Yudisium Periode 30 November : Perjuangan Tidak Berhenti Sampai Disini

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) pada Jumat (30/11) mengelar upacara yudisium periode 30 November 2012 di Auditorium FE UNY. Yudisium diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari 14 orang dari jurusan S1 Kependidikan,21 orang dari jurusan S1 Non Kependidikan dan 3 orang dari program Diploma III. Adapun yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Cumlaude diraih oleh; Laila Kurnia Fatmawati IPK 3,60, Muhammad Ahid AH IPK 3,56 dari Program Studi Akuntansi dan Sonia Nurul Hayati dengan IPK 3,52 dari jurusan Manajemen. Acara dihadiri Dekan dan Wakil Dekan III, Ketua Senat, Sekretaris Senat, Kajur/Kaprodi dan Kabag/Kasubag FE UNY.

Menurut Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. dalam sambutannya berpesan pada peserta yudisium bahwa perjuangan tidak berhenti sampai disini. Masih jauh perjuangan kita untuk meraih kesuksesan baik itu dalam mencari pekerjaan ataupun menciptakan lapangan kerja. Kalau kita mampu dalam membuka lapangan kerja berarti kita juga telah membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Dengan begitu kita juga tidak mengantungkan diri pada orang lain.

Lanjut Sugiharsono, saya juga berharap agar para alumni FE UNY untuk tetap selalu menjalin tali silaturrahmi dengan pihak fakultas. Sehingga setelah lulus ini diharapkan untuk segera memberi kabar bekerja di instansi atau perusahaan mana ataupun yang belum mendapatkan kerja juga tetap memberikan kabar ke fakultas siapa tau kita bisa membantu memberikan informasi lowongan pekerjaan dan solusi yang terbaik bagi alumni. Dan jangan lupa sering membuka informasi lowongan kerja di website http://fe.uny.ac.id. (Isti)

FE UNY Gelar Pelatihan Job Hunting Periode Ke IV bagi Calon Wisudawan

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri (FE UNY) mengelar Pelatihan Pengembangan Diri & Kiat Sukses Menembus Dunia Kerja Periode ke IV tahun 2012 bagi para calon wisudawan dari fakultas di kampus setempat atau sering disebut dengan Pelatihan Job Hunting pada Kamis (29/11) di Auditorium FE UNY. Pelatihan dimaksud agar para calon sarjana memiliki motivasi guna memasuki dunia kerja. Pelatihan dibuka oleh Wakil Dekan I FE UNY, Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., MM. rencananya akan diselenggarakan secara rutin menjelang acara wisuda. Dalam acara pembukaan Wakil Dekan I menyampaikan tujuan dari acara pelatihan ini, yaitu untuk memberikan wawasan kepada calon lulusan bagaimana persaingan di dunia kerja. Untuk bisa bersaing di dunia kerja diperlukan kemampuan yang memadai serta kemauan untuk bekerja keras. Tantangan dalam mencari ataupun menciptakan pekerjaan jangan dihindari namun perlu dihadapi sehingga lulusan FE UNY mampu bersaing dengan lulusan dari universitas lain. Kegiatan pelatihan ini merupakan program rutin pihak fakultas dalam usaha membekali para sarjananya dengan menghadirkan praktisi Adhik Iwan Sulistiyanto, MM dan Heri Santoso, S.Psi. Untuk kali ini pelatihan diikuti sebanyak 158 calon wisudawan FE UNY.

Menurut Adhik Iwan, pengembangan diri merupakan suatu proses mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki seseorang agar bisa terwujud lebih efektif dan efisien dengan penekanan pada kemampuan mengaktualisasi diri dan kemampuan berkomunikasi. Jenius adalah 1% Inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah suatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. Adapun tips sukses wawancara kerja antara lain; Jaga kebugaran fisik dan penampilan, datanglah tepat waktu dan berpikir positif, perhatikan etika wawancara, persiapkan materi yang relevan, ciptakan kesan pertama yang menyenangkan, ciptakan situasi yang rileks dengan humor, jawablah dengan fokus, berdasar, sistematis dan dapat terukur.

