perlu mendapatkan perhatian yang serius karena akibatnya akan berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap masalah sosial yang negatif khususnya kemiskinan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK) yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 1995. Sebagai respon dari instruksi tersebut tahun anggaran 2011 Ditjen IKM berupaya meningkatkan nilai-nilai kemandirian melalui bentuk kewirausahaan dengan harapan akan terbentuk masyarakat yang mandiri. Tidak ada orang di muka bumi ini yang menganggur kecuali orang gila. Wirausaha berbeda dengan pekerja. Kalau pekerja menunggu pemberian yang diatas sedangkan wirausaha tangannya di atas atau memberikan pekerjaan kepada orang lain. Dengan penuh semangat Dirjen memberikan motivasi pada peserta diklat dengan meneriakkan Wirausaha lalu peserta diklat menjawab Yess!!!

Sementara Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. mengemukakan bahwa Diklat kali ini mengambil bidang fashion karena fashion tidak pernah mati selalu terus dipakai dan berganti-ganti modelnya. Sehingga pelaku bisnis senantiasa mengembangkan kreasi baru dalam menciptakan produk-produk baru dan strategi pemasaran yang baik. Dan diharapkan peserta diklat mendapatkan keterampilan dalam bidang fashion dan mampu menciptakan kesempatan kerja di bidang fashion.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjaasama antara Dekan FE UNY dengan Direktur Jenderal IKM Kementerian Perindustrian di Ruang Sidang Dekan.(Isti)

FE UNY Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Pertama

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) mengelar pelepasan calon wisudawan yang pertama kali pada Jumat (2/12) di Ruang Auditorium FE UNY. Yang diikuti sebanyak 98 calon wisudawan beserta dengan orangtua/wali. Dalam kesempatan ini pula FE UNY menyerahkan piagam penghargaan kepada Ashari Ridho Ihsan Mahasiswa Jurusan Manajemen FE UNY sebagai mahasiswa berprestasi bidang Olahraga tahun 2011 FE UNY atas prestasi meraih medali emas cabang olahraga Kempo SEA Games XXVI 2011. Selain penghargaan Ashari juga mendapatkan uang pembinaan dari FE UNY. Hadir pada kesempatan ini Dekan, Wakil Dekan I, II dan III FE UNY, Kajur/koord. Prodi, Kabag/Kasubag dan semua staf administrasi.

Wakil Dekan III FE UNY Siswanto, M.Pd. mengatakan bahwa Pelepasan calon wisudawan saat ini merupakan pelepasan yang pertama kali bagi FE UNY karena kegiatan akademik maupun perkantoran secara resmi baru 2 bulan berjalan di FE UNY. Dan pelepasan kali ini kita adakan di ruang termegah yang ada di FE UNY. Selesai wisuda merupakan awal dari perjuangan yang sejati. Dan tentunya setelah diwisuda para alumni diharapkan nantinya bisa bergabung dengan Ikatan Alumni FE UNY dengan harapan berperan aktif dalam pertemuan alumni dan tetap terjalin tali silaturrahmi.

Sementara itu Rina Windayani Calon Wisudawan dari Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNY sekaligus peraih Indeks Prestasi (IP) Tertinggi dengan IP 3,75 dalam sambutannya mewakili teman-temannya mengatakan, wisuda merupakan suatu momentum. Kami menyadari bahwa dalam mencapai proses seperti ini tidak lepas dari peran serta semua pihak baik Dosen dalam membagi ilmu dan membimbing, mengarahkan kami sampai kami dinyatakan lulus, Staf Administrasi yang selalu melayani semua hal yang kita butuhkan dan semua pihak yang selalu memberikan dukungan kami hanya bisa menyampaikan terima kasih, ucapnya.

Lanjutnya, hari ini sebagai tonggak sejarah untuk membulatkan tekad untuk maju ke depan memanfaatkan ilmu yang kita punya untuk membangun peradaban Indonesia untuk menjadi manusia yang lebih unggul.

Sedangkan Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. berpesan, “Alumni yang sudah sukses beritahu kami dan yang belum sukses juga beritahu kami. Sehingga nantinya kalau ada hambatan dalam mencari atau menciptakan pekerjaan kita bisa memberikan informasi dan solusinya. Sebaiknya jangan mengantungkan diri pada orang lain kalau pengen jadi orang kaya jadilah Wirausaha. Marilah kita ciptakan lapangan kerja”. (Isti)

LOMBA DEBAT ECONOMIC FOR CHAMPION

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (HMPE FE UNY) Pada Sabtu (26/11) berhasil menyelenggarakan Lomba Debat yang merupakan salah satu dari serangkaian acara Economic For Champion (EFC). Lomba Debat ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan Minat dan Bakat mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam berdebat, sehingga mahasiswa mampu berpikir kritis terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi disekitarnya.

Selain itu melalui ajang perlombaan yang diikuti oleh berbagai angkatan ini, diharapkan dapat mengakrabkan mahasiswa baru angkatan 2011 dengan angkatan-angkatan sebelumnya, serta dapat terjalin koordinasi, kerjasama dan komunikasi yang baik antar angkatan mahasiswa Pendidikan Ekonomi.

