Gerakan 1 Hari Tanpa Sampah Plastik oleh Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY - Dukung SDG 12 di Lingkungan Kampus

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yaitu Muhammad Rizqi Bagas Satrio, dkk. di bawah bimbingan dosen Dr. Arwan Nur Ramadhan, M.Pd. melaksanakan kegiatan “1 Hari Tanpa Sampah Plastik” pada Sabtu, 31 Mei 2026, di lingkungan UNY.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui kegiatan ini, Rizqi dkk. mengajak civitas akademia untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

Berbagai upaya sederhana dilakukan selama kegiatan berlangsung, seperti membawa tumblr, menggunakan kotak makan pribadi, dan menghindari penggunaan kantong plastik saat beraktivitas di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut didokumentasikan dalam bentuk video edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan serta pentingnya membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan hasil kegiatan, sasaran yang terlibat memberikan tanggapan positif terhadap gerakan yang dilaksanakan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa pengurangan sampah plastik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga dinilai mampu meningkatkan kesadaran untuk lebih bertanggung jawab dalam menggunakan dan mengelola sumber daya yang ada.

Melalui gerakan “1 Hari Tanpa Sampah Plastik”, para mahasiswa menunjukkan komitmen untuk mendukung pelestarian lingkungan, khususnya di lingkungan kampus, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Rizqi dkk. berharap pesan yang disampaikan melalui video dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Video kegiatan: https://youtu.be/cBAHenfHpLI?si=UOVK0uchZq4THDv9

Mahasiswa UNY Dampingi Pengembangan Karakter, Literasi, dan Teknologi di Panti Asuhan Al-Muthi'in

Program PLK UNY Mengabdi Hadirkan Pendampingan Holistik untuk Meningkatkan Kesehatan Mental, Keterampilan, dan Minat Belajar Remaja Panti Asuhan Al Muthi’in

Bantul, 24 Mei 2026 | UNY Mengabdi | Tim PLK Al-Muthi'in



Tim Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY Mengabdi Universitas Negeri Yogyakarta berhasil melaksanakan program pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Al-Muthi'in, Banguntapan, Bantul. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 15 Februari hingga 24 Mei 2026, mengusung tema “Pemberdayaan Remaja Panti melalui Pendampingan Holistik dalam Penguatan Kesehatan Mental, Karakter, Literasi, Keterampilan, Teknologi, dan Minat Belajar di Panti Asuhan Al-Muthi'in.”

Tim PLK UNY Mengabdi Panti Asuhan Al-Muthi'in terdiri atas Shafa Nisrina (Program Studi Manajemen), Ayu Retno Pratiwi (Program Studi Manajemen), Rasendria Emilia Arsanti (Program Studi Manajemen), Salwa Anasti Rahayu (Program Studi Manajemen), Ali Fianur Dian Riaqi (Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika), Iqbaladi Syah Putra (Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika), Surya Tamba (Program Studi Kimia), Mutma' Innatul Hasanah (Program Studi Kimia), Arlinda Wulan Anggraini (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), dan Elisabeth Selvia Dewi Nugraheni (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Yeni Rakhmawati, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Program ini disusun berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan adanya kebutuhan pendampingan pada aspek kesehatan mental, pengelolaan emosi, motivasi belajar, pengembangan keterampilan, literasi, serta pemanfaatan teknologi bagi anak-anak panti asuhan. Melalui pendekatan holistik, mahasiswa menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan keterampilan hidup anak-anak.

Sebagai program utama, tim melaksanakan kegiatan “Ruang Tanpa Topeng: Menjadi Diri Sendiri dengan Mengenal, Menerima, dan Menguatkan Diri” yang bekerja sama dengan mahasiswa Laboratorium Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta. Program ini bertujuan membantu anak-anak mengenali diri, memahami kondisi emosional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola emosi dan membangun hubungan sosial yang lebih positif. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining sederhana, penyampaian materi kesehatan mental, refleksi diri, dan berbagai permainan interaktif yang dipandu oleh mahasiswa psikologi.

Selain itu, tim juga melaksanakan program hidroponik sebagai sarana pembelajaran keterampilan bercocok tanam modern sekaligus pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan panti. Anak-anak diajak secara langsung merakit instalasi hidroponik, melakukan penyemaian benih, hingga memahami proses perawatan tanaman. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan praktis sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sederhana.

Untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan kerja sama, tim menyelenggarakan kegiatan outbound bertajuk “Ruang Rangkul”. Melalui berbagai permainan edukatif dan tantangan kelompok, anak-anak dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Pada bidang literasi dan pendidikan, mahasiswa menghadirkan sejumlah program seperti Pojok Baca, Poster Kimia, dan Dinding Inspiratif (Mading). Program-program tersebut bertujuan menumbuhkan budaya membaca, memperluas wawasan, serta menyediakan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan hasil karya mereka. Kehadiran pojok baca yang lebih menarik dan edukatif diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang berkelanjutan bagi anak-anak panti.

Di bidang pengembangan diri dan kewirausahaan, tim melaksanakan program Self Development, Menabung Sejak Dini, Cipta Wiramuda, Creativity to Profit, dan Pencatatan Keuangan. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak memperoleh pengalaman belajar mengenai pengelolaan keuangan sederhana, budaya menabung, pemasaran produk, public speaking, hingga pengembangan kreativitas yang memiliki nilai ekonomi. Berbagai hasil karya seperti tote bag, gantungan kunci, gelang, dan phone strap berhasil dibuat dan dipasarkan sebagai bentuk praktik kewirausahaan sederhana.

Pada bidang sains dan lingkungan, mahasiswa melaksanakan program Ecoenzym yang mengenalkan pemanfaatan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan melalui proses fermentasi. Anak-anak diajak memahami konsep dasar kimia lingkungan sekaligus mempraktikkan pembuatan ecoenzym yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk organik cair.

Sementara itu, pada bidang seni dan kreativitas, dilaksanakan program Shibori yang memperkenalkan teknik pewarnaan kain asal Jepang. Anak-anak membuat berbagai motif unik pada taplak meja melalui teknik lipat, ikat, dan gulung sehingga menghasilkan karya kreatif yang bernilai estetis sekaligus berpotensi menjadi produk usaha.

Pada bidang teknologi, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika menghadirkan program Mechabot dan MechaCare. Program Mechabot memperkenalkan dasar-dasar robotika, logika pemrograman, penggunaan sensor, serta pengendalian robot berbasis mikrokontroler. Anak-anak belajar langsung bagaimana sebuah robot dapat diprogram untuk bergerak dan merespons kondisi lingkungan.

Sementara itu, melalui program MechaCare (Mechatronics Care), peserta diperkenalkan dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang menjadi salah satu teknologi penting pada era Revolusi Industri 4.0. Anak-anak mempelajari konsep dasar IoT, mengenal komponen seperti ESP32 dan sensor DHT11, serta menyaksikan demonstrasi sistem monitoring suhu berbasis internet menggunakan platform ThingSpeak. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana data dapat dikirim, dipantau, dan ditampilkan secara real-time melalui jaringan internet.

Sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan bagi mitra, tim juga mengembangkan website resmi Panti Asuhan Al-Muthi'in yang dapat diakses melalui alamat almuthiin.website. Website tersebut dirancang sebagai media informasi dan publikasi digital yang memuat profil lembaga, sejarah berdirinya panti, visi dan misi, layanan pengasuhan, data anak asuh, kegiatan sehari-hari, serta informasi donasi bagi masyarakat. Kehadiran website ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat hubungan antara panti asuhan dengan masyarakat dan para donatur.

Selain program-program yang telah direncanakan, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan insidental seperti pendampingan TKA, buka bersama Ramadan, perbaikan lantai aula, serta kegiatan syawalan bersama keluarga besar Panti Asuhan Al-Muthi'in. Keterlibatan ini menjadi bentuk dukungan nyata mahasiswa terhadap berbagai aktivitas sosial yang berlangsung di lingkungan panti.

Pimpinan Panti Asuhan Al-Muthi'in, Muhammad Dahlan, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dilaksanakan selama kegiatan PLK berlangsung. Menurutnya, program-program yang diberikan tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan anak-anak, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta bermanfaat bagi pengembangan karakter mereka.

Melalui program PLK UNY Mengabdi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Program ini menjadi bukti komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif melalui kegiatan pengabdian yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.



