SDGS #17 KEMITRAAN

BEM FEB UNESA Studi Banding ke BEM FEB UNY

Minggu (2/6) lalu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNY menerima kunjungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB UNESA). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Eka Ary Wibawa, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pendamping BEM KM FEB UNY, Septian Budi Cahya, S.Pd., M.Pd. dan Amirussolihin, M.Sc. selaku dosen pendamping dari BEM FEB UNESA.

Kedatangan fungsionaris BEM FEB UNESA disambut oleh Wakil Ketua BEM KM FEB UNY, Saif Izzulfath dan fungsionaris dari Departemen Hubungan Diplomasi. Pada sesi presentasi, Saif menjelaskan susunan kabinet Rajut Asa yang terdiri dari tiga biro dan tujuh departemen serta program kerja dan agenda kerja apa saja yang akan dilaksanakan selama satu periode. Setelah itu, dilakukan sesi tanya jawab kepada seluruh fungsionaris BEM KM FEB UNY dan BEM FEB UNESA yang ingin bertanya seputar program kerja dan agenda kerja dari BEM KM FEB UNY dan BEM FEB UNESA. Saat sesi tanya jawab, salah satu fungsionaris dari Badan Pengurus Harian (BPH) BEM FEB UNESA bertanya mengenai program Internship Organization Program (IOP) BEM KM FEB UNY, dari presentasi yang dipaparkan oleh Saif, BEM FEB UNESA tertarik untuk menerapkan program magang ORMAWA di BEM FEB UNESA karena sebelumnya belum pernah ada.

Setelah sesi tanya jawab, terdapat Forum Group Discussion yang menggabungkan setiap biro dan departemen dari BEM KM FEB UNY dan BEM FEB UNESA sesuai bidangnya masing-masing untuk melakukan diskusi lebih lanjut dan sharing experience dalam menjalankan program kerja dan agenda kerja. Selanjutnya BEM FEB UNESA menampilkan tari tradisional sebagai bentuk persembahan dilanjutkan dengan penampilan solo vocal dari BEM KM FEB UNY dan penyerahan cinderamata. Sebagai penutup kegiatan, fungsionaris BEM FEB UNY mengajak seluruh peserta studi banding BEM FEB UNESA untuk campus tour di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dan foto bersama. 

Studi banding ini memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak, antara lain yaitu strategi pengembangan kapabilitas pengurus BEM, sinkronisasi program kerja, dan rencana kolaborasi kegiatan bersama. Sebagai contoh, pada Departemen Advokesma BEM FEB UNESA terdapat divisi yang dibentuk khusus berfokus pada Pemberdayaan Perempuan sehingga dengan ini, BEM KM FEB UNY akan mencoba mengadopsi cara mereka dalam berorganisasi untuk hal yang lebih positif. Terdapat juga beberapa perbedaan ranah kerja antara departemen dan biro di BEM KM FEB UNY dengan departemen dan biro di BEM FEB UNESA walaupun memiliki kesamaan tujuan secara umum. (Fhadila-Eka)

Diskusi Ekonomi Internasional Bersama Dr. Karthi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) baru saja menyelenggarakan kuliah istimewa dengan skema Visiting Professor yang diisi oleh Dr. Karthikeyan Parthasarathy dari Kongu Engineering College, India. Selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Mei 2024, Dr. Karthi, sapaan akrabnya, memberikan kuliah di kelas S2 Pendidikan Ekonomi dengan materi yang berfokus pada ekonomi internasional, organisasi ekonomi internasional, serta berbagai permasalahannya.

Dr. Karthi membawakan materi dengan gaya yang interaktif dan mendalam, mengajak mahasiswa untuk berdiskusi aktif mengenai isu-isu ekonomi global. Mahasiswa diajak untuk memahami dinamika perusahaan internasional, baik yang beroperasi di Indonesia, di kawasan Asia, maupun di tingkat global. Melalui diskusi ini, mahasiswa dapat memperdalam pemahaman mereka tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perusahaan dalam konteks ekonomi internasional.

