Yudisium Maret, Hujan Cum Laude di FE UNY

Hujan Cum Laude

Fakultas Ekonomi (FE) UNY meluluskan 35 mahasiswanya dalam upacara yudisium bulan Maret, Jumat (28/3) lalu. Ketigapuluhlima mahasiswa ini terdiri dari 19 orang dari S1 Kependidikan, 15 orang dari S1 Non Kependidikan, dan 1 orang dari program D3. Upacara diselenggarakan di ruang Auditorium FE UNY dan dihadiri jajaran dekanat, kabag, kasubag, serta kajur dan kaprodi di lingkungan FE UNY. Yang unik dari yudisium periode Maret ini adalah tidak ada satupun peserta yang mendapat IPK di bawah 3,00. Selain itu, jumlah peraih predikat Dengan Pujian mencapai di atas 50 %.

“Kalau beberapa waktu lalu Gunung Merapi kembali mengeluarkan hujan abu dan kerikil, hari ini FE UNY mengalami hujan Cum Laude,” ungkap Wakil Dekan II, M. Djazari, M.Pd dalam laporannya yang disambut tepuk tangan para hadirin. “Selain itu,” lanjutnya, “baru kali ini jumlah Cum Laude atau Dengan Pujian lebih banyak dari Sangat Memuaskan, bahkan tidak ada satu pun yang mendapat predikat Memuaskan.”

Dekan Dr. Sugiharsono, M.Si dalam arahannya menerangkan, kini para peserta yudisium bisa menentukan sendiri pilihannya. “Apakah ingin melamar pekerjaan, menciptakan lapangan kerja, atau melanjutkan studi, itu terserah kalian,” ujarnya. “Yang perlu diperhatikan, ini bukanlah akhir dari perjalanan kalian, tetapi justru awal dari sebuah tanggung jawab yang lebih besar daripada sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara itu, peraih IPK tertinggi pada periode ini diperoleh Syahida Norviana dari Jurusan Pendidikan Akuntansi. Ditemui selepas upacara yudisium, gadis lajang asli Tempel, Sleman ini mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak ada rahasia spesial dari dirinya untuk bisa meraih IPK sebesar 3,79 yang diperolehnya. “Kami teman sekelas memang suka belajar bersama di salah satu rumah di antara kami, dan itu membuat atmosfer di sekitar kami sangat mendukung untuk belajar,” ujar lulusan SMK N 1 Tempel ini.

Putri dari Bapak Budiman, S.Pd.I dan Nurul Rohcana ini menuturkan, dukungan dari dosen juga bagus terhadap kemajuan mahasiswanya. “Dosen serta tenaga administrasi di sini juga begitu membantu,” tutur Syahida yang memang sering menyabet rangking 5 besar di kelasnya semasa SMP dan SMK ini. (fadhli)

PPKTI: Galakkan Motivasi Berprestasi via Karya Tulis Ilmiah

Suasana

UKMF KRISTAL  FE UNY menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PPKTI), Sabtu (22/3) lalu di Auditorium FE UNY. Dibersamai oleh dua pembicara yang luar biasa, yaitu Ibu Losina Purnastuti M.Ec. Dev, Ph. D dosen Pendidikan Ekonomi FE UNY dan Rasman juara 1 Mahasiswa  Berprestasi FBS UNY yang juga ketua UKMF LIMLARTS FBS. PPKTI yang merupakan program kerja Departemen FORMASI (Forum Mahasiswa Ilmiah) UKMF KRISTAL ini mengusung tema pengembangan kreativitas mahasiswa yang prestatif dalam LKTI 2014. Sehingga harapannya, dengan adanya PPKTI mahasiswa memiliki bekal yang lebih dalam penulisan karya tulis ilmiah serta memiliki motivasi yang tinggi untuk berprestasi terutama melalui jalur karya tulis ilmiah.

Peserta yang hadir dalam Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah tercatat berasal dari FE UNY dan fakultas lain di UNY seperti FMIPA dan FIK. Dimulai pada pukul 8.30, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari ketua panitia dan dilanjutkan ketua UKMF KRISTAL yang sekaligus membuka acara.

