Tax Center UNY Sosialisasikan E-Filing SPT Tahunan PPh

Uray

Bekerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sleman, Tax Center Fakultas Ekonomi (FE) UNY mengadakan “Sosialisasi Pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh melalui e-Filing” pada Kamis (27/02). Sebanyak 90 dosen dan karyawan PNS dari seluruh unit dan fakultas di lingkungan UNY mengisi ruang Auditorium FE UNY untuk mendengarkan pemaparan langsung dari Kanwil DJP DIY dan KPP Pratama Kabupaten Sleman. Acara ini bertujuan agar pendapatan pajak semakin meningkat, terutama dari kalangan akademisi dan karyawan. Dengan adanya e-Filing SPT ini, tentu lebih sedikit waktu yang diperlukan untuk melapor dan menyetor tanpa harus mengantri di kantor/bank.

Dekan FE UNY Dr. Sugiharsono, M.Si. mengungkapkan, “mudah-mudahan setelah sosialisasi ini, tidak perlu repot lagi mengantri untuk mengisi SPT Tahunan PPh, dan pendapatan pajak menjadi lebih besar lagi,” harapnya.

Dalam sambutannya mewakili Kanwil DJP DIY, Ir. Anung Setia Nugraha, M.T. selaku Kepala Seksi Penyuluhan mengungkapkan kegembiraannya atas terselenggaranya acara ini. “Ini sebagai bukti terjalinnya hubungan yang sinergis antara Tax Center UNY dengan Kanwil DJP DIY dan KPP Pratama,” ujarnya.

Dituturkan Anung, dari APBN Tahun 2014 sebesar Rp 1.842,5 Trilyun, Dirjen Pajak dituntut untuk bisa membantu sebesar Rp 1.110 Trilyun. “Ini tentu menjadi pekerjaan tersendiri bagi Dirjen Pajak karena rasio kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) di Indonesia masih rendah pada kisaran 14,7 %. Bahkan dengan negara tetangga Malaysia, tingkat e-Filing Indonesia masih 0% untuk Orang Pribadi dibandingkan di Malaysia yang 40% OP sudah melakukan e-Filing,” ungkapnya.

Diluncurkan sejak 2004, e-Filing SPT Tahunan memang meringankan baik bagi Dirjen Pajak maupun Wajib Pajak sendiri. “Dengan metode manual, beban administrasi terlalu besar untuk melakukan pengarsipan SPT Tahunan. Selain itu, zaman kini juga terus berkembang dan semakin memudahkan kita,” terangnya.

 “Untuk melakukan pelaporan dengan e-Filing, cukup tiga langkah saja, yaitu mengajukan permohonan e-FIN (Electronic Filing Identification Number), mendaftarkan diri, dan kemudian menyampaikan SPT Tahunan. Mari dukung gerakan Go Green dengan melakukan penyampaian SPT dengan e-Filing,” imbuh Anung.

Di sesi terakhir, beberapa dosen menjadi sukarelawan untuk peragaan proses pembuatan akun hingga pelaporan SPT Tahunan di e-Filing dipandu oleh Account Representative KPP Pratama Sleman, Uray Hidayat, M.M. Sedangkan Amanita Novi Yushita, S.E., M.Si., Nurhadi, M.M., dan Joko Kumoro, M.Si diberikan kesempatan menjajal langsung proses e-Filing sekaligus menjadi percontohan bagi dosen dan karyawan lainnya. Laman e-Filing milik Dirjen Pajak bisa diakses di https://efiling.pajak.go.id. (fadhli)

Dunia Kerja Butuh Kepribadian Berintegritas

Wawancara Kerja

Selasa (25/02) Fakultas Ekonomi (FE) UNY menggelar salah satu rutinitas triwulan mereka, Pelatihan Pengembangan Diri dan Kiat Menembus Dunia Kerja. Pelatihan ini rutin diadakan sebelum upacara wisuda UNY – pada periode ini diadakan pada 1 Maret 2014 – untuk membekali para lulusan FE dengan kepercayaan diri dan wawasan mengenai dunia pasca kuliah yang akan segera mereka masuki. Bertempat di Ruang Auditorium FE UNY, sebanyak 50 calon wisudawan/wati FE UNY menghadiri pelatihan yang pada kali ini mendatangkan Pakar Komunikasi dan SDM Lena Satlita, M.Si., dan utusan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Heru Purnama, S.E. Dibuka oleh Dekan, Dr. Sugiharsono, M.Si., pelatihan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan I Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M., Wakil Dekan II, M. Djazari, M.Pd., Ketua Penyelenggara Lina Nur Hidayati, M.M., serta Kasubag Kemahasiswaan dan Alumni Dra. Kumala S.W.G.