Narahubung: Tim PLK UNY Mengabdi Panti Asuhan Al-Muthi'in 2026

Lokasi: Panti Asuhan Al-Muthi'in, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Menyemai Green Mindset Sejak Dini, Mahasiswa UNY Edukasi Daur Ulang dan Pemilahan Sampah di SD N Jetisharjo

Sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Lima mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan proyek sosial berupa sosialisasi daur ulang sampah di SD Negeri Jetisharjo Padukuhan Jetis, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman. Kegiatan ini digagas oleh kelompok mahasiswa yang diketuai Wulan Anggraeni bersama empat anggota lainnya, yakni Umi Nuriyah, Adinda Rahmawati, Ni'matus Sa'adah, dan juga Endah Novitasari dengan bimbingan serta arahan dari dosen pengampu yakni Dr. Arwan Nur Ramadhan, M. Pd.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar di SD Negeri Jetisharjo mengenai pentingnya pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan kembali sampah yang masih dapat didaur ulang. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat sejak kecil.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui pemaparan materi, dan diskusi sederhana terkait pengelolaan sampah kepada anak-anak kelas tiga.

Pihak sekolah selaku mitra kegiatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Selaku kepala sekolah Ibu Eny menyampaikan kesan positif terhadap program yang dilaksanakan mahasiswa UNY.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UNY yang telah memberikan edukasi kepada siswa kami. Materi yang diberikan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong pemahaman, dan adanya perubahan perilaku yang positif dalam menjaga lingkungan. Program ini sangat mendukung upaya sekolah dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik," ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan wilayah padukuhan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui keterlibatan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat, UNY berharap program serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran lingkungan berbasis komunitas.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun masyarakat Padukuhan Jetis. Dengan adanya sosialisasi yang diberikan, diharapkan masyarakat sejak kecil dapat menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik secara berkelanjutan.

Dokumentasi kegiatan:

Video kegiatan: https://youtu.be/diQNBl3DCRg?feature=shared

Penulis:

Arinda, Umi, Ima, Wulan, Endah

Mahasiswa UNY Gelar Program Edukasi untuk Mendukung Pemerataan Kesempatan Belajar Panti Asuhan

Zahra Febriliant Ardyn, dkk. yang merupakan para mahasiswa program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan program edukasi "Komunikasi Asyik, Pertemanan Menarik" dengan tema "Pengabdian Melalui Edukasi Mendukung Pemerataan Kesempatan Belajar bagi Anak Panti Asuhan" yang dibimbing oleh Arwan Nur Ramadhan, M.Pd., pada Minggu, 10 Mei 2026. Program pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Panti Asuhan La-Tahzan di Kabupaten Sleman, DIY untuk mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4 Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 Mengurangi Kesenjangan melalui pemberian edukasi dan pengembangan keterampilan sosial bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Kegiatan ini mengangkat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 tentang Mengurangi Kesenjangan. Melalui tema "Pengabdian Melalui Edukasi Mendukung Pemerataan Kesempatan Belajar bagi Anak Panti Asuhan", kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan belajar yang inklusif sekaligus mendukung pengembangan keterampilan sosial anak-anak panti asuhan. Sebanyak sepuluh anak dari Panti Asuhan La-Tahzan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Materi disampaikan oleh mahasiswa UNY yang berperan sebagai pemateri dan fasilitator, dengan membawakan pembelajaran interaktif mengenai etika komunikasi, pentingnya membangun pertemanan yang sehat, serta cara berinteraksi secara positif dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada pentingnya komunikasi yang efektif untuk membangun rasa percaya diri dan menjalin hubungan pertemanan yang positif di lingkungan sosial. Peserta juga diajak untuk mempraktikkan komunikasi sederhana dari materi tersebut dengan permainan edukatif melalui partisipasi kelompok untuk mendorong rasa percaya diri di lingkungan dan keberanian untuk menyampaikan pendapat. Kegiatan yang diikuti oleh anak-anak panti asuhan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta.

Pada akhir kegiatan, Ibu Nur sebagai pengasuh pihak Panti Asuhan La-Tahzan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa atas terlaksananya program edukasi tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang telah diberikan, anak-anak terlihat senang dan antusias selama mengikuti kegiatan dan mereka juga bisa dapat ilmu dan pengalaman baru yang bermanfaat," ungkapnya.

