Kesenjangan Ekonomi dalam Karya: Pembelajaran Berbasis Proyek melalui Poster Infografis

Sebagai bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), Vedhita Alnadifah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi melaksanakan kegiatan pembelajaran ekonomi pada materi Kesenjangan Ekonomi bersama peserta didik kelas XI D ,E ,F dan G di SMA Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta pada tanggal 12-20 Agustus 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan memadukan pendekatan saintifik dan metode Project Based Learning (PjBL). Pembelajaran tersebut memiliki keterkaitan dengan SDG 4 atau Pendidikan Berkualitas melalui penerapan pembelajaran yang mendorong peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan relevan serta SDG 10 yakni Berkurangnya Kesenjangan melalui pembahasan mengenai permasalahan ketimpangan ekonomi dan berbagai upaya untuk mengatasinya.

Kegiatan pembelajaran bertujuan untuk membantu peserta didik memahami konsep kesenjangan ekonomi serta mengaitkannya dengan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Materi Kesenjangan ekonomi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan konsep, tetapi peserta didik diajak mengamati fenomena ketimpangan, mengidentifikasi faktor penyebab dan dampaknya, serta mendiskusikan berbagai alternatif solusi. Proses pembelajaran dilakukan secara berkelompok melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi hingga mengkomunikasikan hasil. Setiap kelompok mengangkat topik terkait isu kesenjangan ekonomi. Kemudian, mengolah informasi yang relevan menjadi pesan visual yang informatif dan mudah dipahami. 

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep kesenjangan ekonomi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kerja sama. Pembuatan poster infografis dibuat secara manual sehingga peserta didik tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mampu menyusun informasi, membagi tugas, dan menghasilkan karya secara kolaboratif. Setelah menyelesaikan poster, peserta didik diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat menyampaikan permasalahan yang dikaji, menyampaikan faktor penyebab kesenjangan serta menawarkan solusi berdasarkan hasil diskusi kelompok. Pembelajaran ini memiliki keterkaitan erat dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya upaya menghadirkan pembelajaran yang mendorong peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan. SDG 4 juga menekankan pentingnya peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pembagunan berkelanjutan. Selain itu, materi yang dipelajari secara langsung berkaitan dengan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), yang mendorong upaya mengurangi ketimpangan serta meningkatkan inklusi sosial dan ekonomi. 

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat terus mengaitkan konsep ekonomi dengan persoalan yang terjadi di kehidupan nyata. Pemahaman mengenai kesenjangan ekonomi diharapkan tidak hanya sebatas materi tetapi juga mendorong kepedulian terhadap permasalahan ketimpangan. Peserta didik diharapkan memahami pentingnya peran berbagai pihak dalam menciptakan kondisi sosial dan ekonomi yang lebih merata dan inklusif. Kedepan, pembelajaran yang mengaitkan isu pembangunan berkelanjutan diharapkan dapat terus diterapkan sebagai salah satu upaya menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. (vdt)