SEPISAN dan Kreasi Olahan Ikan Tuna dalam Mendukung Pangan Bergizi dan Laut Berkelanjutan di SMKN 7 Yogyakarta
Submitted by feb on Fri, 25/09/2026 - 19:06
Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMK Negeri 7 Yogyakarta menggelar kegiatan SEPISAN (Skaven Pitulasan) pada hari Rabu pagi mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di SMKN 7 Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran peserta didik dari berbagai kelas. Kegiatan ini memiliki keterkaitan langsung dengan dua tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan dan SDG 14 tentang Ekosistem Lautan.
Kegiatan ini berbentuk lomba memasak olahan ikan tuna yang bertujuan menumbuhkan kreativitas peserta didik dalam mengolah pangan bergizi sekaligus mengenalkan pentingnya konsumsi ikan sejak usia sekolah. Prosesnya diawali dengan pembukaan acara oleh pihak sekolah dan perwakilan kementerian. Seluruh peserta kemudian memasak menggunakan bahan baku yang sama, yaitu ikan tuna yang telah disiapkan dan disalurkan langsung oleh kementerian, sehingga penilaian benar-benar berfokus pada kreativitas dan teknik pengolahan. Selama proses memasak berlangsung, dewan juri yang terdiri atas guru produktif dan perwakilan kementerian berkeliling menilai setiap peserta secara langsung. Dari satu jenis ikan tersebut, lahir beragam menu seperti nasi bakar ikan, mie ikan, steak ikan, rolade, hingga tuna crispy. Setelah matang, seluruh hasil olahan diletakkan di stand edukatif agar dapat dilihat langsung oleh penonton dan tamu undangan. Rangkaian dilanjutkan dengan talkshow bertema Gemar Makan Ikan bersama perwakilan kementerian, yang membahas manfaat gizi ikan serta cara memilih dan mengolah ikan dengan tepat, sebelum akhirnya ditutup dengan pengumuman pemenang lomba.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari SDG 2 (Tanpa Kelaparan), karena ikan tuna merupakan sumber protein hewani kaya omega-3 yang berperan penting dalam mencegah stunting dan mendukung perkembangan gizi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga terkait dengan SDG 14 (Ekosistem Lautan). Hal ini terlihat dari keterlibatan kementerian dalam menyediakan bahan baku berupa ikan tuna dan mengisi talkshow menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Dengan itulah, kegiatan SEPISAN ini menghubungkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan isu ketahanan pangan dan keberlanjutan ekosistem laut.
Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah pangan sehat berbahan dasar ikan sekaligus memahami bahwa satu jenis ikan dapat divariasikan menjadi banyak menu bernilai jual. Stand edukatif yang menampilkan hasil olahan juga turut memberi manfaat bagi masyarakat sekolah secara luas, karena edukasi gizi tersampaikan secara visual dan mudah dipahami. Bagi lembaga, kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY memperkuat citra sekolah sebagai institusi yang aktif mendukung isu pangan dan lingkungan. Bagi masyarakat, kegiatan ini turut mendukung kampanye Gemar Makan Ikan dan mendorong kesadaran menjaga kelestarian laut. SEPISAN diharapkan semangat memperingati kemerdekaan tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan sejak dini. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan sasaran yang lebih luas, sehingga nilai-nilai gizi dan kelestarian laut semakin tertanam kuat di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