Tidak hanya teori, Dr. Karthi juga mengajak mahasiswa untuk berpikir kritis dan menyusun analisis mengenai isu-isu ekonomi terkini. Dalam salah satu sesi, mahasiswa diminta untuk menganalisis dampak kebijakan ekonomi internasional terhadap perusahaan di Indonesia dan Asia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan analisis dan wawasan global mahasiswa, yang sangat penting dalam era globalisasi saat ini.

Kegiatan kuliah dengan skema Visiting Professor ini mendapatkan respon positif dari mahasiswa dan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd., berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan untuk memperluas perspektif akademik dan profesional mahasiswa. Hal ini mendukung pencapaian kualitas pendidikan yang tinggi serta kemitraan FEB UNY dengan kampus luar negeri. (fdhl)

IISMA Helps Prepare Students to Compete Globally

The International Affairs and Partnership Unit (UUIK) Division of the Faculty of Economics and Business, Yogyakarta State University (FEB UNY) on Thursday (18/01) held the IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) 2024 Socialization through the Zoom meeting, which was attended by 115 FEB UNY students. Students were very enthusiastic about participating in the socialization event, which presented speakers such as Secretary of the UNY International Office Prof. Anita Triastuti, M.A., Ph.D., Pradipta Aditya Putri, a student of the S1 Management Study Program class of 2020 who is a 2023 IISMA Awardee at KU Leuven Belgium, and Nuricha Fajariani, a student of the Management Study Program class of 2020 who is also a 2023 IISMA Awardee at Hanyang University Korea. The event was opened by the Vice Dean for Research, Collaboration, Information Systems, and Business Affairs (RKSIU) FEB UNY Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., and moderated by the Head of UUIK FEB UNY Arum Darmawati, M.M.

This socialization aims to convey what IISMA is and the procedures for participating in its activities. "Our hope is that we will not only experience but have international capabilities and be able to prepare ourselves to have competitiveness not only in the Southeast Asian arena but worldwide," said Ani Widayati when giving opening remarks.

Meanwhile, Prof. Anita Triastuti said that IISMA is a scholarship program from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia in collaboration with the Education Fund Management Institution (LPDP) to support Indonesian students in one-semester mobility programs at leading universities and trusted industries abroad.

Prof. Anita Triastuti continued that IISMA offers two schemes for students, namely Bachelor and Vocational, which open Indonesian students' horizons to international academic and cultural diversity. "Students undergo a one-semester program (4-6 months) at an overseas university to learn about foreign cultures and conduct practical activities to hone their skills," she explained.

Nuricha and Pradipta talked about their experiences during the IISMA selection process, why they chose Hanyang University and KU Leuven, Belgium, and various experiences while attending lectures as well as providing motivation and enthusiasm to the students. (isti-tian)

Ruzita Jusoh Pahamkan Mahasiswa Implementasi Penganggaran Sektor Swasta dan Publik

Kegiatan visiting professor melalui program Equity UNY di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNY mengundang Prof. Ruzita Binti Jusoh dari Universiti Malaya untuk mata kuliah Penganggaran Bisnis pada Senin s.d. Rabu 20-22 Mei 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Perkuliahan Magister dan Doktor (PMD) FEB UNY lantai 2 dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam bidang penganggaran bisnis dan praktik kerja di perusahaan bagi mahasiswa program studi (prodi) Akuntansi FEB UNY di semester 4. Program ini merupakan kegiatan visiting professor equity UNY yang diselenggarakan Prodi Akuntansi, Departemen Pendidikan Akuntansi FEB UNY. 

