Transformasi Mesin Kantor Berbasis SDGs 9 melalui Poster Kreatif Bersama Siswa SMK Negeri 1 Jogonalan

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Intan Pramhesti dari Program Studi Pendidikan Adminsitrasi Perkantoran melaksanakan kegiatan pembelajaran berjudul “Transformasi Mesin Kantor: Dari Konvensional ke Modern” bagi peserta didik kelas XI MPLB (Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis) 1 di SMK Negeri 1 Jogonalan pada Rabu (26/08/26) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan pada mata pelajaran Teknologi Perkantoran dengan mengaitkan materi mesin-mesin kantor terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diajak untuk tidak hanya mengenal jenis-jenis mesin kantor, tetapi juga memahami bagaimana perkembangan teknologi kantor dari masa ke masa berkontribusi terhadap efisiensi kerja dan berkelanjutan dunia industri. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendiseminasikan praktik pembelajaran yang inovatif dan kontekstual di lingkungan sekolah mitra.

Kegiatan diawali dengan apersepsi berupa pertanyaan pemantik mengenai perbedaan mesin kantor yang digunakan saat ini dengan yang digunakan puluhan tahun lalu, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik sejak awal pembelajaran. Selanjutnya, mahasiswa PK menyampaikan materi mengenai klasifikasi mesin kantor serta contoh perkembangan teknologi, seperti transformasi mesin ketik menjadi komputer, mesin stensil menjadi mesin fotokopi multifungsi, faksimile menjadi surat elektronik (Email), hingga teleks menjadi telepon genggam. Peserta didik kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan diminta memilih satu pasang teknologi kantor untuk dianalisis lebih lanjut melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), mencakup nama dan fungsi teknologi lama, nama dan fungsi teknologi modern, perubahan yang terjadi, dan manfaat teknologi masa kini bagi pekerjaan administrasi. Setiap kelompok kemudian menuangkan hasil analisis tersebut ke dalam bentuk poster/infografis digital menggunakan aplikasi desain, yang selanjutnya dipresentasikan secara bergiliran di depan kelas sehingga peserta didik dapat saling bertukar temuan dan memperkaya pemahaman antar kelompok.

Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pemahaman peserta didik terhadap pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia kerja administrasi. Peserta didik menjadi lebih menyadari bahwa penggunaan mesin kantor modern seperti mesin fotokopi multifungsi, sistem absensi digital, maupun penyimpanan berbasis cloud merupakan wujud nyata dari inovasi dan pemanfaatan infrastruktur teknologi yang mendukung efisiensi serta berkelanjutan pekerjaan kantor. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan berpikir kritis, kerja sama kelompok, dan kreativitas peserta didik dalam menyajikan hasil analisis secara visual melalui poster.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, diharapkan peserta didik semakin terbiasa mengaitkan pembelajaran di kelas dengan isu-isu global seperti SDGs, sehingga tumbuh kesadaran akan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi secara optimal sejak dini. Kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada topik-topik pembelajaran lain agar kontribusi Pendidikan terhadap pencapaian tujuan Pembangunan berkelanjutan semakin nyata dan berkelanjutan. (itn)