Melalui aktivitas komunikasi menarik ini, mahasiswa menunjukkan kontribusinya dalam mendukung realisasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama dengan SDGs 4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 tentang Pengurangan Kesenjangan. Kegiatan pembelajaran ini yang diselenggarakan untuk anak-anak di Panti Asuhan La-Tahzan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi, melainkan juga bertujuan untuk memperkuat rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, serta memberikan kesempatan belajar yang lebih adil bagi semua peserta. Dengan adanya kerjasama antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan bisa membentuk suasana belajar yang inklusif dan menciptakan generasi muda yang mampu berkomunikasi dengan efektif, membantu relasi sosial yang positif, dan berkontribusi secara aktif dalam kehidupan masyarakat. (zahra)

Penguatan Financial Literacy dan Basic Marketing Skills secara Inklusif melalui Program AQUILIA dalam PLK UNY Mengabdi 2026

Program kerja mahasiswa tidak selalu harus tampil megah dengan konsep yang rumit dan penuh istilah teknis. Kadang justru hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari bisa menjadi pengalaman belajar yang paling membekas, apalagi ketika prosesnya dilakukan bersama anak-anak yang memandang dunia dengan cara yang berbeda namun tulus. Melalui program kerja AQUILIA (Accounting QUality and Inclusive Literacy for Individual Accountability), Amar Taqwim atau yang akrab disapa Amar bersama tim PLK UNY Mengabdi Adhinara 2026 mencoba menghadirkan pembelajaran literasi keuangan dan marketing yang inklusif bagi anak asuh Yayasan Sayap Ibu Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta Panti 3 yang berlokasi di Dusun Ganjuran, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, DIY.

Program kerja ini dilaksanakan sejak Januari hingga Mei 2026, dimulai dari tahap perencanaan dan observasi pada 1 Januari 2026, penerjunan pada 21 Februari 2026, hingga penarikan pada 15 Mei 2026. Sasaran utama kegiatan ini adalah anak asuh panti yang mayoritas merupakan penyandang disabilitas intelektual. Karena itu, pendekatan pembelajaran yang digunakan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada bagaimana materi tersebut dapat dipahami secara sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan aktivitas keseharian mereka.

Sebagai mahasiswa Pendidikan Akuntansi, Amar melihat bahwa pembelajaran mengenai keuangan sering kali dianggap terlalu kompleks bahkan untuk anak-anak pada umumnya, sehingga anak berkebutuhan khusus pun kerap tidak mendapat akses pembelajaran yang sesuai. Dari pemikiran tersebut, AQUILIA dirancang sebagai ruang belajar yang lebih adaptif dengan menggabungkan simulasi, media visual, praktik langsung, dan interaksi sederhana agar anak-anak dapat memahami konsep keuangan tanpa merasa tertekan oleh pembelajaran yang terlalu teoritis.

AQUILIA sendiri terdiri atas dua kelas utama, yaitu kelas literasi keuangan dan kelas marketing. Pada kelas literasi keuangan, pembelajaran dibagi menjadi lima tahapan, mulai dari Money Buddy yang mengenalkan konsep dasar uang, Happy Shopping yang mengajarkan cara membelanjakan uang, Smart Wallet mengenai menyimpan dan mengelola uang, Wise Borrowing terkait meminjam dan mengembalikan pinjaman, hingga Finance Ettiquete yang membahas etika keuangan sederhana seperti perilaku mencuri, menipu, dan korupsi. Sementara itu, pada kelas marketing, anak-anak mengikuti kegiatan Show and Sell dengan belajar menyusun kalimat promosi sederhana sekaligus mempraktikkan cara menawarkan produk secara langsung.

Mengajarkan konsep keuangan kepada anak-anak berkebutuhan khusus ternyata bukan sekadar soal mengenalkan nominal uang atau aktivitas jual beli saja. Di sisi lain, proses belajar itu juga menjadi ruang untuk melatih keberanian, komunikasi, sampai bagaimana mereka mengambil keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dan justru di titik itulah kegiatan ini terasa hidup. Anak-anak terlihat sangat antusias ketika diperlihatkan media pembelajaran seperti uang mainan, kartu belanja, maupun simulasi transaksi sederhana. Ada yang langsung aktif membeli berbagai barang saat praktik berlangsung, ada juga yang masih malu-malu dan akhirnya ditarik oleh teman lainnya untuk ikut mencoba.