Kegagalan dalam menembus peluang kerja antara lain menyelesaikan soal-soal psikotes untuk itu perlu diberi pelatihan mengerjakan dan menyelesaikan soal-soal psikotes sehingga nantinya alumni diharapkan mampu menyelesaikan soal-soal tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Selain itu alumni kurang percaya diri, kurang ber-etika (berbusana, bertingkah laku, berbicara), dan tidak kreatif. Untuk merangsang keaktifan, kekreatifan, dan rasa percaya diri yang lebih, pengisi materi mengadakan permainan. Hasilnya adalah peserta belajar untuk menyadari bahwa di dunia luar ada persaingan (kerja) dan yang pasti setelah mendapatkan sesuatu (pekerjaan) usahakan untuk mempertahankan.

Tidak kalah penting juga dalam dunia kerja diperlukan team work yang memerlukan kerjasama. Setelah mendapatkan suatu pekerjaan usahakanlah memberikan yang terbaik, ucap Heri Santoso. (Isti)

Innovation Contest UKMF KRISTAL FE UNY

Event perlombaan tingkat nasional yang diselenggarakanoleh Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) KRISTAL (Komunitas Riset dan Penalaran) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) yaitu Innovation Contest (ICON) tahun ini berlangsung sukses. Setelah melalui seleksi, terpilihlah 10 finalis yang diundang untuk mempresentasikan karyanya di Auditorium FE UNY. Sepuluh finalis ini terdiri dari diantaranya Universitas Negeri Padang, 2 tim dari Universitas Brawijaya, Politeknik Elektronika Surabaya, Universitas Negeri Sebelas Maret dan 4 tim dari Universitas Negeri Yogyakarta. Rangkaian agenda ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 4 November 2012. Innovation Contest merupakan kompetisi karya tulis yang berawal dari ide-ide kreatif dan inovatif kemudian dituangkan dalam karya tulis ilmiah dan produk. Jenis produk dalam lomba ini tidak dibatasi, harapannya agar mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas terhadap budaya mereka tanpa batas. Tema event ini adalah “Inovasi Produk Industri Kreatif Lokal Menuju Persaingan Global”.

“Saya cukup mengapresiasi kepada UKMF KRISTAL FE UNY yang telah berani untuk mengadakan event nasional padahal UKMF ini masih berumur jagung di tengah-tengah Fakultas Ekonomi yang bisa dikatakan Fakultas yang paling baru di UNY”, selain itu, saya sangat mengapresiasi untuk UKMF KRISTAL FE UNY yang baru lahir di tengah-tengah FE UNY pada tanggal 3 Maret 2012 yang lalu, namun UKMF KRISTAL ini sudah mampu berkontribusi dalam memberikan prestasinya di ajang lomba tingkat nasional untuk almamater Fakultas Ekonomi UNY. Ini merupakan langkah awal yang bagus dalam memajukan dan meningkatkan Fakultas Ekonomi UNY dalam prestasinya di bidang karya ilmiah dan penalaran di FE UNY ini, demikian disampaikan Wakil Dekan III FE UNY Siswanto M.Pd saat memberi sambutan di acara final ICON.
Sri Nuryanto ketua UKMF KRISTAL FE UNY mengatakan bahwa dengan adanya ICON ini diharapkan dapat mengembangkan ketrampilan mahasiswa seluruh Indonesia dalam berwirausaha yang berorientasi pada profit sekaligus bertujuan agar dapat menciptakan produk lokal yang mampu bersaing dalam pasar global, dengan adanya ICON ini diharapkan dapat menumbuhkan mahasiswa untuk selalu berjiwa entrepreneur sejati di tengah-tengah era globalisasi saat ini. Selain itu dengan adanya ICON tingkat nasional ini dapat menjadi wadah serta menjalin kekerabatan/menjalin silahturahmi mahasiswa di seluruh Indonesia khususnya dalam komunitas penelitian, kreativitas ilmiah dan penalaran.

