Teladani Pahlawan untuk Tebar Kemaslahatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan acara pengajian yang dihadiri oleh sekitar 100 orang, Jumat (22/11/24) lalu. Acara ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), perwakilan mahasiswa, serta para penerima santunan dan zakat, infak, sedekah (ZIS) yang didistribusikan oleh FEB UNY. Pengajian ini secara rutin diselenggarakan sebagai sarana pembinaan rohani dan memperkuat tali persaudaraan di lingkungan fakultas.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini sangat positif untuk meningkatkan ketakwaan seluruh civitas academica. “Dengan meningkatnya ketakwaan, diharapkan juga akan meningkatkan kinerja dan produktivitas dosen, tendik, maupun mahasiswa,” ujarnya. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan spiritual dalam menjalankan tugas sehari-hari.Foto Bersama dengan Penerima Bantuan ZIS

Materi pengajian disampaikan oleh Prof. Anas Hidayat, MBA., Ph.D., dosen dari Prodi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII). Dengan tema “Meneladani Pahlawan dalam Mewujudkan Kemaslahatan”, Prof. Anas mengajak para peserta untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan bangsa. “Jika manusia Indonesia diberikan bekal iman dan Islam, maka nilai-nilai Pancasila akan tertanam secara alami. Para pendahulu kita telah merancang Pancasila dan UUD 1945 dengan sangat bijak untuk menyatukan bangsa ini dalam persatuan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Anas menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat pahlawan dalam kehidupan profesional. “Sebagai dosen atau mahasiswa calon guru, jadilah inspirator, bukan sekadar pengajar. Guru harus memiliki empati, mampu merasakan apa yang dirasakan siswa, dan menjadi pribadi yang tidak hanya knowing, tetapi juga understanding,” pesannya. Di akhir acara, Prof. Anas mengapresiasi distribusi ZIS yang dilakukan oleh FEB UNY, berharap agar santunan ini membawa berkah baik bagi penerima maupun para pemberi. Melalui pengajian ini, FEB UNY tidak hanya mempererat hubungan spiritual antar-civitas academica tetapi juga menunjukkan komitmen sosialnya terhadap kemaslahatan masyarakat. (fdhl)

Yudisium Perdana Bagi Magister Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar upacara yudisium periode awal November 2024 pada Senin (18/11/24) lalu. Acara dihadiri segenap pimpinan di tingkat fakultas hingga program studi dan juga panitia serta peserta. Dalam laporan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD), Dr. Mustofa, M.Sc., tercatat sebanyak 66 peserta mengikuti yudisium kali ini, dengan 38 orang di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude

Prestasi ditorehkan oleh Ummu Savira Maulida Ahmad, lulusan dari Program Studi S2 Manajemen, yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yaitu 3,93. Gadis kelahiran Sleman ini mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan dosen pembimbing tesis yang sudah diberikan sejak semester pertama. Selain itu, semangat dan dukungan penuh dari orang tua menjadi sumber motivasi tambahan baginya dalam menyelesaikan studi dengan hasil terbaik.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., yang baru saja dilantik pada awal November lalu, menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. "Setelah ini, silakan sudah bisa memesan kartu nama." Ia juga menekankan pentingnya memegang nilai-nilai prasetya alumni sebagai pedoman untuk berkontribusi di masyarakat sekaligus menjaga nama baik almamater. "Jangan lupa berterima kasih kepada orang tua, dosen pembimbing, dan teman-teman yang telah membantu selama masa studi," pesannya.

Dr. Sutirman juga mengingatkan para lulusan untuk tetap terhubung dengan kampus, salah satunya melalui program tracer study. "Kami mungkin akan meminta bantuan para alumni dalam pelacakan ini. Hal ini sangat penting untuk mendukung perangkingan institusi kita," tambahnya. Program ini tidak hanya berfungsi untuk memonitor keberhasilan lulusan di dunia kerja, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.