Momen-momen kecil selama pembelajaran pun menjadi pengalaman yang cukup membekas bagi Amar dan tim PLK. Beberapa anak sempat kebingungan ketika dihadapkan pada dua jumlah uang yang nilainya sama tetapi tersusun dari nominal berbeda. Namun kemudian, perlahan mereka mulai memahami konsep tersebut melalui pendampingan dan simulasi berulang. Bahkan pada sesi Finance Ettiquete, beberapa anak mampu memberikan respons spontan mengenai perilaku bijaksana dalam menggunakan uang. Ada yang tiba-tiba berkata bahwa temannya tidak boleh korupsi, ada pula yang mengeluh uangnya habis tetapi masih ingin membeli barang lain. Hal-hal sederhana seperti itu justru membuat suasana belajar terasa hangat sekaligus menunjukkan bahwa mereka benar-benar memahami konteks pembelajaran yang diberikan.

Melalui program kerja AQUILIA, Amar bersama tim PLK UNY Mengabdi Adhinara 2026 berharap bahwa literasi keuangan dan marketing tidak hanya menjadi pengetahuan eksklusif bagi kalangan tertentu saja. Sebaliknya, pembelajaran mengenai uang, pengelolaan keuangan, dan etika finansial juga perlu dikenalkan secara inklusif kepada anak-anak berkebutuhan khusus dengan metode yang lebih adaptif dan manusiawi. Karena pada akhirnya, pendidikan yang bermakna bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi tentang bagaimana setiap individu merasa dilibatkan, dihargai, dan diberi ruang untuk berkembang sesuai kemampuannya masing-masing. (amar)

Mengasah Kompetensi Pedagogik dan Keterampilan Mangajar melalui Penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Mini Micro Teaching sebagai bagian dari penugasan akhir Mata Kuliah Model Pembelajaran Akuntansi pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dan keterampilan mengajar mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari selama perkuliahan sebagai bekal menjadi calon pendidik profesional.

Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam program Mini Micro Teaching. RPP yang disusun memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, model pembelajaran, media pembelajaran, asesmen, serta langkah-langkah pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Melalui proses ini, mahasiswa dilatih untuk merancang pembelajaran yang sistematis, efektif, dan berpusat pada peserta didik. Kemampuan merencanakan pembelajaran menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon guru dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas.

Setelah menyelesaikan penyusunan RPP, mahasiswa melaksanakan Mini Micro Teaching sebagai bentuk implementasi dari perangkat pembelajaran yang telah dirancang. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai guru dan mempraktikkan proses pembelajaran di hadapan rekan mahasiswa. Berbagai model pembelajaran inovatif diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, pengelolaan kelas, pemanfaatan media pembelajaran, serta kemampuan mengambil keputusan dalam berbagai situasi pembelajaran.

Manfaat tersebut turut dirasakan oleh mahasiswa yang mengikuti kegiatan Mini Micro Teaching. Salah satu mahasiswa Pendidikan Akuntansi FEB UNY mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dalam mengaplikasikan teori pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan. “Kegiatan penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching memberikan kesempatan bagi kami untuk menerapkan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran. Melalui pengalaman ini, saya menjadi lebih memahami pentingnya perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif,” ungkapnya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menjalankan profesi sebagai pendidik di masa depan.

Kegiatan penyusunan RPP dan Mini Micro Teaching ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi pedagogik dan keterampilan mengajar calon guru, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan keterampilan profesional mahasiswa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan Program Studi Pendidikan Akuntansi dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan. (ayu, awalia, fibri)

Mahasiswa UNY Mengabdi Kelompok Adhinara Laksanakan Program Admin Cilik dan Gudang Ceria di Yayasan Sayap Ibu DIY Panti 3

Mahasiswa Program UNY Mengabdi kelompok ADHINARA melaksanakan program individu bertajuk Admin Cilik dan Gudang Ceria di Yayasan Sayap Ibu DIY Panti 3. Program tersebut bertujuan mendukung pengembangan kemandirian, kreativitas, dan keterampilan dasar anak beragam abilitas melalui kegiatan edukatif dan interaktif. Mahasiswa melaksanakan kegiatan dengan pendekatan belajar sambil praktik agar anak-anak dapat mengikuti pembelajaran sesuai kemampuan masing-masing. Pelaksanaan program menjadi bentuk penerapan konsep Beyond Learning dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kelompok ADHINARA yang dibimbing oleh Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), beranggotakan sembilan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Anggota kelompok tersebut terdiri dari Muhamad Taufik Hidayat dan Ulil Albab (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Nazya Maharani dan Amar Taqwim (Pendidikan Akuntansi), An Nisaa Daning Nurul H, Nadia Anugeraheni, dan Ayu Manah Sri W (Pendidikan Luar Biasa), serta Aifa Maladina Ulya dan Indah Sari Wijayanti (Matematika).