Dalam laporannya selaku ketua panitia, Lina menjelaskan, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program-program yang sudah dilaksanakan sebelumnya di fakultas, seperti leadership dan entrepreneurship. “Kami tahu, para lulusan akan terbagi dua, yaitu yang mencari dan yang menciptakan kerja. Oleh karena itu, harapan kami pelatihan ini mampu memberi bekal bagi kedua-keduanya dengan berbagai informasi serta meningkatkan rasa percaya diri untuk bersaing dengan para lulusan dari universitas lain,” tuturnya.

Sementara itu, Sugiharsono menyatakan dalam sambutannya, fakultas mengadakan pelatihan ini agar para lulusan bisa terbantu mencapai kedudukan yang baik di masyarakat kelak. “Tidak semua fakultas di UNY ini menyelenggarakan pelatihan Job Hunting ini. Kami pertahankan pelatihan ini karena kami merasa orang pintar itu masih kalah dengan orang yang berkepribadian baik. Walau dia pintar, tapi tetap tidak akan bisa bekerja dengan baik kalau kepribadiannya tidak baik,” imbuhnya.

Senada dengan itu, menurut Lena Satlita, dunia kerja tidak lagi mengharapkan lulusan perguruan tinggi yang pintar. “Berdasarkan survei terhadap 457 pimpinan perusahaan yang diterbitkan National Association of Colleges and Employers, USA, 2002, Kemampuan Komunikasi, Kejujuran/Integritas, Kemampuan Bekerjasama, Kemampuan Interpersonal, dan Beretika menempati lima peringkat teratas kompetensi yang diharapkan dunia kerja. Sementara itu, indeks prestasi justru berada di peringkat 17,” beber dosen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial UNY ini..

Dalam menghadapi wawancara, Lena berpesan, “jagalah sikap dan pintarlah merespon setiap situasi, karena seorang pewawancara akan mengetahui kepribadian Anda hanya dari cara jalan, cara menggerakkan tubuh, atau bahkan posisi meletakkan tas saat duduk di kursi wawancara,” ungkapnya.

Sedangkan Heru Purnama yang merupakan Kepala Bidang Pengembangan Pegawai di BKD DIY memaparkan materi seputar Pemerintah Daerah dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Ketika berbicara tentang Pemda, sebenarnya istilah itu sendiri masih terlalu luas, karena Pemda terdiri dari banyak organisasi. Namun pada dasarnya Pemda terbagi menjadi tiga, yaitu Sekretariat Daerah (Sekda), Lembaga Teknis Daerah, dan Dinas Daerah,” tuturnya.

Menurut Heru, proses rekrutmen CPNS adalah hal yang sangat penting bagi negara. “Rekrutmen CPNS merupakan proses yang krusial karena memiliki implikasi high cost economy dan merupakan investasi besar bagi satuan organisasi/negara. Biaya pelaksanaan pengadaan PNS bisa mencapai milyaran, dan setelah direkrut menjadi PNS, negara harus menyiapkan anggaran sampai kurun waktu 50 s.d. 60 tahun untuk gaji, pensiun, dan pensiun janda/anak. Jika PNS yang direkrut ternyata kurang baik, tentu mengancam efektivitas dan efisiensi pembangunan,”urainya.