Materi pertama disampaikan Ibu Losina Purnastuti M.Ec. Dev, Ph. D yang membahas penulisan karya tulis mulai dari sistematika, metode, jenis karya tulis hingga tips dan trik dalam menulis karya tulis ilmiah yang dapat diterima di kancah nasional maupun internasional.

“Yang terpenting dalam kegiatan menulis karya ilmiah adalah motivasi untuk belajar, karena dari situlah kita akan memperoleh pengalaman,” jelasnya.

Materi dilanjutkan oleh Rasman tentang prinsip penting dalam menulis yaitu menulis adalah passion, membaca adalah hobi, berpikir kritis adalah senjata, inovasi adalah jiwa, dan ketekunan adalah bahan bakarnya. “Kesuksesan tidak didapatkan secara instan dan alamiah,” kata Rasman.

Di akhir sesi, acara ditutup dengan launching SP3 (Sekolah Pintar Penulisan dan Penalaran) yang terbuka untuk mahasiswa khususnya Fakultas Ekonomi sebagai wadah diskusi kepenulisan yang dapat diikuti siapa pun dan kapan pun. SP3 merupakan program kerja dari UKMF KRISTAL dengan konsep layaknya seperti tutorial ilmiah yang diadakan rutin setiap bulannya.  Diharapkan melalui SP3 ini mahasiswa FE dapat tersalurkan kemauan untuk menulis dan berkarya. (Nhd/Lra)

Pelatihan Percepatan Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa Prodi P. Adp FE UNY

Pelatihan

Berdasarkan evaluasi diri Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (P. Adp FE UNY) diketahui bahwa masa studi mahasiswa rata-rata  masih relatif lama yaitu lebih besar dari 4 tahun. Masa studi mahasiswa yang relatif lama tidak selalu berakar pada kompetensi yang kurang dan proses pembelajaran yang jelek, akan tetapi akar permasalahannya adalah sebagian mahasiswa mempunyai latar belakang dari keluarga yang secara ekonomi berada pada level menengah ke bawah, sehingga untuk mempertahankan kuliah sebagian mahasiswa harus bekerja paruh waktu. Salah satu dampak dari keadaan ini yang cukup memprihatinkan adalah penyelesaian tugas akhir skripsi terhambat dan memakan waktu yang lama.

Hal ini tidak terlepas dari penyelesaian tugas akhir yang memang membutuhkan dukungan dana,  di samping itu karena tugas akhir merupakan mata kuliah yang bersifat mandiri maka diperlukan bimbingan, arahan, dan strategi yang tepat untuk menyelesaikannya, demikian sebagaimana disampaikan Sekretaris Jurusan P. Adp FE UNY Purwanto, M.M., M.Pd. saat memberi sambutan pada acara Pelatihan Percepatan Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa P. Adp FE UNY, Minggu (23/3) yang diikuti sekitar 109 mahasiswa semester VI bertempat di Auditorium FE UNY.

Lanjut Purwanto, Program Pelatihan ini sangatlah bagus karena bertujuan untuk memudahkan penyelesaian tugas akhir skripsi mahasiswa, memperpendek penyelesaian tugas akhir skripsi mahasiswa yang pada gilirannya dapat mempercepat masa studi mahasiswa dan meningkatkan  kualitas tugas akhir skripsi mahasiswa. Menghadirkan narasumber dosen Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY Joko Kumoro, M.Si. dan Dr. Suranto, M.Pd., M.Si. Setelah mengikuti pelatihan, mahasiswa mendapat tugas untuk mengumpulkan usulan judul tugas akhir skripsi paling lambat pada tanggal 28 Maret 2014.

Menurut Joko Kumoro, tugas akhir skripsi merupakan karya ilmiah yang menuntut kemampuan kognitif tinggi, minimal analisis, berorientasi pada masalah, masalah harus dipecahkan untuk ditemukan solusi, wujud dari solusi tersebut berupa saran, dan saran itu harus operasional agar mudah dilaksanakan.