Kegiatan kuliah umum ini melibatkan mahasiswa S1 dan magister Akuntansi untuk berdiskusi dengan Prof. Ruzita terkait topik penganggaran di bidang sektor publik agar mahasiswa dapat mengetahui tantangan dalam penyusunan anggaran di sektor publik.Ruzita Jusoh

Penganggaran modal yang disampaikan oleh Prof. Ruzita menjadi bentuk penganggaran yang membantu dalam pengambilan keputusan jangka panjang untuk investasi dalam proyek dan program kerja. Penganggaran modal menjadi sebuah alat untuk memfokuskan proyek atau program untuk beberapa tahun. Terdapat 6 tahap dalam penganggaran modal yaitu identifikasi, menggali, tahapan informasi dan akuisisi, tahap seleksi, tahap keuangan, dan tahap implementasi dan pengendalian. 

Prof Ruzita juga memaparkan metode dalam penganggaran modal yaitu Net Present Value (NPV), IRR Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Accrual Accounting Rate of Return (AARR). Hal ini akan membantu mengukur waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh kembali kas di masa depan dan memilih proyek yang lebih menguntungkan. (fitria)

Kembangkan Kurikulum dan Prodi Baru, FEB UNY Studi Tiru ke Telkom University dan UPI Bandung

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan kunjungan benchmarking ke Telkom University dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Kamis (16/5) lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan kurikulum serta persiapan pembukaan prodi baru di FEB UNY. Pada kunjungan pertama ke Telkom University, delegasi FEB UNY yang terdiri dari 14 orang, termasuk Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Dekan Bidang Perencanaan Keuangan Umum dan Sumber Daya, tim task force, kepala layanan akademik, dan staf humas, disambut di Ruang Rapat Manterawu Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University oleh Wakil Dekan I Fakultas Komunikasi Bisnis Telkom University, Dr. Freddy Yusanto, dan Kaprodi Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Yunani dan beberapa dosen.

Freddy dalam sambutannya menyampaikan, “Telkom University telah menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), di mana pengujian dilakukan berdasarkan pada hasil belajar yang diinginkan (CLO). Sistem manajemen akademik yang digunakan oleh Telkom University, yakni Igrasias, telah diadaptasi sesuai dengan prinsip OBE, di mana evaluasi dilakukan secara otomatis dan keseluruhan proses asesmen diintegrasikan dalam sistem. Salah satu hal menarik dari OBE adalah absensi ujian tengah semester dan ujian akhir semester, yang digantikan dengan sistem penilaian yang kontinyu," urainya.

Pada kesempatan tersebut, Freddy juga mengumumkan rencana pemindahan Prodi Administrasi Bisnis yang saat ini berada di Fakultas Komunikasi dan Bisnis tahun depan akan pindah ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Telkom University. 

Sementara itu Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNY Dr. Sutirman, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan keinginan untuk belajar bersama dari Telkom University terkait dengan informasi visi, misi, tujuan program studi, capaian pembelajaran dan profil lulusan program studi, struktur mata kuliah, struktur pengelola, fasilitas pembelajaran, strategi pengembangan, serapan lulusan di dunia kerja, dan sistem penjaminan mutu program studi, serta menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima.

Setelah kunjungan ke Telkom University, rombongan FEB UNY melanjutkan perjalanan ke Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI) Bandung. Disambut oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Keuangan Dr. Toni Heryana, Kaprodi S1 Pendidikan Bisnis, serta dosen dan staf prodi terkait di FPEB UPI, pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan antara kedua institusi.

Di UPI Bandung, diskusi berfokus pada pengembangan prodi baru dan peningkatan kualitas pendidikan. Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNY menyampaikan harapan untuk mengintegrasikan Pendidikan Bisnis ke dalam program studi Manajemen, sementara FPEB UPI memberikan informasi mengenai rencana pembukaan prodi baru di tingkat magister dan doktoral serta pencapaian akreditasi prodi yang telah dicapai.