Di akhir pemaparannya, Heru mengingatkan kepada para peserta pelatihan untuk berhati-hati dengan segala bentuk penipuan yang mengiming-imingi jaminan menjadi PNS. “Boleh dicek sendiri, hubungi kami nama orang yang menjanjikan diterima PNS tersebut. Jangan tergiur posisi PNS dengan harus membayar sekian juta. Uang melayang, PNS pun tidak diloloskan, Anda sendiri yang rugi,” jelasnya. (fadhli)

FE UNY Resmikan Islamic Mini Bank

Pengguntingan Pita

Civitas UNY pada umumnya dan Fakultas Ekonomi (FE) UNY pada khususnya kini tak perlu jauh-jauh menikmati layanan jasa keuangan syariah. Fasilitas itu sudah tersedia di FE UNY dan siap digunakan setelah diresmikan oleh Wakil Dekan I FE UNY Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd.,M.M pada hari Rabu (19/02). Bertempat di Ruang Laboratorium Perbankan FE UNY, Prof. Moer, begitu dia disapa, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya Islamic Mini Bank (IMB) disaksikan Ketua Lab. Perbankan Mimin Nur Aisyah, M.Sc.,Ak., Direktur IMB 2014 Siti Maesyaroh, serta perwakilan ormawa fakultas di lingkungan FE UNY. Mengusung jargon "Bright with Sharia", IMB hadir untuk memenuhi kebutuhan civitas akademika UNY akan transaksi keuangan dengan mudah, cepat, dan aman sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Siti Maesyaroh menjelaskan bahwa Islamic Mini Bank ini digunakan oleh seluruh kalangan baik mahasiswa, dosen, maupun karyawan di lingkungan UNY. “Dengan menganut sistem koperasi, bank mini ini menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam menyelenggarakan jasa tamwil dan maal,” terangnya. Beberapa produk tamwil di antaranya yaitu Simpanan Mandiri, Simpanan Cendekia, Simpanan BRIGHT, Simpanan Qurban Taqwa, Pembiayaan Operasional Pendidikan, dan Pembiayaan Filantropi. Sedangkan Untuk produk maal, IMB melayani penyaluran zakat, infaq, shodaqoh, maupun penyelenggaraan bakti sosial. "Untuk mengawasi transaksi agar sesuai syariah, IMB juga memiliki Dewan Pengawas Syariah dari dosen FE UNY, di antaranya M. Djazari, M.Pd. dan Maimun Sholeh, M.Si.

Ketua Laboratorium Perbankan Mimin Nur Aisyah mengungkapkan kebahagiaannya atas peresmian IMB yang selama ini telah dirintis sejak beberapa bulan yang lalu ini. “Keberhasilan IMB ini sangat bergantung kepada dukungan teman-teman mahasiswa semua juga. Semoga kehadiran IMB bisa menjadi ujung tombak ekonomi Syariah di kampus UNY tercinta,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Moerdiyanto mencurahkan harapan besarnya terhadap IMB agar menjadi model percontohan laboratorium di sekolah. “Harapannya, IMB ini akan menjadi salah satu model laboratorium perbankan bagi sekolah-sekolah yang berkunjung ke FE UNY. Lab Perbankan memang salah satu laboratorium yang paling sering diminta untuk dilihat sewaktu kunjungan sekolah,” ujarnya.

“Selain itu, sesuai dengan tujuan awal berdirinya, Lab. Perbankan ini merupakan teaching factory, yang digunakan untuk fungsi pembelajaran. Kelak, jika cash flow-nya sudah bagus, tujuan ini bisa berkembang menjadi income generating (menghasilkan laba),” lanjut Guru Besar Ilmu Manajemen UNY ini.

Di akhir sambutannya, Prof. Moer berharap Al Fatih sebagai ormawa kerohanian tingkat fakultas di FE bisa menjadi contoh dalam menghidup-hidupkan IMB dan membangun komunitas islamic banking yang kuat. (fadhli)

Aksi Galang Dana BEM FE untuk Korban Kelud

BEM FE UNY

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM KM FE) UNY, Minggu (16/2) menggelar aksi galang dana untuk korban bencana Gunung Kelud. Letusan yang terjadi Kamis (13/2) memuntahkan material vulkanik berat yang meluluhlantakkan beberapa Kabupaten di sekitar Gunung Kelud serta menyebabkan sebagian besar Pulau Jawa terselimuti abu vulkanik. Selain itu, puluhan ribu penduduk terpaksa mengungsi dengan meninggalkan sumber mata pencaharian mereka yang sebagian besar di bidang pertanian dan peternakan. Oleh karena itu, berbagai elemen masyarakat berinisiatif mengumpulkan bantuan untuk membantu korban, tak terkecuali kalangan mahasiswa. Dalam aksi galang dana ini, tak hanya dari BEM KM FE UNY saja yang ikut berpartisipasi, melainkan juga semua BEM dan berbagai Ormawa dari setiap fakultas yang ada di UNY. Agenda tersebut dikoordinatori oleh departemen Sosial Masyarakat (SosMas) BEM KM UNY dan dipandu langsung oleh Cholid Faizal, Kepala Departemen SosMas BEM KM UNY sekaligus koordinator lapangan agenda tersebut.