Akhirnya setelah melalui penjurian dari dua juri, juri tersebut yaitu Penny Rahmawati M.si dosen dari Prodi Manajemen FE UNY, dan Arief Surya Irawan, SE, M.Com Ak. dosen dari UGM. Akhirnya diputuskan tiga pemenang. Juara pertama diperoleh dari tim Politeknik Elektronika Surbaya, dengan karyanya, “Falle”. Selanjutnya, juara kedua diperoleh oleh tim dari Universitas Brawijaya dengan karyanya “El-Backill (Electrical Bacterial Killer) inovasi Teknologi Pembasmi Bakteri Diabetes Methicilin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA)” dan juara 3 diperoleh tim dari Universitas Negeri Yogyakarta, dengan karyanya “AWI CORNER BAMBOO CRAFT Berbasis Kearifan Lokal Menuju Pasar Global”. Para juara masing-masing mendapatkan Piala Gubernur untuk Juara 1, Piala Rektor UNY untuk juara 2 dan Piala Dekan FE UNY untuk juara 3. (Nur, Aeni/Isti)

FE UNY Jalin Kerjasama dengan UPSI Malaysia

Sebagai upaya menjalin kerjasama dengan universitas luar negeri, Selasa, 30 Oktober 2012, Fakultas Ekonomi UNY kedatangan tamu dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.
Pertemuan yang digadang-gadang sebagai ajang silaturahim tersebut menghasilkan beberapa kemungkinan kerjasama, seperti joint research dan student exchange untuk meningkatkan kualitas kerjasama bidang akademik. Dalam sambutannya, Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si menyampaikan beberapa hal yang mungkin dilaksanakan oleh kedua universitas, yaitu pertukaran guest lecture, pengiriman dosen studi lanjut, student exchange, joint research, maupun joint journal. Dekan juga menyampaikan, ada beberapa kendala ketika dosen Indonesia melanjutkan studi di UPSI Malaysia, antara lain bahwa UPSI Malaysia belum masuk daftar universitas yang diakui oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI). Hal tersebut yang menjadi penyebab pengiriman beberapa dosen FE UNY untuk melanjutkan studi doktor ke UPSI Malaysia tertunda. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan kerjasama lain yang akan dijalin oleh FE UNY dan UPSI Malaysia. Senada dengan apa yang disampaikan Dekan FE UNY, Dekan FE UPSI Dr. Rohaila Yusof menyampaikan hal yang sama, bahwa UPSI sepakat menjalin kerjasama dalam proses pembelajaran dengan FE UNY.

Bahkan UPSI juga menawarkan beberapa tema joint research yang mungkin bisa dikembangkan seperti, Islamic Finance/Syariah, Kebobrokan ekonomi dunia, dan tema-tema sosial lain.
Masih banyak persoalan sosial yang terjadi di Malaysia dan melibatkan Indonesia. Sebagai contoh ialah masih terdapat 10 ribu anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di perbatasan Sabah dan Serawak dan mereka belum mendapatkan pendidikan yang layak.

Sehingga kedepan perlu dipikirkan bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia yang orang tuanya bekerja di perbatasan agar mereka juga mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak-anak Indonesia lain. Harapan dari pertemuan ini ialah terjalinnya kerjasama antara FE UNY dan UPSI Malaysia dalam mengembangkan bidang pendidikan sehingga Indonesia dan Malaysia yang notabene adalah saudara serumpun dapat saling membantu satu sama lain. (lina)

Accounting Days 2012: Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Seminar Nasional

Dalam rangka Accounting Days HIMA Akuntansi FE UNY menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional dan Seminar Nasional. LKTI berlangsung di Auditorium FE UNY, Jumat 19 Oktober 2012 dan diikuti 23 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Dari 23 tim tersebut dipilih 10 tim yang lolos ke babak selanjutnya akan mempresentasikan karya tulisnya dalam Seminar Nasional Sabtu, 20 Oktober 2012.Dalam sambutannya, Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M. Si menyampaikan selamat atas keberhasilan peserta LKTI Tingkat Nasional yang telah masuk 10 besar dan akan berjuang memperebutkan juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional UNY Tahun 2012. Pada hari kedua Accounting Days dilaksanakan Seminar Nasional yang mengangkat tema Going World Wide with Small Medium Enterprises (Mendunia Bersama UKM). Seminar tersebut menghadirkan empat pembicara, yaitu: Ir. Tati Ariyati (Kementrian Koperasi dan UKM), Efraim Ferdinan Giri, M.Si., Ak (akademisi), dr. Daniel Nugroho Setiabudi (Bandeng Juwana), dan Dr. Hasannudin Abdurrakhman (PT Osimo Indonesia).