Sedangkan Suranto mengupas cara meneliti yaitu dengan diawali mengambil masalah nyata/empiris.  Misalnya masalah yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), bisa satu masalah atau lebih. “Salah satu ciri masalah adalah mengandung variabel, yaitu sesuatu yang dapat berubah-ubah dan variabel pada contoh ini sesuai tupoksi,” tuturnya. (Isti)

Workshop Penyusunan Kurikulum Prodi P. ADP FE UNY Tahun 2014

Workshop

Kurikulum merupakan rancangan materi kuliah yang mempunyai kedudukan penting dalam mencapai tujuan dan misi program studi. Oleh karena itu, perancangannya memerlukan pemikiran dan penelitian dan selanjutnya perlu dilakukan peninjauan kurikulum secara periodik agar dapat memenuhi kebutuhan user. Dalam memperbaiki kurikulum dan menyesuaikan dengan kebutuhan user, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) pada Sabtu-Minggu (22-23/3) bertempat di ruang sidang FE UNY dan Hotel Pondok Villa mengadakan Worskhop Penyusunan Kurikulum Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Tahun 2014. Kegiatan ini diikuti sebanyak 31 orang yang terdiri dari Dosen, Asosiasi Profesi, Guru Bidang Keahlian Administrasi Perkantoran, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Administrasi Perkantoran, Praktisi Event Organizer, Praktisi Perkantoran dan Alumni, demikian sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Purwanto, M.M., M.Pd.

Menurut Ketua Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY Joko Kumoro, M.Si., workshop ini bertujuan untuk merumuskan bahan kajian untuk mencapai Learning Outcomes baik sebagai Guru Produktif Program Keahlian Administrasi Perkantoran, Laboran Administrasi Perkantoran, Praktisi Perkantoran maupun Wirausaha “Event Organizer”.  Rumusan kemampuan mencakup aspek ; Pengetahuan (Kognitif), Keterampilan (Psikomotorik) dan Sikap (Afektif). Selain itu juga sebagai sarana bagi alumni maupun user dalam memberikan input mengenai informasi dan kebutuhan belajar mahasiswa prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY.

Lanjut Joko, Penetapan profil lulusan akan menjadi yang utama sebagai Guru Produktif Program Administrasi Perkantoran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelompok Bisnis dan Manajemen, Laboran Administrasi Perkantoran, dan Praktisi Perkantoran. "Namun, nampaknya posisi sebagai laboran adminsitrasi perkantoran saat ini cukup prospektif, semoga bisa dikembangkan di SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen. Sedangkan untuk perumusan kurikulum prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran, kita mengacu pada Kurikulum berbasis Kualifikasi Kompetensi Nasional Indonesia (KKNI-red)," ungkapnya. (Isti)

Joget Pahang dan Kenangan Terindah dari Malaysia

Joget Pahang

Setelah mengikuti rangkaian program Sit-In di Fakultas Ekonomi (FE) UNY, lima belas mahasiswa Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL) berkesempatan memamerkan kebudayaan negaranya dalam acara Closing Ceremony, di Ruang Auditorium FE UNY, Kamis (20/3) malam. Bersama tiga dosen pendampingnya, kelima belas mahasiswa tersebut tampak ceria dan menikmati jalannya acara penutupan tersebut. Jajaran dekanat, kabag, kasubag, kajur, kaprodi, dan pembimbing kemahasiswaan di lingkungan FE turut menghadiri acara yang dipandu oleh Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) UNY itu. Selain itu, para pengurus ormawa fakultas di lingkup FE dan para mahasiswa pendamping tamu luar negeri atau kerap disebut LO (Liaison Officer) juga ikut menghadiri acara.