Agenda yang bertajuk “#Sahabat UNY Peduli” tersebut dimulai pukul 14.30 WIB. Semua perwakilan dari setiap Ormawa dari masing- masing fakultas berkumpul di depan Student Centre UNY dengan segala amunisi yang telah dipersiapkan sebelumnya seperti kardus, rountek, buletin, dll. Tak kurang dari 60 mahasiswa dari semua perwakilan Ormawa tiap fakultas ikut dalam agenda tersebut, termasuk perwakilan dari BEM KM FE. Setelah semua peserta berkumpul dan mengikuti briefing, peserta dipersilahkan untuk melaksanakan sholat Ashar terlebih dahulu sebelum diberangkatkan menuju beberapa titik tempat untuk penggalangan dana.

Selesai melaksanakan sholat Ashar, peserta berkumpul kembali di halaman Student Centre pada pukul 15.45 WIB. Para koordinator setiap titik yang merupakan Ketua BEM dari masing- masing fakultas memberi sedikit pengarahan untuk persiapan akhir dan berdoa bersama agar pelaksanaan agenda galang dana ini berjalan lancar dan mendapat Ridho-Nya.

Ada sekitar delapan kelompok yang disebar ke delapan titik yang sudah ditentukan. Perwakilan dari BEM KM FE UNY yang dikoordinatori Arizqi Nurhamsyah ditempatkan di perempatan ring road Condongcatur. Setelah sampai di lokasi, para relawan segera beraksi membawa kardus bertuliskan “Galang Dana Gunung Kelud, #Sahabat UNY Peduli”. Berbekal semangat dan keikhlasan, tanpa merasa lelah dan takut kotor karena debu yang masih tebal, mereka menghampiri setiap kendaraan yang berhenti saat lampu merah. Mulai dari sepeda motor, mobil, bus, dan truk dihampiri untuk meminta donasi musibah Kelud.

Waktu pun sudah mulai senja. Walau aksi galang dana hanya dilakukan sekitar satu jam, akan tetapi hasil yang didapatkan lumayan banyak. “Semoga dana yang kami dapatkan ini bisa membantu meringankan musibah korban letusan Gunung Kelud. Selain terus mendoakan, hanya ini yang bisa kami lakukan,” harap Arizqi. (fadhli)

BEM KM FE UNY 2014 Selenggarakan Rapat Kerja

Pengurus BEM

Diikuti segenap pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM KM FE) UNY 2014, Kamis (13/2) digelar Rapat Kerja BEM KM FE UNY 2014. Rapat kerja ini rutin diadakan di awal tahun guna membahas rancangan program kerja atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh para pengurus BEM KM FE UNY selama satu periode kepengurusan. Pada periode 2014 ini, BEM KM FE UNY diketuai oleh Arizqi Nurhamsyah berpasangan dengan Zulfri Adi Wibowo. Mengambil tempat di Ruang Ramah Tamah FE UNY, acara ini dibuka oleh Siswanto, M.Pd selaku Wakil Dekan III FE UNY yang membawahi bidang kemahasiswaan.

Dalam sambutannya, Siswanto menjelaskan, “Yang terpenting dalam suatu organisasi adalah adanya koordinasi yang baik, secara internal organisasi tersebut maupun dengan pihak birokrasi kampus”. Beliau juga menuturkan betapa pentingnya transparansi dalam kegiatan yang dilaksanakan. “Contohnya dalam transparansi anggaran dana pelaksanaan,” imbuhnya.

