Membekali Generasi Muda dengan Literasi Finansial melalui Implementasi SDGs ke-12 di SMA Negeri 1 Pundong

Sebagai bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Hetika Precillia Anggraeni, mahasiswa PK UNY, melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12 di SMA Negeri 1 Pundong, Senin hingga Rabu (10-12/08/26) lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam pembelajaran ekonomi bersama peserta didik kelas X A, X B, dan X C dengan mengangkat materi skala prioritas dan literasi finansial. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan SDGs ke-12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, melalui pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menggunakan dan mengelola sumber daya, termasuk keuangan, secara bijak dan bertanggung jawab. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran di kelas dengan permasalahan dan kebutuhan yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Kegiatan pembelajaran bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktis kepada peserta didik mengenai pentingnya menentukan prioritas dan mengelola keuangan secara terencana. Dalam pelaksanaannya, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman materi secara teoretis, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menerapkannya melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Pada LKPD tersebut, peserta didik diminta menentukan target yang ingin dicapai, menyusun tabel skala prioritas, serta mencatat pendapatan dan pengeluaran. Melalui aktivitas tersebut, peserta didik diajak untuk memahami pentingnya menentukan kebutuhan yang harus didahulukan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membuat perencanaan keuangan sederhana berdasarkan kondisi yang dimiliki. Pembelajaran dirancang agar materi ekonomi tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi juga dapat dikaitkan dengan kebiasaan dan kondisi yang ditemui peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk mulai menerapkan pengetahuan dalam mengelola keuangan secara lebih terencana. Literasi finansial menjadi bekal penting bagi generasi muda, terutama ketika mereka memasuki usia produktif dan mulai menghadapi berbagai keputusan keuangan secara mandiri. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu menggunakan produk dan layanan keuangan dengan bijak, memahami risiko dalam aktivitas keuangan, serta memiliki kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan. Selain itu, kegiatan menyusun skala prioritas serta mencatat pendapatan dan pengeluaran membantu membangun sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Dari sisi implementasi SDGs ke-12, kegiatan ini mendorong peserta didik untuk membangun pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dengan mempertimbangkan kebutuhan, manfaat, serta kemampuan sebelum mengambil keputusan.

Melalui penerapan SDGs ke-12 dalam pembelajaran ekonomi ini, pemahaman yang diperoleh peserta didik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan mengelola keuangan sejak bangku sekolah diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan sumber daya. Dengan pengetahuan dan keterampilan finansial yang memadai, peserta didik diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak, menggunakan produk keuangan dengan tepat, menghindari risiko keuangan yang merugikan, serta memiliki kemampuan untuk merencanakan masa depan. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara finansial, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki bekal untuk membangun kehidupan finansial yang sehat dan masa depan yang lebih cerah. (htk)