Dr. Seloamoney Palaniandy yang menjadi ketua rombongan IUKL menyatakan puas atas kunjungan mereka di UNY ini. “Raut muka para mahasiswa kami menggambarkan betapa mereka betah dan menikmati acara Sit In selama ini,” ungkap Associate Professor keturunan India ini. “Yang terpenting, para mahasiswa kami bisa merasakan pengalaman yang berharga di sini, dan mampu mengambil kebudayaan yang baik dari sini,” harapnya.

Sementara itu, Suresh Segaran, mahasiswa IUKL mengucapkan rasa terima kasihnya kepada segenap pihak di UNY. “Pengalaman ini tidak akan kami lupakan. Keramahan orang-orang di sini sungguh menakjubkan. Terima kasih atas penerimaan terhadap kami yang luar biasa. Semoga kami bisa menjadi tuan rumah dan menerima kunjungan balasan dari Anda dengan cara yang lebih baik,” tuturnya.

Dekan Dr. Sugiharsono, M.Si dalam sambutannya menuturkan, kedua universitas sepakat untuk melanjutkan hubungan ini ke tingkatan lebih lanjut. “Kami sudah merencanakan kunjungan balasan. Selain itu, dari hasil diskusi kami, ada beberapa program lanjutan yang akan kita laksanakan. Semoga kegiatan Sit-In selama beberapa hari ini bisa bermanfaat bagi kedua pihak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, para hadirin dihibur dengan sepenggal kisah Ramayana yang dibalut dalam tarian Bambangan Cakil. Sedangkan para mahasiswa IUKL membawakan Joget Pahang iringan lagu Siti Nurhaliza dengan berbusanakan pakaian tradisional mereka, baju kurung bagi kaum hawa dan baju koko bagi yang pria. Di akhir acara, mahasiswa IUKL membawakan lagu “Kenangan Terindah “dari grup band Indonesia, Samson, yang kemudian dinyanyikan bersama-sama dengan seluruh mahasiswa dari Indonesia. “Kami harap, apa yang kita alami selama beberapa hari ini bisa jadi Kenangan Terindah yang tidak terlupakan. Kami tunggu Anda di Malaysia,” pungkas Suresh. (fadhli)

Mahasiswa IUKL Ikuti Perkuliahan di FE UNY

IUKL Student

Suasana di kelas hari itu tampak beda. Ada beberapa mahasiswa dengan raut muka yang berseri dan sedikit canggung. Sebagian besar lainnya tampak heran memandangi anggota baru di perkuliahan hari Kamis (20/3) siang itu. Belum lagi ada satu-dua mahasiswa berpakaian jas almamater UNY yang biasanya hanya dipakai saat KKN atau PPL, bukan saat kuliah seperti saat itu. Sang dosen kemudian menjelaskan, hari itu, kuliah akan diikuti oleh lima mahasiswa asing dari Malaysia. Dyna Herlina S., M.Sc, dosen di kelas International Marketing di Jurusan Manajemen itu kemudian melanjutkan kelas dengan presentasi kelompok yang mendapat giliran hari itu. Suasana tampak serius tapi santai, dan kelima mahasiswa asing itu tampak menikmati perkuliahan. Begitulah pemandangan di salah satu kelas yang menjadi sasaran Sit-In mahasiswa Infrastructrure University Kuala Lumpur di Fakultas Ekonomi (FE) UNY.

Tak hanya kelas International Marketing saja, kelimabelas mahasiswa IUKL tersebut menjadi mahasiswa tamu di lima kelas lain di jurusan Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran. Muhammad Fikri A. Manaf, salah satu mahasiswa dari IUKL menuturkan, kelas yang diikutinya sebenarnya di luar bidangnya, tetapi menarik. “Dosennya sedikit garang (galak-red), tetapi menarik,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi respon salah satu mahasiswanya, Dr. Seloamoney Palaniandy, dosen pendamping dari IUKL mengatakan, “Meskipun mereka bukan mahasiswa Ekonomi, tetapi ilmu Ekonomi tetaplah ilmu yang penting dan dibutuhkan oleh semua orang. Selain itu, tujuan utama Sit-In ini adalah mempelajari teknik-teknik belajar-mengajar di Indonesia, agar yang baik bisa diterapkan di negara kami.”