Dalam penyusunan program kerja, setiap departemen di setiap ormawa juga harus membuat matriks kegiatan. Matriks ini berisi estimasi atau target waktu pelaksanaan kegiatan tersebut. Penggunaan matriks bertujuan agar berbagai program kerja yang diadakan oleh setiap ormawa harmonis, tidak bertabrakan. Jadi tidak akan ada dua acara sejenis yang dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan dan tidak ada panitia yang saling berebut peserta. Jadi, setiap ormawa mendukung acara ormawa lainnya.

Untuk menguatkan internal pengurus, Pengurus Inti akan mengadakan Rapat Umum setiap dua bulan sekali dan SMS Motivasi kepada seluruh pengurus secara berkala. Sementara itu, program kerja dari berbagai departemen BEM KM FE UNY di antaranya adalah Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), Ospek mahasiswa baru FE UNY 2014, Parade Musik FE UNY (PMFE), Job Seeker, Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN), Dialog Ekonomi Bangsa, bakti sosial, Share and Care, Kajian Sosial Politik, dan Pelatihan Coreldraw. “Dengan dilaksanakannya sederetan program kerja berkualitas selama satu periode kepengurusan #Satu cinta, harapannya bisa memfasilitasi minat dan bakat seluruh mahasiswa FE UNY, juga agar dapat mengupgrade kapasitas diri mahasiswa agar mampu bersaing di pasar persaingan global nantinya,” harap Arizqi. (Fadhli)

 

Up Grading BEM FE 2014 untuk FE yang Lebih Baik

Upgrading

Pada Jumat hingga Sabtu (7-8/2) lalu BEM KM FE UNY melaksanakan Up Grading pengurus BEM KM FE UNY 2014. Seluruh pengurus diwajibkan untuk mengikutinya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengakrabkan seluruh pengurus serta memperdalam seputar organisasi yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan ini. Up Grading kali ini bertempat di daerah Ketep, Kabupaten Magelang. Sebanyak 40 orang pengurus berkumpul di gedung kuliah GE.04 FE UNY mulai pukul 07.00 WIB dan diberangkatkan satu jam kemudian. Acara Up Grading pengurus BEM KM FE UNY 2014 dibuka pukul 10.00 WIB di sebuah homestay di daerah Ketep, Magelang yang juga merupakan tempat akomodasi selama kegiatan Up Grading berlangsung.

Novendhy Eka Andhyka yang merupakan ketua panitia Up Grading membuka acara. Dalam sambutannya ia menyampaikan tentang pentingnya membangun sebuah tim yang solid. Selain itu ia juga mengingatkan para pengurus agar menjaga kesehatan masing-masing, karena keesokan harinya akan ada kegiatan outbond yang cukup melelahkan.

Setelah istirahat untuk melaksanakan ibadah, para pengurus kembali dikumpulkan di sebuah tempat yang dinamakan aula untuk kegiatan selanjutnya. Dengan dipandu oleh Agus K Purnomo, Ketua BEM KM FE UNY 2013, setiap departemen maju secara bergiliran. Masing-masing individu kemudian memperkenalkan dirinya dengan menyebutkan nama, jurusan, serta daerah asalnya. Dengan tujuan mengakrabkan setiap personal, ada beberapa orang yang diaba-aba untuk memperkenalkan seluruh anggota yang ada di departemennya. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang wawasan organisasi yang dibersamai oleh ketua BEM KM FE UNY 2013. Salah satu poinnya adalah bagaimana cara membuat sebuah tim atau organisasi yang kuat. “Salah satu penentunya adalah dengan membangun komunikasi yang intens antar pengurus. Jangan lupakan juga pentingnya peran seorang pemimpin dalam organisasi,” beber Agus K. Purnomo.

Acara kembali dilanjutkan pukul 15.30 WIB dengan agenda ‘problem solving’. Acara yang dibersamai oleh Miftahul Farihin ini memberikan beberapa contoh masalah yang sering terjadi dalam sebuah organisasi. Kemudian setiap departemen dipersilahkan untuk mendiskusikan dengan anggotanya, setelah itu mempresentasikan beberapa pemecahan atau solusi yang sekiranya dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali para pengurus dalam menjalankan roda kepengurusan BEM KM FE UNY 2014.