Dalam presentasinya Ir. Tati Ariyati, sebagai perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UKM menyampaikan materi terkait dengan program penyelenggaraan dan pemberdayaan UKM yang telah dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan UKM. Sedangkan Efraim Ferdinan Giri, M.Si., Ak., menyampaikan materi terkait dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) sebagai acuan UKM dalam menyusun laporan keuangan.

Pembicara ketiga Dr. Hasannudin Abdurrakhman, sebagai perwakilan dari praktisi (PT Osimo Indonesia) menyampaikan kendala-kendala yang menghambat UKM untuk bisa mendunia.
Hasanuddin juga menggambarkan realita di lapangan terkait dengan perusahaan-perusahaan asing di Indonesia yang menguasai usahanya dari hulu ke hilir, sehingga tidak ada kesempatan bagi Indonesia dalam mengembangkan usahanya. Pembicara terakhir, dr. Daniel Nugroho Setiabudi, sebagai perwakilan dari praktisi menyampaikan pengalaman selama menjadi pengusaha.
Seminar Nasional tersebut diikuti kurang lebih 257 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa dalam dan luar UNY, serta masyarakat umum. Acara seminar nasional ditutup dengan pengumuman pemenang LKTI UNY Accounting Days 2012.

Juara I diberikan kepada Dita Anggar Sari, dkk., (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Juara II diberikan kepada Abdurrahman Adi Sukma (Gunadarma), dan Juara III diberikan kepada Aisyah Nurul Fithri, dkk dari (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara).

Jelajah Ilmiah UKMF Kristal ke Kampung Wisata Desa Sukunan Yogyakarta

Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Komunitas Riset dan Penalaran (KRISTAL) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) mengadakan kegiatan eksplorasi yang dikemas dalam acara Jelajah Ilmiah Kristal (JIK) di Kampung Wisata Desa Sukunan, Gamping Yogyakarta, Minggu 14 Oktober 2012.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus UKMF KRISTAL dan mahasiswa baru yang mengambil SDP (Student Development Program) bidang Penelitian. SDP merupakan rangkaian dari kegiatan OSPEK yang harus diikuti oleh semua mahasiswa baru di FE UNY. Kegiatan JIK bertujuan untuk memberikan sofkill kreativitas serta ilmu mengenai kajian penelitian agar mahasiswa baru mempunyai karakter kreatif, peka terhadap permasalahan terkini serta mampu menggali ide kreatif. Ide kreatif tersebut yang nantinya akan dituangkan dalam bentuk karya tulis, baik karya tulis ilmiah maupun PKM (Program Kreativitas Mahasiswa).
Di Kampung Wisata Desa Sukunan UKMF KRISTAL yang di ketuai Sri Nuryanto disambut oleh Koordinator Pengelolaan Sampah Desa Sukunan Haryadi. Dalam sambutannya Haryadi menyampaikan bahwa Kampung Wisata Desa Sukunan ini merupakan kampung yang mengutamakan kebersihan.

Pada awal berdirinya Desa Sukunan merupakan desa yang menjadi limpahan sampah. Namun saat ini limpahan sampah tersebut diproses melalui 3 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Selanjutnya limpahan sampah-sampah itu akan dijadikan suatu produk yang mempunyai nilai ekonomis tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sukunan, Gamping, Yogyakarta.
Produk yang dihasilkan antar lain tas, tempat handphone, dompet dan sebagainya. Kampung Wisata Desa Sukunan memiliki prinsip Sodaqoh Sampah, yang artinya dari sampah-sampah yang ada akan dikumpulkan, kemudian dijual dan hasil penjualannya di sodaqohkan ke kampung-kampung.

Setelah melakukan JIK, seluruh peserta diminta untuk membuat karya tulis berdasarkan apa yang telah diperoleh di lapangan. Ide kreatif atau inovatif tersebut akan dituangkan ke dalam sebuah karya tulis dan akan dikompetisikan dalam Kristal Paper Contest (KPC).