IUKL juga menyertakan dua dosen lainnya, Nuraisha Binti Ahmad Jamaludin dan Sharala A/P Kuti Kander untuk mengamati proses pengajaran di FE UNY tersebut. Kelimabelas mahasiswa IUKL dibagi menjadi tiga kelompok untuk menjadi mahasiswa tamu dalam perkuliahan selama hari Kamis tersebut. Meskipun pengajaran disampaikan dengan Bahasa Indonesia, mahasiswa Malaysia tampak tidak kesulitan memahami materi secara umum. (fadhli)

Sharing antara Mahasiswa IUKL dan FE UNY

Kinn

Sebanyak 18 perwakilan dari Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL), Malaysia, mengunjungi dan bertemu dengan para pengurus inti organisasi mahasiswa (ormawa) di Fakultas Ekonomi (FE) UNY dalam rangka program Sit-In di fakultas ini, Rabu (19/3). Rombongan yang terdiri dari 15 mahasiswa dan 3 dosen pendamping berada di FE UNY selama 2 hari untuk mempelajari lebih lanjut metode dan teknik pengajaran di UNY. Turut hadir di ruang Ramah Tamah menyambut para tamu adalah jajaran Dekanat, Kabag, Kasubag, serta para dosen pembimbing kemahasiswaan.

Dipimpin Ketua BEM KM FE UNY 2014, Arizqi Nurhamsyah, dan dipandu mahasiswi Pendidikan Ekonomi, Dian Zughlul, para pengurus ormawa fakultas bertukar pikiran dengan para mahasiswa. Mereka saling bertanya mengenai kegiatan perkuliahan sehari-hari, beasiswa, ataupun seputar program studi dan fakultas yang terdapat di masing-masing universitas.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Siswanto, M.Pd menuturkan, dirinya bahagia bisa menyambut tamu negeri tetangga ini. “Harapannya, kami juga bisa mengadakan kunjungan balasan dalam beberapa bulan ke depan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Seloamoney Palaniandy, Associate Professor di IUKL menjelaskan, kedatangannya di UNY ini untuk memberikan para mahasiswa IUKL pengalaman yang berguna bagi bekal kehidupan. “Pengalaman yang mereka dapatkan di Indonesia ini, semoga membuat mereka bisa memahami perbedaan budaya dan bisa menambah pengetahuan mereka dalam pengajaran di Indonesia,” ungkapnya menggunakan paduan Bahasa Inggris dan Melayu.

Salah satu mahasiswa IUKL, Wong Wilson mengungkapkan, pengalaman singkat di UNY ini akan sangat berharga, dan bermanfaat bagi dirinya kelak. “Saya sangat terkesan dengan keramahan orang di sini, dan UNY ternyata sangat besar dan luas, lebih besar dari IUKL. Saya bisa tersesat di sini,” candanya. Maisarah Karina Binti Abdol Rahman, mahasiswi IUKL lainnya terkesan dengan lingkungan belajar UNY. “Melihat para mahasiswa duduk lesehan di lorong-lorong dan berbagai tempat berdiskusi atau mengerjakan tugas, seronok (menyenangkan/indah - Melayu, red) rasanya,” ujarnya. (fadhli)

Dies Natalis ke-50 UNY Emas: Prospek dan Tantangan Ekonomi Tahun 2014

Suasana 3

Pertumbuhan ekonomi global di triwulan IV 2013 mulai membaik, terutama ditopang pertumbuhan di negara maju seperti AS dan Jepang. Penurunan harga komoditas melambat dan sektor manufaktur Jepang membaik didorong oleh meningkatnya permintaan dari luar negeri maupun dalam negeri. Sebaliknya perkembangan berbeda terjadi di negara berkembang. Meski tumbuh cukup tinggi 7,7% (yoy) pada triwulan IV 2013, pertumbuhan China mulai melambat. Demikian juga dengan India dan negara lain di Asia. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV 2013 tumbuh 5,72% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,63% (yoy) dan perkiraan Bank Indonesia sebesar 5,49% (yoy). Demikian disampaikan Djoko Raharto, MA, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dalam Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis Emas UNY, Sabtu 15 Maret 2014 di Auditorium FE UNY.