Mahasiswa mengenalkan aktivitas administrasi dasar melalui program Admin Cilik dengan kegiatan pencatatan sederhana, pengenalan identitas diri, dan pengelompokan data ringan. Anak-anak mengikuti kegiatan secara aktif melalui pendampingan langsung dari mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Metode pembelajaran interaktif digunakan untuk membantu anak-anak memahami materi secara lebih mudah dan menyenangkan. Program Admin Cilik membantu melatih ketelitian, tanggung jawab, dan kemampuan dasar anak-anak dalam aktivitas administrasi sederhana.

Mahasiswa melaksanakan program Gudang Ceria melalui kegiatan pengelompokan dan penyusunan barang sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan anak- anak. Anak-anak menunjukkan antusiasme selama mengikuti kegiatan karena aktivitas pembelajaran dikemas dalam bentuk praktik dan permainan edukatif. Kegiatan tersebut membantu meningkatkan kemampuan motorik, konsentrasi, serta kerja sama anak-anak dalam aktivitas kelompok. Program Gudang Ceria memberikan pengalaman belajar yang kreatif dan aplikatif bagi anak beragam abilitas di lingkungan panti.

Program Admin Cilik dan Gudang Ceria dirancang sebagai media pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pengalaman belajar secara langsung. Mahasiswa menyesuaikan metode kegiatan dengan karakteristik dan kebutuhan anak-anak di Yayasan Sayap Ibu DIY Panti 3. Anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan selama kegiatan berlangsung. Pelaksanaan program diharapkan mampu mendukung pengembangan kemandirian dan kreativitas anak beragam abilitas secara bertahap dan berkelanjutan. (nazya)

Apresiasi Mahasiswa FEB Berprestasi : FEB UNY Dorong Lahirnya Generasi Unggul dan Berdaya Saing

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Mahasiswa Berprestasi sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa yang telah mengharumkan nama fakultas melalui berbagai capaian akademik dan nonakademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pembekalan dan penguatan semangat berprestasi bagi mahasiswa FEB UNY. Acara ini sekaligus menjadi momentum peluncuran Pelatihan 2 FEB Berprestasi yang berfokus pada pengembangan keterampilan mahasiswa di bidang Business Model Canvas (BMC) dan Business Plan Competition (BPC).

Kegiatan FEB Berprestasi diselenggarakan atas kolaborasi tiga organisasi mahasiswa, yakni BEM KM FEB UNY, UKMF Penelitian KRISTAL FEB UNY, dan UKMF INSPIRE FEB UNY, dengan tagline "Tingkatkan Prestasi, Wujudkan Mimpi."

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, mentor, serta mahasiswa yang telah berkontribusi dalam meningkatkan prestasi fakultas. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas berbagai capaian mahasiswa FEB yang terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

“Ini adalah saat yang tepat bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Prestasi yang diraih bukan hanya untuk kebanggaan selama kuliah, tetapi juga menjadi bekal penting untuk masa depan,” ujarnya.

Dekan FEB UNY juga memberikan penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi dan alumni yang selama ini aktif menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Menurutnya, mahasiswa yang memiliki rekam jejak prestasi yang baik berpotensi menjadi kader akademisi dan pemimpin masa depan yang mampu melanjutkan estafet prestasi di lingkungan FEB UNY.

Sementara itu, dalam laporannya, perwakilan bidang prestasi FEB UNY, Dr. Eka Ary Wibawa menjelaskan bahwa rangkaian Seleksi Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2026 diawali dengan sosialisasi pada 28 Februari 2026. Dari 13 mahasiswa yang mendaftarkan diri melalui pengajuan dokumen capaian unggulan, terpilih enam finalis terbaik tingkat fakultas setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Dari enam finalis tersebut, tiga mahasiswa berhasil mewakili FEB UNY pada ajang Mahasiswa Berprestasi tingkat universitas, yaitu Yovi Martrifah, Shafa Fitriana, dan Carissa Fauziah.

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh FEB UNY pada tingkat universitas. Dari tiga delegasi yang dikirimkan, dua mahasiswa berhasil menembus jajaran 10 besar. Shafa Fitriana dari Program Studi Pendidikan Ekonomi berhasil meraih peringkat ketiga tingkat universitas, sedangkan Yovie Martrifah menempati peringkat ketujuh.