Lomba Debat ini secara resmi dibuka Daru Wahyuni, M.Si. Dosen Pendidikan Ekonomi FE UNY. Adapun juri-jurinya adalah alumnus dari Pendidikan Ekonomi FE UNY sendiri yang telah banyak menoreh prestasi dalam ajang lomba Debat, yaitu Afrizal, Michael dan Farid. Sambutan kedua disampaikan Ketua Panitia EFC Devit Bayu P.

Babak Penyisihan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, setelah babak penyisihan selesai dewan juri mengumumkan 2 tim terbaik yang masuk ke babak final, yaitu tim dari angkatan 2008 A (Mifta, Nuryanto, Syarif) dan tim dari angkatan 2010 A (Fuad, Hana, Ratna). Setelah babak final selesai, dewan juri mengumumkan pemenang dari acara Lomba Debat, yaitu Mifta, Nuryanto dan Syarif dari angkatan 2008. Acara pun selesai pada pukul 15.00 WIB. (Ratna&Hanifa)

Sukirno, PhD Memperoleh Penghargaan The Best Paper, Kembali Harumkan Nama UNY di Kancah Internasional

Setelah pada awal tahun memperoleh penghargaan the best paper dari World Business Institute pada Asia Pacific Business Research Conference yang diselenggarakan pada tanggal 21- 22 Februari 2011 di Hotel Istana Kuala Lumpur, Malaysia, kembali Sukirno, M.Si., Ph.D. kembali menorehkan prestasinya dan mengharumkan nama Universitas Negeri Yogyakarta di Asia Pacific Conference on Educational Management and Leadership 2011 yang diselenggarakan pada tanggal 29 November – 1 Desember 2011 di The Legend Hotel Kuala Lumpur, Malaysia yang pesertanya berasal lebih dari 15 negara.

Dosen kelahiran Boyolali 1969 yang sudah mengabdi hampir 20 tahun di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FISE, FIS, FPIPS) ini mengkaji kinerja, komitmen, dan kepuasan kerja dosen di lingkungan perguruan tinggi di Indonesia. Lebih jauh dampak sistem penghargaan (financial and nonfinancial rewards) yang diterapkan di perguruan tinggi di Indonesia juga dibahas secara tuntas dan cerdas dalam papernya. Sukirno, M.Si., Ph.D. yang banyak memiliki pengalaman publikasi paper di jurnal internasional dan menjadi pemakalah pada seminar nasional maupun internasional itu berharap, paper empiriknya memiliki implikasi akademis dan strategis bagi perbaikan kinerja dosen khususnya dan pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia pada umumnya (Isti/FE UNY).

Kajur & Sekjur FE UNY Periode 2011-2015 Dilantik

Sebanyak 3 Ketua Jurusan (Kajur) dan 3 Sekretaris Jurusan (Sekjur) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) dilantik pada Kamis (1/2) di Auditorium UNY. Adapun kajur dan sekjur yang dilantik adalah; Kajur Manajemen Naning Margasari, M.Si., MBA, Sekjur Manajemen Agung Utama, M.Si., Sukirno, PhD Kajur Pendidikan Akuntansi, Sekjur Pendidikan Akuntansi Abdullah Taman,SE, Akt, M.Si, Kajur Pendidikan Ekonomi Daru Wahyuni, M.Si. dan Sekjur Pendidikan Ekonomi Maimun Sholeh, M.Si.

“Setiap jabatan memiliki tugas pokok dan fungsi, karena itu kami berharap sekali semua pejabat baru dapat bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, sehingga akhirnya memudahkan untuk mempertanggungjkawabkan di depan publik. Ingat bahwa UNY terus berupaya menegakkan good university governance and clean university government, karena itu kami minta dukungannya yang di wujudkan dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel.” Demikian disampaikan Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd,M.A, dalam sambutannya saat Upacara Pelantikan Pejabat (Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Kepala Bagian) di Lingkungan UNY. Acara dihadiri seluruh pimpinan UNY yaitu: Wakil Rektor 1,2,3, Ketua Senat, Sekretaris Senat, Para Dekan, Direktur Pasca Sarjana, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Kantor, Kepala UPT, Kabag dan Kasubag tingkat pusat dan fakultas.

Rektor menegaskan, UNY yang ber-BLU, terus berupaya memperbaiki sistem pengelolaan keuangan sesuai dengan aturan yang ada. UNY tidak hanya menghadirkan sarjana akuntansi untuk membantu pembuatan pembukuan dan pelaporan keuangan di setiap unit dan pendirian tim auditor internal, melainkan juga pendirian badan pengawas dan membuat MoU dengan BPKP sehingga diharapkan ke depan UNY dapat mempertahankan status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara terus menerus dengan hasil yang lebih baik. Demikian juga UNY terus dapat mengawal implementasi ISO SMM 9001:2008 dengan semakin mendorong jurusan atau prodi serta unit-unit lainnya yang belum ber-ISO untuk segera dapat ber –ISO. Termasuk ISO Lab 14025, Fakultas dan Jurusan yang sudah siap diharapkan sekali tahun 2012 sudah dapat memproses perolehan sertifikatnya. (Lensa/Isti)

Pages