Dengan adanya Kristal Paper Contest ini mahasiswa baru dapat meningkatkan softkill kreativitas serta mampu membuat karya tulis ilmiah untuk dikompetisikan dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional. (nur/lina)

Youth Economics Day BEM FE UNY

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) sebagai fakultas baru sudah sepatutnya memperkenalkan diri ke lingkungan lokal maupun nasional. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi pihak luas. BEM FE UNY melalui Departemen Ekonomi, Sosial, dan Politik (EKSPO) bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan Youth Economics Day (YED) 2012, dengan tema “Be a BRIGHT Young Entrepreneur”.Acara tersebut akan dimeriahkan dengan Study Centre for Economics, Political and Social Affairs (SC-ESPA), Lomba Poster, Lomba Fotografi, Lomba Puisi, dan Faculty of Economics Open Class. Harapannya dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk membuka jaringan yang lebih luas dengan pendidikan tingkat pertama, menengah maupun secara umum, kegiatan ini terbuka bagi siswa SMP, SMA, mahasiswa dan masyarakat umum.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut maka siswa SMP, SMA, mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih kritis, kreatif, serta memiliki jiwa wirausaha. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan bargaining position bagi FE UNY. Adapun target peserta YED 2012 adalah siswa SMP/sederajat, SMA/sederajat, mahasiswa dari berbagai universitas, serta masyarakat secara umum, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. YED 2012 akan diselenggarakan pada Sabtu, 20 Oktober 2012 di Auditorium FE UNY. Untuk pendaftaran mulai dari tanggal 1-17 Oktober 2012 disekretariat BEM FE UNY.

Salah satu agenda yang special dari acara ini adalah Faculty of Economics Open Class (FE-Class) merupakan salah satu agenda Youth Economics Day 2012 yang memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengenal Fakultas Ekonomi lebih dekat. Masyarakat diperbolehkan mengikuti perkuliahan di FE UNY dengan memilih jurusan atau program studi mana yang ingin mereka pelajari lebih dalam.

Program-program studi yang ada di Fakultas Ekonomi adalah: Manajemen, Manajemen Pemasaran D3, Akuntansi, Akuntansi D3, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran. Dengan adanya kelas FE-Class ini, masyarakat umum baik siswa maupun mahasiswa diluar FE UNY diharapkan dapat merasakan bagaimana perkuliahan program-program studi yang ada di Fakultas Ekonomi sesuai jurusan yang mereka pilih. (lina/hendro)

Sri Nuryanto Mahasiswa FE UNY Raih Juara II Lomba Esai

Sri Nuryanto mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Komunitas Riset dan Penalaran Lomba Esai ini bertemakan “Aspirasiku untuk Kampusku”. Pada Lomba Esai kali ini, Nuryanto mengusung judul “Sikap Apatisme yang Tidak Berkarakter pada Mahasiswa Baru di Kampus”. (KRISTAL) FE UNY meraih Juara II Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Mengapa mengangkat judul tentang sikap apatisme yang tidak berkarakter pada mahasiswa baru di kampus, Nuryanto mengatakan bahwa ada banyak nilai-nilai yang terkandung dalam penanaman karakter, hal ini tentunya menjadi sifat penopang dalam membentuk karakter. Satu di antara banyak sifat maupun karakter yang dapat merusak moral di lingkungan kampus adalah sikap apatis. Degradasi moral yang terjadi di lingkungan kampus saat ini sudah meluas, yang tentunya menjadi permasalahan terkini bagi mahasiswa baru. Di samping itu ada pula masalah yang sering timbul pada mahasiswa baru, yaitu sikap apatis terhadap pentingnya berorganisasi.