Diskusi dan pemaparan visi dan misi dari masing-masing pihak menjadi momentum penting dalam memperkuat kerjasama lintas perguruan tinggi. Pertukaran ide dan pengalaman ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kurikulum dan manajemen prodi di FEB UNY serta memperkaya ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia. (isti/lina)

FEB UNY Hosts the 11th AFEBI Congress

This year, the Faculty of Economics and Business at Yogyakarta State University (FEB UNY) has been chosen to host the 11th Congress of the Association of Faculties of Economics and Business of Indonesia (AFEBI). AFEBI consists of the Faculty of Economics and Business from 80 universities in Indonesia. The attendees on this occasion were 70 universities. The 11th AFEBI Congress activities were centered at the Eastparc Yogyakarta Hotel on Wednesday–Thursday (29–30/11). The 11th AFEBI Congress raised the theme "Optimizing the Role of the Faculty of Economics and Business in Developing Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to Realize Economic Independence." The series of activities in the framework of the 11th AFEBI Congress in Yogyakarta this year on the first day included: AFEBI National Executive Board Meeting; International Accreditation Mentorship Workshop; Study Program Association Forum; and Welcome Dinner. While on the second day, seminars and discussion forums were held.

The AFEBI National Executive Board meeting was chaired directly by the chairman of AFEBI for the 2022–2025 period, Prof. Dr. Abdul Rahman Kadir, S.E., M.Si., CIPM. The International Accreditation Mentorship Workshop event provides enlightenment and consultation for the Faculty of Economics and Business who want to apply for AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) international accreditation. The mentors who assisted this workshop were: Arief Wibisono Lubis, S.E., M.F.M., M.Sc., Ph.D. and Yeshika Alversia, M.Sc. from FEB UI, Mandra Lazuardi, Ph.D., and Dr. Yuanita Handayati from the School of Business and Management ITB.

This congress also held a forum for the Association of Study Programs in Economics and Business. This forum aims to equalize perceptions related to curriculum development and increase cooperation in the fields of academics, research, and community services. The Study Program Association Forum is divided into 6 groups, namely: Management study program, Accounting study program, Development Economics study program, Islamic Economics study program, Master study program, and Doctoral study program. In addition to the agenda of scientific activities, on the first day, a welcome dinner was also held at Rama Shinta Garden Resto Prambanan. This Welcome Dinner event also witnessed the Ramayana dance performance as a form of introduction to Javanese culture for congress participants who came from various regions of Indonesia.

The agenda for the second day began with the opening ceremony of the congress. At the opening ceremony, an activity report was submitted by the host, namely the Dean of FEB UNY, Dr. Siswanto, M.Pd., remarks from the chairman of AFEBI, Prof. Dr. Abdul Rahman Kadir, S.E., M.Si., CIPM, and remarks from the Rector of Yogyakarta State University. After the opening, the congress continued with a national seminar and discussion forum on education. The AFEBI Congress national seminar discussed the topic of efforts and strategies for the development of MSMEs in Indonesia. The speakers came from the Ministry of Cooperatives and SMEs; the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology; and business practitioners. The resource person from the Ministry of Cooperatives and SMEs was represented by the Deputy for Entrepreneurship of the Ministry of Cooperatives and SMEs, Ir. Siti Azizah, MBA. The resource person from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology was represented by the President Director of Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata. Meanwhile, business practitioners were presented by the CEO of Mboc Group, Handoko Hendroyono. (tian/lina/isti)

FEB Unnes Learns Laboratory Development and Management at FEB UNY

Six representatives from the Faculty of Economics and Business (FEB) of the State University of Semarang (Unnes) visited FEB UNY on Wednesday (1/11). Led by the laboratory coordinator, Dr. Bestari Dwi Handayani, the group visited the Administrative Education Department of FEB UNY. The group was welcomed by the Head of Department, Dr. Rosidah, M.Pd. and lecturers in the Administrative Education Department. The visit was intended as a comparative study of laboratory development and management.

As Handayani said, FEB Unnes is still trying to do various things so that the laboratories available at FEB Unnes can be utilized as learning facilities not only for FEB Unnes students but also for the general public. "Therefore, we visited FEB UNY to see and learn about the management at UNY," she explained.