Upacara yudisium ini menjadi yang pertama bagi Dekan FEB Dr. Sutirman sejak dilantik. Selain itu, ini menjadi momen yudisium perdana bagi prodi Magister Manajemen FEB UNY sejak dibuka pada 2023. Dengan segala bekal akademik, bimbingan moral, dan dukungan komunitas FEB UNY, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat. (fdhl)

UKMF Penelitian KRISTAL Kembangkan Kreativitas Kepenulisan Mahasiswa

UKMF Penelitian Kristal telah menyelenggarakan kegiatan PMFEB (Penelitian Mahasiswa FEB UNY) 2024 yang telah dilaksanakan secara blended. Rangkaian acara PMFEB diawali dengan acara sosialisasi kegiatan PMFEB 2024 yang dilaksanakan pada 22 Mei 2024. Kemudian dilanjutkan dengan Seminar Proposal Penelitian tim yang lolos pendanaan pada 12 Juli 2024, dan waktu penelitian masing-masing tim adalah 4 bulan, dan yang terakhir Seminar Hasil Penelitian pada 9 November 2024. 

Kegiatan PMFEB 2024 merupakan kegiatan yang memfasilitasi mahasiswa FEB UNY untuk melakukan penelitian di lingkup pendidikan, ekonomi, dan sosial humaniora dengan pendanaan penelitian dari FEB UNY, dan kampus juga memfasilitasi baik itu seminar proposal maupun seminar hasil dengan dosen-dosen reviewer yang kompeten di bidang penelitian yang diikuti oleh 15 tim dengan dosen reviewer yaitu Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. dan lham Ramadan Pandu S. N. S., S.A.B., M.A.B.

Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk melatih mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang penelitian secara inovatif dan kreatif serta menghasilkan ide-ide baru di bidang penelitian, misalnya mengidentifikasi variabel tertentu, menemukan hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih variabel bidang ekonomi, mengujicobakan sebuah model atau media pembelajaran, merumuskan metode pembelajaran, dan melakukan inventarisasi sumber daya ekonomi.

Harapan penyelenggara, kegiatan PMFEB 2024 dapat menjadi wadah untuk mengembangkan potensi kepenelitian dalam bidang ekonomi dan menghasilkan ide-ide baru yang belum ditemukan sebelumnya. (dhea)

FEB UNJ dan FEB UNY Kompak Kembangkan Program Studi Baru

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) pada Rabu, 13 November 2024. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FEB UNY, dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua fakultas untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan fakultas dan pengembangan akademik.

Rombongan dari FEB UNJ dipimpin langsung oleh Dekan Prof. Usep Suhud, M.Si., Ph.D., yang turut didampingi para wakil dekan dan Ketua Senat Akademik Fakultas. Para tamu disambut oleh Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., bersama para wakil dekan, ketua departemen, koordinator program studi, kepala laboratorium, Kepala Layanan Administrasi (KLA), dan kepala divisi di lingkungan FEB UNY.

Dr. Sutirman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. "Kunjungan ini mungkin jadi balasan dari kunjungan kami ke FEB UNJ sebelumnya. Kami berharap dapat terus belajar dan bertukar ide melalui forum positif seperti ini. FEB UNY terus berkembang, dan memiliki berbagai laboratorium yang dapat digunakan tidak hanya oleh fakultas, tetapi juga oleh masyarakat umum," ujarnya.

Sementara itu, Prof. Usep Suhud memaparkan perkembangan FEB UNJ, yang telah membuka program-program unggulan seperti Magister Manajemen, Magister Akuntansi, dan Magister Pendidikan Ekonomi. Ia juga menjelaskan bahwa FEB UNJ tengah mempersiapkan pembukaan program studi baru, termasuk S3 Ilmu Akuntansi, S1 Ekonomi dan Keuangan Islam, serta S1 Ekonomi Digital.

"Kami memiliki beberapa program studi dengan pendekatan digital, seperti S1 Bisnis Digital, S1 Pemasaran Digital, dan S1 Administrasi Perkantoran Digital. Saat ini, enam program studi kami sudah terakreditasi FIBAA, dan kami sedang menyiapkan tim untuk akreditasi AACSB," jelas Prof. Usep.

Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNY, Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., menambahkan, "Sebagai PTNBH yang baru, FEB UNY terus mengoptimalkan sumber daya serta sarana dan prasarana untuk mendukung income generating."

Kunjungan ini juga ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua fakultas dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diskusi antara kedua belah pihak berlangsung dinamis, membahas berbagai hal penting, seperti inovasi kurikulum, peningkatan mutu penelitian, penguatan kerja sama eksternal, dan optimalisasi kelembagaan di era PTNBH.