Dinginnya udara Ketep di malam hari tak menghalangi keberlangsungan agenda Up Grading BEM KM FE UNY 2014. Acara selanjutnya adalah sharing bersama pengurus tahun lalu. Peserta dikelompokkan per departemen. Pengurus tahun 2013 memaparkan tentang kondisi masing-masing departemen di masa kepengurusannya. Tujuannya tentu agar pengurus baru dapat menutup kekurangan kinerja di tahun sebelumnya, kemudian meningkatkan kinerja di kepengurusan ini. Suasana kekeluargaan mulai terasa dengan adanya dialog ini, untuk menjadikan periode kepengurusan kabinet #SatuCinta lebih baik dari periode sebelumnya.

Di pagi hari, senam bersama mengawali kegiatan outbond pada hari itu. Setelah sarapan bersama, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok yang mengakomodir berbagai departemen itu kemudian diberangkatkan secara bergantian melewati lima pos dengan berbagai games bermakna. Kurang lebih dua jam, para peserta menyusuri daerah Ketep. Berbagai rintangan membuat suasana keakraban makin terasa. Muara dari kegiatan ini adalah untuk membuat mahasiswa FE UNY lebih berkualitas dengan berbagai acara yang diselenggarakan BEM KM FE UNY, serta membuat FE UNY lebih baik dan lebih dikenal masyarakat luas. (fadhli)

Hima Diksi Upgrade Pengurus Baru

Suasana upgrading

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) UNY atau yang lebih akrab dengan sebutan Hima Diksi mengadakan serangkaian acara upgrading Pengurus Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi untuk periode kepengurusan tahun 2014 pada Sabtu-Minggu, 8-9 Februari 2014 lalu. Acara yang berlangsung dua hari satu malam tersebut berlangsung di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul. Acara tersebut sudah menjadi suatu agenda rutin yang diadakan oleh Dewan Pengawas Organisasi (DPO) Hima Diksi untuk mengakrabkan pengurus Hima Diksi satu sama lain. Acara upgrading tersebut dihadiri oleh Pembina Hima Diksi, Endra Murti Sagoro, M.Sc., yang banyak memberikan petuahnya mengenai kepengurusan Hima Diksi yang akan dijalani pada tahun 2014. Selain itu, upgrading tersebut juga menghadirkan ketua Hima Diksi periode 2011, Frank Aligarh, S.Pd., yang baru saja lulus sebagai mahasiswa FE dan merupakan lulusan tercepat di FE pada periode wisuda 1 Maret 2014 dengan predikat cumlaude serta Zulfri Adhi Wibowo, ketua Hima Diksi periode 2012, yang sekarang menjabat sebagai wakil ketua BEM FE UNY 2014.

Para pembicara tersebut banyak memaparkan mengenai dasar-dasar kepemimpinan, kepekaan, dan pengalaman-pengalamannya selama memimpin Hima Diksi disertai dengan motivasi untuk membakar semangat Pengurus Hima Diksi 2014. Acara yang banyak diselingi games ini sangat membangun kebersamaan dan kekeluargaan. Tak lupa, sharing pengalaman dari tiap divisi dengan para DPO juga menjadi ilmu yang sangat bermanfaat.

Pada hari kedua dilaksanakan acara yang tak kalah serunya yaitu outbond. Outbond dimulai dengan senam dan games pada pagi hari di depan halaman Pondok Pemuda Ambarbinangun. Outbond terdiri dari lima pos yang masing-masing memiliki esensi pesan yang terkandung mengenai kebersamaan, kekeluargaan, strategi, kepemimpinan dan perjuangan yang sangat berguna bagi para pengurus. Berbagai rintangan dalam outbond tersebut dapat dilewati dengan lancar dan membakar semangat para peserta. Acara outbond diakhiri dengan perang air antara pengurus Hima Diksi dan DPO di halaman pondok.