Administrative Education Laboratory Coordinator Yuliansah, M.Pd., said that the laboratory in Administrative Education has been working since 2010, when FEB was still a part of the Faculty of Social Sciences and Economics (FISE). "In 2012, the laboratory was launched for the public. Apart from students, our market share is vocational school students and teachers," he said.

Yuliansah continued, FEB UNY has laboratories at the faculty level, department level, and study program level. "The Office Simulation Laboratory, for example, is used for office simulation practice and office administration competency testing. Meanwhile, the Office Technology Laboratory is often used as a practice site for vocational schools, in addition to being used by other universities and the public," he added. (tian-fdhl)

Tingkatkan Mutu Akademik, Pendidikan Administrasi Inisiasikan Kerja Sama Dengan UGM Malaysia

Dalam mewujudkan visi untuk menjadi program studi unggul dan menghasilkan lulusan yang mempunyai daya saing tinggi baik nasional maupun internasional, Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran (P. ADP) UNY senantiasa berperan aktif dengan meningkatkan kualitas dan pelayanan akademik. Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatan mutu pendidikan di lingkungan ini adalah dengan mengundang profesor dari beberapa universitas luar negeri untuk berbagai kegiatan akademis yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk visiting professor. Akademisi yang diundang adalah Prof. Dato’ Dr. Mohamad Nasir Saludin (Universiti Geomatika Malaysia). Dalam kegiatan visiting professor kali ini, Prof. Nasir memberikan perkuliahan selama 3 hari mulai tanggal 13 s.d. 15 Mei 2024.

Prof. Nasir berkolaborasi dengan Yuliansah, M.Pd. dosen prodi P.ADP yang mengampu mata kuliah Penilaian Pembelajaran. Pada hari pertama, Prof. Nasir memberikan kuliah terkait dengan materi “Identifying Competency Standards that Match the Learning Instrument”, sedangkan hari kedua beliau menjelaskan materi tentang “Development of Test & Non-Test Instrument”, dan untuk hari terakhir Prof. Nasir memberikan kuliah tentang materi “Validity & Reliability in Measuring Learning and Techniques for Determining the Validity of Test Equipment”.

Selain sebagai Guru Besar di Universiti Geomatika Malaysia, Prof. Nasir juga menjabat sebagai Director of Postgraduate Studies. Pada kesempatan ini, Prodi P.ADP FEB UNY juga telah menginisiasi kerjasama dengan Universiti Geomatika Malaysia dalam bentuk joint research, joint publication, dan kerjasama dalam bentuk pertukaran mahasiswa.

Manfaat yang hendak dicapai dalam kegiatan ini, selain dari meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa, adalah untuk meningkatkan kemampuan penulisan ilmiah dosen. Dengan adanya kerjasama ini juga dapat membangun hubungan kerjasama akademik internasional serta meningkatkan reputasi Universitas Negeri Yogyakarta. (umr-fdhl)

BEM KM FEB UNY Sambangi BEM FEB Universitas Diponegoro

Sabtu (27/4) lalu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melakukan studi banding dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas  Ekonomi Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP). BEM KM FEB UNY didampingi oleh R. Andro Zylio Nugraha, S.Ak., M.Acc. selaku dosen yang mendampingi kegiatan tersebut.

Kedatangan BEM KM FEB UNY disambut baik oleh Ketua BEM FEB UNDIP, Sena Habibi dan seluruh fungsionaris BEM FEB UNDIP di Hall Gedung C FEB UNDIP. Dalam sambutannya, Sena menjelaskan bahwa kunjungan dari BEM KM FEB UNY yang mereka sebut dengan istilah ‘Anjangsi’ merupakan penerimaan kunjungan dari universitas lain untuk saling memberi insight mengenai program kerja dan agenda kerja. Ketua BEM KM FEB UNY, Aji Fajar Ramdani juga menjelaskan bahwa kegiatan studi banding ini bertujuan untuk memotivasi, mengembangkan kreativitas, dan inovasi juga memperluas jaringan kolaborasi profesional sehingga dapat menjalin hubungan baik antara organisasi mahasiswa eksternal.