Melalui kunjungan ini, kedua fakultas berharap dapat mempererat hubungan kerja sama dan saling mendukung dalam pengembangan institusi masing-masing, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional. (fdhl)

Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW ke FEB UNY Bahas Pengembangan Kurikulum dan Kewirausahaan

Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga mengadakan kunjungan ke Departemen Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Acara berlangsung di Ruang Sidang Dekanat FEB UNY, Rabu (6/11).

Rombongan tamu dipimpin oleh Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW, Dwi Iga Luhsasi, S.E., M.Akt., yang hadir bersama empat dosen pendamping dan dua mahasiswa. Dalam sambutannya, Dwi menyampaikan tujuan utama kunjungan ini untuk memperluas wawasan dan mendapatkan masukan konstruktif bagi pengembangan program studi.Dwi Iga Luhsasi

"Kami ingin belajar banyak dari FEB UNY dan prodi kami masih perlu banyak masukan dari berbagai pihak. Semoga hasil diskusi ini bisa menjadi bahan untuk perbaikan bersama," ujar Dwi.

Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi FEB UNY, Dr. Maimun Sholeh, M.Si., menyambut baik kunjungan ini dan berharap pertemuan tersebut bermanfaat bagi kedua institusi.

"Semoga pertemuan ini membawa manfaat untuk kedua pihak. Saya sendiri asalnya dari daerah yang cukup dekat dengan Salatiga. Teman saya di satu desa juga alumni UKSW. Jadi UKSW bukan kampus yang asing bagi saya," ungkapnya, mencairkan suasana dengan cerita personalnya.

Agenda diskusi fokus pada beberapa topik strategis, di antaranya pengembangan kurikulum, perbandingan mata kuliah, program dan kegiatan koperasi mahasiswa, serta pengembangan kewirausahaan. Diskusi berjalan interaktif dengan saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Departemen Pendidikan Ekonomi FEB UNY, Dr. Aula Ahmad Hafidh Saiful Fikri, M.Si., Sekretaris Departemen Dr. Kiromim Baroroh, Koordinator Program Studi S3 Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Endang Mulyani, M.Si., serta sejumlah dosen perwakilan di Departemen Pendidikan Ekonomi FEB UNY.

Diharapkan, hasil diskusi ini menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi di kedua institusi, khususnya dalam mendukung mahasiswa menjadi tenaga pendidik yang kompeten dan wirausahawan yang inovatif.

Kegiatan kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antarperguruan tinggi, tetapi juga mencerminkan dukungan nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus pada pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, sedangkan pembahasan mengenai kewirausahaan dan koperasi mahasiswa sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Selain itu, sinergi antara UKSW dan UNY menjadi wujud nyata SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas institusi dapat mendorong tercapainya kualitas pendidikan dan pembangunan berkelanjutan secara bersama-sama. (fdhl)

Accounting Education Lecturer at FEB UNY Earns Doctorate with Research on Financial Literacy Media

Agatha Saputri, a lecturer at the Department of Accounting Education, Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), has officially earned her Doctorate in Education after successfully defending her dissertation before the examination board on Monday (11/11/24). Her dissertation, titled “Development of MOMA (Money Management) Learning Media to Improve Financial Literacy of Vocational High School Students”, focuses on efforts to enhance students’ financial literacy through engaging learning media based on Android technology.

The examination board consisted of Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes. (Chair), Dr. Drs. Arif Rohman, M.Si. (Secretary), Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd. (Promotor), and Prof. Dr. Siswanto, M.Pd. (Co-Promotor). In addition, Prof. Dr. Amir Mahmud, S.Pd., M.Si. from Universitas Negeri Semarang (UNNES) served as Examiner 1, and Prof. Dr. Endang Mulyani, M.Si. as Examiner 2. The open defense was also attended by fellow lecturers from the Department of Accounting Education, faculty leaders, and Agatha’s family.

In her research, Agatha developed MOMA, an Android-based educational game designed to deliver financial literacy content and tiered exercises. Based on feasibility tests conducted by media experts, material experts, and instrument experts, MOMA was deemed feasible and effective in improving students’ financial literacy, as evidenced by the results of ANOVA testing. Feedback from both teachers and students also confirmed MOMA’s practicality and ease of use in accounting classes.