Upgrading Hima Diksi ditutup dengan pemecahan puzzle yang berisi visi Hima Diksi 2014 yaitu profesionalisme, demokratis, dan kontributif. Setelah permainan tersebut, para pengurus dan DPO saling memaparkan pesan dan kesannya selama upgrading. Para pengurus sangat terkesan dengan acara upgrading tersebut dan berharap lebih baik pada tahun depan. Para DPO merasa bangga dengan semangat kekeluargaan antar pengurus Hima Diksi 2014 dan berharap agar kepengurusan pada tahun 2014 lebih baik dari tahun sebelumnya untuk mewujudkan Hima Diksi menjadi “The Real Family”. (fadhli)

 

 

 

 

 

 

KOPMA Adakan Studium Generale dan RAT ke-31

banner

Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (KOPMA UNY) bermaksud menyelenggarakan Studium Generale dan Rapat Anggota Tahunan KOPMA UNY ke 31 dengan tema “Gali dan Manfaatkan Potensi Produk Dalam Negeri”. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain adalah untuk saling berbagi ide-ide kreatif pengembangan produk dalam negeri serta tak lupa menyalurkan aspirasi demi kemajuan KOPMA UNY. Studium Generale akan diadakan pada Kamis tanggal 13 Februari 2014 pukul 08.00 WIB bertempat di Auditorium UNY. Acara ini menghadirkan narasumber Owner Dagadu A. Noor Arief dan Owner Bakpiapia Djogja Rasuna. Sementara Rapat Anggota Tahunan akan berlangsung Jumat 14 Februari pukul 13.00 WIB dan Sabtu 15 Februari mulai pukul 07.00 WIB dengan mengambil tempat di Student Center lantai 3.

Segera daftarkan diri Anda, pendaftaran dibuka dengan kontribusi Rp. 25.000,- untuk Anggota KOPMA UNY, Rp. 35.000,- untuk mahasiswa non anggota, dan Rp. 40.000,- untuk umum. Pendaftar dapat menghubungi stand-stand yang ada di Minimarket KOPMA UNY, LIMUNY, dan Perpustakaan, atau hubungi; 085223093935 (Asty), 089634867118 (Defi), dan 08973269764 (Puput). Fasilitas peserta antara lain sertifikat, voucher makan, kartu perdana, snack, doorprize, gelar produk, dan sticker. (fadhli)

Kunjungan Siswa SMK As Saabiq Tasikmalaya ke FE UNY

Lina, Moer, Nita, Dadang

Sebanyak kurang lebih 80 siswa beserta guru pendamping dari SMK As Saabiq Singaparna Tasikmalaya Jawa Barat berkunjung ke Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Senin (10/02) kemarin. Ini merupakan salah satu rangkaian kunjungan SMK tersebut ke Yogyakarta setelah sebelumnya juga mengunjungi Perusahaan Gula Madukismo di Bantul. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai sarana mendapatkan pengalaman dan ilmu, baik di dunia industri nyata maupun di dunia perkuliahan yang sesuai dengan jurusan masing-masing. Rombongan SMK ini memang terdiri dari rumpun bidang teknik yang berkunjung ke Fakultas Teknik (FT) serta rumpun ekonomi yaitu Pendidikan Administrasi Perkantoran dan Pendidikan Akuntansi yang kemudian bertandang ke FE.

Wakil Dekan I, Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M., Wakil Dekan II, M. Djazari, M.Pd., serta Kadiv Humas dan Kerjasama FE Lina Nur Hidayati, M.M., menyambut siswa-siswi kelas X SMK tersebut di sela-sela kepadatan jadwal. Hujan tak menyurutkan antusiasme siswa-siswa dari SMK yang berdiri tahun 2006 ini.

Wakil dari SMK As Saabiq Nita Astuti, S.Pd menuturkan bahwa mereka sangat bangga akhirnya bisa sampai di tujuan utama dari kunjungan selama di Yogyakarta ini. “Kami mohon maaf atas keterlambatan kami. Lampu merah di Jogja ternyata sangat banyak, berdekatan, dan waktunya lama sekali, berbeda dengan kami di Tasikmalaya,” ujarnya sambil tersenyum menanggapi keterlambatan kedatangan mereka. “Kami juga membawa siswa kelas X, karena mereka masih haus-hausnya mencari ilmu dan masih bisa menggali potensi lebih dalam lagi jika diberikan motivasi,” tutur Guru pelajaran Bahasa Sunda ini.

Sementara itu, Moerdiyanto memotivasi siswa-siswi SMK tersebut agar terus memperbaiki diri dan membuat prestasi. “Di UNY, Prodi Manajemen dan Akuntansi menduduki peringkat 2 dan 3 sebagai yang terfavorit dipilih calon mahasiswa. Tahun 2013 saja ada lebih dari 7000 pendaftar di Manajemen dan hampir 6000 pendaftar di Akuntansi UNY, padahal hanya 80 orang saja yang diterima. Oleh karena itu, buatlah prestasi, jadi yang terbaik, agar kalian bisa masuk di UNY ini,” tegasnya.