Capaian tersebut melanjutkan tradisi prestasi FEB UNY yang sebelumnya berhasil menempatkan Marlita Wulansari sebagai Mahasiswa Berprestasi peringkat pertama tingkat universitas. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Selain memberikan apresiasi kepada para finalis Mahasiswa Berprestasi 2026, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada pengurus Ikatan Mahasiswa Berprestasi (Imapres) FEB UNY yang selama ini berperan aktif dalam membangun budaya prestasi di lingkungan fakultas. Organisasi yang diketuai oleh Muhammad Rafian Muzhaffar dari program studi Manajemen tersebut menjadi wadah kolaborasi mahasiswa berprestasi dalam membimbing, menginspirasi, dan mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru.

Melalui kegiatan ini, FEB UNY menegaskan komitmennya untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi terbaiknya. Dengan semangat kolaborasi antara fakultas, organisasi mahasiswa, mentor, dan mahasiswa berprestasi, diharapkan lahir generasi unggul yang mampu membawa nama FEB UNY semakin berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Rafian

FEB UNY Gandeng Guru Besar dari UiTM Malaysia Guna Perkuat Metodologi Riset dan Kolaborasi Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar rangkaian program Visiting Top Professor pertamanya di bulan Juni 2026. FEB UNY menghadirkan akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prof. Dr. Razana Juhaida Johari, CPA (M), CA (M). Rangkaian perkuliahan intensif yang mengusung topik utama Research Methodology ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut pada 2–3 Juni 2026 bertempat di ruang Auditorium FEB UNY dan dilanjutkan sharing session bersama jajaran dekanat pada 4 Juni 2026. Kegiatan akademik berskala internasional ini dihadiri oleh sedikitnya 150 mahasiswa yang berasal dari kombinasi jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di lingkungan FEB UNY.

Prof. Razana yang menjadi pimpinan di Institute of Leadership & Development (ILD) UiTM serta pengajar di Faculty of Accountancy UiTM ini memfokuskan pemaparan publiknya pada metode penelitian pendidikan akuntansi (Research Method in Accounting Education). Dalam sesi perkuliahan pada hari-hari pertama, Prof. Razana mengupas tuntas dasar-dasar riset pendidikan beserta jenis dan kategorinya. Beliau menjelaskan secara detail mengenai bagaimana seorang penguji menilai aspek metodologi dalam sebuah evaluasi proposal riset, mulai dari strategi pengambilan sampel yang memadai hingga kepatuhan terhadap nilai-nilai etika penelitian. Selain itu, materi juga diarahkan pada pengujian validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, di mana peserta diajarkan membedakan instrumen kuantitatif seperti survei berskala Likert dengan instrumen kualitatif seperti panduan wawancara mendalam (interview protocol).

Memasuki materi lanjutan, fokus pembahasan beralih ke teknik analisis data serta alur kerja pemrosesan data (data processing workflow) yang meliputi penyuntingan, pengodean, hingga entri data. Prof. Razana memaparkan indikator kualitas data (goodness of data), termasuk penggunaan nilai Cronbach's Alpha untuk menguji reliabilitas serta evaluasi multikolinearitas melalui Variance Inflation Factor (VIF). Pengenalan uji hipotesis statistik juga diberikan secara komprehensif, di mana mahasiswa dipandu untuk menginterpretasikan indikator utama seperti koefisien jalur, t-value, dan p-value guna menentukan signifikansi hubungan antarvariabel.

Di samping memberikan kuliah umum bagi mahasiswa, rangkaian program ini juga diisi dengan agenda sharing session strategis antara Prof. Razana dengan jajaran dekanat serta pimpinan program studi di FEB UNY. Dalam sambutannya pada sesi tersebut, Dekan FEB UNY menyampaikan bahwa institusinya masih harus banyak belajar dari pengalaman tata kelola yang dimiliki oleh UiTM Malaysia. Sesi diskusi interaktif ini dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kolaborasi riset dan publikasi bersama, berdiskusi mengenai sistem pengelolaan lembaga, fakultas, maupun program studi, serta mengagendakan kunjungan balik dari pihak UNY ke Malaysia di masa mendatang.