This achievement also reflects a meaningful contribution to the realization of the Sustainable Development Goals (SDGs). The effort to strengthen financial literacy through the MOMA learning media aligns with SDG 4: Quality Education, by supporting innovation in vocational education. It also resonates with SDG 8: Decent Work and Economic Growth, by equipping young people with crucial financial management skills. Furthermore, Agatha’s accomplishment as a female lecturer earning a doctoral degree implicitly highlights the advancement of SDG 5: Gender Equality, by showcasing the active role of women in academia and research leadership. Her work demonstrates that technology-based educational innovation can serve as an effective strategy to enhance human resource capacity and support sustainable development. (fdhl)

Suasana Ujian Terbuka Agatha SaputriAgatha Saputri Berfoto Bersama Dewan PengujiAgatha Saputri berfoto bersama dosen di departemen Pendidikan Akuntansi

Agatha Kembangkan Media Pembelajaran MOMA (Money Management) Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa SMK

Dosen Departemen Pendidikan Akuntansi FEB UNY, Agatha Saputri, meraih gelar Doktor Ilmu Pendidikan di Sekolah Pascasarjana UNY usai berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para dewan penguji, Senin (11/11/24) lalu. Disertasinya yang berjudul "Pengembangan Media Pembelajaran MOMA (Money Management) untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan" merupakan upayanya guna meningkatkan literasi keuangan pada siswa SMK dengan media pembelajaran yang menarik dan memanfaatkan teknologi android.

Dewan Penguji terdiri dari Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes. (Ketua), Dr. Drs. Arif Rohman, M.Si. (Sekretaris), Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd. (Promotor), dan Prof. Dr. Siswanto, M.Pd. (Kopromotor). Di samping itu, turut hadir pula Prof. Dr. Amir Mahmud, S.Pd., M.Si. selaku Penguji 1 dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) serta Prof. Dr. Endang Mulyani, M.Si. selaku Penguji 2. Ujian Terbuka juga dihadiri dosen di lingkungan departemen Pendidikan Akuntansi, pimpinan fakultas, dan keluarga.

Dalam penelitiannya, Agatha merancang MOMA "Money Management" sebagai media pembelajaran literasi keuangan berbasis game android yang memuat materi literasi keuangan dan soal bertingkat. Berdasarkan hasil uji kelayakan dari ahli media, ahli materi, dan ahli instrumen, media MOMA dinilai memenuhi kriteria layak untuk meningkatkan literasi keuangan siswa SMK. Selain itu, MOMA juga terbukti efektif untuk meningkatkan literasi keuangan siswa SMK sesuai hasil uji ANOVA. Dari pendapat para guru dan siswa, MOMA juga terbukti praktis digunakan dalam pembelajaran akuntansi.

Keberhasilan penelitian ini juga memberikan kontribusi nyata pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya meningkatkan literasi keuangan melalui media pembelajaran MOMA sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena mendukung inovasi dalam proses belajar-mengajar di SMK. Selain itu, peningkatan pemahaman keuangan bagi siswa berkontribusi pada SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan membekali generasi muda keterampilan penting dalam mengelola keuangan. Lebih jauh, capaian Agatha sebagai dosen perempuan yang meraih gelar doktor juga mencerminkan peran aktif perempuan dalam dunia akademik dan penelitian, sehingga sejalan dengan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender dalam memperluas partisipasi perempuan pada bidang pendidikan tinggi dan kepemimpinan akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pendidikan berbasis teknologi dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia menuju pembangunan berkelanjutan. (fdhl)

Suasana Ujian Terbuka Agatha SaputriAgatha Saputri Berfoto Bersama Dewan PengujiAgatha Saputri berfoto bersama dosen di departemen Pendidikan Akuntansi

Entrepreneurial Mindset Guna Menjawab Tantangan Era Digital

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkolaborasi dengan FEB Universitas Baturaja (Unbara) mengadakan Seminar Kewirausahaan Nasional bertema "Entrepreneurial Mindset: Menghadapi Tantangan di Era Digital." Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari kedua kampus.Sambutan WD RKSIU FEB UNY

Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU) FEB UNY, dalam sambutannya mendorong peserta untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menghadapi perkembangan era digital. “Di era seperti sekarang ini, yang terkuat bukanlah yang memiliki banyak uang. Namun, dengan ilmu pengetahuan, kemauan berinovasi, dan kemampuan beradaptasi, kita bisa mengikuti arah perkembangan zaman,” ujarnya.