“Ketika orang lain tertidur, kalian bangunlah. Ketika orang lain bangun, kalian larilah. Ketika orang lain berlari, kalian naiklah pesawat. Jadilah “The Best”. Jangan menyerah, karena ada tiga jalur masuk ke UNY ini yang bisa kalian coba, yaitu SNMPTN, SBMPTN, serta Seleksi Mandiri. Selain itu juga ada beasiswa Bidikmisi serta berbagai beasiswa lainnya yang diperuntukkan bagi mereka yang berprestasi tetapi orang tua tak mampu membiayai kuliah,” bebernya. (fadhli)

Masuk Paling Akhir, Lulus Paling Awal

Prasetya Alumni

Frank Aligarh. Nama itu terdengar asing bagi lidah Indonesia. Lebih kedengaran seperti milik orang Eropa atau Asia Selatan. Tapi ternyata tidak. Nama unik itu dimiliki seorang mahasiswa asli Indonesia yang diyudisium periode Januari, Rabu (5/7) lalu. Tapi dia tidak semata-mata tertulis di sini sebagai salah satu peserta yudisium di Fakultas Ekonomi (FE) UNY. Dia adalah peserta yudisium dengan masa studi S1 tercepat di FE UNY dengan waktu tempuh 3 tahun 6 bulan. Selain itu, alumni SMA N 1 Klaten ini juga menempuhnya di S1 Pendidikan Akuntansi Kelas Internasional. Tapi semua itu tidak semudah awal mulanya.

Sosok pria berkacamata ini menceritakan bahwa dirinya harus mengalami kegagalan sebanyak tujuh kali sewaktu proses mendaftar menjadi mahasiswa baru. Berbagai peristiwa menguras emosi dan pikiran sempat ia temui sebelum akhirnya diterima di UNY melalui Jalur Seleksi Mandiri Gelombang II yang notabene gelombang terakhir sebelum pendaftaran benar-benar ditutup. “Saya bersama teman-teman bahkan pernah hampir diculik seorang supir taksi sewaktu mendaftar di Unair (Universitas Airlangga-red),” beber peraih IPK cumlaude sebesar 3,68 ini.

Tapi perjuangan tak kenal lelah itu berbuah manis. Kini, anak ketiga dari empat bersaudara putra pasangan Drs. Muchtar Anshori, M.Pd dan Roudhotul Jannah ini bersanding bersama peserta yudisium lainnya. Berbagai prestasi pun dia peroleh semasa menjadi mahasiswa. Darah yang mengalir dari orang tuanya – yang merupakan ketua salah satu ormas besar Islam di Klaten – rupanya membuatnya menjadi pegiat organisasi yang unggul. Frank, begitu dia disapa, pernah menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi (HIMA DIKSI), Ketua Komisi Audit Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FE UNY, dan aktif di beberapa kepanitiaan serta organisasi kepemudaan lainnya.

“Frank itu Bahasa Inggris, artinya jujur, sedangkan Aligarh adalah nama sebuah kota dan universitas di India. Nama itu diperoleh bapak saya sewaktu mendapat kesempatan berkunjung di Belanda,” ujar lajang yang juga pernah menjadi peserta The Sixth Youth Peace Ambassador International Training Workshop yang diadakan UNESCO di Thailand pada pertengahan 2013 lalu.

Sebanyak 66 orang yang terdiri dari 36 orang S1 Kependidikan, 25 S1 Non Kependidikan, dan 5 orang D3 dinyatakan lulus pada upacara yudisium periode ini. Jumlah peraih predikat Dengan Pujian mencapai 30% atau 20 orang, sedangkan 70% sisanya Sangat Memuaskan. Hal ini diungkapkan Guru Besar Ilmu Manajemen UNY, Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd., M.M dalam laporannya selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik. Rerata IPK pada periode ini sebesar 3,36 dengan peraih tertinggi diperoleh Daniati dari Program Studi Pendidikan Akuntansi S1. (fadhli)

Pages