Seminar tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UNY bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta yang membahas bagaimana prospek dan tantangan perekonomian Indonesia dan Yogyakarta khususnya tahun 2014. Senada dengan Djoko Raharto, Wakil Walikota Yogyakarta, H. Imam Priyono, M.Si menyampaikan bagaimana tema pembangunan daerah dalam RKPD Kota Yogyakarta, yaitu peningkatan daya saing dan ketahanan ekonomi wilayah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan semangat segoro amarto. Tema pembangunan daerah tersebut kemudian dijabarkan ke dalam prioritas pembangunan kota Yogyakarta untuk tahun 2014 di antaranya pendidikan untuk semua, pemerataan pelayanan kesehatan, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan masyarakat serta penciptaan iklim investasi dan usaha yang kondusif.

Menurut Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd selaku ketua panitia seminar, tujuan diselenggarakannya seminar ini ialah: pertama, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak krisis pasar modal dan valuta asing terhadap perekonomian Indonesia tahun 2014. Kedua, memahami akibat penurunan kinerja perdagangan dan lemahnya daya saing produk Indonesia terhadap prospek dan tantangan perekonomian Indonesia.  “Setelah memahami bagaimana prospek dan tantangan perekonomian Indonesia, diharapkan kita akan tahu upaya-upaya economic recovery oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menyehatkan perekonomian Indonesia”, imbuh Moerdiyanto.

“Kami telah mengundang Djoko Raharto, MA (Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY) yang akan berbicara tentang perekonomian Indonesia secara nasional dan H. Imam Priyono, M.Si (Wakil Walikota Yogyakarta) yang lebih menyoroti bagaimana prospek perekonomian khususnya di Yogyakarta,” lanjut Moerdiyanto yang juga menjadi Wakil Ketua 2 ISEI Cabang Yogyakarta. Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor IV UNY, Prof. Suwarsih Madya, Ph.D tersebut digelar dalam rangka Dies Natalis ke 50 UNY serta dihadiri pula oleh Ketua Dies Natalis Emas UNY, Dr. Widyastuti Purbani, MA. Seminar ini diikuti 200 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa FE UNY, perwakilan dosen PTN/PTS di Yogyakarta, perwakilan Perbankan dan dunia usaha, serta pengurus dan anggota ISEI Cabang Yogyakarta.  (lina)

BEM FE UNY Sosialisasikan Pemilu 2014

Widiarti

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM KM FE) UNY menyelenggarakan Sosialisasi Pemilu 2014. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Ramah Tamah Fakultas Ekonomi UNY pada Rabu (12/03). Tak kurang dari 110 mahasiswa dari berbagai kampus hadir dalam acara tersebut, antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sarjana Tamansiswa (UST), serta mayoritas dari mahasiswa UNY sendiri. Indah Sri Wulandari, S.E., M.Sc. selaku ketua bidang sosialisasi dari KPUD Sleman yang hadir sebagai pembicara dalam agenda ini menyampaikan materi seputar Pemilu 2014, baik dari segi teknis maupun dari segi hukum. Sosialisasi Pemilu 2014 diadakan agar mahasiswa sebagai salah satu kelompok pemilih pemula bisa turut berpartisipasi di dalamnya.

Dalam sambutannya Dico selaku ketua panitia menyampaikan pentingnya sosialisasi pemilu ini dilaksanakan, sebab mayoritas mahasiswa adalah pemilih pemula, yang kebanyakan dari mereka masih awam dengan tata cara pemilu. “Jika mahasiswa sebagai kaum intelektual sudah paham tentang seluk beluk pemilu, maka angka golput akan dapat dikurangi”, tambah Dico.