Dekan FEB Universitas Baturaja, Dr. Mardiah, menambahkan pentingnya tema seminar ini, terutama bagi generasi Z yang menghadapi tantangan masa kini dan mendatang. Ia juga mengajak tenaga kependidikan di kampusnya untuk menambah wawasan dan semangat dalam menuntut ilmu. “Mental dan pola pikir entrepreneur sangat penting bagi generasi saat ini agar mereka peka terhadap tantangan yang ada,” tuturnya.

Narasumber dalam seminar ini adalah Ahmad Chafid Alwi, M.Pd., dosen Pendidikan Ekonomi FEB UNY, dan Megawati Syahril, S.E., M.B.A., CEO dan founder Sagata Sukses Bersama. Ahmad Chafid Alwi membagikan tips untuk memiliki jiwa entrepreneur dengan mengibaratkan peran seorang entrepreneur seperti driver yang mengendalikan arah usahanya sendiri, dibandingkan passenger yang hanya mengikuti tanpa kendali. Ia juga menekankan pentingnya memiliki Growth Mindset untuk selalu berkembang, berbeda dengan Fixed Mindset yang enggan menerima kritik dan perubahan.Penandatanganan Kerja Sama FEB UNY dan FEB Unbara

Megawati Syahril berbagi pengalamannya dalam membangun usaha Sagata Sukses Bersama, yang memberdayakan kaum disabilitas. Ia menceritakan bagaimana awalnya sulit untuk mendekati mereka, yang merasa didekati hanya karena iba. Namun, melalui pendekatan yang tulus dan berkesinambungan, kerja sama yang saling menguntungkan akhirnya tercapai.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak antusias menyampaikan pandangan mereka tentang karir di masa depan, baik sebagai entrepreneur maupun sebagai profesional. Beberapa mahasiswa bahkan sudah memiliki usaha sendiri. Di akhir acara, dilakukan penandatanganan kerja sama antara FEB UNY dan FEB Universitas Baturaja oleh kedua dekan, sebagai bentuk komitmen kedua pihak untuk mendukung pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. (fdhl)

FEB UNY and FEB Unbara Hold National Entrepreneurship Seminar on Digital Era Challenges

The Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), in collaboration with FEB Universitas Baturaja (Unbara), organized a National Entrepreneurship Seminar themed “Entrepreneurial Mindset: Facing Challenges in the Digital Era.” The event was attended by more than 150 participants, including students, lecturers, and academic staff from both universities.Sambutan WD RKSIU FEB UNY

In her opening remarks, Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., Vice Dean for Research, Cooperation, Information Systems, and Business (RKSIU) FEB UNY, encouraged participants to continue innovating and collaborating in response to digital transformation. “In today’s era, the strongest are not those who possess the most wealth. With knowledge, innovation, and adaptability, we can navigate the rapid changes of our time,” she said.

Dean of FEB Universitas Baturaja, Dr. Mardiah, highlighted the importance of the seminar’s theme, particularly for Generation Z, who face both present and future challenges. She also urged academic staff at Unbara to broaden their perspectives and maintain enthusiasm in learning. “An entrepreneurial mindset is essential for today’s generation to remain sensitive and responsive to the challenges around them,” she noted.

The seminar featured two keynote speakers: Ahmad Chafid Alwi, M.Pd., a lecturer at FEB UNY, and Megawati Syahril, S.E., M.B.A., CEO and founder of Sagata Sukses Bersama. Ahmad Chafid Alwi shared practical tips on embracing an entrepreneurial spirit, likening entrepreneurs to drivers who control the direction of their ventures, as opposed to passengers who merely follow without agency. He also stressed the importance of adopting a growth mindset that embraces development and feedback, contrasting it with a fixed mindset that resists change.Penandatanganan Kerja Sama FEB UNY dan FEB Unbara

Meanwhile, Megawati Syahril shared her journey in building Sagata Sukses Bersama, a business that empowers people with disabilities. She recounted the initial difficulty of gaining their trust, as they often felt approached out of pity. However, through sincerity and sustained engagement, mutually beneficial cooperation was eventually established.

The seminar concluded with an interactive question-and-answer session, where students eagerly expressed their views on future career paths, whether as entrepreneurs or professionals. Several students even shared that they had already started their own businesses. The event closed with the signing of a memorandum of understanding between FEB UNY and FEB Universitas Baturaja by both deans, symbolizing their commitment to fostering entrepreneurship development among students.

