Usung Tema "Mahawira Amerta Nira", Mahasiswa UNY dan Siswa SMK Negeri 1 Kokap Raih Terbaik 1 Karnaval Semarak Merdeka Se-Kulon Progo 2026

Melestarikan budaya daerah tidak selalu harus melalui kegiatan formal di ruang kelas. Terkadang, hal itu bisa dimulai dari panggung sederhana seperti pawai karnaval, di mana identitas lokal ditampilkan lewat kostum dan kreativitas anak muda. Hal inilah yang ditunjukkan oleh SMK Negeri 1 Kokap dalam Karnaval Se-Kabupaten Kulon Progo yang digelar pada Sabtu (22/08/26) lalu dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Karnaval tahunan ini diikuti oleh berbagai instansi pendidikan se-Kabupaten Kulon Progo, salah satunya SMK Negeri 1 Kokap yang tampil dengan mengusung tema "Mahawira Amerta Nira" dengan sub-tagline "Manisnya Warisan Menoreh". Persembahan dan karya ini mengangkat semangat kerja keras, gotong royong, dan ketulusan, sekaligus menjadi bentuk penghormatan bagi para penderes atau penjaga warisan tradisional yang mengolah tetes-tetes nira di kawasan Perbukitan Menoreh.

Kegiatan ini turut melibatkan Muhammad Ainurrofik Syahrul Haq, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang sedang menjalani Praktik Kependidikan (PK) di SMK Negeri 1 Kokap. Dalam karnaval ini, ia dipercaya menjadi salah satu maskot yang mewakili SMK Negeri 1 Kokap sepanjang rute pawai. Bersama para siswa dan warga sekolah lainnya, Muhammad Ainurrofik Syahrul Haq ikut menyiapkan kostum yang digunakan dalam pawai, sebagian di antaranya dibuat secara mandiri dari bahan kardus bekas yang disulap menjadi kostum bernuansa gula semut. Selain kostum hasil kreasi sendiri, beberapa peserta juga mengenakan busana tradisional sewaan untuk memperkuat penggambaran sosok penderes nira dan kehidupan masyarakat Menoreh.

Bagi Muhammad Ainurrofik Syahrul Haq, kesempatan menjadi maskot karnaval menjadi bagian dari pengalaman Praktik Kependidikan yang memperlihatkan bahwa keterlibatan mahasiswa PK di sekolah tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar-mengajar di kelas. Melalui pawai ini, ia turut ambil bagian dalam memperkenalkan sekaligus menghormati kerja keras para penjaga tradisi penderesan nira di Kulon Progo kepada masyarakat yang lebih luas di tingkat kabupaten, sekaligus mempererat kolaborasi antara mahasiswa PK dan warga sekolah.

Kerja keras dan kekompakan tim dalam mempersiapkan tema serta kostum karnaval ini membuahkan hasil membanggakan. SMK Negeri 1 Kokap berhasil meraih predikat Terbaik 1 dalam lomba karnaval tingkat Kabupaten Kulon Progo tersebut, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa kreativitas dalam mengangkat nilai kerja keras, gotong royong, dan warisan budaya lokal mampu bersaing di tingkat kabupaten. Keterlibatan mahasiswa PK UNY dalam kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung proses pendidikan sekaligus pelestarian budaya daerah. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman di luar kegiatan mengajar, tetapi juga belajar memahami dan menghargai kearifan lokal yang hidup di lingkungan sekolah tempatnya bertugas.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, SDGs Nomor 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, karena Karnaval ini menjadi sarana pelestarian warisan budaya dan tradisi lokal, khususnya kearifan penderesan nira yang menjadi bagian dari identitas kawasan Perbukitan Menoreh. Kedua, SDGs Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena tema "Mahawira Amerta Nira" secara langsung menjadi bentuk penghormatan bagi para penderes nira di kawasan Menoreh, yang kerja kerasnya menopang perekonomian dan mata pencaharian warga setempat melalui pengolahan gula kelapa/gula semut. Ketiga, SDGs Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, Karena Tradisi pengolahan nira menjadi gula kelapa merupakan contoh praktik pemanfaatan sumber daya alam secara turun-temurun dan berkelanjutan, yang diangkat kembali melalui karya karnaval ini. Keempat, SDGs Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, karena Keterlibatan mahasiswa PK UNY dan siswa dalam kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran di luar kelas yang mengasah kreativitas, kerja sama, dan kebanggaan terhadap budaya serta sejarah daerah.

Melalui karya "Mahawira Amerta Nira" dan predikat Terbaik I dalam Karnaval Semarak Merdeka Kabupaten Kulon Progo 2026 ini, SMK Negeri 1 Kokap bersama mahasiswa PK UNY yang terlibat menunjukkan bahwa kolaborasi dunia pendidikan dapat berperan dalam menghormati kerja keras masyarakat, melestarikan warisan budaya, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.