Berorganisasi merupakan langkah awal serta menjadi pijakan strategis bagi mahasiswa baru. Berorganisasi adalah proses interaksi dengan lingkungan sekitar, melatih kemandirian dan kepemimpinan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari setelah keluar dari kampus. Namun salah satu penyakit yang sering muncul pada sebagian besar mahasiswa baru adalah sikap apatis mengenai pentingnya berorganisasi di lingkungan kampus.
Sikap acuh tak acuh mahasiswa baru juga terlihat dalam berbagai kegiatan, misalnya dalam menanggapi berbagai isu terkini/aktual yang muncul di dalam kampus maupun di lingkungan sosial yang lebih luas. Hal itu dapat dilihat melalui sikap yang acuh dan tidak berperan aktif dalam forum diskusi, acuh untuk berperan aktif dalam komunitas belajar, atau acuh untuk ikut berpartisipasi dalam seminar atau mengikuti workshop/pelatihan yang menunjang potensi serta kapasitas mahasiswa.
Hal ini merupakan sebuah krisis yang jika tidak diatasi akan menjadi budaya yang semakin menguat dari tahun ke tahun. Permasalahan ini mutlak untuk dicari pemecahannya. Sikap apatisme ini merupakan fenomena nyata yang dapat diamati langsung di banyak perguruan tinggi.
Nuryanto menambahkan, dalam upaya memerangi serta memberikan solusi terhadap sikap apatisme pada mahasiswa baru, ada beberapa solusinya yang ditawarkan, antara lain: birokrasi kampus hendaknya lebih memperhatikan serta mewadahi mahasiswa baru dalam melakukan kegiatan-kegiatan positif yang menunjang dalam meningkatkan potensi serta intelektual mahasiswa. Sebagai contoh mengadakan sofkill kreativitas, pelatihan penulisan karya ilmiah, pelatihan kepemimpinan secara intensif dan terarah.
Di samping itu Nuryanto juga memberikan alternatif solusi lain yaitu adanya peran dari mahasiswa senior dan ajakan untuk bergabung dalam organisasi yang bergerak sesuai dengan minat/bakat. Karena bentuk gerak semakin banyak, maka ruang gerak harus pula mengikuti setiap pertumbuhan bentuk gerak. Ruang gerak diciptakan untuk menyerap bentuk-bentuk gerak yang tidak terwadahi.
Jika semua mahasiswa mempunyai bakat yang saling berbeda, maka semua mahasiswa harus mempunyai wadah organisasi untuk menyalurkan minat dan bakatnya.
Jika upaya ini semakin digeliatkan bersamaan dengan pertumbuhan rasa penting berorganisasi pada mahasiswa baru khususnya, akan dapat mengurangi sikap apatisme di lingkungan kampus yang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat di kampus. (nur/lina)

Parade Musik FE UNY

Musik adalah salah satu hal yang tidak bisa lepas dari kebudayaan di dunia ini. Musik adalah bagian dari aktivitas kultur sosial manusia. Musik dapat mengekspresikan perasaan, inspirasi, ide dan eksistensi manusia.Selain itu musik mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme dalam diri. Tidak hanya sampai di situ, di kalangan umum sendiri sudah banyak even-even berbasis musik yang diselenggarakan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Hal tersebut menjadi indikator bagaimana antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap musik. Atas dasar tersebut maka BEM Fakultas Ekonomi UNY akan mengadakan Parade Musik FE UNY dengan tema “Musik Istimewa Yogyakarta“. Acara ini akan dilaksanakan Minggu, 21 Oktober 2012 mulai pukl 16.00-selesai di GOR UNY. Parade Musik FE UNY diadakan sebagai ungkapan rasa syukur atas disahkannya UU Keistimewaan Yogyakarta dan hari jadi Yogyakarta ke 256.

Di samping itu pada bulan ini pula akan diperingati hari sumpah pemuda. Sehingga dengan adanya acara ini diharapkan para pemuda bangsa Indonesia khususnya yang berada di Yogyakarta, akan timbul rasa semangat dan optimisme dalam aspek berbangsa, bernegara, dan berbudaya.

Parade Musik ini bersifat umum. Dapat dihadiri siapa pun dan menghadirkan bintang tamu Sheila On 7 serta band-band indie Yogyakarta. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan musik tradisional yang menggabungkan perpaduan harmoni antara musik tradisional dan musik modern. Disamping acara musik akan dilaksanakan pula pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi syukuran atas disahkannya UU Keistimewaan Yogyakarta, Acara ini akan dihadiri oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. (lina/hendro)

Pelatihan Soft Skill Mahasiswa FE UNY

Kepemimpinan di Indonesia mengalami degradasi, hal itu ditandai dengan munculnya ketidakpuasan di masyarakat, yang diikuti anarkisme, seperti tawuran pelajar dan perusakan. Tindakan anarkis tersebut menandakan ketidakpuasan atas kepemimpinan yang ada. Sehingga dipandang perlu untuk memberikan bekal kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa bagaimana menjadi pemimpin yang mampu mengayomi masyarakatnya. Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang harus menyadari fungsi dan tugasnya. Untuk bisa mengetahui fungsi dan tugasnya mahasiswa perlu meningkatkan kapasitas diri, memiliki tanggungjawab, dan mempu membangun integritas akademik dalam upaya menjadi calon pemimpin bangsa ini.

Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi UNY, Dr. Sugiharsono, M.Si dalam pembukaan Pelatihan Soft Skill bagi Mahasiswa, Sabtu-Minggu, 6-7 Oktober di Auditorium Fakultas Ekonomi UNY. Disamping menyampaikan perlunya jiwa kepemimpinan mahasiswa, Dekan juga menekankan pentingnya pelatihan mengenai kreatifitas bagi mahasiswa. “Kreatifitas merupakan modal bangsa untuk melakukan perubahan. Perubahan bersifat abadi dan jika seseorang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik maka orang tersebut harus kreatif”, tegas Sugiharsono. Kepemimpinan di Indonesia mengalami degradasi, hal itu ditandai dengan munculnya ketidakpuasan di masyarakat, yang diikuti anarkisme, seperti tawuran pelajar dan perusakan. Tindakan anarkis tersebut menandakan ketidakpuasan atas kepemimpinan yang ada. Sehingga dipandang perlu untuk memberikan bekal kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa bagaimana menjadi pemimpin yang mampu mengayomi masyarakatnya. Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang harus menyadari fungsi dan tugasnya. Untuk bisa mengetahui fungsi dan tugasnya mahasiswa perlu meningkatkan kapasitas diri, memiliki tanggungjawab, dan mempu membangun integritas akademik dalam upaya menjadi calon pemimpin bangsa ini. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi UNY, Dr. Sugiharsono, M.Si dalam pembukaan Pelatihan Soft Skill bagi Mahasiswa, Sabtu-Minggu, 6-7 Oktober di Auditorium Fakultas Ekonomi UNY. Disamping menyampaikan perlunya jiwa kepemimpinan mahasiswa, Dekan juga menekankan pentingnya pelatihan mengenai kreatifitas bagi mahasiswa. “Kreatifitas merupakan modal bangsa untuk melakukan perubahan. Perubahan bersifat abadi dan jika seseorang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik maka orang tersebut harus kreatif”, tegas Sugiharsono.
Hal senada juga disampaikan Wakil Dekan III FE UNY, Siswanto, M.Pd bahwa pemimpin zaman sekarang harus belajar, harus membaca , harus mempunyai pengetahuan mutakhir mengenai berbagai soal yang menyangkut kepentingan orang-orang yang dipimpin. Selain itu pemimpin juga harus memiliki kredibilitas dan integritas, dapat bertahan, serta melanjutkan kepemimpinannya. Kalau tidak, pemimpin itu hanya akan menjadi suatu karikatur yang akan menjadi cermin atau bahan tertawaan di kemudian hari. Siswanto menambahkan, perlunya pelatihan kreatifitas bagi mahasiswa, yaitu karena kreatifitas merupakan sumber utama makna dalam kehidupan. Pertama, kebanyakan sesuatu menarik perhatian, yang sangat penting dalam kehidupan adalah hasil dari kreatifitas. Apa yang dapat dilihat melalui nilai-nilai, budaya, teknologi dan lain-lain merupakan hasil dari kepintaran manusia yang diperoleh melalui proses belajar. Kedua, kreativitas begitu mempesona sehingga ketika kita melibatkan diri didalamnya, kita merasa seolah-olah kita telah berada pada puncak kehidupan yang sesungguhnya.
Hadir sebagai pembicara utama Hermanto, M.Pd dan Nurtanio Agus P, M.Pd yang menyampaikan materi thinking independence, leader task & ethics. Sedangkan pada hari kedua Dr. Moerdiyanto, M.Pd dan M.Lies Endarwati, M.Si menyampaikan materi transformation of creativity character, creative intelligence. Pelatihan ini diikuti kurang lebih 700 mahasiswa Fakultas Ekonomi yang terdiri dari 322 mahasiswa semester V dan 378 mahasiswa semester III. (lina)

Pages