Pada sesi presentasi, Aji menjelaskan susunan kabinet “Rajut Asa” yang terdiri dari tiga biro dan tujuh departemen serta program kerja dan agenda kerja apa saja yang akan dilaksanakan selama satu periode. Setelah itu, dilakukan sesi tanya jawab kepada seluruh fungsionaris BEM KM FEB UNY dan BEM FEB UNDIP mengenai program kerja dan agenda kerja atau seputar FEB UNY dan FEB UNDIP. Setelah sesi tanya jawab, terdapat Forum Group Discussion yang menggabungkan setiap biro dan departemen dari BEM KM FEB UNY dan BEM FEB UNDIP sesuai bidangnya masing-masing untuk melakukan diskusi lebih lanjut dan sharing experience dalam menjalankan program kerja dan agenda kerja. Sebagai penutup kegiatan, fungsionaris BEM FEB UNDIP mengajak seluruh peserta studi banding BEM KM FEB UNY untuk campus tour di FEB UNDIP.

Dari studi banding yang dilaksanakan tersebut, ada banyak hal baru yang didapatkan terkait bagaimana mengembangkan kapabilitas seluruh fungsionaris karena terdapat perbedaan organogram, tupoksi, hingga lingkup program kerja. Dengan ini, BEM KM FEB UNY mencoba mengadopsi cara BEM FEB UNDIP dalam berorganisasi untuk hal yang positif. Terdapat juga beberapa perbedaan ranah kerja antara departemen dan biro yang di BEM KM FEB UNY dengan departemen dan biro yang ada di BEM FEB UNDIP, namun memiliki kesamaan tujuan secara umum. Biro Personalia BEM KM FEB UNY mendapat insight baru terutama terkait mekanisme pembuatan program kerja peningkatan kapasitas diri pengurus.

BSI Institute Explore The Possibility of Research Cooperation with FEB UNY

As one of the state-owned banks, Bank Syariah Indonesia (BSI) continues to grow and develop, especially in Islamic banking. Therefore, BSI has its institution called ‘BSI Institute’ which functions as a think tank and handles various research, analysis, and banking product development. BSI Institute regularly issued a quarterly report called ‘BSI Institute Quarterly’,as stated by the Head of BSI Institute, Dr. Luqyan Tamanni when visiting FEB UNY with a number of representatives of BSI Institute and BSI Yogyakarta. The representatives of BSI were welcomed by representatives of the International Affairs and Partnership Unit (UUIK) FEB UNY, Mimin Nur Aistah, M.Sc., Ak. and Eka Ary Wibawa, M.Pd.Luqyan Tamanni dan Mimin Nur Aisyah

Luqyan continued, BSI Institute is interested in expanding cooperation with universities in Indonesia. “BSI Institute wants to contribute to the development of Islamic economic literacy as well as developing its Islamic banking products. This is done through a number of steps, sharing information/data, joint research, and literacy agenda which includes joint research publications or organizing joint seminars/conferences,” Luqyan explained.

Mimin stated that even though FEB UNY does not have an Islamic/sharia economics study program, FEB UNY already has an Islamic banking laboratory called Islamic Mini Bank (IMB). “IMB has been established since 2013 and is run by students and already has customers from students, lecturers, and education staff at UNY and already has a number of banking products,” she explained. 

Meanwhile, Eka welcomed the visit from BSI Institute. “There are several of our lecturers who have interests and fields of knowledge in Islamic Economics, halal industry, and others. Cooperation with institutions such as BSI Institute certainly provides new opportunities in the development of Islamic Economic research and literacy,” he said. (tian-ella-fdhl)

 

Pages