Salah satu fokus penting dalam sharing session tersebut adalah pembahasan strategi dalam menghadapi akreditasi internasional. Kesempatan ini dinilai sangat tepat mengingat prodi-prodi jenjang magister dan doktor di FEB UNY akan menjalani akreditasi internasional. Melalui transfer pengetahuan dan kemitraan dengan UiTM Malaysia ini, FEB UNY optimis dapat memantapkan langkahnya dalam memenuhi standar global, sekaligus mencetak lulusan dan menghasilkan output riset yang diakui di tingkat internasional. (fdhl)

Mahasiswa PLK UNY Mengabdi 2026 Dasasena Cakra Tingkatkan Fasilitas Pengelolaan Sampah melalui Renovasi TPS di Dusun Jurugan

Mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam kelompok Dasasena Cakra melaksanakan program kerja berupa renovasi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) di Dusun Jurugan, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dilaksanakan selama periode PLK tahun 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa PLK terdiri dari sepuluh mahasiswa dari tiga fakultas yaitu Rayhan Satria Lexandara Lova (S1 Pendidikan Akuntansi), Ane Desika (S1 Pendidikan Akuntansi), dan Anisa Dian Asri (S1 Pendidikan Akuntansi) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNY; Melani Devi Isna Soimah (S1 Manajemen Pendidikan), Salwa Maura Sulantika Putri (S1 Manajemen Pendidikan), Desy Nur Anggraeni (S1 Manajemen Pendidikan), Cintantia Maura Khansa (S1 Manajemen Pendidikan), dan Khansa Nadhifah Julfikar (S1 Manajemen Pendidikan) dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY; serta Willyanto Muhammad (S1 Pendidikan Teknik Mesin) dan Rio Riandhika (S1 Pendidikan Teknik Mesin) dari Fakultas Teknik (FT) UNY. Selain mahasiswa, turut terlibat pula pengelola TPS, perangkat dusun, serta masyarakat setempat yang berpartisipasi dalam proses pembangunan dan perbaikan fasilitas.

Program renovasi TPS ini dilatarbelakangi oleh kondisi bangunan pengelolaan sampah yang sebelumnya masih menggunakan material sederhana berbahan herbal pada bagian tungku pembakaran. Seiring berjalannya waktu, material tersebut mengalami penurunan kualitas sehingga kurang mampu menahan panas yang dihasilkan selama proses pembakaran sampah. Selain itu, TPS belum dilengkapi dengan cerobong asap sehingga asap hasil pembakaran menyebar langsung ke lingkungan sekitar dan berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat maupun petugas pengelola sampah. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa PLK UNY Mengabdi Dasasena Cakra untuk menginisiasi perbaikan fasilitas TPS agar dapat berfungsi lebih optimal dan ramah lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan diskusi bersama pengelola TPS serta perangkat dusun guna mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan yang ada. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, disusun rencana renovasi yang berfokus pada peningkatan kualitas konstruksi tungku pembakaran dan pengendalian asap. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat melakukan pembangunan ulang dinding tungku menggunakan bata pres yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap suhu tinggi. Material ini dipilih karena lebih kuat, kokoh, dan mampu mendukung operasional TPS dalam jangka panjang.

Selain perbaikan struktur bangunan, tim juga melakukan pemasangan cerobong asap pada bagian atas tungku pembakaran. Penambahan fasilitas ini bertujuan untuk mengarahkan asap dan uap hasil pembakaran agar keluar melalui saluran yang lebih terkontrol sehingga mengurangi penyebaran asap ke area sekitar TPS. Dengan adanya cerobong asap, proses pembakaran sampah menjadi lebih aman dan nyaman, baik bagi petugas pengelola maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap aspek kesehatan dan kualitas lingkungan di Dusun Jurugan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak. Mahasiswa berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sedangkan masyarakat dan pengelola TPS turut membantu proses pengerjaan di lapangan. Partisipasi aktif warga juga menunjukkan adanya kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Melalui program ini, TPS Dusun Jurugan kini memiliki fasilitas yang lebih kokoh dan fungsional dibandingkan sebelumnya. Dinding tungku yang telah menggunakan bata pres mampu meningkatkan daya tahan bangunan terhadap panas pembakaran, sedangkan keberadaan cerobong asap membantu mengurangi dampak pencemaran udara di lingkungan sekitar. Mahasiswa PLK UNY Mengabdi Dasasena Cakra berharap renovasi TPS ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan di Dusun Jurugan, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. (anisa dian)

Pages