This collaborative initiative also aligns with several Sustainable Development Goals (SDGs). The emphasis on entrepreneurial education contributes to SDG 4: Quality Education, by fostering innovative learning beyond the classroom. The promotion of entrepreneurial skills supports SDG 8: Decent Work and Economic Growth, equipping students with competencies for sustainable livelihoods. Furthermore, the empowerment of people with disabilities through entrepreneurship resonates with SDG 10: Reduced Inequalities, as it highlights inclusive practices that create opportunities for marginalized groups. Together, these efforts demonstrate how higher education institutions can play a strategic role in advancing sustainable development through entrepreneurship. (fdhl)

Pisah Sambut Dekan FEB UNY 2024: Menyambut Kepemimpinan Baru

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan acara pisah sambut Dekan yang bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY. Acara ini dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan FEB. Acara ini menandai perpindahan posisi Dekan FEB yang beralih dari Prof. Dr. Siswanto, M.Pd., yang kini menjabat sebagai Direktur Direktorat Umum, Sumber Daya, dan Hukum di UNY, kepada Dr. Sutirman, M.Pd., sebagai Dekan periode 2024-2025. Selain itu, terjadi perubahan susunan kepemimpinan lainnya di fakultas, seperti perubahan wakil dekan dan ketua departemen.Sambutan Dekan Senior 2019-2024

Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya, Dr. Mustofa, M.Sc., menyampaikan bahwa berbagai perubahan posisi dalam kepemimpinan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja FEB UNY. Beliau juga menyampaikan bahwa posisi Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni yang sebelumnya dijabat  Dr. Sutirman kini diisi oleh Ani Widayati, M.Pd., Ed.D. Sementara itu, posisi Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha kini dijabat oleh Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA. Perubahan kepemimpinan ini ditujukan agar FEB UNY semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Prof. Dr. Siswanto dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas capaian FEB selama masa kepemimpinannya, termasuk akreditasi internasional yang diraih oleh seluruh program studi S1, serta keberhasilan renovasi gedung kuliah dan fasilitas pendukung. Ia menyampaikan terima kasih kepada segenap dosen dan tenaga kependidikan atas kerjasama dan dukungan yang telah diberikan. Di samping itu, ia bersyukur atas pencapaian prestasi kemahasiswaan yang meningkat, dengan total 1070 prestasi selama masa jabatannya. Keberhasilan ini menurutnya tidak lepas dari sinergi seluruh civitas academica FEB UNY.Sambutan Dekan 2024-2025

Sebagai Dekan baru, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh pendahulunya. Ia juga menyampaikan filosofi “tukang parkir” dalam memandang amanah yang diembankan kepadanya dan menekankan pentingnya kolaborasi di antara seluruh civitas academica fakultas. Meskipun masa jabatannya hanya enam bulan, Dr. Sutirman berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi FEB UNY. “Mari kita bekerja bersama untuk mengangkat FEB menuju visi yang lebih tinggi,” tambahnya.

Ketua Senat Akademik Fakultas, Dr. Abdullah Taman, S.E., Ak., M.Si., CA. memberikan apresiasi tinggi kepada Prof. Dr. Siswanto atas dedikasinya selama lima tahun terakhir. Dalam pesannya kepada Dekan baru, ia mengingatkan pentingnya ketegasan dalam memimpin fakultas. Seluruh civitas academica FEB UNY berharap kepemimpinan yang baru ini akan membawa FEB UNY semakin maju dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

Kesan dan pesan juga diberikan oleh perwakilan dosen yang disampaikan Dr. Rosidah, M.Si. "Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Selamat kepada Bapak Dr. Sutirman, M.Pd sebagai dekan periode 2024-2025. Terima kasih kepada Bapak Dr. Siswanto, M.Pd. yang telah berkontribusi dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik," urainya. 

Sementara itu, Sri Ningsih, M.Pd. mewakili para tenaga kependidikan di FEB UNY mengungkapkan terima kasihnya kepada Siswanto. "Bapak Dekan senior selama ini selalu memperhatikan kami dan memberikan kesempatan berkembang. Di bawah beliau, tenaga kependidikan sudah banyak yang studi lanjut dan memiliki gelar S2, dan dosen juga sudah banyak yang mengembangkan karir dan studi lanjut. Semoga bapak dekan senior bisa mengemban tugas yang baru di rektorat dengan amanah," pesannya. (fdhl)

Pages