Di sela-sela pembicara menyampaikan materi, sesekali beliau meneriakkan jargon “Pemilu 2014”, yang kemudian dengan kompak dijawab para peserta dengan “nyoblos yuuk!,” sehingga penyampaian materi tidak membosankan. Ditunjukkan pula contoh surat suara untuk pemilihan calon legislatif pada Pemilu 9 April mendatang sehingga para peserta bisa mengetahui secara langsung. Sebagian dari peserta juga dibagikan pamphlet dan leaflet tentang sosialisasi pemilu.

Antusias para peserta cukup tinggi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada pembicara di saat sesi tanya jawab. Satu persatu pertanyaan dijawab oleh pembicara dan tak lupa di akhir acara panitia menyerahkan kenang-kenangan sebagai ucapan terimakasih atas kehadiran Widiarti selaku pembicara dalam acara Sosialisasi Pemilu 2014 yang diselenggarakan oleh BEM FE UNY ini. (arz)

Kunjungan Prodi Ekonomi Islam FAI Universitas Siliwangi ke FE UNY

Suasana

Selasa (11/03), Fakultas Ekonomi (FE) UNY menyambut rombongan mahasiswa dan dosen dari Prodi Ekonomi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi (FAI UNSIL), Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebanyak lebih dari 120 peserta kunjungan tersebut merupakan gabungan dari dosen dan mahasiswa Prodi Ekonomi Islam serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI UNSIL. Kunjungan ini diselenggarakan dengan tujuan mengetahui sejauh mana perkembangan Ekonomi Islam di FE UNY. Selain itu, para dosen juga ingin mengenal Islamic Mini Bank milik UNY yang terletak di FE UNY ini. Kunjungan ini juga dimanfaatkan oleh BEM dari kedua fakultas untuk saling bertukar pikiran. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Dekan I Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M., Wakil Dekan III Siswanto , M.Pd., Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Dra. Kumala SWG, serta pengurus BEM KM FE dan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FE UNY.

Dalam arahan sekaligus sambutannya, Moerdiyanto menegaskan bahwa FE UNY terutama Program Studi (prodi) Akuntansi S1 dan Manajemen S1 merupakan dua prodi yang termasuk favorit di UNY. “Dengan daya tampung hanya 90 dan 108, tiap tahun sebanyak lebih dari 1000 mahasiswa harus memperebutkan sedikit kursi yang tersedia,” ujarnya. “FE juga memiliki Islamic Mini Bank atau IMB yang sudah melayani para nasabahnya dari kalangan mahasiswa hingga karyawan dan dosen,” imbuhnya.

Sedangkan Asep Suryanto, M.Ag., mewakili FAI UNSIL menjelaskan maksud dan tujuan institusinya berkunjung ke FE UNY. “Kami kagum dengan perkembangan Ekonomi Islam di UNY, padahal belum memiliki program studi Ekonomi Islam. Selain itu, kami juga ingin menengok Islamic Mini Bank, barangkali bisa diterapkan di institusi kami,” terangnya.

Dalam sesi diskusi antar BEM, Arizqi Nurhamsyah selaku ketua BEM FE UNY memandu jalannya acara tersebut. BEM FAI Universitas Siliwangi yang dipimpin Faisyal Azhar tampak antusias dalam sesi tanya jawab baik begitupun sebaliknya. “Walaupun BEM FAI Unsil memang masih muda, tetapi kita juga bisa belajar banyak darinya”, pungkas Arizqi.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para dosen berkesempatan mengunjungi Islamic Mini Bank (IMB) yang sudah beroperasi sejak 19 Februari 2014 lalu. Di hadapan para dosen, Siti Maesyaroh, Direktur IMB 2014 menjelaskan, IMB sudah melayani dosen, karyawan, dan mahasiswa. “Bahkan, mahasiswa dari fakultas lain juga sudah menjadi nasabah kami. Mereka bisa mengangsur laptop melalui kami. Selain itu, banyak yang tertarik dengan Simpanan Qurban Taqwa rupanya,” ungkapnya. (fadhli)

Pages